NovelToon NovelToon
Immortal Emperor: Dao Abadi

Immortal Emperor: Dao Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Perperangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Di Benua Timur, di mana pegunungan menusuk awan dan kabut spiritual menyelimuti hutan purba, nyawa manusia biasa seringkali tidak lebih berharga daripada rumput di tepi jalan.

Desa Sungai Jernih adalah tempat yang damai, tersembunyi di lembah kecil di kaki Pegunungan Kabut Hijau. Penduduknya hidup sederhana bertani, berburu, dan menyembah "Para Abadi" yang terkadang terlihat terbang melintasi langit dengan pedang cahaya. Bagi mereka, para kultivator itu adalah dewa pelindung.

Namun bagi Li Wei, hari ini, dewa-dewa itu membawa neraka.

Li Wei, pemuda berusia lima belas tahun dengan tubuh kurus namun sorot mata tajam, sedang menuruni bukit dengan keranjang anyaman di punggungnya. Ia baru saja selesai mencari tanaman obat liar. Ibunya sakit batuk sejak musim dingin lalu, dan tabib desa berkata akar Ginseng Roh tingkat rendah mungkin bisa membantu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 11: Undangan Menuju Maut

Tiga bulan telah berlalu sejak Li Wei ditempatkan di Lembah Abu.

Bagi dunia luar, Lembah Abu masihlah tempat pembuangan yang suram dan berkabut. Berkat Formasi Kabut Ilusi Kecil yang dibeli Li Wei di pasar gelap, siapa pun yang mengintip dari kejauhan hanya akan melihat ladang tandus dan gubuk reyot yang menyedihkan.

Namun, jika seseorang bisa menembus ilusi itu, mereka akan terkejut.

Di balik tabir kabut, Ladang Herbal No. 9 telah berubah menjadi surga kecil. Tanah yang dulunya kering kini hitam legam, kaya akan nutrisi spiritual. Puluhan batang Rumput Embun Kristal bergoyang ditiup angin yang penuh dengan uap Qi murni dari Vena Naga bawah tanah.

Di tengah ladang, Li Wei duduk bersila di atas batu datar.

Napasnya teratur, setiap tarikan menarik kabut putih ke dalam hidungnya, dan setiap hembusan mengeluarkan asap kotoran berwarna kelabu.

Tubuhnya sedikit lebih tinggi, ototnya lebih padat namun ramping, dan kulitnya memancarkan kilau samar seperti giok.

Bum!

Sebuah dentuman pelan terdengar dari dalam tubuhnya. Aura Qi yang kuat meledak keluar, menggetarkan tanaman di sekitarnya, namun segera ditahan kembali oleh Li Wei agar tidak bocor keluar formasi.

Li Wei membuka matanya. Ada kilatan cahaya hijau zamrud di pupilnya sebelum menghilang kembali menjadi hitam pekat.

"Qi Condensation... Lapis 5," bisiknya. Nada suaranya datar, tapi ada kepuasan di sana.

Dalam tiga bulan, naik dari Lapis 2 ke Lapis 5. Bagi murid dengan "Akar Roh Sampah", ini adalah kecepatan yang tidak masuk akal. Bahkan Wang Jian, si jenius Akar Api, mungkin baru saja mencapai Lapis 6 dengan bantuan pil mahal dari keluarganya.

"Giok Dao Abadi dan Vena Naga ini benar-benar curang," gumam Li Wei sambil mengepalkan tangan, merasakan kekuatan yang mengalir di nadinya. "Tapi aku tidak boleh sombong. Di dunia ini, paku yang menonjol akan dipalu."

Li Wei merogoh sakunya, mengeluarkan sebuah cincin tembaga kusam barang lain yang ia beli di pasar gelap. Cincin Penyembunyi Aura.

Ia mengalirkan sedikit Qi ke cincin itu. Seketika, aura Lapis 5 nya meredup, ditekan paksa hingga ia terlihat hanya memiliki fluktuasi Qi Lapis 3 Awal.

"Lapis 3 dalam tiga bulan. Masih sedikit cepat, tapi masih masuk akal untuk seseorang yang bekerja keras," putusnya.

Tiba-tiba, sebuah bangau kertas terbang menembus kabut ilusi dan mendarat di pangkuannya.

Itu adalah alat komunikasi sekte. Li Wei membukanya. Suara Xiao Lan terdengar dari kertas itu, cemas dan tergesa-gesa.

"Li Wei, hati-hati! Namamu ada di daftar Misi Wajib bulan ini. Aku dengar dari senior di Puncak Pengobatan, Wang Jian mengatur penempatan timmu. Dia tidak bisa turun tangan sendiri karena sedang isolasi tertutup, tapi dia mengirim orang-orangnya. Temui aku di Gerbang Selatan sore ini!"

Kertas itu terbakar habis setelah pesan tersampaikan.

Wajah Li Wei menjadi dingin. "Misi Wajib..."

Setiap murid sekte diwajibkan menjalankan satu misi per tahun untuk berkontribusi. Biasanya, murid baru diberi waktu setahun untuk berlatih sebelum dikirim keluar. Tapi baru tiga bulan Li Wei sudah dipanggil?

Jelas, ada yang bermain di Aula Misi.

"Wang Jian..." Li Wei berdiri, menatap ke arah Puncak Utama yang menjulang di kejauhan. "Kau benar-benar tidak sabar ingin aku mati, ya?"

Li Wei mengemasi barang-barangnya. Ia membawa Pedang Baja Hitam yang baru dibelinya, beberapa pil pemulihan yang ia racik sendiri dari hasil panen (kualitasnya jauh lebih baik dari pil standar sekte), dan tentu saja, Giok di dadanya.

"Baiklah. Jika kalian ingin bermain di hutan, ayo kita bermain. Tapi jangan salahkan aku jika pemburu menjadi buruan."

Gerbang Selatan Sekte Langit Biru.

Xiao Lan sudah menunggu di sana. Dia mengenakan jubah hijau muda murid Puncak Pengobatan, terlihat jauh lebih bersih dan anggun daripada gadis desa tiga bulan lalu. Kultivasinya telah mencapai Lapis 4.

"Li Wei!" Xiao Lan berlari mendekat, wajahnya penuh kekhawatiran. Dia memindai tubuh Li Wei. "Kau... Lapis 3? Syukurlah, kau berlatih keras."

Li Wei tersenyum tipis. "Lembah Abu sepi, jadi aku punya banyak waktu meditasi. Ada apa dengan misi ini?"

Xiao Lan menyerahkan gulungan misi sambil berbisik. "Misi Tingkat D: Investigasi Gua Laba-Laba Besi di Pegunungan Kabut. Laporannya bilang hanya ada Laba-laba Lapis 2 di sana. Tapi..."

"Tapi?"

"Rekan setimmu," Xiao Lan melirik ke arah dua pemuda yang berdiri angkuh di dekat pilar gerbang. "Itu Liu Mang dan Zhang Hu. Mereka adalah anjing peliharaan Wang Jian. Liu Mang sudah di Lapis 5, dan Zhang Hu Lapis 4 Puncak. Mereka dikenal kejam pada murid baru."

Li Wei mengikuti arah pandang Xiao Lan.

Liu Mang adalah pemuda kurus dengan wajah seperti tikus dan mata licik. Zhang Hu adalah raksasa berotot dengan kapak besar di punggungnya. Mereka melihat Li Wei dan menyeringai, seolah melihat daging segar di talenan.

"Hei, Sampah Lembah Abu!" teriak Zhang Hu. "Jangan bikin Nona Cantik itu menangis. Cepat ke sini! Kita tidak punya waktu seharian menunggu perpisahan dramatis kalian!"

Li Wei menatap Xiao Lan. "Jangan khawatir. Aku punya caraku sendiri untuk bertahan hidup. Kau fokus saja pada alkimiamu."

"Ambil ini," Xiao Lan memaksa menyelipkan dua botol kecil ke tangan Li Wei. "Pil Penawar Racun dan Pil Pembeku Darah. Aku membuatnya sendiri."

Li Wei merasakan kehangatan di hatinya. Di dunia yang dingin ini, Xiao Lan adalah satu-satunya cahaya nya.

"Terima kasih."

Li Wei berjalan menghampiri kedua senior itu. Ia memasang wajah takut dan membungkuk sedikit akting yang sempurna.

"Salam, Senior Liu, Senior Zhang. Mohon bimbingannya."

Liu Mang meludah ke tanah. "Cih, Lapis 3? Kau hanya akan jadi beban. Dengar baik-baik, tugasmu nanti hanya memancing laba-laba keluar. Kami yang akan membunuhnya. Jika kau lari, aku akan mematahkan kakimu atas nama hukum militer sekte."

"Mengerti," jawab Li Wei pelan.

"Bagus. Jalan!"

Ketiga orang itu melesat keluar gerbang, menuju hutan belantara.

Saat mereka menjauh, senyum di wajah Liu Mang dan Zhang Hu semakin lebar. Mereka sudah menerima perintah rahasia dari Wang Jian: Pastikan Li Wei tidak kembali hidup-hidup. Buat seolah-olah kecelakaan misi.

Namun, mereka tidak melihat wajah Li Wei yang berada di belakang mereka.

Tidak ada rasa takut di wajah itu. Hanya ketenangan yang mematikan, seperti permukaan danau sebelum badai.

Di dalam hutan lebat, jauh dari mata sekte, status "Senior" dan "Junior" tidak lagi berlaku. Yang berlaku hanyalah siapa yang memegang pedang lebih tajam.

1
MyOne
Ⓜ️🔜🆙🔜Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️💪🏻💪🏻💪🏻Ⓜ️
Tatmani Oniaka
👍👍👍👍
Tatmani Oniaka
👍👍👍
Tatmani Oniaka
👍👍👍👍👍
Tatmani Oniaka
👍👍👍
MyOne
Ⓜ️👀👀👀Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️😯😯😯Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️💥💥💥Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️👣👣👣Ⓜ️
Sahrul Akbar
keren
MyOne
Ⓜ️🔜⏩🔜Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️😵‍💫😵‍💫😵‍💫Ⓜ️
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
BOIEL-POINT .........
very very very nice Thor
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!