NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / TimeTravel / Reinkarnasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Khusayni

Di sebuah Galaksi, tepatnya di atas Planet terbesar yang ditumbuhi oleh banyak rerumputan.

Terlihat seorang pemuda tengah berdiri menatap Awan Reinkarnasi, pemuda itu ialah, Dewa Angin, Feng Shan Jian.

“Semuanya terbunuh, perang antar planet benar-benar membunuh semuanya.” Feng Shan berkata dengan nada sedih.


“Awan ini, Konon dapat membawa seseorang menemukan kebahagiaan yang dicari. Semoga di kehidupan selanjutnya, aku bisa membuat sebuah keluarga besar dan membawa keseluruhan keluarga naik ke atas.”

Feng Shan Jian mengucapkan sumpah tersebut dengan keras. Dia memasuki awan reinkarnasi dan menghilang dalam sekejap.

Silahkan ikuti, Perjalanan dari Dewa Angin.

(Note : Author Masih Pemula Fantim. Jadi banyak kesalahan dan pastinya perlu revisi.)

Update 2 kali sehari, Waktu tidak menentu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khusayni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26

[Chapter 26.]

[Bola Roh.]

[Silahkan Dibaca.]

Kota Gaoshan, berita tentang Klan Dai ketakutan terhadap Tuan muda Klan Xiao menyebar dan menjadi topik panas kota tersebut.

Seluruh penduduk tidak menyangka bahwa Tuan muda Klan Xiao sampai bisa menekan Patriark Klan Dai sekalian. Hal itu benar-benar menjadi topik yang paling terpopuler sekarang.

***

Kediaman Klan Dai.

Brakkk.

“Bjingn, beraninya dia mengintimidasi kita.” Dai Mo benar-benar marah ketika berita dirinya ketakutan saat berhadapan langsung dengan Xiao Fan.

Dai Mo benar-benar marah, seluruh barang di ruang miliknya dihancurkan. “Dai Roha, cari tahu tentang bocah itu, apa pun korek informasi sebanyak-banyaknya.”

Dai Roha yang mendengar itu mengangguk, dirinya dengan cepat keluar dari ruangan. Dai Roha mulai berganti pakaian hitam semua. Dia melesat mencari informasi terkait Xiao Fan dan Ning Shui.

***

Kediaman Klan Xiao.

Xiao Fan turun dirinya sedikit kurang mood, akan tetapi melihat Ning Shui terus menenangkan dirinya. Dia tidak tega, Xiao Fan hanya mengusap puncak kepala dari Ning Shui dan berkata, “Tidak apa-apa, aku baik-baik saja.”

“Fan’er, apakah kau sudah siap jika ada kejadian dimana Klan Dai memberontak?”

Mendengar pertanyaan Ayahnya tersebut, Xiao Fan menatap ke arah ayahnya dengan ringan. Sudut mulutnya terangkat membentuk sebuah senyuman berarti. “Kenapa tidak siap, Ayah? Membunuh musuh adalah hal biasa. Lebih baik mencabut sampai akar-akarnya.”

Xiao Feng mendengar hal itu, pikirannya sedikit rumit ketika merasakan aura sebelumnya. Bagaimanapun Aura itu seharusnya berada di Benua lain. Gu Lin sendiri tidak peduli dan memeluk putranya tersebut.

“Kau sangat berani, Nak. Ibu bangga denganmu.” Gu Lin senang akan keberanian putranya tersebut. Xiao Feng melihat hal itu, tersenyum dan menggelengkan kepalanya menghilangkan tentang aura Benua lain tersebut.

Xiao Feng juga mengingat seorang perempuan cantik ketika merasakan aura Benua lain tersebut. ‘Zi Yan, bagaimana kabarmu disana? Semoga kau baik-baik saja.’

***

Tebing belakang Kediaman Xiao, duduk di sana Xiao Fan dengan Ning Shui saling menghadap satu sama lain.

“Jadi, apa yang akan kita lakukan, Fan Gege?” Ning Shui bertanya dengan penuh penasaran. Xiao Fan mendengar hal itu tersenyum.

Xiao Fan kemudian mengeluarkan Pot Misterius, dirinya menatap Pot itu dengan penuh minat. Dia kemudian berkata, “Aku penasaran dan ingin mencoba apa sebenarnya pot ini?”

Ning Shui menganggukkan kepalanya, dirinya paham dan akan membantu sebisa mungkin. Xiao Fan mulai mencoba meramu sesuatu, akan tetapi gagal. Dirinya terus-menerus gagal, sampai akhirnya malam tiba.

“Fan’er, Shui’er, turun... Waktunya makan.” Gu Lin berkata dengan jelas, Xiao Fan menyimpan pot misterius tersebut, dia akan mencoba di alam bawah sadarnya.

Ning Shui sendiri berlatih sambil menjaga lingkungan sekitar. Keduanya turun ke bawah selepas mendengar suara Gu Lin.

Tiba di bawah, keduanya masuk dan masuk ke dalam kamar mandi secara bergantian. Selepas mandi, mereka berjalan menuju ke tempat makan untuk makan bersama.

***

Kamar Xiao Fan.

Xiao Fan duduk lotus di atas tempat tidurnya, dirinya memasuki alam bawah sadar. Tiba di alam bawah sadar, dia mengeluarkan pot misterius tersebut.

“Seluruh herbal tidak ada yang cocok, sebenarnya apa ini?” Xiao Fan benar-benar penuh akan penasaran dan rasa semangat.

Xiao Fan menatap dan fokus terus ke pot misterius tersebut. ‘Dari seluruh sudut, kenapa banyak binat- tunggu, jangan bilang...”

Xiao Fan mengeluarkan dua bola cahaya putih. Dirinya menggabungkan 2 bola cahaya tersebut. Seketika pot misterius bercahaya dan menyerap dua bola cahaya tersebut.

Setelah itu, keluarlah Bola cahaya dengan warna hijau. Xiao Fan menatap bola itu dengan minat, dirinya tidak bisa menentukan tingkatan dari Roh Elemen.

Di dalam bola hijau terdapat sebuah belati yang berwarna hitam. Dia bingung akan hal itu, dirinya menyimpan terlebih dahulu untuk nanti.

Sekarang fokusnya ke arah pot misterius tersebut, dirinya merasa ada yang disembunyikan oleh pot tersebut. Dia terus mencari setiap sudut dari pot misterius tersebut.

Akhirnya Xiao Fan menemukan sesuatu. Sebuah lubang yang sangat kecil seukuran dengan jarum berada di bagian depan pot.

Xiao Fan menggunakan benang miliknya masuk ke dalam lubang, sampai akhirnya terdengar suara pintu yang terbuka.

Klek.

Di depan pot terlihat membuk sedikit, Xiao Fan membuka penuh depan pot tersebut. Dia melihat sepucuk kertas dengan tali yang melilit dengan erat.

Xiao Fan penasaran, dirinya mengambil kertas tersebut dan membuka kertas untuk melihat isi dari kertas itu.

{Jika kau menemukan surat ini, berarti Pot Surga Misteri berada di tanganmu. Pot itu adalah artefak tingkat tinggi. Aku ingin kau merawat pot ini dan melindungi dari kejahatan nyata dunia.

Tertanda, Lu Zhang Fei.}

Xiao Fan melihat balik dari kertas tersebut, dirinya menemukan hal menarik. Jenis dan tingkatan Bola Roh. “Bola Roh, jadi itu nama asli dari Bola Cahaya.”

Xiao Fan kemudian, melihat tingkatan Bola Roh tersebut. Tingkatan Bola Roh di antara lain ialah :

{Bola Putih : Tingkat 1, dan Tingkat 2.}

{Bola Hijau : Tingkat 3, dan Tingkat 4.}

{Bola Biru : Tingkat 5, dan Tingkat 6.}

{Bola Merah : Tingkat 7, dan Tingkat 8.}

{Bola Hitam : Tingkat 9, dan Tingkat 10.}

{Bola Emas : Tingkat 11.}

{Bola Pelangi : Tingkat 12.}

Xiao Fan mengangguk paham, di kertas tersebut menjelaskan perbedaan dua tingkat, bukan hanya warna saja melainkan juga bintang di dalam bola roh tersebut.

“Akhirnya, 5000 Bola Roh milikku berguna.”

Xiao Fan tidak menyerap banyak Bola Roh, karena ketika saat diserap benang seperti menghindari. Hal itu, membuat Xiao Fan paham bahwa Roh Elemen memiliki perasaan.

“Waktunya menggabungkan, semoga mendapatkan Bola pelangi.”

***

Alam bawah sadar Xiao Fan.

Terlihat di depan Xiao Fan terdapat 10 Bola Merah, 6 Bola Hitam, 2 Bola Emas, 3 Bola Pelangi. Xiao Fan mengangguk puas. Dirinya benar-benar paham cara membuat jenis Bola apa saja.

“Aku tidak menyangka, ternyata menyatukan Bola Roh lebih bahkan sangat mudah.”

Xiao Fan menggabungkan bola tersebut, benar-benar perlu memahami prinsip elemen Bola Roh tersebut. Hal itu, mudah bagi Xiao Fan yang sudah hidup lama.

“Bola Pelangi ada tiga, Bola ini khusus untukku. Sementara Ning Shui dan Ning Que, aku hanya akan memberikan tingkat 8 saja. Bagaimanapun juga, mereka belum menjadi milikku sepenuhnya.”

Tepat, Xiao Fan hanya menumbuhkan benih cinta kedua putri Ning saja, dirinya tidak akan berbagi hal spesial sebelum menikah. Selepas menikah, Xiao Fan bisa lega karena dirinya mempelajari kemampuan Dewa Npsu dulu, di mana ketika setelah bercinta istri tidak akan mengkhianati sama sekali.

“Kemampuanmu benar-benar berguna untukku sekarang, teman.” Xiao Fan mengingat temannya tersebut, akan tetapi segera menghilangkan pikiran terkait temannya.

Sekarang Xiao Fan hanya fokus isi dari Bola Pelangi tersebut, di mana di dalam bola pelangi tersebut terdapat Binatang Roh yang sesuai dengan Roh Elemen miliknya.

“Mari bergabung...”

[To be Continued.]

Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.

Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.

Thank you Minna-san.

1
Edi Sulaiman
bosen bos ngebacanya, bnyk yg gk jelas spt koin dan juga tngkatan kultivasi,
Edi Sulaiman
thor tidak dijelasksn disini tentang koin pebayaran koin emas persk atau perunggu..!"
Edi Sulaiman
Baca aja...🤭🤭🤭
Edi Sulaiman
thor per chapter nya terlalu pndek,!".
Eyang Kakung
lama2 bosan juga karena kurang greget 🙏
Eyang Kakung
setiap narasi dan diskripsi dalam chapter seperti ada yg hilang dan terputus benang merah antar plot, akibatnya alurnya terasa ngambang 🙏
Eyang Kakung
author harus memahami arti dari penggunaan akhiran seperti kan, an dll, karena arti kata dari ditancapi dengam ditancapkan berbeda 🙏
Eyang Kakung
dengan asal menyebut jenis elemen itu membuktikan betapa sedikitnya wawasan seorang tetua justru akan berakibat fatal
Eyang Kakung
suatu pembelajaran bahwa didalam 1 klan belum tentu semuanya berjiwa bagus, alamoun sudah memberikan kiasan melalui telor bahwa dalam 1 petarangan selalu ada saja yg busuk
Efendi Siantar
pertanyaan bodoh.... bukannya xiao fan reinkarnasi dewa angin? tentunya hal sepele hanya sekedar utk mengenali binatang roh
Jhonny Afrizon
cerita agak gak jelas,akhir dr masalah desa Feng cuma begitu doang,,hah segitu misteriusnya di buat,berakhir cuma biasa aja,wkwkwk
Jhonny Afrizon
baru 6 THN Thor,masih TK,bagaimana bisa kok udah jadi guru,hahaha,,fantasi yg berlebihan🤣
Salman Kepri
hajar tor
Salman Kepri
hajar terus tor
Salman Kepri
gas tor
Hary
terlalu lama & banyak makan bab
kesan bertele tele...
Salman Kepri
lanjutkan tor
Iskandar Yunaeni
Menarik nih
Agen One: Ayo mampir kak, kali aja suka sama cerita fantasi timur
total 1 replies
Ama Zon
lanjut thor⚡🔨⚡🔨⚡🔨⚡🔨
Ama Zon
mantap thor⚡🔨⚡🔨⚡🔨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!