NovelToon NovelToon
ASMARADANA PUTRI MAHKOTA

ASMARADANA PUTRI MAHKOTA

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Romantis / Ketos / Romansa / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 5
Nama Author: skavivi selfish

Ada batasan, ada aturan, namun juga ada cinta yang menggoda Dalilah sewaktu SMA. Bisakah ia menjalaninya mengingat dia bukan remaja biasa yang sanggup bertindak semaunya.

“Berikan aku sedikit kebebasan, Ayahanda!”

“Tidak, putriku. Aturan sudah mendarah daging dalam aliran darahmu sebelum kamu lahir.”

Mujurkah Dalilah menjalani kisah cinta pertamanya dengan Revi, ketua OSIS yang mengajaknya menikmati gejolak masa remaja? Beranikah dia menentang aturan yang mengakar di darahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon skavivi selfish, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Revi.

... "Kemenangan datang dari peluang yang ditemukan dalam masalah."...

Aku mengikuti strategi dan taktik legenda cina, Sun Tzu dalam beberapa hari belakangan ini. Itulah prinsip dasar yang aku lakukan sekarang setelah princess resmi menjadi milikku. Menjadi seseorang yang berada didekatnya saat ia membutuhkan bantuan.

Ini juga aku lakukan karena Bimo masih begitu dekat dengan princess. Meski tidak terang-terangan, tapi Bimo sering melihatku dan princess bersama. Baiklah, aku mengerti kalau Bimo adalah teman princess dan sekarang mungkin menjadi mata-mata adiknya yang dingin dan tidak suka padaku. Tapi masalahnya bukan itu saja, Bimo dan segala rencananya untuk masuk ke dalam kehidupan princess sejak muda sudah menggelisahiku.

Strategi apa lagi yang harus aku lakukan untuk mendapatkan restu dari keluarga princess tanpa harus membuatku menjadi abdi budaya diusiaku yang masih muda. Masih banyak anganku yang sudah aku rencanakan jauh hari sebelum princess hadir dan mengubah semuanya.

Pikiranku terlalu rumit. Hingga kerumitan itu justru membuatku hanya mampu menjadi pacar yang menyebalkan di mata princess.

***

Sore ini ada janji yang harus aku tepati, aku harus menemani princess membeli hadiah ulangtahun untuk Baskara. Tidak masalah kalau hanya Baskara, karena ikut serta dalam tim basket sekolah. Lagipula ia banyak membantuku untuk mengenal Dalilah dan keluarganya.

Teman-temanku juga diundang untuk hadir ke pesta ulangtahunnya. Begitu juga aku. Jadi tanpa Lilah ajak pun aku tetap bisa datang ke rumahnya.

Saat aku menuruni anak tangga, Daddy yang sedang mengambil cuti menghadangku dengan berbagai pertanyaan.

"Mommy bilang akhir-akhir ini, kamu sering kelayapan!" ujar Daddy to the poin.

Aku membelalakkan mata. Dengan sikap santai, aku bersandar pada dinding dan mengeluarkan ponselku. Ku tunjukkan beberapa fotoku dan Princess saat berpergian.

"Revi itu baru saja jadian, jadi wajar kan, dad, kalau aku sering kelayapan!"

Daddy menghela nafas panjang sebelum memberi wejangan panjang yang membuatku harus menahan egoku sebagai laki-laki.

"Daddy paham! Jatuh cinta berjuta rasanya. Tapi alangkah baiknya, kamu juga memberi waktu bagi princess untuk sendiri. Maksudnya, dia butuh ruang, boy! Dia butuh meluangkan waktu bersama keluarganya atau teman-temannya yang lain. Dia putri, ada aturan yang harus ia taati."

"Tapi kata kakak, aku disuruh menjadi Raja Kelana. Dan, taktik itu berhasil, dad!" seruku.

Daddy tersenyum maklum. "Apa kamu ingin merasakan menjadi seseorang yang hidup dalam aturan, boy? Seperti princess?" tawar daddy yang membuatku mengerutkan kening. "Maksud Daddy apa? Daddy mau membatasi jam mainku?" Aku mulai gusar saat daddy terlihat serius.

"Kamu akan berlatih menembak setiap Minggu pagi. Semua jadwal latihan band dan les vokal sudah diatur mommy.

Satu lagi, Daddy mau kamu menjadi relawan kesehatan. Anggap itu sebagai bentuk kedisiplinan yang harus kamu lakukan seperti yang princess kerjakan tanpa kamu ketahui!"

"Dad..." ujarku dengan suara rendah.

"Boy, Daddy hanya tidak mau kamu dianggap merusak anak orang hanya karena cinta dan pengakuan. Biarlah putri tetap menjadi putri, dan Revi tetap menjadi Revi. Kalian akan bertahan kalau kalian memang benar-benar sayang."

Aku menutup wajahku. Ternyata benar.

Beda cewek, beda cara, dan beda ritme.

"Beri Revi waktu. Setidaknya sampai pesta ulangtahun malam Minggu ini."

Daddy menepuk bahuku, memberiku semangat. Tidak ada yang salah dengan permintaan Daddy, yang salah hanya diriku dan segala kecemasanku tentang princess.

"Revi pergi dulu, dad. Udah telat!" pamit ku setelah Daddy memberiku seulas senyum manis. Tanda bahwa Daddy setuju dan semua akan baik-baik saja.

"Hati-hati, kapan-kapan Daddy ajak ke rumah teman Daddy kalau kamu mau. Anaknya cantik, jail, agak cerewet. Mungkin kamu suka!" rayu Daddy dengan jenaka.

"Princess yang terbaik!" sahutku sambil lalu.

***

Terlalu sering berkunjung ke rumah princess membuat abdi dalem yang menjaga gerbang istana bagian belakang itu hafal dengan deru motorku.

"Mas Revi lagi." Senyum jail itu merekah sempurna. Aku mengangguk sopan. "Iya saya lagi, bosan ya lihat motor saya terus!" balasku dengan riang gembira.

"Ndoro putri Dalilah sudah menunggu sejak tadi, wira-wiri seperti setrika. Saya panggilkan sebentar."

Aku mengangguk senang. Benar kan, dia kecanduan diriku. "Terimakasih, saya sering merepotkan."

Sang abdi dalem mengangguk ramah. "Sudah menjadi tugas saya."

Hanya menunggu sebentar, princess sudah berdiri di depanku, ia cantik dengan celana jeans ketat berwarna biru dongker dan kaos polos dengan kardigan rajut berwarna pink. Tapi, sneaker yang ia kenakan merusak tampilannya.

Harusnya ia memakai flatshoes atau sepatu wanita lain yang cantik sesuai dirinya.

Aku mengenakan helm di kepalanya, ia tersenyum senang. Adegan ini tidak romantis! Sungguh. Tapi kenapa ia selalu tersipu malu saat aku melakukannya?

Dalilah... Sesederhana ini membuatmu bahagia. Andaikata aku boleh melakukan lebih banyak dari sekedar mengajakmu jalan-jalan. Aku pastikan, wajahmu akan selalu tersipu malu. Merah muda dan menggemaskan.

Tapi aku tidak punya keberanian untuk melakukannya. Memegang tangannya saja sudah seperti melakukan pelecehan. Apalagi mengecup bibir yang slalu ceriwis ini. Lenyap sudah riwayatku!

Cukup ia memegang pundakku saat berboncengan sudah menyenangkan dan

mendekatkan jarak diantara kami.

***

Tiba di mal, si princess masih aja ngomel tentang motorku. Ada-ada saja ulahnya untuk mengganti motor sportku dengan motor bebek. Motor ini yang membuatku gagah, princess! Aku gemas, ku selipkan rambutnya yang sedikit berantakan dan menggandeng tangannya.

Oh, Tuhan... Ini benar-benar pengakuan yang nyata. Seorang putri Raja berada di sampingku, ikut mengenggam tanganku dan tersenyum ramah kepada siapa saja yang menyapanya. Aku benar-benar menjadi bagian dari hidupnya sekarang.

Lambat laun semua akan tahu, aku, Revi Bramasta Putra Jayantaka anak dari Bryan Imanuel Nicolas dan Jasmine Adriana adalah kekasih Dalilah Sekar Kinasih. Betapa bahagianya aku, dan aku berjanji akan membuatnya senang hati ini.

Aku membawa princess ke salah satu store penjual sepatu anak muda. Aku yakin Baskara menyukai sepatu model terbaru. Begitu juga aku. Aku hendak mencari sepatu baru untuk menggantikan sepatuku yang lama.

Princess asyik mencari sepatu yang cocok untuk Baskara. Kesempatan ini aku gunakan untuk mengirim pesan singkat kepada temanku. Aku memintanya untuk membocorkan ban motorku. Permintaan yang konyol hanya untuk mengulur waktuku bersamanya.

Permintaan Daddy tentang kedisiplinan dan membiarkan princess menekuni dunianya, membuat akal sehatku hilang. Biarkanlah aku menikmati jatuh cinta ini, sebelum besok aku dan princess mempunyai aturan main yang berlaku.

Sebagai permintaan maafku karena nanti princess harus berjalan kaki menuju tukang tambal ban. Aku membayar sepatu yang dia pilih untuk Baskara. Hah... Sepatu yang bagus! Lalu kira-kira apa yang akan diberikan untukku kalau aku ulangtahun? Sepertinya aku harus merengek minta di adakan pesta ulangtahun kepada mommy nanti.

...Happy Reading 🥰...

1
Camera Gaming
novel kk author bagus alur ceritanya aku suka tapi banyak b.inggrisnya apala lh sy yg gagap b inggris🤣🤣🤣
Camera Gaming
novel om nanang judulnya apa sih
ig : skavivi_selfish: Cinta Di Ujung Senja, tapi versi chat story
total 1 replies
Nining Setyaningsih
Luar biasa
Bundanya Syahdan
baru kali ini membaca novel yang lain dr yang lain, terinakasih thoorr 🤩
Ida Erwanti
Luar biasa
Ida Erwanti
Lumayan
SARI MEUTIA
Luar biasa
anonim
Lilah....ketakutanmu lahiran tdk sebanding dengan keingintahuanmu tentang masa renaja waktu di SMA 😄
anonim
😂😂😂😂 Lilah pasti geli2 malu ya ngadepin ngidamnya mas Pengki
anonim
ha haaa....ngidamnya cemburuan neh mas Jati. Gawaaattt
anonim
he he...lucu ibunda Jani
anonim
kasiatnya biar bisa mengimbangi kejailannya Lilah, mas Jati....
anonim
Dalilah....pingin lolypop ya....wkwkwk
anonim
akhirnya....sama2 belajar ya mas Jati...dik Lilah....
anonim
sabar mas Jati....
anonim
lucuuuuuu😆😆
anonim
akhirnya....pacar taruhan menjadi istrimu yg sesungguhnya Revi.
Masih gak nyangka ya Revi...
Kalau sdh berjodoh, semesta merestui, berpisah 7 tahun pun akhirnya dipertemukan dan menjalani hari2 yg takpasti, akhirnya ijab kabul terlaksana. Selamat bercanggung-canggung ria mas Jati dan dik Lilah dlm menjalani MP.
anonim
oooooo ....jadi mas Jati itu mas Revi ya .....owalaaaa....kirain suami Lilah dokter lain bukan dokter Revi.
anonim
Delilaaaahhhh.....😆
anonim
Mini Cooper mobil mehong wkwkwk👍🏻👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!