NovelToon NovelToon
Sebuah Keputusan

Sebuah Keputusan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Teen / Poligami / Balas Dendam
Popularitas:765.9k
Nilai: 5
Nama Author: FitriRahayu

Kisah seorang istri yang diselingkuhi suaminya. Hingga suatu saat ia harus mengambil suatu keputusan yang sulit.


Keputusan apa yang harus dia ambil???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FitriRahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terbayang Bayang

Sebulan kemudian..

Abim sudah sembuh dari lukanya. Ia sudah bisa beraktifitas kembali seperti biasa. Bersama Reyna yang selalu ada disisi Abim.

Sedangkan orang tua Abim, sudah tidak peduli lagi pada Abim. Mama Ainun sangat kecewa. Dan pertemuan dirumah sakit adalah pertemuan terakhirnya.

Mama Ainun dan pak Rizal lebih fokus pada cucunya. Segala usaha ia jalanin, untuk mendapatkan perhatian kembali dari cucunya.

Namun, sampai saat ini usahanya belum berhasil. Tapi mama Ainun tidak menyerah. Ia akan memberikan kasih sayang tulus untuk kedua cucunya.

.

.

Sedangkan aku, seperti biasa. Sibuk mencari rezeki untuk anak-anak. Sampai-sampai, aku lupa caranya untuk membahagiakan diri ku sendiri. Yang ada bagaimana membuat kedua buah hati ku tersenyum.

****

Dirumah orang tua Bimo..

Jam 10.00 WIB.

Bimo sedang berbaring diatas tempat tidurnya. Hari ini, ia tidak bersemangat untuk pergi kemana-mana.

Tidur pun ia tidak nyenyak. Pikirannya melayang kemana-mana. Ada sesuatu yang ia tidak mengerti! Entah perasaan apa itu?

"Bim.. Bimo?" Panggil Ummi Dwi dari luar pintu.

"Ya ummi, masuk gak dikunci!"

Cekrek..

Ummi membuka pintu dan langsung masuk kedalam kamar. Ia melihat anaknya yang masih berbaring diatas tempat tidur. Kemudian mendekatinya.

"Bimo, kamu jam segini belum bangun?"

Ummi mengernyitkan dahinya. Tidak biasanya Bimo masih didalam kamar jam segini? Ummi membuka semua kordeng dikamar Bimo, agar cahaya matahari masuk kedalam kamarnya!

Kemudian mendekati Bimo dan duduk disampingnya!

"Kamu sakit?"

Bimo lalu bangun dan duduk diatas tempat tidurnya.

"Enggak, ummi! Aku baik-baik aja!"

"Gak biasanya, anak ummi malas begini?" Ledek ummi Dwi.

Bimo tidak menjawabnya, ia hanya diam. Sambil memandangi wajah ummi Dwi.

"Sudah sana mandi, ada Harris! Dia sudah menunggu mu dari tadi!"

"Aku udah mandi ummi, tadi sehabis sholat shubuh! Hanya saja aku malas keluar kamar!"

"Ya sudah.. Kalau begitu! Ummi keluar dulu ya!"

Bimo langsung bangun, ia bergegas kelemarinya. Mencari baju mana yang cocok untuknya!

****

Diruang tamu sudah menunggu Hariis dan abi Harun. Keduanya sedang berbincang-bincang sambil menunggu kedatangan Bimo!

Mereka asyik membicarakan tentang semua hal. Bisnis keluarga, syiar Islam, ataupun masalah politik.

Tak lama datang Bimo dengan berjalan santainya, menuruni anak tangga satu persatu. Matanya melihat Harris dan Abi Harun yang sedang asyik berbincang dengan santainya. Sambil menikmati segelas kopi hangat dan cemilan.

"Ehemm ehm..."

Bimo berdehem tak kala melihat kedua begitu akrabnya.

"Eh Bim! Dari mana aja. Tumben ngurung diri dikamar?"

"Hemmm..""

Bimo lalu duduk disamping Abi Harun. Mereka bertiga kemudian melanjutkan perbincangannya!

"Bim, kita nanti berangkat lebih awal. Soalnya perjalanan jauh banget!"

"Jam berapa?"

"Jam dua siang habis dzuhur, bagaimana?"

"Siap!"

Bimo dan Hariss akan pergi untuk mengisi acara disebuah pondok pesantren diBandung! Sehabis isya! Jadi Bimo dan Haris harus cepat sampai disana sebelum waktunya.

"Bimo,, jangan sampai ada yang ketinggalan. Semuanya sudah kamu siapkan?" Tanya ummi Dwi yang baru datang dan membawa segelas susu untuk anaknya!

"Udah ummi!"

Bimo melihat segelas susu yang dibawa oleh ummi, untuknya. Hal itu membuat Bimo teringat tentang suatu hal. Ia tersenyum sendirian. Membayangkan waktu dirinya berada dirumah ku sehabis dari rumah sakit.

Bimo tersenyum sendirian. Bagai orang yang sedang jatuh cinta. Ia tidak sadar kalau semua sedang memperhatikannya.

Abi menyenggol lengan istrinya dengan pelan. Abi Harun yang merasa ada gerakan dilengannya, kemudian menolehkan kepalanya kearah ummi.

"Anak kesayangan ummi, coba lihat? Senyum-senyum sendirian gak jelas gitu!"

"Abi.. sepertinya Bimo sedang jatuh cinta! Coba deh abi perhatikan! Mirip sekali waktu abi muda!" Kata ummi yang sedang memperhatikan Bimo sejak tadi.

"Benar ummi, sepertinya Bimo sedang jatuh cinta. Tapi sama siapa ya ummi?" Celetuk Harris yang juga ikut memperhatikan Bimo.

"Sama Latifa mungkin, ummi?"

"Mungkin juga!" Sahut ummi Dwi yang sudah tidak sabar ingin segera menimang cucu dari Bimo.

Semoga saja kamu dan Latifa berjodoh. Itu harapan ummi. Tapi semua terserah kamu? Yang terpenting seiman!

Ummi Dwi berharap dalam hatinya!

"Bim...Bim..Bimo!" Panggilan dari ummi tidak didengar oleh Bimo. Ia masih asyik melamun.

Harris kemudian bangun dari tempat duduknya! Lalu berjalan kearah Bimo. Tangannya memukul pundak Bimo dengan pelan.

Sontak Bimo pun kaget, lalu melihat Harris yang tiba-tiba saja duduk didekatnya.

Kini gantian yang tersenyum dengan lebarnya. Merasa senang karena Bimo mendapatkan pujaan hatinya!

"Bim, lagi jatuh cinta ya. Dari tadi senyum-senyum sendirian gak jelas gitu."

Bimo langsung mendelikan matanya, ia kaget! Bahwa terkaan Hariis memang benar adanya!

Ia telah jatuh cinta, hari-harinya penuh dengan warna warni dihatinya! Ingin rasanya bertemu dengannya, tapi apa daya! Bimo belum bisa mengungkapkan keberaniannya pada sang pujaan hati. Wanita yang telah mengisi ruang dihatinya!

"E..enggak kok! Ummi bawa susu buat siapa?" Tanya Bimo yang coba mengalihkan pembicaraan!

"Buat kamu lah, emang buat siapa!"

"Maaf ummi, aku kan puasa."

Bimo memang rajin berpuasa Senin Kamis. Puasa adalah hal yang biasa ia lakukan! Karena sejak kecil Bimo disekolahkan dipesantren hingga masuk perguruan tinggi diluar negeri, ia mengambil jurusan syiar dan dakwah. Jadi sejak kecil ia sudah belajar ilmu agama dan berdakwah.

Orang tuanya adalah seorang pengusaha, tapi Bimo tidak mau terjun kedunia bisnis. Hatinya telah menyatu dengan dakwah Islam.

****

Jam 14.00 WIB

Bimo dan Harris akhirnya pergi dengan mengendarai mobil milik Bimo. Ditemani sopir pribadinya bernama pak Ahmad.

Mereka duduk berdua dibelakang. Sambil berbincang-bincang mengenai jadwal dakwah selanjutnya. Harris mengatur semuanya dengan baik.

Begitu juga Bimo, selalu mempercayai kinerja Harris. Harris adalah orang kepercayaannya.

Dalam perjalanan yang cukup melelahkan, Bimo kembali dalam angan-angannya. Membayangkan gadis yang singgah dihatinya.

Ingin rasanya bertemu dengan pujaan hati.

"Ris"

"Apa?" Sahutnya sambil membaca pesan dari ponselnya.

"Alasan apa yang dipakai untuk ketemu seseorang?"

"Seseorang siapa maksudnya? Perempuan?"

"Ehmm... i-iya!" Jawab Bimo malu mengungkapkannya bahwa ia sedang jatuh cinta.

"Bimo..Bimo! Masa gitu aja gak tau!"

Harris menggelengkan kepalanya. Harris mengetahui bahwa Bimo memang pandai dalam urusan agama, tapi kalau dalam urusan perempuan.. Ehhmm.. masih kalah jauh!

"Cari alasan apa gitu. Masa gak tau!" Jawab Harris.

"Kalau tau ngapain juga nanya!"

Bimo menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. Ia binggung bagaimana mencari alasan, supaya bisa bertemu dengan pujaan hatinya!!

Mungkin aku ketemu sama Arif aja ya. Nanti aku suruh dia mengadakan pengajian bulanan dirumahnya saja. Batin Bimo sambil tersenyum simpul.

"Mulai deh.. senyum-senyum sendiri."

"Kaya gak pernah jatuh cinta aja! Balas Bimo yang dari tadi diledek terus oleh Harris.

"Siapa sih, pujaan hatinya. Latifa ya?" Tanya Harris yang asal menebak. Karena memang Latifa yang dekat dengan Bimo.

"Bukan."

"Lalu siapa?"

"Ehmm.. ada! Tunggu aja. Kalau udah waktunya pasti akan aku kenalin semua. Termasuk ummi sama abi."

Mereka berdua pun melanjutkan perjalanannya menuju Bandung.

...Happy Reading...

1
Rini Haryati
lanjut thor
Tazfiatul Khumairah El Jauzaty
kpn up thor
Lenkzher Thea
10 like hadi semangat terus❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤💪💪💪💪
Lenkzher Thea
10 like hadir, lanjut thor
Asa Benita
perasaan Reyna sama Abim banyakan bertengkarnya deh padahal baru awal2 yg biasanya manis2 ini malah begini yah..
Rita Ismayanti
lnjut
Ati Bugis PA
lanjuuut
Ati Bugis PA
gila tu orang tua ngak ngerti apa perasaaan menantu nya
Tazfiatul Khumairah El Jauzaty
kpn update LG Thor
Angel Tamara
tilisan yg bner itu laptop thor bukan laktop😆
Angel Tamara
istrinya jg bego di salahi dn d kata2in diem. kn tinggal jawab, ohh gtu ya aku yg slh rmh tangga nya hancur. tp kok slhku sih, yg nikah dn selingkuh kan kmu. sdh selesai
Defi Danny Firmansyah
lama ga up...
Noni Kartika Wati
Yuda kayak anak kambing yg Ngembel sama emaknya....Cemen 👎
Noni Kartika Wati
mulai Reyna jiwa pelakornya meronta liat bimo
Noni Kartika Wati
Ainun Ainun bisanya ngatur aja bantu mah nggak
Noni Kartika Wati
sukur
Noni Kartika Wati
pak Rizal anakmu itu si abim edan
Noni Kartika Wati
dari pada hidup bersama tapi ga bahagia mending pisah aja
Tri Widayanti
Abim Abimm..kelakuanmu deuhh
Tri Widayanti
Bertahan tp sakit💔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!