NovelToon NovelToon
Kakak Ipar Ketagihan

Kakak Ipar Ketagihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan rahasia / Romantis / Cinta setelah menikah
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

Tiga tahun sudah Lisa menikahi kakak iparnya tanpa ikatan cinta. Berbanding terbalik dengan Galih Almarhum suaminya yang begitu tampan, humoris dan begitu perhatian. Sikap Angga justru kebalikannya. Dia lelaki yang abai, tak banyak bicara dan kaku. Lisa bak menikah dengan robot. Tak ada yang menarik dalam pernikahan kedua lisa ini. Lisa hampir gila, hingga mengajukan perceraian pada mantan kakak iparnya itu. Angga menolak, lelaki itu berubah. Akankah Lisa tetap bertahan atau kembali meminta berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

Angga membawa Lisa ke konter pusat terbesar di kota yang ada di salah satu Mal miliknya. Lisa yang setengah sadar awalnya protes karena dia justru di bawa lagi ke Mall, dia masih ingat kejadian kemarin saat Angga terus bekerja ke sana sini dan tidak membiarkan dia duduk sedikit pun. Lisa tidak mau itu terulang lagi. Kakinya masih sakit woy!

"Kenapa ke sini? Aku mau ke konter di jalan Mawar, di sana servis nya bagus"

"Di dalam juga ada konter. Ayo! Sekalian kita cari makan siang"

Lisa tidak bisa menolak, Lisa menatap sepatu hak tingginya, jujur Lisa enggan memakai sepatu ini, kakinya lecet tadi saat berusaha kabur dari mobil Angga.

Angga melihat kemana mata Lisa memandang, dia menggeleng pelan melihat istrinya.

"Tunggu di sini sebentar" Gumam Angga.

Angga mengambil sandal jepit di bagasinya. Sandal yang dia beli kemarin. Namun Lisa tak mau menunggu, dia memakai heelsnya dan membuka pintu. Dia hendak turun, namun Angga mencegahnya.

"Sudah aku bilang tunggu sebentar, kenapa tidak sabaran selalu?" gerutu Angga. Dia menunduk sambil membuka sedikit gaun panjang yang di kenakan Lisa agar dia bisa melepas heels yang di pakai Lisa. Terlihat sederhana namun itu membuat Lisa tak berkedip menatap suaminya. Hatinya menghangat, bunga-bunga seperti bermekaran di dalam hatinya, kala Angga melepas heels yang dia pakai dan menggantinya dengan sendal jepit milik sejuta umat. Meski tidak mahal, Lisa akui, sandal jepit ini sandal ternyaman di dunia.

"Sudah selesai, Ayo!" Ajak Angga.

Lisa tersadar dari lamunannya, mendadak wajah suaminya jadi amat tampan di matanya.

"Ayo"

Awalnya keduanya hanya berjalan bersama, namun seiringnya kaki melangkah, tangan mereka saling bersentuhan satu sama lain, Lisa ingin menjauhkan tangannya, namun Angga justru meraih tangan itu dan menggenggamnya erat.

"Aku takut kamu kabur lagi seperti tadi" Gumam Angga. Lisa tak menolak, tangan Angga terasa begitu hangat di tangannya. Seperti ada kabel di tangan Angga yang membuat dadanya bak tersetrum listrik, rasanya sangat mendebarkan.

Sampai di sebuah galeri mereka masuk, Lisa benar-benar di buat kagum, dia hanya minta di bawa ke konter, tapi dia justru di bawa langsung ke pusat galerinya langsung.

Angga membisikkan sesuatu ke karyawan konter, karyawan itu mengagguk pelan. Lisa tidak tahu apa yang mereka bicarakan, tak mau berlama-lama Lisa langsung memberikan ponselnya pada karyawan itu.

"Saya cek dulu ya kak?"

Lisa mengagguk pelan. Angga mengajak Lisa untuk duduk dulu namun Lisa menolak, dia ingin melihat ponselnya segera di perbaiki. Angga sengaja meminta karyawan di depannya ini untuk mengatakan kalau ponsel Lisa tidak bisa di perbaiki. Dia tidak mau Lisa melihat ramainya grup kantor yang mengejek tentang dirinya.

"Tapi nomornya masih aman kan mas? Masih bisa kembali?"

"Bisa, hanya saja harus reset ulang, jadi hanya nomernya saja yang masih aktif, untuk datanya mungkin akan hilang"

Lisa menatap mas-mas konter itu dengen kesal, masak iya di galeri sebesar ini tidak bisa memulihkan ponsel miliknya.

"Kalau begitu kembalikan ponsel saya" gumam Lisa kesal.

Angga terkejut,begitu pula mas-mas yang berjaga, dia jadi bingung sendiri. Sebenarnya dia bisa-bisa saja mengembalikan semua file di dalam ponsel ini, tapi boss nya meminta hal lain. Sekarang kita dia jadi merasa tidak proporsional.

"Mana ponsel saya! Saya mau ke tempat lain, di dalam ponsel itu banyak kenangan masa kecil saya di panti, banyak file-file penting kantor juga, saya tidak mau itu semua hilang, lagi pula di gerai sebesar ini masak tidak bisa memperbaikinya?" Ejek Lisa.

Mas-mas itu jadi garuk-garuk kepala sendiri sambil menatap ke arah Angga, jujur dia bingung. Dia bisa tap_?

Angga kembali memberi kode, Karyawan itu faham.

"Saya coba dulu nyonya" Ucap karyawan itu.

Lisa terpaksa mengagguk, meski dia masih agak ragu ponselnya di perbaiki orang itu.

"Jangan sampai file nya hilang! kalau memang tidak bisa saya bisa bawa ke tempat lain"

"Saya coba dulu nyonya, silahkan duduk dulu di sana"

Lisa akhirnya ikut duduk di sebelah Angga sambil cemberut, dia menggerutu sendiri dengan karyawan tadi.

"Sudah jangan marah-marah. Aku ambilkan air dulu" Gumam Angga.

Dia berdiri dan berjalan ke arah meja karyawan tadi.

"Ada grup kantor Pratama di ponsel istri saya. tolong bersihkan chat di grup itu, selebihnya kamu bisa kembalikan ke mode semula"

"Baik pak"

Angga mengambil minuman dingin dari kulkas yang di sediakan di depan gerai itu, dia mengambil dua susu murni segar bergambar beruang putih. Angga memberikan itu ke Lisa.

"Ini" Lisa menerima air itu. Karena masih kesal Lisa kesusahan membuka tutup botolnya.

Angga tersenyum kecil, dia mengambil lagi botol di tangan Lisa, lalu membukakan minuman itu untuk istrinya. Jelas Lisa kembali terpaku melihat manisnya sikap Angga pada dirinya.

"Minumlah, ponsel kamu pasti bisa di perbaiki ,kalau memang tidak bisa. Kamu bisa beli lagi, di sini banyak ponsel bagus, pilih saja satu"

"Bukan tentang ponselnya, tapi file di dalamnya sangat berharga untukku, lagi pula aku menyimpan semua kenangan bersama mas Galih di sana, aku tidak mau itu hilang"

Mendengar kata Galih, darah Angga seperti mendidih, Lisa masih belum juga bisa melupakan suaminya itu. Meski Galih adik kandungnya seneng, tapi dia merasa sangat cemburu, karena Galih di cintai Lisa sebesar itu. Andai saja dia tidak sedingin dulu, pasti dia akan mengejar Lisa. Galih tidak pantas mendapatkan cinta Lisa. Dulu Galih hanya menjadikan Lisa pengganti. Tapi sepertinya Lisa benar-benar jatuh cinta pada adiknya.

"Apa yang membuat kamu begitu mencintainya? Apa ada hal yang tidak ku miliki yang ada pada dirinya?"

gumam Angga begitu pelan.

"Ha_? Mas bicara apa sih? Bisa lebih keras sedikit?"

"Tidak, tidak apa-apa. Aku juga rindu dengan adik ku"

"Dia memang lelaki yang di rindukan semua orang, Mas Galih itu orangnya ceria seperti mama, dia humble ke semua orang, perhatian juga"

Lisa mengenang kebersamaannya dengan Galih. Dulu mereka bertemu di tepi jalan. Lisa bukan wanita yang caper dengan keluarga CEO, jadi dia bahkan tidak tahu kalau Galih adalah adik dari boss nya. Lisa yang saat itu kehujanan di ajak pulang bersama oleh Galih. Lisa menolak, dia akan menunggu di halte saja sampai hujan reda. Tapi Galih memaksa.

"Aku tidak bisa membiarkan gadis secantik kamu sendirian di sini"

Lisa bukannya mau, dia makin kesal dengan gombalan itu, jadi dia menginjak kaki Galih. Karena injakan itulah Galih jadi penasaran dengan Lisa. Dia melihat kalau Lisa karyawan di Perusahaan milik keluarganya. Jadi dia memutuskan untuk minta maaf dan meminta baik-baik pada Lisa.

"Maaf maaf, kalau ucapan saya tidak sopan. Saya juga karyawan di perusahaan Pratama. Saya hawatir saja, kita satu perusahaan, jadi saya berniat menolong saja. Lebih baik adik ikut mobil saya, besok ada acara penting di kantor, anda harus istirahat bukan? Ini sudah hampir malam, hujannya juga nampak tidak akan berhenti, jadi sebagai teman, ikutlah. Saya akan mengantar adik"

karena ucapan Galih yang sopan, Lisa akhirnya mau ikut. Sejak kejadian itu mereka dekat. Lisa tidak pernah tahu status Galih. Hingga saat Galih melamar dirinya. Dia baru tahu kalau Galih adalah adik boss nya yang sangat menyebalkan.

"Mas sama mas Galih itu ibarat bumi dan langit, jauh sekali perbedaannya. Aku bahkan tidak menyangka Mas Galih itu adiknya Mas Angga. Dunia sangat sempit, aku seperti di permainkan karena harus berhubungan dengan dua orang yang sangat berbeda karakter itu"

Angga kembali mengepalkan tangannya, dari kata Lisa dia tahu, Lisa seperti tertekan bersama dengan dirinya.

"Kalau kau mau aku bisa menjadi Galih, aku akan lakukan apapun agar kamu mencintai ku" batin Angga. sayangnya dia tidak bisa mengatakan itu di depan Lisa.

1
D_wiwied
jangan terlalu lama bikin Lisa trs salah paham thor, bikin dia akhirnya tau kesungguhan dan besarnya cinta Angga ke dia selama ini
Ibah Ibah: Siap 💪
Setelah ini akan ada badai sebelum datang pelangi.
total 1 replies
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
iya Thor gpp
gws ya🙏
Ibah Ibah: iya makasih
total 1 replies
Ibah Ibah
Maaf Hari ini Up sedikit, Author masuk RS
mungkin besok tidak up dulu 🙏🙏
D_wiwied: gws kk 🙏 cepat sembuh ya
total 1 replies
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
cepat sembuh ya thor🙏
Ibah Ibah: Terima Kasih Amin 🥰
total 1 replies
Soraya
knp lisa gak jujur aja sama orang tua nya Angga minta cerai
Soraya
mampir thor
Ibah Ibah: Terima kasih kakak
total 1 replies
Piyah
dialognya kurang ku baca koran
dayu emonk
Luar biasa
Ibah Ibah
Ceritanya ringan, kisah cinta nya bikin penasaran
Ibah Ibah
biar pada penasaran 🤭🤭
Ayusha
cerita nya bagus kak, tapi kok judulnya bikin su'udzon 🤭
Ibah Ibah: 🤭🤭🤭 ceritanya masih aman kak 😄😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!