Adit memutuskan hubungan dengan kekasihnya karena di khianati, dan menerima perjodohan dari orang tuanya, walaupun dia sempat menentang nya, dia di jodohkan dengan Dita gadis periang anak dari sahabat papanya sekaligus tetangganya.
Adit dan Dita berusaha saling menerima satu sama lain karena mereka yakin pilihan orang tua mereka lah yang terbaik.
Cinta mereka akhirnya tumbuh setelah mereka menikah.
Jatuh Cinta Setelah Menikah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Norma28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 24
Sesil berkunjung ke apartemen Adit, dia sudah tidak sabar ingin bertemu Adit, dan meminta maaf agar Adit kembali ke pelukannya.
Sesampainya di depan pintu apartemen Adit, Sesil langsung menekan password apartemen Adit, dulu waktu mereka pacaran, Sesil sering ke apartemen Adit, sampai Sesil pun tau password nya.
"Sial ternyata dia sudah menggantinya" batin Sesil.
Sesil berapa kali memencet bel tapi sama saja nihil, Sesil menggerutu sendiri karena tidak bertemu dengan Adit, Sesil akhirnya pulang.
"Hari Senin gue harus ke kantornya Adit, gue harus ketemu dia" batin Sesil.
Maminya juga selalu bertanya kenapa Adit tidak pernah datang menemui Sesil padahal Sesil sudah seminggu di Indonesia, Sesil selalu beralasan kalau Adit lagi sibuk.
.
.
.
.
.
Rio orangnya periang tapi soal asmara dia sangat kaku, tidak ada kata romantis dia selalu to the point, seperti saat mengutarakan isi hatinya pada Mia, Rio langsung mengajak Mia menikah.
"Mia kapan gue bisa tau jawaban itu, gue nggak mau menunggu lama" tanya Rio menatap Mia.
"Jujur bang Mia sangat kaget apa yang Abang sampaikan semalam, di tambah lagi nyonya tadi pagi, betul-betul Mia sangat kaget" jelas Mia.
"Tapi kamu pasti sudah memikirkannya kan? tanya Rio.
"Sudah dan Mia juga sudah punya jawabannya?"
"Apa...?"
"Mia belum mau menjawabnya sekarang" jawab Mia.
Rio menarik nafas panjang dan membuangnya secara berlahan.
"Ok gue tetap menunggu jawaban itu" ucap Rio sambil menyetir mobil.
Sekarang mereka sudah pulang ke rumah, setelah habis menonton berdua, bukan tapi berempat dengan Nadin dan Ferdi.
"Apa pun itu, apa akan menerimanya? tanya Mia.
"Ia tapi gue harap jawaban yang menyenangkan".
"Bisa menyenangkan bisa tidak" jawab Mia.
Rio hanya mengangguk saja, dia harus bersiap-siap menerima jawaban penolakan dari Mia.
Tidak ada lagi obrolan di antara mereka berdua, mereka sibuk dengan pikiran masing-masing.
.
.
.
.
.
.
Dita yang mendengar suara mobil Rio masuk halaman rumah, Dita langsung berlari ke pintu depan, menunggu sang kakak.
Rio sudah turun dari mobil bersama Mia, mereka langsung di hadang oleh Dita.
"Kalian dari mana? tanya Dita.
"Terserah kami ngapain loe mau tau" jawab Rio.
"Gue harus tau, karena secara diam-diam loe sudah pergi membawa Mia, tampah seijin gue".
"Gue kan udah ijin sama bunda, ngapain ijin sama loe" jawab Rio masuk rumah di ikuti Mia dan Dita dari belakang.
"Kenapa belum jawab pertanyaan gue" tanya Dita.
"Ngapain juga gue mau jawab, dasar jurkep" jawab Rio.
"Jurkep...? Mia apa artinya Jurkep?"
"Saya juga nggak tau mbak" jawab Mia.
"Loe mau tau? tanya Rio, Dita langsung mengangguk.
"Jurkep artinya Juragan kepo, kayak loe" jawab Rio.
"Enak aja, bilangin gue juragan kepo" Dita tidak terima di bilangi Jurkep oleh sang kakak.
Tidak lama bunda dan ayah mereka keluar dari kamar, habis istirahat siang.
"Loe terlalu berisik, ganggu orang bulan madu aja" ucap Dita menggoda sang bunda dan ayah mereka yang baru keluar dari kamar.
"Kok gue loe juga kali".
Kediaman ayah Romi kembali ramai karena ada Dita dan Rio, mereka berdua selalu bikin suasana jadi meriah, ada saja yang mereka jadikan lelucon.
"Ngomong-ngomong bulan madu, gue sudah mau setahun belum pergi bulan madu" ucap Dita.
"Makanya jangan gila kerja" ucap Rio.
"Atau begini bang, nanti kita sama-sama pergi bulan madu, bunda dan ayah, mama dan papa pasti seruh" ucap Dita cengengesan.
"Ia bulan madu berjamaah" itu bukan bulan madu tapi liburan" jawab Rio kesal.
Tidak lama Adit turun dari lantai dua, dan langsung menghampiri mereka yang lagi kumpulan di ruang keluarga.
"Lagi bahas apa sih, kayaknya seruh" tanya Adit.
"Lagi bahas bulan madu berjamaah" ucap Rio.
"Maksudnya" tanya Adit sambil melihat sang istri.
"Begini sayang, kita kan belum pergi bulan madu, gimana kalau kita pergi semua bulan madu, kalau Abang Rio nanti udah menikah dengan Mia" jelas Dita
" Itu bukan bulan madu tapi liburan sayang, tapi kalau kalian setuju tidak masalah, mas ikut saja" jawab Adit.
"Kita ke Korea Selatan ya, siapa tau bunda bisa ketemu dengan big bang" ucap bunda Astrid semangat.
"Kalau gue jadi nikah dengan Mia, gue mau ke Maldives" ucap Rio.
Mereka menikmati kopi dan teh sambil ngobrol-ngobrol, Mia juga ikut gabungan karena di paksa Dita, awalnya Mia tidak mau, tapi Dita memaksanya.
❤️
❤️
❤️
❤️
❤️
**Terimakasih kasih semuanya untuk like dan komentar nya, terimakasih buat bunda Weni dan adik Wulandari pembaca paling setia, dari awal sampai sekarang selalu kasih dukungan😍🙏.
Terimakasih buat yang sudah like 🙏🙏 ayo tunjukan pesona mu biar kita makin akrap😍🙏
🦋
🦋
🦋
🦋
🦋
❤️ Bersambung 😘❤️❤️**