NovelToon NovelToon
KEISTIMEWAAAN AZAM

KEISTIMEWAAAN AZAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Horror Thriller-Horror / Matabatin / Hantu / Mata Batin
Popularitas:223
Nilai: 5
Nama Author: Alfrelen

kisah seorang anak laki laki yang memiliki keistimewaan dari lahir yaitu mata batin. bukan hanya bisa melihat mahkluk gaib namun bisa menyembuhkan dan mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan hal gaib. perjalanannya bahkan sampai ke alam gaib untuk membantu jin yang sedang kesulitan. bukan hanya manusia saja yang bisa di obati bahkan mahkluk tak kasat mata juga di obati. ikuti terus kisahnya dan petualangannya, semoga kalian terhibur dengan karya kami ini.
terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfrelen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

" gila tuh bocah dapat dari mana mereka uang,,lumayan juga kalau di ambil " ucap bono menyeringai

Azam dan Rendi yang masih bingung mau main dimana, mereka tetap lanjut jalan.

" zam, itu siapa yang berdiri di tengah jalan gitu " ucap Rendi

" gak tau ren, kamu kenal gak sama abang itu " kata Azam

" gak jelas zam, kita coba dekatin aja dulu biar tau siapa di depan " ucap Rendi

di tengah jalan bang Bono sudah menunggu Azam dan Rendi untuk mengambil uang yang di peroleh mereka.

" haloo anak anak cakep mau kemana ini " ucap Bang Bono dengan senyum

" mau pergi main bang, abang sendiri ngapain di situ ? " tanya Rendi

" ohh tentu saja menunggu kalian anak manis " ucap Bono tersenyum

Azam dan Rendi mengerutkan dahinya. mereka merasa ini gak bener, karena ada sesuatu yang membuat curiga

" untuk apa abang nunggu kami, kami juga gak kenal sama abang " ucap Azam

" apaaa,, kalian gak kenal sama abang yang ganteng sekampung ini ?? wah parah kalian " kata Bono

Azam dan Rendi makin heran dengan tingkah Bang Bono yang ngaku ganteng padahal rupanya burik.

" abang gak salah ngomong tuh ? keknya abang gak pernah ngaca deh " ucap Rendi

" loh kok gitu anak manis ngomongnya, maksudnya gimana tuh ? abg mau dengar alasannya " dengan gaya selengek'an

" maksudnya abg gak ngaca di rumah, muka burik gitu aja di bilang ganteng, ckckck " ucap Rendi mendecak

" ini nih,,kalau di baik baikin malah ngelunjak, udah cepet serahin uang kalian " bentak Bono

mereka terkejut sampai mereka mundur, awalnya ngomongnya lembut, tiba tiba suaranya mengeras.

Rendi menahan ludahnya karena takut. Azam masih tenang walaupun kaget.

" maksud abang apa, apanya yang mau di serahin " ucap Azam

" gak usah pura pura, kalian ada pegang uang kan, mana banyak lagi " kata Bono

" ya elah bang, kami ini masih kecil gak ada pegang uang banyak banyak " ucap Azam

mengetahui maksud dari Bang Bono, Azam meminta tuyul untuk mengamankan uang dia dan Rendi.

" aku gak percaya, jangan suka bohong kalian, kalau bohong nanti di gigit nyamuk " kata Bono mulai kesal

" ya udah gini aja bang, abang periksa aja kami, kalau ketemu abang ambil aja " saran Azam

Rendi yang mendengar Azam ngomong gitu, dia langsung gemetar ketakutan. kenapa azam malah suruh periksa.

" oke kalau gitu, kalian diam di sana jangan bergerak, angkat tangan kalian " perintah Bono kepada Azam dan Rendi.

Bang Bono langsung memeriksa mereka dan memulainya dari Rendi. Rendi hanya diam dan ketakutan karena uangnya juga banyak, apa lagi belum di pakai buat jajan.

Bang bono memeriksa Rendi , memeriksa kantong baju dan juga ke celana, sampai ke kolor juga pun di periksa. Bang Bono jadi bingung ketika tidak menemukan uang selembar saja.

" lah mana uangnya, tadi ku lihat mereka ada uang sekalian amplop juga, aaa...mungkin sama bocah yang satunya lagi ni " gumam Bang Bono

Bang Bono kemudian beralih memeriksa Azam sama halnya dengan Rendi di periksa sampai ke kolornya juga.

" lah kemana tuh perginya duit, masa halusinasi sih, kalau masalah beginian nih mata pasti cerah " gumam Bang Bono sambil menggaruk kepalanya yang kebingungan.

jangankan Bang Bono, Rendi juga bingung kok malah gak ada uangnya, apa iya mungkin jatuh, pikir Rendi.

" gimana bang ? ketemu gak uangnya, kan udah di bilang kami gak ada pegang uang " ucap Azam

" ehhh,,,i..iya kalian rupanya gak ada pegang uang, kalian jujur rupanya, Bang Bono senang liat anak manis yang jujur " kata Bono dengan muka keheranan

" ya udah bang, kami pergi lagi ya untuk main, abang kebanyakan minum sih jadi mata abang udah mulai rabun itu " ucap Azam

" masa sih, banyak minum bikin mata rabun ? becanda aja anak manis, jangan takut takutin abang dong " kata Bono sedikit panik

" iya bang, kalau banyak minum itu, mata abang bisa keluar karena udah longgar kebanyakan air " sahut Rendi

Bono yang mendengar anak kecil ngomong seperti itu jadi ketakutan. si Bono ini mau aja di takut takutin anak kecil. biasanya juga nakutin orang, lah ni malah kebalik. wkwkwk

" O...oke deh ! abang gak bakal minum lagi takut keluar mata abang " kata Bono yang ngeri sendiri

" ya udah kami pergi dulu ya bang, dadah !! " pamit Azam

" dadah abang burik, kami pergi dulu ya " timpal Rendi sambil nyengir

" I...iya deh dadah " ucap bono sambil mendadahkan mereka sampai gak konsen padahal di ejek Rendi tadi.

Azam dan Rendi pergi melanjutkan jalannya.

" wah kok bisa gak ada ya, padahal jelas tadi aku lihat mereka ada pegang uang, bahaya ini akibat kebanyakan minum jadi liat barang semuanya terlihat kek duit " gumam Bang Bono yang pergi juga.

" hahahah,,,emang enak kena tipu, dasar abang burik " tertawa Azam

" Zam, kok malah ketawa kamu ? ini uang kita gak ada loh, pasti jatuh di jalan " ucap Rendi yang bingung.

Azam lalu menyuruh tuyul untuk mengembalikan uang Rendi dan juga dirinya. " coba kamu cek, uangnya masih ada kok di kantong kamu, heheh"

Rendi merogohkan sakunya ternyata uangnya masih ada di kantongnya. " loh kok ada uangnya ?! tadi bang burik periksa kita sampai kolor gak ketemu sama bang burik "

" udah gak usah di pikirin, biarin aja bang burik ketakutan sendiri biar dia berhenti minum " ucap Azam

rendi jadi penasaran, ini pasti kerjaan Azam dia kan istimewa. " Zam, ini pasti kerjaan kamu kan ? kamu kok bisa bikin bang burik gak bisa lihat uang kita "

" hehehe,,,iya aku yang kerjain, untuk masalah caranya nanti aja ya aku jelasin " jawab Azam nyengir

Rendi jadi makin penasaran karna dari sejak kemarin sampai sekarang setiap ada kejadian aneh, Azam cuma bilang nanti di jelasin.

" perasaan nanti nanti mulu deh, kapan di jelasin Zam ? penasaran banget aku " gumam Rendi.

mereka yang lelah berjalan karena masih bingung mau main apa, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang.

" Ren, kita balik aja yuk, gak tau juga kita mau main apa " ucap Azam

" iya zam, kita balik aja. ini bukan main kita namanya, tapi jalan jalan zam " kata Rendi

" hehehe, iya juga ya Ren, dapat rezeki lagi " ucap Azam

mereka kini berjalan untuk pulang, karena hari sudah mau siang juga. mereka kemudian berpisah dan Azam langsung masuk ke dalam rumah.

" ibu,,buu, azam pulang " ucap Azam

" tumben kamu pulang agak cepetan dikit, biasanya juga lama kamu pulangnya " kata Wati

" hehehe,,, iya bu Azam sama Rendi bingung mau main apa, jadinya kami cuma jalan jalan aja " jelas Azam

Azam menghampiri Ibunya dan memberikan amplop ke Ibunya. " ibu ini ada amplop di kasih sama Pak Agil ayahnya bang Jaka "

" loh kok di kasih amplop segala ? emang kenapa Pak Agil ngasih amplop sama kamu Zam ? " kaget Wati lalu menerima amplop pemberian anaknya

sang ibu yang penasaran lalu di buka dan ternyata isinya lima lembar uang ratusan ribu. Ibu Wati jadi kaget anaknya bawa amplop berisi uang banyak.

1
Andri Ristianto
seperti nya bagus nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!