NovelToon NovelToon
SULUK AGUNG SPIDERMAN Al - JAWAWI

SULUK AGUNG SPIDERMAN Al - JAWAWI

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Supernatural / Contest / Spiritual / Pendekar / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: ANGWARUL MUJAHADAH

Malam itu Spiderman dan Syeh Maulana Syah ngobrol di teras rumah dan Putri Scupy tidur - tiduran di samping Spiderman, sambil mendengarkan cerita Nabi - Nabi.

"Gus,,, apa yg kamu cari di dunia ini ?" tanya Syeh Maulana.

"Saya hanya ingin bertemu dengan kanjeng Nabi Muhammad Saw dan ingin berjumpa dengan wujud Gusti Allah yang nyata," jawab Spiderman.

"Kenapa kamu ingin berjumpa dengan wujud yang nyata? tanya Syeh Maulana.

Novel ini menceritakan sebuah perjalanan spiritual seorang salik yang ini bersanding dengan Tuhan-Nya. Karena cinta kepada Tuhan-Nya begitu dalam ... Akhirnya pemuda ini berkelana lang - lang jagad, berjalan memutari Tanah Jawa untuk menemui para Kyai dan orang Waskito demi mencari petunjuk.

Dalam perjalanan pemuda ini menemui ber juta - juta rintangan berupa ujian dan cobaan. Namun pemuda ini tidak putus asa dan tidak takut dengan apapun, hingga akhirnya pemuda ini telah duduk di makom wali paling rendah, yaitu wali salik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANGWARUL MUJAHADAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TERJEBAK DI ALAM ASTRAL

Tak terasa sudah 10 hari Spiderman terjebak di alam Astral Fana... Selama 10 hari Spiderman bertemu dengan banyak mahluk aneh - aneh baik dari bangsa jin manusia juga siluman. Di hari ke 7 Spiderman bertemu dengan Hasan Abdurrahman dari bangsa manusia yang tidak sengaja waktu hendak bertapa tersesat dan jatuh ke alam astral. Sudah 7 hari Spiderman tidak minum kopi dan merokok, bahkan tidak makan nasi. Sudah berbagi cara di lakukan supaya bisa keluar dari alam astral, tetapi tetap saja tidak bisa... Namun Spiderman tidak putus asa.

Tiba - tiba hati Spiderman ingin tau apa isinya di balik air terjun itu, lalu Spiderman berjalan mendekati air terjun lalu masuk di balik air terjun... Namun yang di lihat hanyalah dinding batu.

"Nogo Lanang, bawalah aku ke atas bukit di bawah air terjun... Aku ingin tau apa isinya di balik air terjun dan dari mana asal usulnya air terjun ini." perintah Spiderman.

"Sendiko dawuh Gus," kata Nogo Lanang.

Nogo lanang tiba - tiba berubah wujudnya menjadi sesosok ular Raksasa, lalu berkata,

"Gus, naiklah di atas kepalaku... Aku akan membawamu naik ke atas."

"Baiklah Paman," kata Spiderman.

Sambil memeganggi sisik, Spiderman naik ke atas kepala Nogo Lanang. Perlahan - lahan kepala ular naga itu naik ke atas, sementara ekornya di bawah. Di saat sampai tengah - tengah air terjun Spiderman melihat mulut gua yang kecil... Kira - kira satu meter persegi melingkar.

"Paman Nogo Lanang berhenti! Aku akan masuk ke dalam gua kecil dulu," perintah Spiderman.

Setelah masuk ke dalam gua kira - kira 5 meter... Spiderman sangat terkejut, karena Spiderman melihat dalamnya gua itu sangat luas sekali seperti taman, bahkan ada kamar, ada lampu yang menyala tanpa minyak, ada gelas emas piring emas. Dalam hati Spiderman berkata,

"Hemmm... Banyak sekali emas di sini berserkan! Kalau di bawa ke Surabaya bisa di jual dengan harga mahal ini! Bisa kaya mendadak Aku, bisa bayar hutang!"

"Paman Nogo Lanang..! Coba Paman telusuri dari mana asal air terjun ini? Bibi Nogo Putri, biar menemani aku di sini," perintah Spiderman.

"Sendiko dawuh Gus," kata Nogo Lanang.

Lalu Nogo Lanang menyusuri aliran air dengan mengunakan ilmu saipi angin. Walau sudah berlari sangat cepat... Namun Nogo Lanang belum menemukan muara sungai.

Sementara Spiderman dan Bibi Nogo Putri memeriksa ruangan gua yang luas, tiba - tiba Nogo Putri berkata,

"Gus, gua ini seperti tempat istirahat dan tempat persembunyian."

"Iya Bibi, yang saya heran menggapa api di pojok gua itu selalu menyala dan tidak ada kayu bakarnya," ucap Spiderman.

"Itu adalah batu Api Abadi yang di ambil dari endapan lahar di bawah kawah Gunung Berapi. Walau batu itu di rendam di dalam lautan bertahun tahun... Batu itu tetap panas dan mengeluarkan api, inilah mustika batu Gunung Berapi," ungkap Nogo Putri.

Spiderman berjalan mengitari dinding gua dan meraba dinding untuk mencari pintu keluar gua... Namun Spiderman tidak menemukan tanda - tanda adanya pintu rahasia.

Diam - diam Nogo Putri menerawang keadaan sekitar gua... Namun yang di lihat hanya warna putih seperti kabut.

"Gus, tempat ini di pasang ajian selimut kabut, saya tidak bisa melihat apa - apa di sekitar gua," tutur Nogo Putri.

"Bibi, saya mau solat hajat dulu dan ingin suluk sebentar," ujar Spiderman.

***

Sementara Ki Brajamusti dan Nyai Pandan Lara sudah berada di lereng gunung Tengger Bromo. Setelah menyulut rokok jie sam soe... Ki Brajamusti duduk sambil menerawang keberadaan Brahmana Dewa Agung Karna yang sedang bertapa di dalam Gunung Tengger. Namun setelah menerawang cukup lama... Tidak juga menemukan keberadaan sang Brahmana.

"Istriku, aku tidak bisa menemukan kebenaran sang Brahmana di dalam gunung," ujar Ki Brajamusti.

"Aku juga tidak bisa menemukan keberadaannya kang Mas, tetapi... Petunjuk Syeh Jati Songo itu pasti benar! Hanya saja kita yang tidak tahu atau tidak mampu,

kita jalan - jalan saja dulu Kang Mas, di kawah gunung sambil mencari cara," kata Nyai Pandan Lara.

"Baiklah Istriku," ucap Ki Brajamusti.

Waktu terus berlalu dan menjelang waktu adat jam 3 Sore. Sudah dua hari Ki Brajamusti dan Istrinya tidak bisa menemukan keberadaan Brahmana Dewa Agung Karna.

Sore itu Ki Brajamusti duduk - duduk di tepi kawah sambil menikmati hisapan rokok, lalu tiba - tiba ada seorang Nenek Tua menghampirinya dan berkata,

"Di sebelah selatan kaki gunung itu ada gua bernama Gua Gelas... Persis di bawah pohon trembesi, orang yang kalian cari ada di dalam gua itu."

Setelah berkata Nenek itu tiba - tiba menghilang... Sementara Ki Brajamusti dan Istrinya terkejut dan baru sadar! Seakan - akan seperti bermimpi.

"Istriku, mari kita ke gua gelas itu... Brahmana Dewa Agung pasti berada di dalam gua itu," ajak Ki Brajamusti.

Tak selang lama ki Brajamusti dan Istrinya sudah sampai di selatan kaki gunung dan mendapati pohon trembesi. Setelah meneliti keadaan sekitar... Ki Brajamusti tidak menemukan bibir gua.

"Apakah yang di maksud gua gelas itu pintu gua nya sebesar lubang gelas? Bisa juga...!" ujar Ki Brajamusti.

Adzan Magrib berkumandang menggema... Ki Brajamusti dan Istrinya melaksanakan solat Magrib berjamaah di bawah pohon. Setelah solat Ki Brajamusti kembali mencari lubang gua.

Di saat enak - enak mencari lubang gua... Ki Brajamusti di kejutkan oleh suara yang keras membentaknya!,

"Hai kamu siapa! Dan sedang apaa!"

Dengan santun ki Brajamusti berkata,

"Saya Ki Brajamusti dan ini Istriku pandan Lara... Kami sedang mencari keberadaan Gua Gelas. Lalu kamu siapa?"

"Aku Ragil Brajyana penguasa Gunung Tengger! Pergilah dari wilayahku! Sebelum aku berubah pikiran menjadi buruk!" bentak Raja Jin Tengger.

"Aku tidak akan pergi sebelum menemukan Gua Gelas titik!" ujar Ki Brajamusti.

Mendengar ucapan Ki Brajamusti... Bajang Brajayana sangat marah dan tersinggung langsung menyerang Ki Brajamusti. Perkelahian malam itu pun tidak terelakkan... Alam kerajaan Jin Gunung Tengger yang semula tenang, malam ini menjadi kisruh!

Ki Brajamusti dengan Tongkat Brajamusti... Sementara Ragil Brajayana dengan pusaka keris Segoro Geni, benturan kedua pusaka ampuh Tanah Jawa mengeluarkan suara ledakan yang keras juga getaran yang dahsyat.

Perkelahian baru berjalan seperempat jam... Tiba - tiba muncul senopati panglima perang dan puluhan prajurit pilihan di lokasi Gua Gelas.

Senopati Mingkem yang baru datang langsung menyerang Nyimas Pandan Lara. Nyaimas Pandan Lara dengan pusaka Selendang Emas... Sementara senopati Mingkem dengan pusaka keris Manik Taji.

Semakin malam pertarungan semakin seru, Ki Brajamusti di keroyok lebih dari 10 orang begitu juga Nyimas Pandan Lara. Di saat terdesak Ki Brajamusti menghubungi kakak iparnya Kyai Tawakal Raja jin penguasa Gunung Kelud Kediri,

"Kakang Tawakal...! Hadirlah di lereng Gunung Tengger di kerajaan jisin! Aku dan Nyimas Pandan Lara dalam kesulitan, bawalah beberapa pasukan pilih tanding!"

"Baiklah adikku, aku segera ke sana," sahut Kyai Tawakal.

Tak seberap lama Kyai Tawakal dan beberapa punggawa pilih tanding hadir di selatan lereng Gunung Tengger.

Tanpa basa - basi Kyai Tawakal dengan cepat menghantam Ragil Brajayana sang raja penguasa Gunung Tengger.

Serangan yang tiba - tiba dan sangat cepat tidak bisa di tangkis oleh Ki Ageng Ragil Brajayana hingga pukulan telak mengenai dadanya dan tersungkur, sontak dengan jatuhnya sang Raja penguasa Gunung Tengger... Maka perkelahian berhenti sejenak.

Ki Ageng Ragil Brajayana sangat marah sekali dan berkata,

"Siapa kamu ikut campur urusan kami!"

"Aku kyai Tawakal Raja penguasa Gunung kelud!!! Jika kamu menyakiti Adikku! Maka akan ku hancurkan kerajaan mu." jawab Kyai Tawakal.

Mendengar Nama Kyai Tawakal penguasa Gunung Kelud... Ki Ageng Ragil Brajayana langsung gemetar dan hormat, begitupun para punggawa panglima perangnya, sebab beberapa ratus tahun yang lalu kerajaan jin Gunung Tengger pernah di obrak - abrik oleh Kyai Tawakal seorang diri dan hampir membunuh semua penghuni kerajaan.

Lalu Ki Ageng Ragil Brajayana berkata,

"Maafkanlah kami kyai, karena aku tidak tau kalau yang aku serang adalah adikmu... Saya harap jangan hukum kami semua."

"Baiklah Brajayana, aku maafkan... Tetapi jangan ganggu Adikku Ki Brajamusti singgah di wilayah mu. Rupanya kamu masih ingat peristiwa 300 tahun yang lalu," ucap Kyai Tawakal alias Surya Darma.

"Baiklah kyai, akan aku siapkan segala kebutuhan Ki Brajamusti. Ki Brajamusti... Jika kamu ingin ke Gua Gelas, silahkan... Tetapi, aku sebagai Raja di sini tidak mengetahui adanya Gua Gelas... Baru kali ini aku mendengar namanya" ucap Ragil Brajayana.

"Mulut gua itu sebesar lubang gelas dan ada di sekitar pohon trembesi, makanya aku dan Istriku sedang mencarinya," sahut Ki Brajamusti.

"Ada urusan apa kamu hendak ke gua Gelas? Lalu Gus Spiderman di mana kok tidak kelihatan?" tanya Kyai Tawakal.

"Spiderman terkurung di alam astral di wilayah Hutan Larangan Lembah Gunung Semeru dan aku hendak ke Gua Gelas ingin menemui seorang Brahmana untuk minta petunjuk," jawab Ki Brajamusti.

1
Sih Winarti
ketika kita di nasehatti seseorang kita merasa di hakimi & memberontak
tp kalo kita membaca cerita penuh nasehat beda lagi
Sih Winarti
bermanfaat bukan menghakimi
Sih Winarti
lipat bumi nyampe Iran/israel bisa" kena nuklir
Sih Winarti
jadi ingat kartun Sincan dulu bnget
Sih Winarti
guru"nyq ngintip dong 😂😂
Sih Winarti
RS bisa gak laku kalo ada kamu gus
Sih Winarti
tirakat ok
inex ok
Sih Winarti
nasehat tingkat tinggi gus... makasih
Sih Winarti
Kuncinya Iklas
Sih Winarti
makin hebat gus spider
Sih Winarti
ilmu lagi gus
Sih Winarti
mondoknya pindah sana pindah sini ys
Sih Winarti
sepertinya mondok yg sebenarnya baru di mulai 😂
Sih Winarti
yg penting rajin puasa & sholat malam serta jarang tidur...
Sih Winarti
ilmu bosku
Sih Winarti
serlok 😂
Sih Winarti
rame rame
Sih Winarti
👍
Sih Winarti
😭
Sih Winarti
ilmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!