NovelToon NovelToon
KAMPUNG JIN

KAMPUNG JIN

Status: tamat
Genre:Horor / Rumahhantu / Misteri / Tamat
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Devi Wahyuni Halim

Arga pulang ke dusun terpencil di Banyuwangi warisan kakeknya, di kaki Gunung Raung.

Kampung itu aneh, Azan terdengar jam 3 pagi tanpa muadzin, rumah kosong tapi piring masih hangat. Warga tutup pintu sebelum maghrib.

Ternyata kampung itu dibagi dua: Jin Islam yang sholat dan menjaga, dipimpin Ustadz ghaib bernama Malik dan Jin Kafir haus tumbal yang disegel di pohon beringin Alas Purwo.

Kepulangan Arga membangunkan Jin Kafir. Sekarang dia harus pilih: kabur dan biarkan gadis yang dia suka jadi tumbal, atau sumpah setia jadi penjaga manusia untuk pasukan Jin Islam.

Kalau kalah, kampung ini akan hilang dari peta Banyuwangi selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Devi Wahyuni Halim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 : Malam Di Mana Manusia Jadi Mangsa

Jam satu lewat sebelas malam.

Di dalam masjid, retakan sudah jadi dua meter bercahaya putih. Ibu kandungku Mira masih setengah badan keluar dari retakan itu.

40 warga dan 300 Jin Islam lemas di dalam masjid.

HP ku di lantai masjid menyala sendiri. Video call.

Di layar, kamar di Surabaya. Lampu tidur kuning. Bu Wiwik Ibu Angkat ku gendong Rania adikku.

Rania umur 17, matanya putih semua, mulutnya buka lebar, dari mulutnya keluar tulang ayam kecil-kecil.

Bu Wiwik menangis, "Arga! Rania kenapa lagi! Dia bilang ada kepala kerbau besar di cermin! ucap ibuku.

Aku langsung paham. Kemarin aku tulis nama WIWIK dan RANIA di kain kafan pakai darahku untuk syarat sumpah jadi penjaga. Darah Ibu Angkat dan adikku jadi terikat ke Dusun Krajan. Gerbang sumur di Krajan masih terbuka, jadi Banaspati bisa pakai ikatan darah itu untuk buka pintu lewat cermin di Surabaya.

Malik lihat layar, "Banaspati gagal kepung kampung di sini, sekarang dia incar keluargamu di Surabaya! ucap Malik.

Bu Wiwik lari ambil sapu, dia pecahkan cermin lemari Rania.

PRAK!

Cermin pecah, tapi bukan kaca jatuh, keluar asap hitam tebal bentuk kepala kerbau besar. Kepala Banaspati.

Asap itu tertawa keras, masuk ke video call, "Terima kasih penjaga baru, kau tulis nama keluargamu, kau antar aku ke Surabaya! Ucap Banaspati.

Asap itu masuk ke hidung Bu Wiwik.

Bu Wiwik jatuh, kejang, matanya jadi hitam pekat.

Rania yang tadi kejang, sekarang berdiri kaku seperti boneka, dia ambil pecahan cermin, tulis di dinding kamar pakai darah hidungnya sendiri, tulisan: TEBUSAN.

Kiai Jirji teriak, "Itu mantra tebus! Dia mau tukar nyawa Ibu Angkatmu dengan gerbang! ucap Kiai Jirji.

Kalau Bu Wiwik di ambil, Rania akan di ambil juga.

Ibu kandungku Mira yang setengah badan di retakan masjid, dia pegang tanganku, "Arga, satu-satunya cara putuskan, kau harus masuk lewat retakan ini! Retakan dua meter ini terhubung ke cermin Surabaya! Masuk lewat Ibu! Ucap ibuku.

Aku tidak pikir panjang. Aku peluk Ibu kandungku Mira, aku loncat masuk ke retakan dua meter bercahaya putih.

Gelap, dingin, jatuh.

Aku buka mata, aku sudah di kamar Rania di Surabaya versi gaib. Dinding kamar jadi tulang, langit-langit merah seperti di Krajan.

Di lantai tergeletak Bu Wiwik Ibu Angkatku, perutnya membesar besar, di dalam perutnya bergerak-gerak ada tanduk kerbau.

Rania berdiri di pojok, pegang pecahan cermin, matanya putih, tapi suara yang keluar suara Banaspati.

"Selamat datang di malam di mana manusia jadi mangsa. Mangsanya Ibu Angkatmu dan adikmu."

Aku angkat tongkat cendana patah, sisa cahaya putih masih ada.

Aku harus perang sendirian di kamar gaib Surabaya, tanpa Malik, tanpa 300 Jin Islam.

Kalau aku gagal, Bu Wiwik akan melahirkan anak Banaspati di dunia manusia, dan Rania akan jadi tumbal kedua gantikan Ibu kandungku.

Malam di mana manusia jadi mangsa bukan di Krajan, tapi di Surabaya, di kamar adikku sendiri. Aku pun harus bisa berjuang sendiri dan semoga aku berhasil dan aku tidak ingin ibu angkatku sampai melahirkan anaknya Banaspati, itu tidak akan pernah terjadi.

"BANASPATI AKU TIDAK SUDI IBUKU MELAHIRKAN ANAKMU DAN AKU AKAN HABISI DIRIMU..."TERIAKKU.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!