NovelToon NovelToon
Malam Satu Suro

Malam Satu Suro

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Kutukan / Dendam Kesumat
Popularitas:46.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Jangaaaaan, jangan bunuh aku! "

Ardian berlari kencang di tengah Desa ketika dia melihat sesuatu yang sangat mengerikan mengejar dirinya malam ini, tidak ada yang mendengar suara jeritan pria itu sehingga sosok yang menyerang dia dengan leluasa memberikan serangan.

Kematian secara misterius datang di Desa ini karena mereka semua telah melakukan perbuatan yang sangat buruk di Malam Satu Suro, dendam yang sangat membara karena ketidakadilan yang telah dia terima sehingga membuat para pelaku harus menebus dengan derita yang begitu besar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25. Siksaan Iwan

Iwan menyiram tubuh dengan perasaan gundah Gulana karena bisa dikatakan beberapa waktu belakangan ini dia sangat tidak tenang, terutama setelah melihat kematian Doni secara langsung itu sehingga dirinya tidak bisa untuk menikmati hidup yang menurutnya selama ini sangat indah, kini seperti ada sesuatu yang terus menghantui dan siap membunuh dia kapan saja.

Tadi baru pulang dari gudang dan dia tidak menemukan Maimunah di rumah dan kemungkinan sang istri sedang ke pasar untuk membeli perlengkapan rumah mereka, Iwan memutuskan untuk segera mandi agar tubuh ini terasa segar dan pikiran juga bisa dengan enteng berpikir apa yang akan dia lakukan nanti bersama dengan yang lain.

Air Pancuran itu terus mengalir dan terasa begitu dingin ketika menimpa tubuh, meski begitu namun tetap saja pikiran Iwan ke mana-mana dan dia terbayang dengan perbuatan buruk di Malam Satu Suro terhadap gadis itu, seolah bayangan itu tidak mau lepas dan akan terus melekat di dalam pikiran.

Bahkan teriakan Yayuk yang meminta pertolongan itu terus menggema di dalam telinga, bahkan itu terjadi sejak tadi malam ketika mereka berjaga di gudang, Iwan beberapa kali kaget karena dia mendengar suara orang yang berteriak meminta tolong sehingga dirinya merasa bahwa Yayuk ini memang sedang mengintai mereka untuk menuntut balas.

"Aku harus ke desa sebelah untuk mencari dukun." tekad Iwan.

Sebab di desa sang istri memang banyak praktek dukun seperti itu dan sudah terbukti memang benar, Sebab mereka semua mempercayai dengan hal mistis dan mereka mampu untuk mengusir segala sesuatu yang buruk akan datang ke dalam diri mereka, kalau di desa ini jelas tidak ada.

"Mbah Sarmi sepertinya adalah pilihan yang terbaik." Iwan sudah mulai memikirkan mana dukun yang akan dia.

"Kan kabar yang beredar bahwa dia juga bisa melakukan santet, jadi tidak masalah kalau menceritakan kepada dia tentang apa yang sudah terjadi ini." batin Iwan sambil menggosok kepala yang sudah diberi sampo.

Greeeeek.

"Eeeeggghhh!"

Iwan tersentak kaget dan tubuh dia tegang ketika merasakan sebuah tangan berkuku panjang sedang mencekik leher dia, mau membuka mata tidak bisa karena air Shampo itu membuat bola mata terasa begitu perih sekali, tapi bayang-bayang dia masih mampu melihat bahwa ada sosok dengan rambut panjang berdiri di depan dia sekarang.

"Kematian yang sudah kau berikan kepada orang lain pasti akan datang kembali kepada dirimu." suara Yayuk berbisik tepat di telinga Iwan.

"Ja... jangan! Tolong maafkan atas kesalahan yang sudah aku lakukan." Iwan gemetaran karena dia tahu siapa yang datang.

"Bila segala sesuatu bisa dimintai tolong maka aku pasti tidak akan mati juga." jawab Yayuk.

Wuuuutt.

Braaaaaak.

"Aaaaaagghhh!"

Pria ini menjerit keras karena dia merasakan sendiri tubuh yang mendadak saja melayang di udara dan menghantam tembok di dalam kamar mandi itu, tenaga yang tidak pernah dia sangka bahwa Yayuk akan memiliki dan dia saat ini berusaha untuk bangkit karena tidak mau bila nanti ya yuk Sampai membunuh dia di sini.

Namun belum sempat Iwan membuka pintu untuk kabur dari dalam kamar mandi, tangan yang terasa begitu berlendir itu sudah mencengkeram erat leher belakang pria tersebut sehingga dia tidak bisa untuk kabur dari sana, Iwan berusaha berontak karena dia tahu bila tidak segera melarikan diri maka nyawa ini pasti akan melayang.

Bluuuupp.

Bluuuupp.

"Jangan memberikan penderitaan kepada orang lain bila Ternyata kau juga tidak sanggup merasakannya." suara Yayuk kembali terdengar.

"Hahhhhh!" Iwan menarik nafas panjang ketika kepala sudah ditarik dari dalam bak mandi.

"Hihihiiiii..... mati yang kau alami ini tidak akan mudah." Yayuk tertawa begitu bahagia.

"Ampuni aku, huaaaaahhh!" Iwan menjerit keras ketika kali ini dia berhasil melihat secara langsung Bagaimana keadaan wajah Yayuk.

"Cium aku, Mas Iwan! bukankah kau kemarin meminta aku untuk mencium dirimu?" Yayuk memajukan wajah yang sudah hancur itu.

"Tidak, Jangan dekati aku!" Iwan merangkak mundur karena ketakutan.

"Ayo lah, Mas Iwan! untuk apa jual mahal seperti itu dan menolak aku?" Yayuk terus aja mendekat dengan tubuh berbau bangkai dan amis.

"Aku mohon, tolong beri aku maaf sekali ini saja." Iwan sampai menangis karena kali ini dia memang sangat ketakutan dengan arwah gadis itu.

"Hihihiiiiii......

Tapi sudah jelas Yayuk tidak akan pernah memberikan Maaf itu kepada para pembunuh yang telah membuat Dia sangat menderita. malah yang ada dia sangat menikmati ketika Iwan ketakutan dan memohon ampun seperti yang dia lakukan di malam itu kepada para rombongan yang tidak memiliki hati nurani.

Buaaaaak.

Buaaaaak.

"Mati, Mati, Mati. " Yayuk terus menghantamkan kepala Iwan berulang kali pada tembok.

"Tolooooong, tolong aku di dalam sini." Iwan masih berusaha berteriak meminta pertolongan.

"Yaaaah, Ayo berteriak seperti saat aku berteriak memohon ampun kepada kalian semua." Yayuk sangat bahagia ketika melihat penderitaan lawan.

"Aaaaaaaggkk!"

Bruughhk.

"Jangan bunuh aku." Iwan Masih sempat memohon dengan suara lemah itu.

Sebab sekarang kondisi dia sudah sangat memprihatinkan sekali sehingga membuat dirinya tidak memiliki tenaga untuk berteriak atau bahkan berlari, Yayuk yang melihat hal itu tentu saja menjadi semakin senang, terlebih lagi darah yang mengucur deras dari bagian kepala karena berulang kali menghantam tembok.

"Bangun!" arwah gadis ini menjambak rambut Iwan sehingga mau tidak mau tubuh pria itu terangkat.

"Jangan, Yuk! aku mohon tolong beri ampunan karena aku juga terpaksa melakukan hal itu kepada dirimu." Iwan memohon dengan suara lemah.

"Hihihiiiii... kau bahkan sangat menikmati ketika menari di atas tubuhku kala itu." arwah gadis ini sama sekali tidak percaya.

"Maafkan aku, aku akan bertaubat dan meminta mereka semua mengakui atas apa yang telah mereka lakukan." Iwan mencoba untuk negosiasi agar bisa selamat.

Craaaaaakk.

"Hihihiiiiii.....

Tesss.

Tessss.

Darah mengalir deras dari mulut Iwan ketika tadi dia yang secara terpaksa menelan bambu runcing yang ada di dalam kamar mandi itu, Pancuran di dalam kamar mandi memang terbuat dari bambu dan itu mengalir dari perairan sungai sehingga mereka tidak pernah membayar air, tapi sekarang justru mulut Iwan yang harus menjadi penampung air itu hingga bambu tersebut mencapai tenggorokan.

Sleruuuup.

Sleruuuup.

"Enak sekali." arwah Yayuk menjilati darah yang terus menetes dari tenggorokan Iwan.

Pria meninggal dunia dalam keadaan tubuh membungkuk dan juga mulut sudah tertancap dengan bambu itu, bahkan tenggorokan sampai berlubang dan dari sana mengalir darah yang begitu diras sehingga air yang ada di dalam bak mandi itu juga sudah mulai tercampur dengan darah milik Iwan.

Selamat siang, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya, like yang banyak biar author semangat jadi hari Senin kita akan update cerita baru.

1
ismi
apakah jamal jadi korban ketiganya yayuk..
tse
oalah apa yang menghidupkan Yayuk itu pacarnya ya yang sudah mengambil keperawannya Yayuk..
tapi apa iya Yayuk sudah ga perawan ya...
Apriyanti
terimakasih Thor 🙏
Raffaza Direzky87
abaaaaanngg jaamaaaallll peluuukkk akuuu donkk,haadeechhh klo bukan arwah aja sudah di dekap itu sama si Jamaluddin🤣😄
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔✰͜͡v᭄
serem juga ya cara bunuh si Yayuk ini
Tri Lestari
apakah kau akan berhasil selamat untuk saat ini
V3
malam kak Nov 🤗
apakah saat ini giliran si Jamal yg mau di bunuh oleh Yayuk ❓🤔
putri wahyu
mlm jg Bess...
hmm...duo Kun Kun edan mana ya,ga nongol lg nih,padahal Yayuk lg beraksi tuuhh..👻
V3
jgn sampai Ardian mlh membunuh Ibnu jg 😡😡
V3
serius ini Mak Anjar sdh berubah haluan ❓🤔
V3
aach .. masa sih gawang nya Yayuk dh bolong ❓🤔🤔
V3
gilaaaa ... benar-benar biadab tuh orang ,,, benar-benar iblis 😡😡
V3
hadeeeeww .... adaaaa jaaa ulah si Duo Kunti gendeng ini ,,, mereka mlh pilih duduk di pangkuan nya Amri dan Jamal 🤣🤣
V3
para warga dh mulai PD curiga nih ttg masalah ini 👏
mang Ujang cm diam ja Krn sejatinya Dia sdh tahu ttg pembunuh nya Yayuk 😡
V3
malam kak Nov 🤗
sdh 2 hari ini dr siang mpe malam di guyur hujan ,,, dingin bgt cuacanya 🥶🥶
ani Cempreng
siang thoe,, astaghfirullah bener bener bukan manusia tuh si ardian,,mayat saja masih di wekwek amzadah sekali kelakuan manusia itu,,semoga azab kematian dari Yayuk bisa lebih sadis dan membahana badai 😡
Apriyanti
apa jgn² Badrun ya yg ambil kesucian nya Yayuk,, lanjut thor 🙏
Tri Lestari
kutunggu kelanjutan kak
Raffaza Direzky87
lah bukannya si Adrian ya yg merenggut pertama kesuciannya si yayuk, kok bilng sdh gak suci lagi... atau ada cerita mas lalu yg blm terkuak🤔
Raffaza Direzky87
semoga aja yayuk dapat bantuan dari duo member nya purnama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!