NovelToon NovelToon
Cinta Dari Perjodohan

Cinta Dari Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Romansa
Popularitas:12k
Nilai: 5
Nama Author: Cumi kecil

Khayla Atmaja, gadis 21 tahun yang ceria dan berani, harus menerima kenyataan dijodohkan dengan Revan Darmawangsa, pria 32 tahun yang dingin dan sibuk dengan pekerjaannya. Perjodohan yang diatur oleh Kakek Darius itu mempertemukan dua pribadi yang bertolak belakang. Khay yang hangat dan blak-blakan, serta Revan yang tertutup dan irit bicara. Awalnya pernikahan ini hanya dianggap kewajiban, namun seiring waktu, kebersamaan perlahan menumbuhkan perasaan yang tak terduga, mengubah perjodohan menjadi cinta yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24 GOSIP

Namun Khay masih terlihat ragu “Mas… tapi…”

Revan langsung memotong dengan lembut. “Tidak ada tapi.”

Khay terdiam “Besok kamu kirim lamaranmu lewat email,” lanjut Revan “Aku janji… tidak akan ikut campur.”

Khay menggigit bibirnya pelan “Beneran?”

Revan mengangguk “Beneran.”

Khay terdiam beberapa detik Lalu berkata pelan “Tapi… boleh nggak kalau aku masuk ke perusahaan itu…”

Revan mengangkat alis “Hubungan kita jangan sampai bocor?”

Khay mengangguk cepat “Aku nggak mau hasil kerja kerasku jadi sia-sia cuma karena orang tahu aku… istrinya kamu.”

Revan tersenyum tipis “Aku mengerti." Ia mengusap pipi Khay dengan lembut “Kalau begitu… kita rahasiakan.”

Khay tersenyum lega “Tapi…”

Revan kembali membuka suara, kali ini dengan nada sedikit menggoda “Kamu harus melamar sebagai asisten Bas.”

Khay mengernyit “Hah? Kenapa?”

Revan mendekatkan wajahnya sedikit “Supaya kita bisa lebih sering dekat.”

Deg.

“Dan…” lanjutnya pelan “Kita bisa makan siang bersama.”

Wajah Khay langsung memerah “Mas ini…”

Revan tersenyum tipis melihat reaksinya “Apa? Salah?”

Khay menunduk, tidak berani menatap “Enggak sih…”

Jawabannya lirih.

Tapi cukup membuat Revan tersenyum lebih jelas.

Malam semakin larut.

Khay kembali bersandar di dada Revan Namun kali ini Bukan hanya rasa nyaman yang ia rasakan Ada sesuatu yang lain. Harapan Dan juga… Perasaan yang semakin dalam.

Sementara itu, Revan memejamkan matanya sejenak, memeluk Khay sedikit lebih erat Dalam hatinya Ia sudah membuat keputusan Apapun yang terjadi nanti…

Ia akan tetap melindungi Khay Bahkan jika harus diam-diam.

Bahkan jika harus dari jauh. Karena untuk pertama kalinya Revan merasa, a benar-benar tidak ingin kehilangan seseorang.

......................

KAMPUS.

Pagi ini suasana asrama terasa sedikit berbeda. Khay berjalan menyusuri lorong dengan langkah santai seperti biasanya. Rambutnya terurai rapi, wajahnya terlihat segar, dan senyumnya masih sama seperti hari-hari sebelumnya Namun…

Tatapan orang-orang di sekitarnya terasa aneh.

Beberapa mahasiswa yang berpapasan dengannya langsung berbisik satu sama lain.

Ada yang pura-pura tidak melihat, ada juga yang terang-terangan menatapnya dengan ekspresi sinis.

Khay mengernyit pelan.

“Ada apa dengan mereka…” gumamnya lirih. Langkahnya tetap berjalan, meski hatinya mulai bertanya-tanya.

“Perasaan aku nggak ngapa-ngapain deh…” Ia mencoba mengabaikan semuanya.

Namun semakin ia melangkah, semakin terasa jelas bahwa ada sesuatu yang sedang dibicarakan tentang dirinya.

Seseorang bahkan tertawa kecil saat Khay melewati mereka Dan itu…

Cukup membuat suasana hatinya mulai tidak nyaman.

Khay mempercepat langkahnya menuju kamar asrama.

Begitu pintu dibuka Ia langsung melihat tiga sahabatnya, Vani, Rika, dan Sinta. Tidak seperti biasanya.

Tidak ada tawa. Tidak ada obrolan heboh.

Ketiganya duduk diam, masing-masing memegang ponsel dengan ekspresi serius Khay berhenti di ambang pintu.

Alisnya mengernyit “Aneh…”

Namun ia tetap mencoba bersikap biasa “Morning semuanya!” sapa Khay dengan nada ceria, berusaha mencairkan suasana.

Ketiganya langsung menoleh bersamaan Tatapan mereka… Bukan seperti biasanya, Ada kekhawatiran di sana.

Ada sesuatu yang ingin mereka katakan, tapi tertahan.

Vani akhirnya berdiri dan mendekat.

“Khay…” suaranya pelan.

“Iya?”

“kamu baik-baik aja?”

Khay tersenyum bingung “Memangnya aku kenapa?” jawabnya ringan. “Aku sehat walafiat kok.”

Namun Vani tidak langsung membalas Ia justru menatap Khay dengan lebih dalam, Seolah memastikan sesuatu.

Sementara itu, Rika dan Sinta ikut berdiri dan mendekat Rika menarik napas pelan sebelum akhirnya berkata... “Khay… coba kamu lihat ini.” Ia menyerahkan ponselnya.

Khay menerimanya dengan ekspresi santai.

Namun… Senyumnya perlahan memudar saat melihat layar itu.

Sebuah foto.

Foto dirinya.

Bersama seorang pria.

Sudut pengambilan gambarnya sengaja dibuat jauh dan tidak jelas… Namun wajah Khay terlihat sangat jelas.

Sedangkan pria itu Hanya terlihat dari samping dan belakang Memberi kesan… Seperti pria yang jauh lebih tua.

Di bawah foto itu, tertulis kalimat yang membuat tangan Khay langsung mengepal.

“Ternyata dia suka sama om-om. Pantas hidupnya kelihatan enak.”

Dan lebih parahnya lagi Komentar di bawahnya mulai bermunculan.

“Kirain polos… ternyata simpanan.”

“Modal wajah doang.”

“Mahasiswi rasa istri pejabat.”

“Pantas sering hilang-hilang.”

Khay terdiam Matanya membaca setiap kalimat itu satu per satu.

Tangannya perlahan meremas Namun bukan karena ia menangis Melainkan… Karena kesal.

" Apa kalian percaya dengan gosip murahan ini?” Suara Khay terdengar dingin, Berbeda dari biasanya.

Vani langsung menggeleng cepat “Mana mungkin!”

Sinta ikut menyahut, “Kita tau kamu gimana, Khay. Itu jelas bohong.”

Rika mengangguk “Ini jelas ada yang sengaja menjatuhkan kamu.”

Khay menarik napas panjang Lalu mengembuskannya perlahan Ia mengembalikan ponsel itu ke Rika. Ekspresinya…

Tenang Terlalu tenang “Orang yang nyebarin ini…” ucap Khay pelan “Bodoh.”

Ketiga sahabatnya saling pandang “Kok kamu bisa santai gitu sih?” tanya Vani heran.

Khay mengangkat bahu “Karena ini nggak ada isinya.”

Ia duduk di kasurnya dengan santai.

“Cuma foto blur, tanpa bukti, tanpa fakta… tapi udah berani nuduh.” Ia tersenyum kecil “Lucu, kan?”

Sinta menghela napas “Masalahnya… orang-orang gampang percaya.”

Khay mengangguk “Iya, aku tau.” Ia menatap ketiga sahabatnya satu per satu “Tapi aku nggak hidup buat mereka.” Kalimat itu…

Terdengar sederhana Namun kuat.

Vani duduk di samping Khay “Tapi kamu nggak sakit hati?”

Khay terdiam sebentar Lalu menjawab.. “Kalau aku bilang nggak… itu bohong.” Ia tersenyum tipis. “Namanya juga manusia.”

Rika langsung memegang tangan Khay “Kita di sini buat kamu.”

Khay menatap mereka Dan untuk pertama kalinya pagi itu.. Senyumnya benar-benar tulus “Makasih…”

Khay berdiri dari tempat duduknya. “Udah ya, jangan dibahas lagi.”

Ketiga sahabatnya menatapnya heran “Kamu serius?”

Khay mengangguk “Aku nggak mau buang energi buat hal nggak penting.” Ia mengambil tasnya. “Mending fokus ke yang lebih penting.”

“Kayak apa?” tanya Sinta.

Khay tersenyum “Magang.”

Rika langsung terkekeh “Ya ampun… di tengah gosip begini kamu masih mikirin itu?”

Khay mengangkat dagunya sedikit “Justru karena ini… aku harus buktiin.”

Vani menyipitkan mata “Buktiin kalau kamu bukan seperti yang mereka bilang?”

Khay menggeleng “Bukan." Ia tersenyum kecil “Aku mau buktiin kalau aku lebih dari itu.”

Suasana kamar perlahan kembali hangat Meski di luar sana… Nama Khay sedang menjadi bahan pembicaraan Namun di dalam ruangan itu Ia tidak sendirian. Dan itu… Sudah lebih dari cukup.

1
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
bos mah bebas ya😅😅😅
Richard
Hidup khay sudah sempurna apa lagi ada revan. semakin sempurna hidup khay
Richard
Revan kamu manis sekali 😍
Richard
Pelan pelan aja Revan lambat laun khay pasti akan jatuh hati kepadamu💪
Richard
Enak ya kalo punya keluarga seperti keluarga khay 🥰
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
so sweet 🥰🥰🥰
erma irsyad
awas ta kamu ulat bulu,jgn samapu ya kamu ngada2 pernah tidur sm revan,apalgi ngku2 pernah punya ank sm revan,q santet online kamu🤣
Richard
padahal aku menunggu malam pertama kalian
Richard
Aaahhhh meleyottt aku mendengar " Asal kau bahagia " ,🥰🥰🥰🥰🥰
Richard
Alhamdulillah kalian sudah sah. gak sabar nunggu malam pertamanya🤣🤣
Richard
Apapun yang menjadi keputusan khay dan Revan. aku harap kalian bisa happy ending 😍💪
Richard
Lihatlah romi mantanmu ini begitu mempesona. putus darimu malah dapat laki-laki tampan dan juga mapan. aku yakin kamu menyesal sudah putus dari khay🧐
Richard
Anak gadis ayah manja ya 😄
Richard
Ikut nyimak
Drama Queen
dih kepedean
Drama Queen
nah loh siapa ini?
Drama Queen
sweet banget revan😍
erma irsyad
dtunggu kelanjutanya
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
ayo Khay,puaskan suamimu..pe la kor diluar sana tuh serem serem loh😅😅
Drama Queen
Lanjut kak💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!