NovelToon NovelToon
Masalalu Yang Terulang

Masalalu Yang Terulang

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Time Travel / Dikelilingi wanita cantik / Murid Genius / Mengubah Takdir / Jujutsu Kaisen
Popularitas:133
Nilai: 5
Nama Author: YuniPus

Arka kembali ke masa lalu di saat kota kelahiran nya masih aman dan sebelum gerombolan monster menyerang, Arka dengan kisah cinta mengejar perempuan cantik dari anak tuan penguasa kota dan kisah arka mengubah masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YuniPus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

Bab 24 – Berangkat!

Di saat yang sama, Darma, Bagas, dan lainnya juga bergegas.

“Surya, kau keterlaluan. Menyuruh ke 6 anak buahmu mengelilingi Arya!” Darma merasa ketidakadilan. Melihat Arya tak memiliki sesuatu yang dapat di andalkan lalu ia berhak di rendahkan. Walaupun Arya berpura-pura menyedihkan, namun pada kenyataannya Arya tak terluka sedikit pun.

Para murid yang tengah melihat kejadian tersebut ikut menyalahkan tindakan Surya.

“Aku tak melakukan apapun kepadanya!” Surya menjadi depresi sambil mengelak. Penjelasan yang tak dapat di terima oleh siapapun.

Saat Arya melihat Bagas dan kawan-kawannya, Bagas seketika juga mengerti.

“Melihat begitu banyak orang yang menyerangnya, bagaimana ia bisa baik-baik saja? Apa kau ingin aku memukulmu?” teriak Bagas dengan bangga, “Surya, kau berani bersumpah bahwa kau tak memerintahkan anak buahmu menyerang Arya hingga mati? Bahkan jika kau menyangkal, semua murid telah mendengar dan melihat semuanya!”

“Aku memang mengatakannya, namun aku tak melakukan …” kata Surya membela diri.

Sekar dan Lestari memandang Surya dengan jijik. Ia telah berusaha membunuh seseorang? Ia sangat keterlaluan! Penilaian Lestari terhadap Surya seketika juga jatuh.

Surya berkata benar, walaupun Ia menyuruh anak buahnya memukul Arya hingga tewas, namun itu semua tak terbukti. Membunuh seseorang di institut merupakan hal yang tak berani ia lakukan. Jika ia melakukannya, bahkan Keluarga Karaton tak akan membelanya!

Namun bagi yang mendengarkan perkataan kasar tersebut, artinya akan sangat berbeda!

“Pak Darto, wakil ketua telah tiba!”

“Arya, aku mengaku kalah hari ini, kau harus lebih berhati-hati!” kata Surya memperingati, lalu ia melarikan diri bersama anak buahnya.

“Arya, apa kau baik-baik saja?” tanya Sekar khawatir, perlahan-lahan memegang lengan Arya.

“Aku terluka sedikit, tidak ada yang parah, untungnya kalian datang lebih cepat.” kata Arya, tersenyum sambil melihat ke arah Sekar dan Lestari.

Setelah Sekar berlatih tehnik cultivation baru. kulit wajah dan kulit menjadi lebih baik. Lebih cantik dari sebelumnya, memancarkan pesona yang tak dapat terlukiskan dari tubuhnya. Seperti halnya Lestari, ia juga menjadi lebih cantik, ramping, elegan, dan mempesona.

Dua gadis cantik, di kiri dan kanan, memiliki kecantikan yang tak terkalahkan.

Melihat Sekar yang khawatir, Lestari merasa canggung.

“Baguslah kau baik-baik saja.” tawa Lestari canggung.

Melihat adegan ini, para anak lelaki menjadi ramai. Betapa enaknya jika mereka yang mengalami kejadian itu dan berdiri di antara dua dewi. Para anak gadis yang berada di sekitaran tempat itu mulai menyadari bahwa Arya cukup tampan. Mereka terlihat melirik ke arah Arya, yang ternyata sesuai dengan karakter mereka. Tak heran jika Arya menjadi akrab dengan dewi Sekar dan Lestari.

Beberapa anak lelaki semakin membenci Arya, apakah tak cukup merayu satu dewi hingga harus merayu keduanya! Tak dapat di mengerti, mengapa ia tak mati saja di tangan Surya? Melihat kedua gadis cantik, rasa simpati mereka hilang.

Melihat si cantik Lestari di samping Arya, Sekar tak bisa menahan kecewa di hatinya. Ia tahu bahwa Arya menyukai Lestari, namun Sekar tak dapat menahan perasaannya. Arya adalah pria pertama dan satu-satunya yang berada di hatinya. Ia berpikir bahwa hanya ia yang tahu bakat Arya, namun, ia hanya dapat mengalihkan pandangan Arya sesaat dari Lestari. Bahkan, ia tak pernah berpikir bahwa tanpa ia sadari, Arya dan Lestari menjadi akrab.

“Arya, aku akan membantumu ke kelas, aku membawa sarapan untukmu.” kata Sekar lantang dengan kedua tangan yang membantu Arya sehingga membuat Lengan Arya menekan daerah depan bagian dada.

Merasakan kelembutan itu, Arya tak dapat menolak, dengan canggung melihat ke arah Lestari, “Lestari, aku …”

“Karena masalahnya telah selesai, aku akan pergi!” Lestari seolah tak mendengar Arya, ia berbalik dan pergi. Ia sendiri tak mengerti perasaan canggung ini. Ia belum sampai jatuh hati, namun ia tak tahu mengapa saat ia melihat kedekatan Sekar dan Arya, perasaannya tak nyaman.

“Lagi pula itu bukan urusanku,” gumam Lestari, terserah mereka melakukan apapun.

Darma dan Bagas tersenyum sambil memberikan jempol. Arya begitu hebat, mendekati dua dewi di kelas yang sama. Walaupun Lestari terlihat biasa saja, namun saat Arya dipukul oleh anak buah Surya, ekspresi cemas tak dapat bohong.

Jauh dari kerumunan, wajah Shen Fei berubah murung. Melihat bagaimana Sekar membantu Arya dan perlahan-lahan pergi.

“Dia berani menantang keluargaku, Keluarga Karaton, dan berpegangan dengan gadisku? Dia sudah bosan hidup!” bunyi retakan dapat terdengar dari kepalan tangan yang erat. Ia adalah saudara lelaki tertua Surya dan telah mencapai level perak. Ia bahkan berada di kelas iblis petarung genius, oleh karena itu ia tak menganggap Arya sebagai penghalang.

Namun dengan peristiwa ini, kehadiran Arya telah menjadi lawan bagi Keluarga Karaton.

Setelah kembali ke kelas, walaupun Sekar tak ingin, Arya tetap mengembalikan seratus ribu koin miliknya. Saat ini bagi Arya jumlah tersebut bukanlah masalah. Karena penjualan rumput Purple Haze masih stabil. Walaupun harganya mengalami sedikit penurunan, harga setiap poundnya masih sekitaran 200 koin. Sebab masih membutuhkan 3 tahun, kota Gemilang akan membutuhkannya terus menerus, oleh karenanya, ia dapat menyingkirkan mereka.

Arya telah menjadi topik pembicaraan. Entah karena ia menantang Keluarga Karaton, atau hubungannya antara Lestari dan Sekar. Hal itu membuatnya menjadi pusat perhatian di antara para murid. Bahkan beberapa surat cinta di laci meja dari para gadis, mengungkapkan perasaan suka untuknya. Di antara mereka, ada beberapa yang memiliki wajah cantik.

Di masa lalu, Arya bukanlah siapa-siapa tanpa seorang pun yang memperhatikan. Kehadiran yang tak di anggap. Ia tak pernah menyangka bahwa di kehidupan ini ia begitu terkenal.

Surat-surat itu telah di buang olehnya, hatinya hanya milik Lestari. Bagaimana bisa mereka di bandingkan dengan Lestari? Selain itu, Lestari dan dirinya telah mengalami pengalaman hidup dan mati bersama-sama di masa lalu. Sedangkan Sekar, Arya hanya menginginkan sebuah persahabatan.

Dengan latihan yang rutin, kekuatan jiwa Arya meningkat terus menerus. Dalam waktu dua bulan, akan lebih dari cukup.

Setiap malam, Arya meminum masing-masing satu pil Soul Assembling dan Spiritual Enhancing. Lalu berendam dalam ramuan Purple Haze. Hal ini dapat menutrisi jiwa hingga pencapaian yang maksimum.

Selain berlatih kekuatan jiwa, Arya juga berlatih beberapa jenis kekuatan fisik. Walaupun berlatih kekuatan jiwa juga dapat menguatkan tubuh, namun latihan juga membutuhkan tubuh yang kuat. Setelah mencapai peringkat perak, iblis petarung akan menggabungkan kekuatan iblis di alam jiwa mereka. Semakin kuat fisik, semakin kuat kekuatan iblis yang akan menyatu ke dalam alam jiwa. Jika fisik lemah, maka dengan mudahnya kekuatan jiwa meluap dan meledak.

Banyak iblis petarung akan melatih kekuatan fisik setelah meraih level perak dan mempunyai pilihan akan jenis kekuatan iblis, namun itu sudah lambat.

Arya ingin membuat dasar yang kuat sejak sekarang. Lari setiap hari, mendaki dan latihan beban.

Tak terasa, dua hari telah berlalu. Kekuatan Arya telah mencapai 76, menurut perhitungannya dalam beberapa hari, ia akan dapat mencapai level perunggu bintang 1 seperti Darma dan Bagas.

Hari ketiga.

Darma dan kelompoknya telah menunggu di perpustakaan.

Selain Darma, Lestari, dan Surya juga hadir. Darma berasal dari Keluarga Ilahi, sedangkan Lestari dari Keluarga Angin Salju dan Surya dari Keluarga Karaton. Mereka telah mengenal satu sama lain sejak kecil. Maka tak heran mereka datang bersama untuk menjelajahi reruntuhan kota tua Anggrek.

“Kau juga datang?” Lestari menatap Arya takjub. Petualangan ini direncanakan oleh Darma. Sejak kapan Arya berhubungan dengan Darma? Tampaknya aku terlalu memandang rendah Arya.

“Yap” kata Arya mengangguk dan tersenyum.

Melihat Arya berjalan, Surya menjadi lebih muram. Sebelumnya saat ia mencoba menjelaskan ke Lestari, hanya penolakan yang ia terima. Saat ini Lestari berada 5 hingga 6 meter jauhnya, membuatnya semakin gundah.

Semua ini karena Arya! Jika Arya tak datang maka Lestari tak akan seacuh ini terhadapnya!

Surya menyalahkan Arya sepenuhnya.

“Karena keinginan kau sendiri untuk datang dan mati, maka jangan menyalahkan orang lain!” pikir Surya sambil berbicara pada salah satu anak buahnya. Anak buahnya melirik ke arah Arya dan pergi. Dua kali ia menderita karena ulah Arya mengajarkannya bahwa kekuatan level perunggu tak dapat mengalahkan Arya. Oleh karenanya ia membawa beberapa orang hebat dari kediamannya.

Arya mengejek dalam hati melihat kelakuan Surya.

Darma melirik Arya. Ia tersenyum simpul sambil berkata, “Oke! Sepertinya semua telah berkumpul. Saatnya kita pergi!”

Darma membawa 28 orang dalam perjalanan kali ini, surya membawa 7, dan sisanya adalah Lestari dan Arya. Arya tak menceritakan ini pada Darma, Bagas dan lainnya. Ia membiarkan mereka berlatih di perpustakaan. Selain itu perjalanan ini akan sangat berbahaya dan Arya tak dapat menjaga mereka semua.

Semuanya berjumlah 37 orang mempersiapkan beberapa perlengkapan penting seperti makanan, tenda, dan panah berburu sebelum berangkat.

Petualangan ini rahasia, mereka mengatakan kepada yang lain bahwa akan ke lembah gunung untuk berlatih.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!