NovelToon NovelToon
Mencuri Benih Mafia Mandul

Mencuri Benih Mafia Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / Single Mom / Anak Genius / One Night Stand / Hamil di luar nikah
Popularitas:134.8k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Ava Seraphina Frederick (20) memiliki segalanya kekayaan, kekuasaan, dan nama besar keluarga mafia. Namun bagi Ava, semua itu hanyalah jeruji emas yang membuatnya hampa.

Hidupnya runtuh ketika dokter memvonis usianya tinggal dua tahun. Dalam putus asa, Ava membuat keputusan nekat, ia harus punya anak sebelum mati.

Satu malam di bawah pengaruh alkohol mengubah segalanya. Ava tidur dengan Edgar, yang tanpa Ava tahu adalah suami sepupunya sendiri.

Saat mengetahui ia hamil kembar, Ava memilih pergi. Ia meninggalkan keluarganya, kehidupannya dan juga ayah dari bayinya.

Tujuh tahun berlalu, Ava hidup tenang bersama dengan kedua anaknya. Dan vonis dokter ternyata salah.

“Mama, di mana Papa?” tanya Lily.

“Papa sudah meninggal!” sahut Luca.

​Ketika takdir membawanya bertemu kembali dengan Edgar dan menuntut kembali benihnya, apakah Ava akan jujur atau memilih kabur lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24

Edgar duduk di penthouse pribadinya, satu jam setelah meninggalkan Ava dan si kembar. Jeremy berdiri di depannya, masih gemetar dan menyesali kejujurannya yang terlambat.

Ruangan itu dipenuhi peta dan data perusahaan, tetapi malam ini, fokus Edgar hanya pada satu hal: dua anak dan ibu mereka.

“Jadi, selama tujuh tahun, aku hidup dalam kebohongan yang kau buat,” ujar Edgar dingin, suaranya sangat tenang, yang justru jauh lebih menakutkan daripada amarah.

“Maafkan saya, Tuan. Saya bersedia menerima hukuman apa pun,” lirih Jeremy.

“Hukumanmu adalah membantuku mendapatkan mereka kembali,” putus Edgar. “Aku tidak membuang waktu untuk amarah sekarang. Aku harus fokus pada strategi. Ava tidak akan pernah kembali padaku dengan mudah. Dia keras kepala, Jeremy. Dan kita masih punya masalah Ivy.”

“Tapi, Tuan, anda harus mencari tahu dalang dibalik pemalsuan hasil lab lebih dulu,” saran Jeremy.

“Itu tugasmu. Jika kau tak menemukannya dalam waktu 24ham kuhabisi kau!” ancam Edgar.

“24 jam itu sebentar Tuan. Sementara kejadian itu tujuh tahu lalu,” protes sang asisten.

Edgar mengabaikan Jeremy, mengambil tablet dan mulai menyusun poin-poin seolah ini adalah tender bisnis bernilai miliaran.

“Buka telingamu lebar-lebar dan dengar baik-baik ucapanku!” seru Edgar. Sebenarnya ia ingin sekali memukul wajah Jeremy, tapi akan Edgar lakukan nanti sebagai pelampiasan kemarahannya.

“Prioritas pertama, informasi,” ucap Edgar. “Aku ingin semua data tentang Ava Seraphina. Di mana sebelum ini dia tinggal, bagaimana dia hidup selama tujuh tahun terakhir, dan terutama, apa yang dia butuhkan. Aku juga ingin laporan medis lengkap Luca. Lily bilang Luca sakit.”

Jeremy segera mencatat, lega karena tuannya beralih ke mode bisnis. “Baik, Tuan. Saya akan menghubungi network keamanan kita.”

“Prioritas kedua, memutus ikatan,” lanjut Edgar dengan mata menyipit. “Kenzo terlalu dekat dengan mereka. Ava menganggap Kenzo sahabat karibnya. Keberadaan Ava sebagai asisten pribadi Kenzo adalah ancaman bagiku. Aku akan biarkan Kenzo tetap bekerja, tapi aku harus memutus kedekatan emosionalnya dengan Ava.”

“Bagaimana dengan anak-anak, Tuan? Mereka memanggil Kenzo om?” tanya Jeremy.

“Itu akan berubah,” jawab Edgar singkat. “Aku akan segera mengisi peran itu. Lily sudah memanggilku Papa. Aku akan mulai dengan Luca. Luca lebih dingin dan cerdas, dia harus diyakinkan dengan logika dan tindakan, bukan hanya janji.”

“Prioritas ketiga, menghilangkan hambatan,” Edgar menekan poin ini dengan rahang mengeras. “Ivy. Aku tidak bisa membawa Ava dan anak-anakku kembali selagi aku masih terikat dengan wanita manipulatif itu. Aku membutuhkan pengacara terbaik. Mulai proses pre-divorce tanpa sepengetahuan Ivy. Aku perlu alasan yang kuat, dan aku tidak ingin berbagi aset.”

“Tapi, Tuan, nyonya Ivy tahu banyak tentang bisnis anda. Perceraian bisa menjadi bencana reputasi,” Jeremy mengingatkan.

“Itulah mengapa kita harus cepat. Aku akan menggunakan informasi yang Ivy dan Cleo sendiri berikan, bahwa hubungan kami palsu dan bahwa dia menggunakan Cleo untuk memanipulasi. Aku akan membuat perceraian ini terlihat seperti kesalahan Ivy.”

“Prioritas ke empat, akses permanen.” Edgar bersandar di kursinya. “Ava tidak akan bekerja untukku karena dia membenciku. Tapi dia membutuhkan uang. Dia akan bekerja untuk Kenzo Corp karena gajinya tinggi. Aku ingin kau pastikan gaji Ava naik lima kali lipat. Beri dia semua fasilitas, termasuk mobil dan apartemen mewah. Aku tidak mau anak-anakku tinggal di kontrakan. Aku akan membiayai pengobatan Luca.”

“Apakah anda tidak khawatir dia akan curiga, Tuan?”

“Tentu saja dia akan curiga. Tapi dia akan menerima. Dia seorang ibu. Dia akan mengutamakan anak-anaknya daripada harga dirinya. Dan yang terpenting...” Edgar menyeringai licik, mengingat momen di ruang meeting.

“Aku akan mengingatkannya bahwa kami masih memiliki urusan yang belum selesai. Aku akan menggunakan ketertarikannya padaku sebagai senjata.”

Edgar mengakhiri pembicaraan. Ia beralih menatap Jeremy tajam. Jeremy menelan ludah dengan susah payah, seolah dikuliti hidup-hidup oleh tuannya.

“Strategi ini harus dilaksanakan segera mungkin. Mulai besok, aku tidak hanya akan mencari berlian, Jeremy. Aku akan merebut kembali keluargaku.”

Jeremy mengangguk, menyadari bahwa ia baru saja menyaksikan kelahiran perang paling pribadi dan strategis yang pernah dilancarkan tuannya.

Rencana Edgar sudah matang, menggabungkan bisnis, emosi, dan manipulasi.

“Kalau begitu saya permisi sebentar, Tuan. Saya butuh ruang untuk bernafas.” Jeremy membungkuk sekilas.

“Jadi, sejak tadi kau mati?” ketus Edgar.

“B–bukan begitu maksud saya.”

“Pergi sana!” Edgar mengusir Jeremy dengan mengibaskan tangan. Seperti sedang mengusir seekor ayam.

Jeremy bergegas keluar sebelum Edgar marah. Namun langkahnya terhenti saat Edgar memanggilnya.

“Tunggu!” teriak Edgar.

“Ya, Tuan?”

Bugh! Bugh! Bugh!

Tiga pukulan telak mendarat di rahang dan perut Jeremy hingga membuat pria itu tersungkur.

“Kenapa anda memukul saya?” lirih Jeremy sembari menyentuh perutnya yang terasa sesak dan kram.

“Seharusnya aku sudah menghabisimu sejak dulu brengsek! Tapi karena aku masih membutuhkanmu, aku akan memberimu kesempatan,” balas Edgar tersenyum tipis. “Keluar sana!”

Jeremy merangkak keluar, sementara Edgar merapikan kembali kemejanya yang sedikit berantakan.

“Yes! Ternyata aku tidak mandul!” sorak Edgar dalam hati.

1
Jj^
semangat update nya thor 🤗
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
partini
kata orang darah lebih kental dari pada air and then buah tidak jauh jatuh dari pohonnya so kita lihat apa Cleopatra ini jadi baik atau iblis
Sri Rahayu
bener kata Edward dan Ava....Cleo masih anak2 masih bisa dibimbing ke jln yg baik...tdk seperti yg diajarkan ibu dan nenek nya yg menjadikan Cleo anak egois, menipulatif, licik...kasihan Cleo hrs ada yg bimbing dan menyayangi nya...lanjut Thorr 😘😘😘
Sri Rahayu
Lily dan Luca bener2 anak jenius yg menggemaskan....pantas Edward minta Edgar memberi nya lagi cucu kembar jenius 🤩🤩🤩🤩🤩...lanjut Thorr😘😘😘
Marya Dina
semangat edg pasti bisa
pelan2 aja
Leny Wijaya
smoga cleo bisa sadar dan menjadi ank seperti luca dan lily bukn ank kecil manipulatif😃
Leny Wijaya: semoga ja kita lihat end nya🤣🤣🤣
total 2 replies
Retno Palupi
semoga usaha mu berhasil Ed, Cleo benar benar jadi baik
Wulan Sari
semoga Cleo sadar dan mau menerima keadaannya dan bisa berbaur dengan kelg semangat ayo Edgar bisa merubah semuanya ..
lanjut Thor semangat 💪 salam sehat selalu ya ❤️🙂🙏
Syarifah
kasih teguran halus gpp kan luca
Marya Dina
hebat si luca,
semangat kak senja.
up lagi😃😁😁
Leny Wijaya
wah hebat luca, kau tau klo cleo menghubungi org mistrius buat selamatin ibunya atau menghancurkan kluarga mu💪💪jgn lengah luca terus pantau cleo yg licik dan manipulatif🤣
Marya Dina
kok kok belum up lagi
Karsa Sanjaya
koq GK bisa d like ya beberapa kali coba gagal terus
Senjakala: Iya suka eror kak skrg😭
total 1 replies
Karsa Sanjaya
harusnya kasihin aja sama neneknya ibunya s maxim
Karsa Sanjaya
Thor s ava ini anak mafia udah tau siapa keluarganya dn jg tau siapa Edgar bahkan selama 7thn dia bekerja sebagai pencuri tpi kenapa dia syok mengetahui semuanya harusnya dia biasa saja krna dh terbiasa dengan dunia mafia beda lagi ceritanya kalo dia orang biasa GK tau apa apa
Karsa Sanjaya
s Daniel kemana ya
Karsa Sanjaya
udah tau anaknya sakit masih mikirin gengsi harusnya minta bantuan orang tua nya seorang ibu pasti melakukan apa saja demi anak nya
Andriyati
aku rasa cleo anak jeremy,,, dasar penghianat kau jeremy
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!