NovelToon NovelToon
Silk&Steel: Cinta Dalam Kontrak Berbahaya

Silk&Steel: Cinta Dalam Kontrak Berbahaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Psikopat / CEO / Romantis / Mafia / Romansa / Nikah Kontrak
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Cerrys_Aram

Elara Vance mengira hidupnya di London akan tenang setelah lulus kuliah seni. Namun, satu kesepakatan rahasia ayahnya menyeret Elara ke dunia Julian Moretti—pengusaha muda dengan pengaruh luar biasa yang gerak-geriknya selalu dipenuhi misteri. Demi melindungi keluarganya, Elara setuju untuk masuk ke dalam sebuah pernikahan kontrak.

​Julian itu dingin dan penuh kendali, namun ia memiliki satu aturan: tidak boleh ada yang menyentuh Elara selain dirinya. Di balik kemewahan mansion Moretti, Elara harus mencari tahu siapa pria itu sebenarnya, sambil menyembunyikan cincin rahasia di jarinya yang menjadi tanda bahwa ia adalah milik sang penguasa bayangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerrys_Aram, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21: CAHAYA DI BALIK PENGORBANAN

Mansion Moretti tidak lagi terasa seperti penjara. Bagi Elara, tempat itu kini hanyalah rangkaian suara dan tekstur. Suara langkah kaki pelayan yang teratur, aroma kopi di pagi hari, dan yang paling ia tunggu: suara napas Julian di samping tempat tidurnya setiap kali ia terbangun dari mimpi buruk.

Satu minggu telah berlalu sejak malam di mercusuar. Silas dinyatakan hilang di laut, Dewan sedang dalam kekacauan, dan Thomas Vance telah dikuburkan tanpa nisan di pemakaman pinggiran kota.

"Julian?" panggil Elara, tangannya meraba udara.

Sebuah tangan yang hangat dan kokoh menangkap jemarinya. "Aku di sini, Elara."

"Dokter itu... dia benar-benar bisa melakukannya?" tanya Elara. Harapan adalah hal yang paling menakutkan baginya saat ini.

"Dokter Aris adalah yang terbaik di dunia dalam bidang bio-elektronik saraf. Dia bisa memperbaiki kerusakan saraf optikmu dan mencabut sisa chip itu tanpa menyakiti otakmu," suara Julian terdengar sangat tenang, terlalu tenang.

Elara tersenyum kecil. "Dan setelah itu, kita bisa pergi? Kau bilang kita akan ke Tuscany. Aku ingin melukis kebun anggur, Julian. Meskipun aku harus belajar melihat warna lagi dari awal."

Julian terdiam sejenak. Ia mengecup punggung tangan Elara dengan lama. "Ya. Kau akan melukis lagi. Itu janji pribadiku padamu."

Rumah sakit rahasia di pegunungan Alpen, Swiss, diselimuti salju tebal. Elara tidak bisa melihat keindahan itu, namun ia bisa merasakan udara dingin yang bersih.

Operasi berlangsung selama dua belas jam. Selama itu pula, Julian berdiri di depan jendela kaca, menatap puncak gunung yang putih. Di belakangnya, berdiri dua pria berpakaian jas hitam dengan emblem Dewan yang sangat ia kenal.

"Waktumu habis, Julian," ucap salah satu pria itu. "Dokter sudah mengonfirmasi bahwa ekstraksi berhasil. Elara Vance akan pulih dalam beberapa jam. Sekarang, penuhi bagianmu dari kesepakatan ini."

Julian tidak menoleh. Ia menatap pantulan dirinya di kaca—sosok pria yang selama sepuluh tahun hidup dalam bayang-bayang dosa orang lain. "Biarkan dia bangun tanpa tahu aku ada di sini. Berikan dia paspor baru, tabungan yang cukup untuk seumur hidup, dan kirim dia ke Tuscany."

"Dan kau akan menyerahkan seluruh aset Moretti serta mengakui semua pelanggaran protokol kepada Dewan?"

"Ambil semuanya," jawab Julian datar.

"Moretti hanya beban bagiku sekarang. Satu-satunya aset yang berharga bagiku sedang terbaring di dalam sana, dan dia bukan lagi milik siapa pun."

Julian melangkah menuju pintu kamar pemulihan. Ia hanya berdiri di ambang pintu, menatap Elara yang kepalanya dibalut perban putih. Gadis itu tampak sangat damai, seolah beban dunia telah terangkat darinya.

Ia ingin masuk. Ia ingin membisikkan kata cinta. Namun ia tahu, kehadirannya hanya akan menjadi pengingat akan darah dan pengkhianatan.

"Selamat tinggal, Elara," bisik Julian, nyaris tak terdengar.

\*\*\*

Tiga hari kemudian.

Perban di mata Elara perlahan dibuka oleh Dokter Aris. Ruangan itu remang-remang untuk menjaga sensitivitas matanya. Elara berkedip. Awalnya hanya ada bintik-bintik putih, lalu bayangan abu-abu, dan akhirnya... warna.

Warna biru dari kemeja sang dokter. Warna cokelat dari dinding kayu.

"Julian?" adalah kata pertama yang keluar dari mulut Elara.

Dokter Aris menatapnya dengan tatapan iba. Ia menyerahkan sebuah amplop hitam kecil kepada Elara. "Tuan Moretti meminta saya memberikan ini setelah Anda bisa melihat kembali."

Elara membukanya dengan tangan gemetar. Di dalamnya bukan surat panjang, melainkan sebuah kunci kecil dan sebuah foto. Foto Elara saat ia sedang melukis di taman mansion sebulan yang lalu—foto yang diambil Julian secara diam-diam.

Di balik foto itu tertulis:

“Dunia ini terlalu indah untuk kau lewatkan hanya karena satu monster. Pergilah, Elara. Lukis duniamu sendiri. Aku sudah membayar semua utangnya."

Elara menatap jendela. Di luar, matahari pagi menyinari salju dengan begitu terang hingga matanya terasa pedih. Namun pedih itu tidak sebanding dengan kekosongan di dadanya.

Ia bisa melihat sekarang. Ia bisa melihat segalanya. Kecuali pria yang telah menukarkan dunianya untuk memberikan penglihatan itu kembali padanya.

Elara menggenggam foto itu erat di dadanya. Air mata jatuh, membasahi wajahnya yang kini bisa menatap masa depan.

"Aku akan mencarimu, Julian," bisik Elara dengan tekad yang baru. "Kau tidak bisa membayar kebebasanku dengan penjaramu sendiri."

Di kejauhan, sebuah helikopter hitam terbang menjauh menuju markas pusat Dewan di London. Di dalamnya, Julian duduk dalam kegelapan, matanya terpejam, membayangkan Elara yang kini sedang menatap matahari untuk pertama kalinya.

Arc pertama berakhir di sini, namun pengejaran yang sebenarnya baru saja dimulai.

1
YuWie
wis pasraho wae elara..
YuWie
hmm latar cerita luar negri ya
Cerrys_Aram: Iya, tadinya konsepnya Indo. Tapi setelah dipikir lagi, konflik dan karakternya lebih cocok kalau latarnya luar negeri.
total 1 replies
YuWie
mulai baca
Arifinnur12
Keren sih iniiiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!