NovelToon NovelToon
One Night In Paris

One Night In Paris

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

"Lupakan tentang kejadian di Paris. Anggap saja tidak terjadi apa-apa. Tubuhmu sama sekali tidak menarik. Aku tidak akan pernah sudi menyentuhmu lagi! Apalagi aku sudah punya kekasih."

Itulah yang diucapkan oleh Devano kepada Evelyn.

Devano sangat membenci Evelyn karena Evelyn adalah anak dari ibu tirinya.

"Kamu pikir aku mau melakukannya lagi? Aku juga tidak sudi disentuh lagi olehmu!"

Evelyn tak mau kalah, dia tidak ingin ditindas oleh kakak tirinya yang sangat arogan itu.

Tapi bagaimana kalau ternyata setelah kejadian malam itu, Devano malah terus terbayang-bayang bagaimana indahnya tubuh Evelyn? Membuatnya tidak bisa melupakan kejadian malam yang indah itu di kota Paris

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Terlihat Tuan Charles yang sedang bermain golf bersama dengan Pak Romi. Kedua calon besan itu memang sangat akrab sekali.

Pak Romi nampak memperhatikan dengan seksama saat Tuan Charles yang sedang mengayunkan stick golf miliknya. Sehingga bola yang dipukul oleh Tuan Charles sukses meluncur ke dalam hole.

"Anda memang selalu hebat dalam bermain golf, Tuan Charles." puji Pak Romi sambil bertepuk tangan.

Tuan Charles hanya terkekeh, dia pun segera mengambil gelas yang telah tersedia diatas nampan yang dibawa oleh caddy seksi yang sedari tadi setia menemani mereka.

Tujuan Pak Romi meminta Tuan Charles untuk bermain golf bersamanya, karena ada hal penting yang harus dia bicarakan, sehingga dia tidak ingin menyia-nyiakan waktu. Harus berbicara ke bagian inti yang ingin dia sampaikan.

"Anak kita sudah lama berpacaran. Bahkan mereka sudah bertunangan. Apa tidak sebaiknya kita segera menikahkan mereka, Tuan Charles?"

Akhirnya Pak Romi sangat merasa lega telah menyampaikan keinginannya kepada calon besannya itu.

Tuan Charles tak langsung menjawab, dia segera menyimpan kembali gelas yang sudah kosong di atas nampan, lalu mempersilahkan caddy itu pergi dari sana dengan gerakan tangannya. Mungkin karena Tuan Charles merasa pembicaraannya dengan Pak Romi sangat private.

Setelah caddy itu pergi, Tuan Charles pun menjawab pertanyaan dari Pak Romi. "Lalu bagaimana dengan Devano dan Karina? Apa mereka bersedia secepatnya menikah?"

"Kalau Karina sudah siap untuk menikah, Tuan. Apalagi saya sebagai seorang ayah dari pihak wanita, saya sering merasa gelisah, sangat menginginkan kepastian dari hubungan mereka. Apalagi sekarang Devano sedang berada di Paris. Kita tidak tahu apa yang dilakukan oleh mereka disana, tanpa pantauan dari orang tua." Pak Romi harus benar-benar meyakinkan Tuan Charles agar segera menikahkan Devano dengan putrinya.

Tuan Charles terdiam sejenak. Setelah lama berpikir, sepertinya dia menyetujui permintaan dari calon besannya itu. "Anda benar. Mereka sudah lama berpacaran. Dan pastinya mereka saling mencintai. Tidak ada salahnya jika kita segera menikahkan mereka. Sebagai seorang ayah, saya selalu mengajarkan putra saya untuk bertanggungjawab. Devano harus bertanggungjawab dengan hubungannya besama dengan Karina. Bukan waktunya untuk bermain-main lagi."

Pak Romi pun tersenyum samar. Akhirnya rencananya berhasil untuk membujuk Tuan Charles agar segera menikahkan Karina dan Devano. Membuatnya tersenyum lebar, lalu tertawa kecil, "Rasanya saya sangat tidak sabar ingin segera menggendong cucu, Tuan Charles."

Tuan Charles ikut tertawa, "Hahaha... iya, semoga secepatnya kita memiliki cucu, Pak Romi."

Diam-diam Pak Romi pun segera mengirim pesan kepada putrinya. Untuk memberikan kabar baik tentang rencana mereka.

[Papa sudah berhasil membujuk Tuan Charles. Tuan Charles sangat setuju jika kamu dan Devano segera menikah.]

Setelah membaca pesan yang dikirim oleh ayahnya, betapa bahagianya hati Karina saat ini. Akhirnya rencananya untuk melibatkan orang tua mereka telah berhasil. Dengan begitu, Devano tidak akan mungkin bisa menolak. Devano sangat patuh kepada ayahnya.

Mungkin di Indonesia saat ini sudah memasuki waktu pagi. Sedangkan di Prancis masih memasuki pertengahan malam. Perbedaan waktu yang cukup lama. Sehingga kini Karina masih berada diatas ranjang, dia belum bisa tidur, sebelum memastikan rencana dia dan ayahnya berhasil.

"Akhirnya sebentar lagi kita akan segera menikah, Devano." seru Karina.

Dia sedang memandangi ponselnya. Sangat merindukan Devano. Rasanya ingin sekali menelpon pria itu. Tapi sepertinya Devano sudah tidur.

Ternyata Karina salah mengartikan perasaannya. Dulu dia pikir dia sudah tidak mencintai Devano lagi setelah dia terpikat pada Gabriel. Justru ternyata Gabriel hanya pelampiasannya saja disaat dia membutuhkan perhatian. Dia masih mencintai Devano. Bahkan sekarang perasaan cintanya semakin menggebu-gebu.

1
Siti Patonah
Evelyn adiknya Ericka.
Emy Yatul Hasanah
sekarang begini besok begoni🤭
Nindya Sukma
menarik
surya kartolo6
mauwwww mauwww kirain/Facepalm//Facepalm/
neni onet
lagi baca ulang ini tapi tetep senyum2 sendiri 😄
Queen adzilla👑
cerita nya sangat menarik,makasih kak
Kaisya Kaisya
keren ceritanya, ternyata rasa benci dan cinta itu beda tipis...
hal itu pula yang terjadi pd Devano
Marina Tarigan
lebai banget sdh ditusuk darah tumbapah ditikam dipukul pakai besi masih bisa ngomong minta maaf tak masuk akal
Marina Tarigan
penjahat Ramos akan kena imbas perbuatannya carles sangat oercaya padanya musuh dlm selimut gila harta ada waktu imbas kerakahanmu anak kecil 2 thn pun kau jadikan tumbal biadap
Marina Tarigan
sepandai2 tupai melompat satu kali ekornya terjepit dan putus sakit tengok kebelakang disitulah kepalanya dipenggal. setengah putus darah muncrat dari leher tdk ada yg menolong mati lemas deh
Marina Tarigan
lenyapkan dunia ini yg semua menghalangi semua jln mu karena yg kau siksa semua tdk tahu apa2 mengenai masallahmu semoga jaya hidupmu senfirian didunia ini agar kamu bahavia sendiri bersama monyet saja
Marina Tarigan
terima kasih Soraya kamu cerdik sekali utk membawa kamu ke jurang kematian Devano tdk akan tinggal diam nyawamu akan jadi taruhan kamu tdk tahu apa yg akan terjadi nantinya semoga kamu berhasil saya tdk perduli biar kamu bunuh1 siapa yg rugi
Marina Tarigan
bagus tertawakanlah kucing garong itu teman yg serah semoga kelak dpt karma dar hantu jembalang
Marina Tarigan
tdk pernah jalang
Marina Tarigan
bintang yg berperan semuanya gila
Marina Tarigan
perang dunia ke 4. ya hancur lebur semuanya Soraya mati jejang pak Charles stroke berat dan gagal jantung orang kaya tak seindah burung beo
Marina Tarigan
gitu dong baguslah efelin hamil dan gio gigit jsri si Soraya ngamuk jd harimau ganas
Marina Tarigan
kok laki2 yg dekat sama benalu itu takut ya dungu kali ya kamu sdh mapan Gio orang tua memang harus dihormati dan disayang bukan fitakuti dan semua perintahnya harus diikuti dimana logikamu bodoh
Marina Tarigan
hahaha semoga hamil dan serahkan sm Gio anaknya Devano
Marina Tarigan
hamil anakmu Devano biarman dibesarkan oleh Gio darah dagingmu supaya Soraya puas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!