NovelToon NovelToon
Calon Adikku Menjadi Suamiku

Calon Adikku Menjadi Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:472.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lili Hernawati

Proses Revisi!

Dia berada di posisi yang rumit, tumbuh dengan kasih sayang berat sebelah dari keluarganya dan kebetulan mencintai laki-laki yang sama membuat Rain menumbuhkan sebuah keraguan di dalam hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lili Hernawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CAMS-Ep 24

Diiringi oleh wangi khas milik Deon, kelopak mataku menjadi agak berat dan penglihatan ku menjadi buram karena mengantuk.

Aku tahu akan segera lepas landas memasuki dunia mimpi. Pergi menyusul Deon yang sudah lama berkelana di sana.

Haahhh...

Tuhan, aku ingin bertemu Deon di dalam mimpi tapi kumohon, janganlah Engkau hadirkan 'hari' itu karena aku ingin memiliki mimpi yang indah di malam pernikahan ku. Kumohon.. untuk malam ini saja aku tidak ingin melihat 'hari' itu lagi.

'Hari' yang telah menguasai ketakutan ku selama beberapa tahun ini.

Setelah melambungkan sepenggal kata-kata penuh harapan, penglihatan ku sepenuhnya menjadi gelap.

Aku jatuh tertidur.

Samar, kedua telingaku menangkap sebuah percakapan.

"Tuan muda,"

Mungkin saja ini adalah halusinasi ku atau mungkin saja ini adalah bagian dari dunia mimpi yang sedang ku tuju, entahlah...

"... apakah tuan muda ingin kembali ke rumah?"

Aku tidak terlalu menganggapnya penting.

Tapi satu hal yang membuatku tertarik jika,

"Masih belum." Suara ini terdengar sangat nyata di dalam pendengaran ku.

Seolah-olah Deon mengucapkannya tepat di samping telingaku. Sungguh membuat candu, aku sekali lagi terbuai olehnya.

Aku harap suara rendah Deon tadi adalah awal yang indah untuk mimpiku.

...🥣🥣🥣...

Awan mendung menutupi langit yang sebelumnya terlihat cerah. Udara lembab yang bergerak ringan menerpa kulit wajahku. Tidak lama kemudian penglihatan ku menjadi buram karena ditutupi oleh hujan deras.

DOR!

Suara petir menggema dimana-mana. Aku ketakutan, langkah ku tanpa sadar mundur beberapa langkah ke belakang namun pinggang ku tiba-tiba dipeluk oleh seseorang dari belakang. Aku ketakutan dan segera menoleh ke belakang, mataku bertemu pandang dengan mata gelap yang menyimpan kekejaman. Hatiku bergetar karena ketakutan yang direspon cepat oleh kedua kakiku. Aku ingin melarikan diri tapi laki-laki itu malah semakin mencengkram pinggangku tidak mengizinkan ku pergi.

"Lepaskan dia! Lepaskan dia brengsek!"

DOR

Tubuhku langsung menegang. Dengan kaku aku membawa pandanganku melihat ke arah asal suara.

Tidak jauh beberapa langkah dariku seorang laki-laki muda berseragam SMA kini sedang dikelilingi oleh beberapa laki-laki bertubuh besar dan berotot. Wajah tampan pemuda itu terlihat babak belur, mengacaukan wajah tampannya yang selalu mempesona.

"Kenapa?" Adalah kata yang pertama keluar dari mulutku.

Kenapa aku di sini lagi?

Kenapa aku berada di sini lagi?

Kenapa aku harus kembali di hari yang paling aku benci!

Hatiku meraung kebingungan, aku tidak ingin berada di sini lagi. Aku tidak ingin mengulangi rasa sakit yang sama lagi, aku ingin melupakan hari itu!

"Argh!" Perutku sangat sakit.

"Dasar bodoh! Kenapa kamu malah berdiri di depan ku?! Lihat sekarang perut kamu berdarah!"

Berdarah?

Aku tercengang melihat diriku dari entah sejak kapan sudah berdiri di depan laki-laki berseragam SMA yang sudah babak belur wajahnya, namun hal yang paling membuatku tercengang adalah arus merah terang yang telah membasahi pakaian- seragam sekolah ku.

"Darah?" Barulah setelah itu aku merasakan rasa sakit luar biasa yang telah menghantam perutku.

Aliran darah tidak pernah berhenti mengalir dari perutku. Menyebarkan rasa perih dari benda tajam yang telah menembus perutku.

"Bunuh, dia!" Kepalaku mulai berdengung saat mendengar suara-suara mengancam itu.

Tidak, ku mohon, tolong izinkan dia pergi! Dia hanyalah seorang remaja yang tidak tahu apa-apa! Dia tidak mengerti urusan orang dewasa dan dia tidak pernah ikut campur dalam urusan orang dewasa!

"Ini perintah, kita harus segera membunuhnya bila kita tidak berhasil membawanya kembali hidup-hidup."

Aku mohon tolong biarkan dia pergi, hiks.. biarkan dia hidup! Dia tidak tahu apa-apa tentang dunia orang dewasa dan dia tidak bersalah!

Tapi kenapa... kenapa kalian ingin membunuhnya?!

Kenapa kalian ingin membunuhnya orang yang seharusnya tidak kalian sentuh!

Kenapa...tolong beri aku pengelasan!

"Rain, lari lah.. ku mohon..." Aku seketika menoleh ke belakang dan sangat terkejut dengan apa yang baru saja aku lihat.

Laki-laki muda berseragam SMA itu kini telah jatuh ke tanah dengan kepala yang bersimbah darah. Tidak, aku tidak bisa meninggalkannya sendirian karena aku tidak ingin melihatnya mati.

"Tidak...tidak, aku tidak akan pergi. Aku tidak akan pernah meninggalkan kamu... karena aku tidak ingin kamu mati." Kata-kata ini meluncur dengan bebas dari mulutku.

Dia menatapku marah tapi aku lebih tidak perduli dengan kemarahannya karena dibandingkan dia, aku sebenarnya jauh lebih marah.

"Jangan keras kepala-"

"Jika kamu berani meninggalkan ku pergi maka...aku akan sangat marah kepadamu, De-"

"Hei,"

"Hei, bangunlah!"

Panggilan tidak sabar seseorang tiba-tiba menghancurkan semua yang ku lihat. Tidak nyaman, aku perlahan membuka mataku bingung. Mengerjap-ngerjapkan mataku untuk mendapatkan fokus, aku langsung menghela nafas lega setelah mengkonfirmasi bila apa yang aku lihat tadi adalah mimpi buruk yang telah bertahun-tahun ingin ku lupakan.

Aku ternyata masih ada di dalam mobil Deon- tunggu,

Sadar bila seseorang yang seharusnya tidur dipindakkku kini telah menghilang, aku sontak memalingkan wajahku melihat ke samping dan,

Deg

Kedua mataku bertemu langsung dengan mata gelap Deon. Dia sudah bangun dan sekarang sedang menatapku. Jantungku langsung berdegup kencang hanya karena bertatapan saja dengan-nya. Di hadapan Deon, aku selalu menjadi pihak yang lemah dan rentan terhadap penyerangan pertahanan hati. Aku tidak bisa memalingkan wajahku karena tubuhku sudah berada di luar kendaliku. Mengherankan bukan?

Aku heran tapi satu-satunya jawaban mengapa aku seperti ini adalah karena aku sangat mencintai Deon. Tapi...kenapa aku merasa ada yang salah?

Ah, ya! Posisi kami agak bermasalah- ya Tuhan, sejak kapan aku bersandar di pundak Deon-

"Sampai kapan kamu akan melihatku?" Tanyanya risih.

Sadar akan kelancangan ku, segera tubuhku bergerak menjauh untuk menjaga jarak dari Deon.

"Ma-maaf, aku tidak sengaja melakukannya." Saking gugupnya aku berbicara dengan terbata-bata di awal.

Ya Tuhan, betapa malunya aku!

"Aku harap kamu benar-benar tidak sengaja melakukannya dan tidak memiliki motif lain di dalam hatimu." Tukas Deon acuh tak acuh.

Aku tersenyum malu diperingatkan secara halus oleh Deon. Mungkin dia masih trauma dengan malam itu sehingga menanamkan sebuah pikiran bahwa aku sengaja menjebaknya.

Tidak apa-apa, aku mengerti apa yang dia rasakan. Lagipula tidur dengan saudara dari kekasih yang kamu cintai adalah hal yang sangat mustahil tapi malangnya kejadian 'mustahil' ini pada akhirnya menimpa Deon.

Dia pasti sangat terguncang.

1
Danel Ain Vita
itu rain telalu bodoh pa gimana sih.masak cinta buta nya ke bangatan😄
Lilik Sukitri
ceritanya awalnya menarik tapi kok ngk ada akhirnya
Dian Dian
padahal enak2 deon g mau tanggung jawab n nyuruh jgn nyambang almira... tp pas liat sma laki laen mau d nikahin... trus sllu jdi tr Sangka.. aneh
Amilia Indriyanti
isin
Amilia Indriyanti
Cen rain orak dwe iain
Amilia Indriyanti
bebal, goblog, pantes semua benci
sok polos...
Amilia Indriyanti
rain yg bebal
Novri
Luar biasa
Alia Canim
deon kpn otak lu ingat...gemes sama author lama bener ingetnya
Ananda Muthaharoh
ya sayang sekali kak, lanjut aja kak, qu baca ini sampai nagis juga terharu atas perjuangan rain, entah sampai kapan nasib rain berakhir kebahagiaan, lanjut aja kak ceritanya bagus, sayang loh klo ga dilanjut pengemarnya pd sedih.
Ananda Muthaharoh
udah rain sama bimo aja walaupun rain tidak perawan lagi, semoga bimo bisa menerima kekurangan rain, tp kembali keawal, tergantung jodoh.
Ananda Muthaharoh
tinggalkan aja keluarga kamu rain yg tidak percaya sm kamu, apa lagi bibi2mu yv selalu menyudutkan apapun yg tidak km lakukan, jangan2 itu ulah bibi km yg ingin km pergi, pergilah rain yg jauh agar mereka puas, buktikan pd mereka bawa km mampu jg bisa berusaha untuk menggapai mimpi2mu, jangan biarkan mereka mengolok2mu, hanya karena km ank tidak mampu. coba setelah km pergi mereka mencarimu apa tidak, klo ia mencari berarti km dibutuhkan, klo tidak berarti mereka tidak menganggap km penting dlm hidup mereka. kasihan km rain
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
jgn2 ada rasa si rain
Ukhtie Iis Sumiati
lanjut lagi donk cerita ini
Renita 85
novel membingungkan🤣🤣🤣
amalia gati subagio
hm mm 1lg penderita upik abu sinderela stockholm maskosis sindrom akut 😼so... whatever lah he
Arya Al-Qomari@AJK
ini kenapa gk up lagi thorrr
Yati Rosmiyati
Thor punya novel bentuk buku nggak cerita tentang rain aku mau dong cerita rain sampai tamat dan kalau ada semoga terjangkau🤭
masih penasaran 💪❤️
Xyylva Xyylva
mana up nya thor
Xyylva Xyylva
thor kenapa gak up lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!