putri duyung yang memiliki kekuatan ajaib tanpa senjaga menyelamatkan seorang gengster yang terluka di dasar lautan.
jatuh cinta pada pandangan pertama,,dan dengan tekad juga kerinduan pada ibunya di dunia manusia.
dia membahayakan dirinya sendiri,hingga suatu hari gangster itu mengecewakan nya.
lalu bagaimana dengan kisah selanjutkan,,saksikan kelanjutannya,,yuk mampir ke cerita ku ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pertemuan rania dan daxton
Di belakang mansion Rosewood,disana Rania sedang menyantap mangga muda yang dibawakan oleh Liam dan Joko,dia bahkan tidak melihat wajah cemberut kedua pengawal nya itu, sedangkan Joko dan Liam ?
mereka saling memandang dengan wajah sedihnya masing-masing.
" lihatlah nona kita,dia bahkan tidak bertanya bagaimana kita bisa mendapatkan mangga muda sebanyak itu " bisik Joko dengan wajah kesal.
Liam menatap Rania yang sangat menikmati mangga muda itu,entah kenapa dia merasa kecurigaan nya semakin kuat.
" lupakan soal mangga sialan itu !! coba lihat nona kita seperti nya mengidam,apa mungkin dia hamil ? " bisik Liam dengan wajah serius nya.
mendengar itu mata Joko melotot,dia menggeleng dengan wajah tidak percaya.
" bagaimana mungkin seorang wanita bisa hamil tanpa memiliki pasangan!!! aku rasa kamu terlalu berlebihan!!! sudahlah jangan berburuk sangka pada nona,,dia adalah wanita yang polos dan lugu yang pernah aku temui di muka bumi ini !! " kecam Joko yang terlihat marah pada sahabat itu.
Rania yang sedang dibicarakan tiba-tiba menatap keduanya dengan tajam.
" kenapa kalian berbisik-bisik?? apa kalian sedang membicarakan ku ?? " ucapan dingin Rania membuat Joko dan Liam tersentak, keduanya tersenyum menggeleng.
" tidak nona...itu..itu kami hanya sedang membicarakan si janda kembang tetangga kita yang baru saja pindah " buru-buru Liam menjelaskan pada majikannya itu,tapi ucapan Joko membuat Liam menahan nafasnya.
" bohong !! sejak kapan ada janda di samping kediaman kita !! nona tadi kami memang membicarakan anda,,Liam mengatakan jika anda kemungkinan hamil dan mengidam " jelas Joko dengan jujur.
wajah' Liam menggelap dia menatap sahabatnya itu dengan tajam.
" sialan kenapa dia berbicara begitu blak-blakkan?? awas saja jika nona menghukum ku !! " batin Liam yang sedang menahan amarahnya karna ulah sahabat nya.
Rania menaikkan alisnya,dia menatap Liam lalu menatap Joko dengan anggukan kecil.
" aku memang hamil dan aku memang mengidam,apakah ada masalah ? " ucapan Rania yang terdengar santai membuat Joko dan Liam terbelalak,mereka saling memandang dengan wajah tidak percaya.
sungguh Liam tidak menyangka ternyata nona nya benar-benar hamil,meski Rania menghabiskan malam dengan laki-laki itu hanya satu kali,dan itu benar-benar membuat nona nya hamil ?.
disaat Liam ingin membuka suaranya lagi, tiba-tiba ketiga orang itu mendengar suara teriakan dari luar kediaman.
sementara disisi Daxton dan Raka yang sejak tadi sudah berada di luar kediaman Rosewood,disana Daxton menatap tajam para pengawal yang menghadang nya,dia merasa marah dan juga murka.
" jangan sampai kesabaran ku habis !! sekali lagi aku bertanya pada kalian,apa kalian benar-benar tidak mengizinkan ku masuk?? " nafas Daxton sudah memburu, tangan nya mengepal dia bersiap mengambil pistol yang ada di belakang bajunya.
tapi tiba-tiba tangannya tersentak saat Raka menahan tangannya dan berbisik di telinga nya.
" tuan,,,saya harap anda jangan membuat kekacauan disini,jika tuan benar-benar membunu* para pengawal nona Rania,besar kemungkinan nona Rania akan semakin membenci anda " ujar Raka dengan serius.
tentu saja dia tidak akan membuat tuannya kembali seperti dulu,pemuda yang memiliki segalanya tapi tidak bisa mencintai wanita lain selain wanita yang bernama Rania itu.
" benar apa yang dikatakan oleh Raka, aku tidak boleh gegabah,jika Ayara semakin membenci ku,dia pasti tidak akan pernah mau menemui ku " gumamnya,dan dengan berat hati dia mengurungkan niat nya agar tidak membunu* para pengawal itu..
" tuan, nona kami sudah memerintahkan kami semua ,agar melarang orang lain masuk sembarang kedalam!! jika anda masih mencoba memaksa masuk kami tidak akan segan-segan pada kalian " ucap salah satu pengawal Rania dengan tegasnya.
para pengawal lainnya ikut mengangguk mendengar ucapan salah satu teman mereka, sedangkan Daxton?? rahangnya mengeras dia mengangguk dengan tersenyum dingin.
" baiklah jika kalian tidak mengizinkan ku masuk,,jangan salahkan aku !!! Ayaraaaaaaaa.. keluarlah aku tau kamu ada didalam,, ayaraaaaaaaa aku ingin bertemu dengan mu,aku mohon temui aku,, ayaraaaaaaaa,,aku tau kamu mendengar teriakan ku,jika kamu tidak mau keluar aku akan tetap menunggu mu disini sampai kamu benar-benar mau menemui ku ! " teriak Daxton dengan keras.
Raka tercengang dia tidak menyangka tuannya akan se bar-bar ini,dan dia semakin penasaran apakah wanita yang bernama Ayara itu akan keluar atau malah membiarkan tuannya di luar berteriak-teriak seperti orang gila.
degggggggg
Rania tertegun mendengar suara teriakan itu, bagaimana mungkin dia tidak mengenal suara yang benar-benar membuat nya merasa sakit hati di masa lalu,dia memejamkan matanya sembari menggenggam ujung sofa dengan kuat.
" siapa yang berteriak-teriak itu ? apa dia tidak malu berteriak di siang-siang begini. ?? Joko cepat lihat siapa yang membuat kekacauan di halaman ,jangan sampai dia menganggu ketenangan nona kita !!! " perintah Liam dengan dingin.
Joko mengangguk dia berbalik badan dan berjalan menuju halaman kediaman,tapi tiba-tiba langkah nya terhenti saat mendengar suara nona nya..
" Tunggu !! biarkan dia masuk,dan kamu Liam suruh beberapa pelayan membuat kan teh dan cemilan!! " mendengar ucapan nona nya yang tidak bisa di bantah, Liam mengangguk dan berjalan menuju dapur.
sedangkan Joko?? dia melanjutkan langkah nya menuju halaman untuk mempersilahkan orang itu masuk.
" Daxton,, aku tau hari ini akan tiba, aku tidak bisa terus-terusan bersembunyi dari mu lagi,hari ini aku akan mengakhiri semuanya" gumam Rania dengan sorot mata yang tidak terbaca.
darpppppppppppp
drappppppppppppp
mendengar suara langkah kaki, Rania sama sekali tidak menoleh kearah pintu,dia hanya menatap kolam ikan kesayangan nya dengan tatapan datar.
" Ayara...??" ucap Daxton dengan lirih, jantung nya berdebar kencang saat melihat wanita yang selama ini dia rindukan sudah berada di hadapan nya,air matanya menetes dia tersenyum dan berjalan dengan perlahan-lahan.
" Ayara... aku...aku.." bahkan Daxton sulit untuk mengatakan sesuatu,dia merasa sangat bahagia karna masih bisa bertemu dengan wanita yang dia cintai itu.
disaat pemuda itu sudah berdiri dihadapan Ayara,dia tersenyum lembut dan merentangkan kedua tangannya..
" Ayara,, akhirnya aku menemukanmu,apa kamu tau selama 4 tahun ini aku selalu mencari keberadaan mu,aku sangat merindukan mu,,aku...aku sungguh menyesali semua perbuatan ku dulu,,tapi percayalah aku akan menebus kesalahanku dengan memberikan segala yang aku miliki,, Ayara kemarilah pelukk aku,,aku ingin merask....
" cukuppppp....!!! " bentak Rania dengan tiba-tiba,dia berdiri dan menatap Daxton dengan tajam,bahkan di dalam tatapannya itu tidak ada kerinduan ataupun cinta.
" cukuppp !!!aku tidak ingin mendengar semua omong kosong mu !! sekarang katakan padaku kenapa kamu datang dan membuat keributan di kediaman ku ? " tanya Rania dengan dingin.
deggggggg
Daxton tertegun, tanpa sadar dia menjatuhkan tangan nya dan menatap wajah Rania dengan tidak percaya, nafasnya tercekat dia berusaha agar tidak menangis dihadapan Rania.
" kenapa?? kamu masih bertanya kenapa aku datang kesini?? apa kamu benar-benar tidak tau kenapa aku datang kesini ? Ayara,,aku tau dimasa lalu aku membuat mu sakit hati,,dan aku juga sudah menyesali perbuatan ku !! haaaa...aku selalu berusaha mencari keberadaan mu,dan sekarang setelah aku menemukan mu aku akan membawa mu kembali ke kediaman Lemos,,,kita akan menikah dan memiliki anak-anak yang lucu,,, Ayara,,aku berjanji akan membuat mu menjadi wanita yang paling bahagia di dunia ini,,aku...
plakkkkkkkkkkkk
suara tamparan keras membuat Joko dan Liam yang baru saja datang terkejut,begitu juga dengan Raka yang sejak tadi berdiri disana.
dia menatap Daxton yang mematung dengan menahan nafas, sedangkan Daxton?? dia tersenyum miris karna merasa ini memang pantas dia dapatkan.
" omong kosong !!! kamu begitu mudah meminta maaf padaku setelah apa yang telah kamu lakukan dulu ?? Daxton aku baru sadar ternyata selain menjadi laki-laki kejam kamu juga laki-laki yang tidak tau malu,,, bagaimana bisa aku mengenal laki-laki bresengkkk seperti mu !!! kamu masih bermimpi ingin menikah dengan ku ? sungguh sikap mu yang sekarang membuat ku merasa jijik,,,tapi baguslah kamu datang kesini dan ini waktu yang tepat untuk memberitahu mu, aku tidak akan pernah mau menikah dengan mu karna,aku sudah menikah dengan orang lain !! bahkan sekarang aku sedang mengandung anak kami,,,jadi jangan pernah berharap lebih padaku !! dan satu lagi nama ku bukan Ayara lagi,,,tapi Rania Larasati Rosewood!!! Ayara yang dulu sudah mat1 yang ada sekarang seorang Rania Rosewood!! " ucap Rania dengan lantang.
duarrrrrrrrrrrrrr
seperti disambar petir, Daxton terkejut mendengar ucapan Rania,dia hampir terjatuh jika saja asisten nya Raka tidak menahan tubuh nya.
Daxton menggeleng dengan air mata yang berjatuhan,dia tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Rania.
" tidakkkk...itu tidak mungkin !! tidak mungkin kamu menikah dengan laki-laki lain !! Ayar,, Rania,,aku tau kamu pasti belum memaafkan ku karna itu kamu berbohong padaku,,benarkan ? Raka apa yang aku ucapkan itu benar bukan ?? selama 4 tahun ini aku selalu menghabiskan waktu di tepi pantai,,dan aku setiap detik selalu merindukan nya,,tapi lihatlah wanita yang aku rindukan?? dia malah berbohong dengan mengatakan jika dia sudah menikah dengan laki-laki lain,,itu pasti bohong kan ?? " Daxton menatap asisten nya dengan tatapan kosong,Air matanya terus mengalir deras sehingga membuat Raka tidak tega melihat nya.
" nona Rania memang sudah menikah,dan sekarang dia sedang hamil,,kami baru saja mencuri mangga muda untuk nona,,karna dia sedang mengidam,,,haaaa...meski mangga muda itu sulit kami dapatkan dan hampir saja membuat kami kehilangan nyawa,tapi kami tetap berusaha dan dengan senang hati mencuri mangga muda itu,,aku...
pelatakkkkk
Liam menampar kepala Joko dengan kuat,dia menggertakan giginya karna merasa ucapan Joko bukan di waktu yang tepat, sedangkan Joko? dia meringis kesakitan sembari mengelus kepalanya dengan mata berkaca-kaca.
" kamu...." belum sempat dia melanjutkan ucapannya, Liam melotot dan berbisik dengan geram.
" diamlah bodoh !! jika kamu terus berbicara nona pasti akan menghukum mu ! " mendengar ucapan sahabat nya, Joko hanya bisa menelan kemarahan nya dan menunduk dengan wajah menggelap.
" tidakkkkk....kalian pasti sekongkol!! aku tau kalian semua berbohong,,, hikkkksssss,,tidak mungkin Ayara ku sudah menikah,,tidakkkk...hahhahahaha.... Ayara kenapa kamu begitu kejam padaku,,,tidak bisakah kamu memaafkan ku,,, hikkksss tidak seharusnya kamu membohongi ku,,," Daxton menangis dan bersimpuh dihadapan Rania.
Raka?? dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat,dengan rasa kasihan dia membantu Daxton berdiri dan menatap Rania dengan serius,tapi sebelum dia membuka suaranya Rania sudah terlebih dulu memerintahkan pengawal nya.
" Liam,,bawa tamu kita keluar,aku merasa lelah dan ingin beristirahat!! " perintah Rania,setelah mengatakan itu dia berjalan tanpa memperdulikan perasaan Daxton,sungguh dia sudah mat1 rasa dengan laki-laki yang telah menyakiti nya,meski Daxton adalah cinta pertama nya.
" baik nona" Liam maju dan ingin menyeret paksa Daxton,tapi sebelum tangannya menyentuh Daxton,Raka menepis nya dengan kasar.
" kami bisa keluar sendiri !! ayo tuan sebaiknya kita kembali,," Raka merasa kesal dengan perlakuan Rania,dia merasa Rania sangat angkuh dan kejam.
" hikkkkssss... Ayara kenapa kamu memperlakukan ku seperti ini ?? tidak biasakah kamu melupakan masa lalu ? tidak bisakah kamu memaafkan ku " racau Daxton yang sudah tidak memiliki tenaga lagi, perasaan nya saat ini sedang hancur.
bahkan dia tidak menolak ajakan asisten nya,dia hanya menatap kosong dan tersenyum miris saat mengingat perbuatannya dulu,,dan dia sangat menyesali perbuatannya itu.
dan mobil mewah Daxton meninggalkan kediaman Rosewood, Liam mengembuskan nafasnya saat melihat kepergian mereka,dia merasa penasaran dengan apa yang terjadi di masa lalu majikannya itu,tapi dia tidak berani bertanya langsung pada Rania.