Lima tahun lalu, Kiara diceraikan Jonathan, alasan perceraian itu tidak lain karena cinta pertama Jonathan kembali. Tanpa Jonathan tau, ternyata Kiara membawa benih darinya.
Setelah Lima tahun kemudian, Kiara dan Jonathan dipertemukan kembali dalam sebuah acara perayaan ulang tahun perusahaan tempat Kiara bekerja. Tak disangka, pertemuan itu menghadirkan kembali cinta yang telah lama menghilang di antara mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Saling berusaha
Kiara duduk lemas di ruang tamu rumahnya. Ingatannya tentang tatapan mata Jonathan tadi membuatnya hampir goyah. Hampir saja tadi ia membuka kebenaran tentang keberadaan sang putra. Namun ingatan tentang bagaimana kedua orang tua Jonathan mengancamnya, hal itu cukup membuat Kiara ketakutan.
Pernikahan antara dirinya dan Jonathan memang sudah di atur oleh Rika, nenek Jonathan, wanita yang membesarkan Jonathan. Pernikahan mereka terjadi juga karena persetujuan dari sang opa, hanya saja kesepakatan pernikahan itu harus berakhir jika dalam waktu yang ditentukan Kiara tidak bisa memberi mereka keturunan.
Seakan sudah setting sedemikian rupa oleh Jonathan, Kiara tak kunjung hamil. Oleh sebab itu, opa dan oma Jonathan pun menyetujui perceraian itu. Sayangnya kesepahaman itu tidak Kiara ketahui. Kiara hanya tahu cinta pertama Jonathan sudah kembali, itu sebabnya Jonathan menginginkan perpisahan.
Air mata Kiara menetes begitu saja. Hatinya terasa sesak. Bagaimana tidak? Melupakan Jonathan tidaklah mudah. Sejak prtama kali menatap mata pria itu, Kiara Judah jatuh cinta. Ia begitu bahagia saat tahu pria itu adalah calon suaminya. Pria itu begitu tampan, dia pendiam. Kiara tidak tahu jika pernikahan mereka hanyalah sebuah perjanjian.
Meski mulutnya pedas, pria itu sama sekali tidak pernah melupakan kewajibannya sebagai seorang suami. Hanya saja, yang tidak Kiara mengerti adalah mengapa Jonathan tidak bisa mencintanya, padahal hubungan mereka bisa di katakan cukup baik.
Penyesalan mencintai sepenuh hati itu datang sampai detik ini. Apa lagi saat ini Kiara di karuniai seorang anak yang sangat mirip dengan pria itu. Bohong jika Kiara tidak selalu terbayang oleh wajha rupawan itu. Hanya saja, Kiara harus tahu batasan. Kiara harus selalu ingat bahwa mereka tidak setara. Kiara tak mau memaksakan kehendak. Ditambah, kedua orang tua Jonathan juga tidak pernah merestui pergi mereka.
"Sampai matipun kami tidak akan pernah merestui hubungan kalian. Kamu hanyalah seorang anak yatim piatu yang miskin, kamu kira dengan opa dan oma milih kamu jadi mantu, kami bisa Terima. Ingat, kami punya seribu cara buat misahin kalian, dengar itu Kiara!" ucap Sita, ibu kandung Jonathan, sebulan setelah mereka menikah.
Kiara shock dengan kata-kata ancaman itu, tetapi Kiara tak berani menceritakan perihal ancaman itu baik pada oma Rika ataupun neneknya sendiri. Kiara hanya bisa menerima hinaan wanita paruh baya itu. Kiara hanya bisa parah, apa lagi saat itu Kiara juga masih muda dan penakut. Ditambah tak ada dukungan dari sang suami. Jonathan benar-benar cuek dengan hubungan mereka.
Teringat dengan sikap mendominasi sepanjang Jonathan, Kiara pun segera menghubungi Sinta. Meminta Sinta untuk tetap berada di kota. Setidaknya untuk sementara ini. Setelah ia berhasil resign, ia akan menyusul ke kota. Pokoknya Jonathan tidak boleh mengetahui keberadaan putra semata wayangnya itu. Kiara tak mau Jonathan dan kedua orang tuanya tau jika ada Kevin di dunia ini.
Malam ini, kegalauan bukan hanya milik Kiara, Kegalauan juga di rasakan oleh Jonathan. Jonathan kecewa karena anak yang di lahirkan oleh sang mantan istri adalah bukan anaknya. Melainkan anak pria lain.
Kesal, Jonathan pun meminta Soni menemaninya minum.
"Son, apa kamu tahu kalo aku sudah putus dengan Tasya?" tanya Jonathan, tampak sedikit tak sadar.
"Tahu, Tuan, tapi kenapa putus?" balas Soni, basa-basi.
"Aku ga bisa berhubungan sama orang yang ga aku cinta, Son. Tapi kenapa orang yang aku cinta malah sudah nikah sama orang lain, kenapa Son? Kenapa?" racau Jonathan lagi.
"Ya namanya ga jodoh, Tuan. Jangan disesali," jawab Soni lagi.
"Soni... "
"Ya Tuan.... "
"Bantu aku cari tau, siapa suami Kiara, aku ingin tau semua tentang wanita ini, kamu dengar Soni!" ucap Jonathan, sembari meneguk kembali minuman beralkohol itu.
"Baik, Tuan, saya akan segera mencari informasinya, tapi Tuan, untuk apa anda mau tau informasi soal nona?" Soni tampak bingung.
"Jangan banyak bicara kamu, pokoknya aku mau semua informasi tentang Klara. Di mulai dari lima taun lalu, dengar kamu Soni!" ucap Jonathan lagi, kali ini matanya tampak memerah. Tampak jelas bahwa dia sedang menahan amarah.
Soni tak mau banyak bertanya pada Jonathan, mengingat saat ini kondisi Jonathan sedang tidak stabil. Meski penasaran, Soni hanya bisa menuruti permintaan bos anehnya ini. Sedangkan Jonathan, walaupun di pengaruhi minuman Beralkhohol Jonathan masih bisa mengerti apa yang diinginkan oleh hatinya. Ia bersumpah akan merebut Kiara dari suaminya, karena pada kenyataannya hanya Kiaralah yang mampu mengobati luka batinnya.
Bersambung...
ayo dong Thor bikin Jonathan menyesal atas kata²nya, jgn cuma ngomong Kiara jahat,, padahal dia yg sangat jahat