NovelToon NovelToon
Dokter, Heal Me Please! (My Sweet Banana)

Dokter, Heal Me Please! (My Sweet Banana)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Anak Yatim Piatu / Identitas Tersembunyi / Dokter / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: mbu'na Banafsha

Blurb :

Seorang dokter muda, tanpa sengaja bertemu dengan gadis SMA.
Gadis tanpa orang tua itu diam-diam mengidap satu gejala penyakit yang berbahaya jika terlambat ditanganinya.

Mereka kembali dipertemukan sebagai pemilik dan penyewa rumah yang akhirnya terpaksa harus tinggal bersama.

Bukan hanya cerita tentang Dokter dan pasien-nya, melainkan ada kisah cinta di antara dua manusia yang berbeda usia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mbu'na Banafsha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Hipotiroidisme

"Jujur aku gak tau apa-apa tentang penyakitku ini dan aku gak tau akan sebahaya apa jadinya."

Luthfie mendekatkan badannya dan membuka syal yang melilit di leher Shasha sedari tadi.

"Maaf...." Luthfie mengangkat kedua telapak tangannya sambil mengucap kata maaf sebelum ia meletakan kedua telapak tangannya itu di leher Shasha.

"Di sini kiranya. Ini namanya kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid adalah kelenjar yang terletak di leher dan berfungsi untuk menghasilkan hormon tiroid yang mengatur metabolisme tubuh. Gangguan tiroid terjadi ketika kelenjar tidak berfungsi dengan baik, entah itu karena menghasilkan hormon tiroid yang terlalu sedikit yang kita sebut Hipotiroidisme, atau terlalu banyak dan biasa kita sebut Hipertiroidisme. Keduanya akan berpengaruh pada metabolisme tubuh. Dalam kasus ini, kelenjar tiroidmu tidak aktif dalam memproduksi hormon tiroid sehingga metabolisme tubuh akan melambat, itu bisa berdampak pada organ tubuh yang lainnya, seperti gangguan jantung, penyakit alzeimer, infertilitas pada wanita, ganguan saraf, obesitas, koma, keguguran pada wanita hamil dan banyak lagi komplikasi yang bisa terjadi, itu semua sangat mengancam jiwa si pengidap jika tidak cepat di tangani. Meski begitu, kamu jangan khawatir kita akan segera melakukan pengobatan, meskipun pada umumnya si penderita harus sabar menjalani pengobatan sepanjang hidupnya.

Kamu sudah paham kan sekarang?"

Shasha hanya terdiam lalu menganggukan kepalanya. "Begitu, ya?"

"Iya, jadi... sekarang kita makan di mana? Di situ mau, gak?" ucap Luthfie sambil menunjuk kafe yang tak jauh dari tempat mereka saat ini.

Shasha kembali menganggukkan kepalanya. Kali ini, ia tak ingin protes lagi. Sampai Luthfie memakaikan kembali syal di lehernya, lalu mereka sama-sama keluar dari mobil.

Sebelum melangkah, Luthfie kembali meraih tangan Shasha karena dia tau benar jika gadis itu sedang lapar.

"Coba aku lihat dulu menu makan di sini. Mulai sekarang aku harus mengontrol makananmu, ingat ya kedepannya kamu harus menghindari makanan yang berbahan dasar kedelai, kamu juga libur dulu makan pisang kesukaanmu itu."

Melihat Shasha sudah mulai mengerutkan bibirnya Luthfie mencoba menghibur dengan mengiming-imingi makan es krim setelah selesai makan. Seketika, senyum Shasha merebak kembali.

"Kamu bisa makan ikan, daging, telor, susu, sayuran hijau, dan... gimana kalo hari ini kita makan seafood aja?" tanya Luthfie yang masih sibuk membuka buka buku menu.

"Terserah," jawab Shasha sambil mengendikkan bahunya.

"Oh, ya, suplemen yang aku kasih tempo hari, jangan diminum lagi ya. Obat-obatan yang lain juga, jangan dikonsumsi tanpa resep dokter."

"Baiklah" jawab Shasha. lagi-lagi sambil mengangguk, membuat Luthfie menoleh padanya.

"Kamu manis sekali ya, kalo jadi anak yang penurut seperti ini," godanya sambil mencubit pipi Shasha

"Auww! Sakit, loh, ini." Luthfie hanya tersenyum tipis saat melihat Shasha meringis sambil mengusap pipinya.

Sambil menunggu makanan datang, Luthfi merogoh ponsel dari sakunya dan sepertinya ia hendak menelepon seseorang.

"Assalamualaikum. Kenapa lagi, Fie?" suara Zidan saat mengangkat telpon dari luthfie.

"Waalaikumsalam, Dan... kayanya gue gak jadi ke sana sekarang deh."

"Kenapa Fie? Kan besok weekend tuh, ajak Shasha mumpung libur sekolah."

"Ya udah Lo ngobrol dulu aja sama Ade lo, kalo dia mau kita berangkat abis makan siang ini," ucapnya sambil menyerahkan ponsel pada Shasha.

Gadis itu sedikit gelagapan karena harus bicara dengan Kakaknya di telepon, tiba-tuba.

"Assalamualaikum Kak, pakabar?"

"Alhamdulillah baik. Jadi gimana kamu ke sini apa enggak?"

Shasha menatap Luthfie dengan mata penuh tanya, pasalnya dia tidak pernah membahas akan pergi menemui kakaknya, sebelum ini.

Memangnya kapan kalau aku bilang mau ke sana? Ini pasti Kak Luthfie yang merencanakannya, soalnya tadi dia bilang ingin memarahi Kak Zidan.

"Ohhh... ya. Jadi Kak, jadi. Nanti Sha telepon lagi ya ini baru mau makan siang dulu. Oke Kak aku tutup dulu telepon nya ya, Assalamualaikum." Telpon pun terputus.

"Kenapa gak bilang sama aku, kalo Kaka dah janji sama Kak Zidan mau ke sana?" tanyanya di sela-sela makan siang.

"Tadinya mau bikin kejutan, tapi Kakak lihat kamu sudah kecapean hari ini, makanya aku pikir ditunda dulu pergi ke sananya."

"Tapi barusan aku dah bilang sama Kak Zidan, kita jadi pergi hari ini."

"Ya bagus, berarti abis ini kita siap siap berangkat."

"Yeayyy... akhirnya bisa ketemu Kak Zidan sama Teh Anita!" serunya dengan mata yang berbinar.

"Ehh... tapi tunggu dulu, Kita ke sana bukan buat marahin Kak Zidan 'kan?" sambil melayangkan tatapan curiga.

"Rencananya, sih, memang begitu."

jawab Luthfie seraya mengusap tengkuknya sambil cengengesan.

BERSAMBUNG.

Author minta maaf jika ada kesalahan dalam penggunaan istilah-istilah kedokteran karena author bukan dokter, dan maaf jika tulisannya masih banyak tipo. Terima kasih untuk readers semua telah meluangkan waktu untuk membaca.🙏😘

Note :

Sumber informasi by google

1
albyan
hadir membaca baru nih
albyan: yahh si dia..huum ini😁
total 2 replies
anna
entah lah, sudah kali ke berapa yg ku baca, belum bisa move on dari cerita mu ini Thor 😅
Ryana Ana
assalamualaikum mbu..apa kbr ny... aku mengulang membaca lgi... dan ini sudah kesekian kali ny aku baca..dan tetep aja aku senyam senyum membaca.. " kita mau tunangan apa konser sih sbnr ny?"
ᴹᴮ𝓕𝓐𝓜✿𝔐𝔟𝔲𝔫𝔞: Waalaikumussalam.
Terima kasih sudah baca ulang novel ini. 🙏😘
total 1 replies
Anonimous
👍👍👍
Memyr 67
tidak ada zidan dan junaedi di "terjebak cinta polisi"
Memyr 67
akad nikah langka. mahar setengah gelas air putih
Memyr 67
boomerangnya seperti apa? nggak kebaca?
Memyr 67
kok nggak ada keterangn. alasan tante mira menyewakan rumah sasha. dan kemana uang sewa rumah keponakannya? nggak jelas gini ya?
Memyr 67
memang bodoh itu banana. kenapa nggak dilaporin ke kakaknya, zidan? kelakuan sadis tante mira?
Rosmawati/jnr
Bagus
Indri Ani40
awal cerita kynya seru👌👌👌
Samsuna
maharnya Laen dr yg Laen 😂luar binasa😂🤭
Yani Ladutana
gimana dengan mimin siapa suaminya
Yani Ladutana
langsung lamar aja
Yani Ladutana
janju ciritanya bagus
Yani Ladutana
ceritanya bagus
Yani Ladutana
kerkini bangat
Yani Ladutana
kirkin
Yani Ladutana
tante tidak baik
Yani Ladutana
mantap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!