NovelToon NovelToon
Bukan Betty La Fea

Bukan Betty La Fea

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: kalung senja

#bebas promo euy!!!🥳🥳🥳
#yang mampir wajib like..komen dan vote ya..😎

##

(Season 1)
Haniza Tiara Putri..
seorang putri konglomerat yang rela berpenampilan seperti Betty La Fea hanya untuk terbebas dari sikap protektif sang ayah dan kakak laki-laki nya. Mempunyai sifat keras kepala.

Mencoba mencari cinta sejatinya diantara bayang-bayang masa lalunya.

#Aldian Reza Kusuma
seorang pengusaha muda nan sukses. Namun menyimpan seribu duka dihatinya. Mulai dari penghianatan sang kekasih hingga fitnah keji yang mengikuti setiap langkahnya.
Akan kah kali ini takdir menghadirkan cinta tanpa duka untuk Reza?
Sanggupkah dia menggenggam cinta nya walau berbagai rintangan melanda?

ikuti cerita seru Reza-Tiara ya gengs.... 😘
🥳🥳🥳telah hadir season 2 nya juga di karya ini ya zeyeng ..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kalung senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mr. Irit

Hari yang dinanti pun tiba.

Tiara bergegas membereskan mejanya karena dia gak mau terlambat pergi ke butik untuk persiapan acara malam ini.

"Buru-buru amat barbieh ku,..!" Tanya Alam sambil berdiri di depan meja Tiara.

"Iya dong!! Kita kan udah gak sabaran untuk show time nanti malam!" Jawab Tiara masih sibuk membereskan mejanya.

"Duh, gak sabaran gue liatin dedek syantik kita ini tampil.! " ujar Tama dari balik meja kerja nya.

"Gak sabaran apa mas? Gak sabaran nonton atau gak sabaran pengen ngetawaain!! " Ujar Tiara sambil mencibir seniornya.

"Ya.. dua-duanya!" Ucap Tama jahil.

"Awas ya.. kalau mas sampai terpukau dengan tampilan ku nanti malam.. !" Tiara melihat ke arah Tama. "Mas wajib trakitirin aku makan siang selama seminggu!" Tantang Tiara pada Tama.

"Siapa takut!" Jawab Tama dengan mantap.

"Babang ndut kuh.. awasi gerak gerik mas Tama ya.. baik yang terdengar oleh telinga atau pun yang tampak dari ekspresi wajah! Jangan sampai terlewatkan!!" Perintah Tiara pada Alam

"Siap, Bosque...!!"

"Hany, kamu udah ambil perhiasan yang kamu design di ruang produksi?" Tanya putra.

"Udah dong mas! Ini liat..!" Tiara mengeluarkan kotak yang berisi satu set perhiasan...Mulai dari kalung, gelang hingga sebuah cincin.

"Woow!!! Ini kamu semua yang design, Hany Buny Sweety kuh?" Alam mengambil kotak perhiasan itu dan memperhatikan setiap detail design dari perhiasan-perhiasan tersebut.

"Iya dong babang gendang kuh...! Ini original karya Haniza Tiara Putri. Satu-satunya di dunia ini." Jawab Tiara penuh senyum

"Cantik kan?" Tanya Tiara sambil mengambil kembali kotak perhiasan itu dari tangan Alam.

"Iya, cantik..! Secantik orangnya!" Jawab Putra sambil melihat ke Tiara.

Tiba-tiba suasana menjadi hening.

Alam dan Tama saling lirik, karena selama ini walaupun mereka sering bergurau namun gak ada satu pun yang secara frontal memuji Tiara seperti yang dilakukan oleh Putra barusan. Dan Putra juga bukan tipe orang yang suka bercanda seperti Alam dan Tama. Sehingga hal ini dirasa sangat janggal.

Tiara yang heran dengan ekspresi Alam dan Tama pun ikut diam walaupun dia gak tau mereka pada diam karena apa. Namun karena waktu sudah hampir jam 3, jadi mau gak mau Tiara terpaksa bersuara.

"Oke deh.. dedek pergi dulu ya para babang ganteng!"

"Doain semoga perhiasan-perhiasan ini ikut pulang dengan dedek malam ini." Ucap Tiara sambil menunjukan kotak perhiasan itu sebelum akhirnya dimasukan ke dalam tasnya.

"Semangat berbiiiih!!!!Cayyyyoooo... " Ucap Alam sambil mengempalkan tangannya memberikan semangat pada Tiara.

Ketika Tiara ingin meninggalkan ruangan design, tiba-tiba Putra bertanya, "Hany, kamu ganti baju di luar sekalian ya?"

"Rencana nya sih gitu mas?" Jawab Tiara asal.

"Kamu naik apa tadi kesini?" Tanya Putra kemudian.

" Naik Vespa mas!" Jawabnya pelan.

"Terus setelah ganti baju dan make up, kamu bakalan naik vespa untuk kembali ke kantor? " Putra menatap Tiara gak percaya.

"Eh.mm" Sahutnya pelan.

"Tinggalin aja vespa mu disini, aku aja yang antar kamu untuk tukar pakaian dan make up dan bawa kamu kesini lagi. " Putra mengambil kunci mobilnya dan berjalan ke arah Tiara.

"Ayo..!! Nanti telat!" Putra berjalan ke arah pintu.

Tiara menatap Putra yang berjalan ke arah pintu kemudian dia melihat ke arah Tama dan Alam bergantian. Setelah mereka mengangguk, Tiara pun segera menyusul Putra.

Tiara memang selalu bersama dengan para babang nya kemana-mana selama dia magang di Boa. Namun interaksinya dengan Putra dapat dihitung dengan jari. Karena Putra tipikal orang yang jarang berbicara.

Sesampainya Tiara dan Putra di depan Lift, ternyata ada trio macan yang juga sedang menunggu lift disana.(Lizza, Tia dan Maria)

Mereka sepertinya juga ingin pergi keluar untuk mengganti kostum untuk acara malam ini.

Mereka melirik ke arah Tiara dengan ekspresi meremehkan. Kalau saja saat ini Tiara dalam mode Haniza Tiara Putri, seorang putri konglomerat terkaya di Indonesia, pasti sudah Tiara congkel tuh mata trio macan. Tapi apalah daya, saat ini dia sedang dalam mode Betty La Fea.

"Sabar.. sabar.. Tiara!!" Gumamnya dalam hati sambil menarik nafas.

"Tia,Maria!! kalian punya cermin lebih gak di rumah?" Tanya Lizza sambil melihat Tiara dengan sombong dari ujung matanya.

"Untuk apa?" Tanya Tia heran karena sahabatnya gak biasa-biasanya bertanya soal cermin.

"Hmmm.. kayaknya perusahaan kita perlu cermin untuk di letakin disetiap divisi deh! Soalnya banyak orang yang pada gak punya cermin sehingga gak bisa liat wujudnya sendiri!" Ucap Lizza dengan nada penuh sindiran.

Putra yang mendengar ucapan Lizza, langsung menarik tangan Tiara masuk ke dalam Lift yang baru aja terbuka di depan mereka.

Belum sempat trio macan masuk ke dalam lift tersebut, Putra sudah terlebih menutup pintu lift sehingga trio macam gak bisa masuk ke dalam lift.

"Mas, koq ditutup sih..! Mereka kan belum masuk.!" Ujar Tiara heran melihat apa yang dilakukan oleh Putra.

"Males mas liat mereka, Wajah dan tingkah laku suka sering gak sinkron. Wajah bidadari, tingkah syaiton." Jelasnya singkat.

Tiara yang mendengar ucapan Putra, tertawa kecil. Dia gak menyangka ternyata Putra bisa berujar seperti itu.

"Kamu kenapa?" Tanya Putra heran.

"Gak ada apa-apa mas! Cuma surprise aja dengar mas ngomong gitu! Soalnya kan selama ini, mas irit banget dalam berbicara, Eh sekali bicara.. pedes banget euy!! Ala bon cabe level 32" Ucap Tiara sambil melihat Putra dari balik kacamata tebalnya.

Putra hanya diam mendengar ucapan Tiara. Membuat gadis itu berpikir mungkin dia dan Putra memang tidak satu frekuensi.

Pintu lift pun terbuka, Putra dan Tiara pun segera keluar. Disaat bersamaan, Ardi dan Reza juga keluar dari lift khusus direktur.

Tiara dan Putra yang tidak menyadari keberadaan Reza dan Ardi, langsung menuju pintu keluar. Sedangkan Reza yang melihat musuh bebuyutannya sedang berjalan dengan seseorang yang sangat dia kenal malah menghentikan langkah kalinya.

"Dia kok bisa dengan Putra? " Tanya Reza pada Ardi.

"Putra kan staff divisi design, jadi wajar lah kalau dia bisa jalan bareng si anabelle!" Jelas Ardi.

"No!! Bukan itu maksud gue! Lo tau Putra kan? Dia itu gak suka banget berdekatan dengan cewek..! Tapi barusan gue liat, dia nyantai banget dekatan dengan si Annabelle!" Tanya Reza heran.

"Ye mana gue tau! Bisa jadi dia dan si Anabelle cuma kebetulan aja turun bersamaan! Atau bisa jadi dia dipaksa buat antarin si Annabelle... ! Atau dia dipelet Annabelle!! Atau.... "

"Udah,.. udah!! Malas gue dengar penjelasan lo!" Potong Reza.

Reza dan Ardi pun berjalan ke arah keluar.

*****

" Mau diantarin kemana?" Tanya Putra ketika dia dan Tiara sudah berada di dalam mobil.

"Ke Ivan Rifandi butik mas,.! " Jawabnya ragu.

"Kamu mesan baju disana?" Putra pura-pura terkejut mendengar Tiara memesan baju ditempat seorang designer terkenal.

Ya... 😊Putra sebenarnya tau siapa Tiara, karena sebenarnya Putra..... (kasih tau sekarang atau di Bab selanjutnya ya😌😌😌😌😌 hehehe.. kita simpan dulu ya untuk surprise di Bab selanjutnya🤭🤭)

Tiara yang menangkap keterkejutan di wajah Putra langsung menjelaskan. " Mas Ivan itu dulu pernah aku tolongin, mas! Makanya dia merasa berhutang budi gitu ke aku!" Karang Tiara.Tiara memang jago banget ngarang indah😁😁.

"Awalnya aku nelpon dia cuma untuk konsultasi soal model baju Arabian, eh tau tau dia maksa untuk buatin baju itu untuk aku. Ya, aku gak mungkin dong nolak rejeki, mas... Lagian, Kapan lagi dibuatin baju oleh seorang designer kondang seperti mas Ivan." Lanjut Tiara lancar jaya dengan semua cerita karangannya.

"Oo.. I see!" Jawab Putra singkat.

"Huft.. irit banget sih mas,ngomongnya?!Aku dah panjang kali lebar ngomongnya, mas cuma jawab I SEE.. " Celetuk Tiara.

Putra yang mendengar celetukan Tiara hanya tersenyum sambil mengemudikan mobilnya.

Tidak ada lagi terdengar suara dari Putra maupun Tiara dalam perjalanan itu. Hingga akhirnya mereka sampai di butik yang dituju.

"Makasih ya, mas Putra!" Ucap Tiara sambil melepaskan seat belt nya.

"Ntar, telpon aku kalau kamu udah siap. Aku mau pulang, ganti baju. " Ucap Putra yang terdengar seperti sebuah perintah di telinga Tiara.

"Aku naik taxi aja mas!" Tolak Tiara sopan.

"Kalau kamu gak mau nelpon aku, ya udah. Aku tingguin kamu dandan baru setelah itu kita kerumah aku." Ucap Putra seenaknya.

"Ya udah deh.. Ntar kalau udah siap aku telpon mas!"

"Mana handphone kamu?" Putra mengulurkan tangannya ke arah Tiara.

"Buat apa mas?" Tanya Tiara heran tapi tetap memberikan handphone nya pada Putra.

Putra memencet beberapa angka, dan membuat sebuah panggilan dari handphone Tiara.

Gak lama terdengar suara deringan Handphone dari saku celana Putra.

"Itu nomor hp mas! Udah mas simpan di hp kamu." Ucapnya sambil mengembalikan hp Tiara.

Tiara hanya mengangguk dan keluar dari mobil. Putra.

Tanpa menunggu mobil Putra pergi, Tiara langsung masuk ke dalam butik Ivan.

****

"Hi pak secure... " Sapa Tiara asal pada security yang tempo hari ngalangin dia masuk ke butik si Ivan.

"Selamat sore non!" Jawab si security.

Tiara melangkahkan kakinya.. Namun tiba-tiba penyakit jahilnya kambuh.. Lalu sebuah senyum jahil terbit di wajahnya.

"Saya udah boleh masuk ni pak?" Tanya Tiara sengaja untuk mengganggu si security.

"Silahkan, non!" Jawab si security sopan.

"Gak perlu ditanya-tanya lagi, nih...?" Goda Tiara dengan wajah iseng nya.

"Gak, non. Langsung masuk aja."

Tiara maju satu langkah, lalu mundur kembali. "Yakin??? Ntar Salah orang lho pak. "

"Yakin non..! Yakin..!!" Jawab si security gemes dengan tingkah Tiara.

"Gak perlu KTP saya lagi pak?" Goda Tiara pada si security itu lagi.

"Gak, non!"

"SIM..! SIM.. " Kali ini Tiara mengeluarkan SIM nya dan melambai-lambaikan nya pada si security.

"Gak, non!"

"Beneran ni pak, saya udah boleh masuk?"

"Iya, non. Silahkan masuk. Soalnya muka non sudah terpatri di pikiran saya jadi saya gak butuh kartu-kartuan lagi untuk mengidentifikasi non." Ujar si security ngarang soalnya dia udah gemes banget dengan tingkah Tiara.

"Iihh.. pak secure bisa aja...!" Ledek Tiara sambil mencolek si security.

Tiara pun meninggalkan si security dan langsung masuk ke ruangan Ivan.

"Hi Van, gimana baju gue..?" Tanya Tiara sambil duduk syantik di depan Ivan.

"Yuck.. ikutin gue.. "

Tiara pun mengikuti Ivan untuk mencoba baju nya...

"Mbak Marni, bawain baju yang di Lemari kaca dong. "

"Ini, mas? " Tanya si embak.

"Iya,! Hati-hati bawa nya mbak.. " Perintah Ivan pada wanita 47tahun itu.

"Makasih ya, mbak. "

"Iya, mas. "

"Nih, Coba lo pakai dulu bajunya, gue mau liat apa sudah pas atau belum di badan lo." Ivan memberikan baju itu ke Tiara.

Tiara pun masuk ke ruang ganti dan tak lama kemudian dia keluar...

Dan Taraaa........

Penasaran dengan tampilan Tiara..?

tungguin up otor berikutnya ya..

Jangan lupa tinggalkan jejak mu disetiap bab yang kamu baca dengan cara Like, komen, love and vote... 🥰🥰🥰🥰🥰🥰

1
Erna Fkpg
dih pelangi sejak kapan host hitam putih ganti nama😂😂😂
Sisca Audriantie
😍😍😍
eti rohaeti
Luar biasa
Lies Rosnenih
good ...gitu doong
jumirah slavina
bakat jd artis sejak dini ya
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
iya betul Daffa.. 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
caelah Za.. ke' Mars aj sekalian 🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
penggemar Kera sakti ya Ar km ??
🤣🤣🤣🤣
Yurniati
tetap semangat terus
Yurniati
ada ada saja Reza,,,,,,
Yurniati
semangat terus thorr
Iyet Rohayati
nyimak dulu
Teteh
hati malaikat
Rohma Wati Umam
Luar biasa
Siti Aniah
ah bambang za
Minthil She Judhezt
Kiriman dari dead angel
Minthil She Judhezt
Dead angel vs Betty la fea
Minthil She Judhezt
klau bener tuch hasil kecebong Reza bakal d cincang 🐦 d jadiin pakan 🐈
Minthil She Judhezt
Kq Kya ngidamq dulu kalau abis pulang kerja mendiang mantan suami GK d ijinin mandi ,cuma gsok gigi doang q
lsng minta d kelonin
Minthil She Judhezt
Damkar mana... damkar mana ....butuh air tuch Babang Reza Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!