NovelToon NovelToon
OVERTHINKING

OVERTHINKING

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Selingkuh / Janda
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

SEKUEL DARI CINTA LAMA BELUM KELAR

Dalam kisah ini didominasi perjalanan cinta antara Sasa dan Sakti, restu orang tua dari Sakti yang belum juga turun, meski pernikahan mereka sudah berjalan kurang lebih 5 tahun, bahkan kedua anak Iswa sudah sekolah, namun hubungan mertua dan menantu ini tak kunjung membaik.

Kedekatan Sakti dan kedua anak mendiang adiknya, Kaisar, Queena dan Athar membuat Sasa overthinking dan menuduh Sakti ada fair dengan Iswa. Setiap hari mereka selalu bertengkar, dan tuduhan selingkuh membuat Sakti capek.

Keduanya memutuskan untuk konsultasi pernikahan pada seorang psikolog yakni teman SMA Sakti, Mutiara,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DADDY'S DAY

Siapa pun yang melihat interaksi Iswa dan Davin membuat hati bahagia, begitu juga Fandy melihat putra satu-satunya makan dengan lahap disuapi oleh perempuan yang merupakan mama Athar membuatnya terenyuh.

"Sudah 5 tahun, kamu meninggalkan kita, Nola. Davin sangat merindukan kamu, sampai meminta mama temannya menyuapi," ujar Fandy sembari tersenyum sedih, bahkan Fandy melihat sang mama begitu bahagia mendampingi sang cucu makan sembari bercerita. Sudah lama, Fandy tak melihat lahapnya Davin makan seperti itu.

Namun, Fandy sadar tak selamanya mama Athar bisa selonggar ini, lihat saja hampir satu jam berkutat dengan Davin pada akhirnya Iswa juga pamit pulang, dengan beralasan akan ada meeting.

"Terima kasih mama Athar sudah meluangkan waktu menjenguk Davin," ucap Fandy tak enak hati. Iswa mengiyakan saja, dan mohon maaf kalau tidak bisa lama, karena dia juga ada kepentingan perkerjaan. Fandy pun mengangguk, toh Davin juga pengertian, dia tahu makna pinjam yang pada akhirnya akan dikembalikan pada pemiliknya, yakni Athar.

Iswa sendiri merasa lega, karena Davin tak merengek dan ketergantungan pada Iswa, saat Davin sudah masuk sekolah ia memberi kue untuk Athar dan diminta memberikan ucapan terimakasih pada mama Athar.

Athar pun bahagia sekali ketika Davin menceritakan kepada teman lain, bahwa mama Athar sangat baik, menjenguk dan menyuapi Davin, lalu pintar membuat kue lagi. Sehingga teman-teman Athar penasaran dengan konsep pinjam mama.

Untung saja, Athar bermulut manis, hingga dia bisa nanti kalau ada mom's day, maka teman-temannya akan dikenalkan pada mamanya. Keceriaan Athar berhenti sejenak saat ibu guru mengingatkan pada pekan ini ada Daddy's day. Kegiatan pembelajaran bersama ayah, tentu saja Athar langsung cemberut karena pasti Opa yang akan datang.

"Aku gak mau sama Opa, bosan. Selalu saja Opa yang menggantikan papa Kai, aku gak mau, Ma!" rengek Athar. Iswa menghela nafas, bakal ngambek nih bocah.

"Sama Popo gimana?" tawar Iswa. Athar berpikir sebentar.

"Boleh, popo gak beruban, popo ganteng dan punya mobil bagus, aku mau kalau sama popo," Iswa hanya memutar bola malas menghadapi drama krucil untuk kesekian kalinya.

Dia pun menelepon Sakti, semoga saja kakak iparnya itu tak ada agenda penting hari itu. "Iya, Wa?" sapa Sakti tanpa salam. Iswa menyuruh Athar buat ngomong sendiri.

"Popo salam dulu, assalamualaikum gitu loh," protes Athar yang sudah menguasai ponsel Iswa. Sedangkan, Iswa melanjutkan pekerjaannya, karena ngambek alhasil Athar dibawa ke kantor saja.

Sakti tertawa mendengar suara Athar dan minta maaf kemudian mengucap salam pada ponakannya itu.

"Iya, ada apa, Thar?" tanya Sakti setelah menuruti sang ponakan untuk salam terlebih dulu.

"Popo, hari apa, Ma?" padahal lagi ngomong sama Popo, nyatanya Athar masih tanya sama Iswa.

"Rabu besok," jawab Iswa.

"Popo hari rabu besok, Popo bisa bantu Athar gak?" tanya Athar manja.

"Bantu apa Sayang?" tanya Sakti.

"Aku ada Daddy's day. Popo kan tahu aku gak punya papa, bantu aku jadi papa aku, Po. Aku gak mau Opa, Opa sudah tua, banyak rambut putih, gak ganteng!" ujar Athar ceplas-ceplos, spontan saja Sakti tertawa ngakak. Mendengar clamitannya Athar mengingatkan pada sang adik.

Tanpa pikir panjang, Sakti langsung jawab, "Oke, kalau bisa nanti kita pakai baju kembar, gimana?" tawar Sakti yang langsung disambut hore oleh Athar.

"Aku suka."

"Oke, nanti sepulang Popo pulang kerja kita ke mall."

"Siap, Po. Makasih, tapi Athar di kantor mama!"

"Iya, nanti papa mampir ke kantor mama kamu!"

Barulah Athar girang kembali, sehingga dia anteng tak mengganggu Iswa kerja, sampai akhirnya dia tertidur. Queena datang ke kantor menjelang kantor Iswa bubar, dia ternyata dijemput Sakti. Seperti kebiasaan, Sakti tidak akan mengajak Athar saja untuk jalan, tapi Queena juga. Sakti tak mau pilih kasih, kasih sayangnya sama untuk kedua ponakannya.

"Dress codenya jeans sama kaos putih sih, Bang!" ucap Iswa memberi tahu Sakti informasi di grup kelas. Sakti mengangguk saja, ia pun pamit pada Iswa membawa dua ponakannya jalan.

"Oke, Bang hati-hati," ucap Iswa yang tak mau ikut, meski Sakti duda, Iswa sudah terbiasa tak pernah ikut Sakti dengan dua anaknya saat jalan. Kalau dulu menghargai perasaan Sasa, tapi kalau sekarang malah gak enak, karena sama-sama single, takut kalau dianggap pasangan bila bertemu dengan teman.

Sakti dengan telaten mengajak kedua ponakannya untuk makan dulu sembari mencari outlet yang bisa sablon custom dan cepat jadi di mall. Baik Queena dan Athar manut saja pada Poponya.

Hasil searching pun menunjukkan oulet distro di lantai 3 yang melayani sablon custom, Sakti mengajak keduanya naik lift ke lantai 3 dan dua ponakannya itu dipersilahkan memilih sablon custom sesuai selera mereka.

Saat hari itu tiba, Iswa dibuat melongo dengan kaos yang dipakai Sakti saat menjemput Athar. Ingin tertawa tapi ia tahan karena Sakti memakai kaos putih lengan pendek, lalu ada tulisan Popo Sayang Athar, dan ada stempel bibir. Tentu saja bukan tipe Sakti banget.

"Kalau mau tertawa, tertawa saja. Ini Queena yang pilih," ujar Sakti sedikit kesal tahu kalau Iswa menahan tawa.

"Gak boleh gitu mama, popo ganteng kayak superstar kok," ucap Athar yang langsung menghampiri mamanya, untuk salim dan berangkat. Iswa hanya mencibir, kalau ada Sakti, Iswa dicueki oleh Athar dan Queena, lihatlah mereka langsung menggandeng tangan poponya.

"Makasih ya, Bang!" ucap Iswa saat mengantar kedua anaknya ke depan, sebelum masuk mobil.

"Makasih doang? Ada imbalannya," ledek Sakti, Iswa hanya mendengus kesal, bukannya salah tingkah diledek Sakti begini, malah memasang wajah meledek. "Kencan berdua gimana?"

"Boleh, tapi aku telepon Mas Kai dulu," ucap Iswa membalas ledekan Sakti.

"Seremnya!" ujar Sakti langsung masuk ke mobil setelah memastikan dua ponakannya masuk.

Begitu memasuki pelataran sekolah, sudah disambut guru dan diarahkan ke ruang untuk Daddy's day.

"Kok kayak kenal?" gumam Sakti melihat sosok laki-laki yang baru saja ia kenal.

"Siapa, Po?" tanya Athar masih menggandeng tangan Sakti. Belum juga dijawab, Athar sudah berteriak memanggil temannya, Davin.

Tatapan kedua pria dewasa itu saling tertaut, dan tak lama Davin mengajak sang papa untuk menemui Athar.

"Kamu pinjam papa siapa? Katanya kamu gak punya papa?" tanya Davin berceloteh khas anak kecil, polos dan ceplas-ceplos. Fandy langsung tak enak.

"Pak Sakti," sapa Fandy mengajak salaman kepada Sakti.

"Oh pantes, kok saya merasa kenal, iya dokter Fandy!" jawab Sakti sembari membalas jabatan tangannya.

"Ini popoku, bukan papa pinjam, ya kan, Po?" taanya Athar dan diangguki oleh Sakti.

"Popo tuh apa?" tanya Davin penasaran. Baik Fandy dan Sakti membiarkan saja keduanya ngoceh ala anak kecil.

"Popo tuh, Pak Poh, kakaknya papaku," ujar Athar, dan seketika itu Fandy menatap Sakti intens, seperti mendapat suatu pencerahan akan hubungannya dengan Sasa.

1
Oktavia Zuriko
semangat bang sak meluluhkan hati adek iparmu🤭 si ellin emng mulutnya minta ditampol🤣
Oktavia Zuriko: betul kak si ellin tukang kompornya😄
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
perlu sholat malam pak sakti🤭
Lel: boleh2
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ads yg perlu d tabok nih🤭
Lel: memang perlu ditabok si elin
total 1 replies
Septyana Kartika
Ayo Pepet terus bang Sak....
eh kok g enak y manggil nya
Lel: enaknya dipanggil apa dong
total 1 replies
Ray Aza
aigoooo... udah dipasrahin tuh wa. 😍
Ray Aza: ga lah. masa iya kebahagian sakti n iswa tergantung sasa? sdh diksh kesempatah 5 th bknnya memperbaiki diri mlh menggila. sdh saatnya sakti n iswa bahagia. anggap aja 5th kmrn hukuman sakti krn kualat sm ortu
total 2 replies
Ray Aza
kawin kawin kawinnn..! eh salah, nikah ding. 😅😅😅
Ray Aza: biarin aja, sdh bkn tgjwb sakti. msh untujng dibiayain sampe sembuh, msh diksh pekerjaan jg. ga fair bgt krn sasa hidup sakti jd tergadai
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
iya wa terima aja y..tuh udah dapet ijin dari ayang kai🤭
Lel: galau tapi
total 1 replies
Ovha Selvia
Jadi wajar sih sasa overtinking sama sakti dan iswa.. Lihat aja, bagaimana perhatiannya sakti ke iswa.. Apalagi sakti memang mendam perasaan ke iswa.. Semoga sasa cpt sembuh dan jadi pribadi yg lebih baik lagi. Dan move on dari sakti ya sa, semoga kamu juga dpt jodoh yg terbaik.
Lel: aamiin
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
please thor sama sakti aja biar mm pp bhgia
Lel: enaknya gimana ya
total 1 replies
Septyana Kartika
Kan ada mas Duda ,Wa
Lel: hwkwkkw senangnya pendukung sakti
total 1 replies
Heni Fitoria
dah nikah aja sama sakti, wa. lagian kaisar udh ksh lampu hijau....
Lel: hwkwkkw senangnya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
dbikin sikone pas mama papa lagi g ada jd sakti bs menolong iswa🤭 pertama ny y bs nyentuh iswa pun krn darurat..dl pas ngajak kencan iswa buat bkn cemburu kai kyne g d kntk fisik
Lel: iya cuma jalan sama makan es krim
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
org g bener ky mma e sada g dpt musibah apa2 nih. nah itu loh orgtua mcm apa gt yg pnya prinsip memanfaatkan anak merasa itu hak nya dan kwjbn anak membenarkan memaklumi perbuatan orgtuanya..yg pntg dr sndiri seneng duit banyak bhkn g peduli skalipun ibarat kata ngerampok anak sndiri, mau anak mskn kelaparan dsb g pdli yg pntg dia byk duit
Lel: tunggu berita mengejutkan lainnya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jebul penak dadi konco timbang bojo ya🤭
Lel: betul
total 1 replies
Nita Yusnia
mulai dah... sasa tuh dgn laki laki mana pun pasti nethink trus otaknya... dr Fandy yg bkn siapa siapa dia z di cemburuin... siapa jg yg tahan & mau sama kamu Sa klo udh tau karakter otak kamu
Lel: dulu waktu muda juga sering gonta ganti pacar juga sblm sama Sakti
total 1 replies
Ray Aza
serah kamu aja deh sa
Lel: masih keras kepala
total 1 replies
Septyana Kartika
mbk Micin terjebak antara kata Bakti dan kesehatan mentalnya...Melu aku ae mbk
Septyana Kartika: mancing
total 2 replies
Masha 235
error mamanya Sasa ni
Masha 235: ho oh ..bukanya minta maaf, ini malah ..
total 2 replies
Septyana Kartika
Hmmm mungkin mamanya mbk Micin ,sesekali perlu d ajak k pengajian nya Mama Dedeh
Lel: mari buk
total 1 replies
Ovha Selvia
Tinggalkan aja mamamu yg sampah itu sa.. Jgn mau diperbudak lagi, bukannya dia tak pernah benar2 merawatmu? Bahkan tak pernah tulus menyayangimu..
Lel: enaknya kayak gitu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!