deskripsi belum ada.. nyusul.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon N—LUVV, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep 021 : Perkenalan & Aturan
^^^Ep 021 : Perkenalan & Aturan^^^
" ugh..~ gara gara bocah itu. tubuh ini harus dalam keadaan tidur selama seharian penuh " Qinyi kesal.
' maaf..~ aku tidak tahu. ternyata essence skill gabungan —kapal noah terlalu menguras banyak kekuatan fisik dan juga menguras tenaga yang besar ' Linyi sedikit menyesal.
" huft.. " reaksi Qinyi hanya bisa menghela nafas, menurutnya ini lebih baik ketimbang tidak merasa bersalah sama sekali.
Untungnya tubuh ini tidak sampai meledak atau mati dan itu sudah cukup beruntung karena berhasil menahan kemampuan Linyi di hari sebelumnya.
' Tok.. 3× ' tiga kali ketukan pada pintu terdengar.
Qinyi turun dari ranjang dan membuka pintu. Terlihat seorang remaja yang 2 tahun lebih tua ketimbang dirinya.
Entah tujuannya dia ke sini untuk apa ? Namun sepertinya dia cuma mau menemuinya saja.
Selain itu Qinyi kenal dengan dia. Mau saat dia memiliki jenggot dan kumis tipis atau tidak, berbeda dengan Linyi yang tidak mengenal dia.
' siapa dia ? perasaan tidak ada orang seperti itu di tempat ini, orang tua..~ apakah kau kenal dengannya ? ' Linyi penasaran.
" A.. kamu penjual tahu busuk, halo nama ku Ao Qinyi. panggil saja Qinyi " Qinyi memperkenalkan diri.
' ....!! penjual tahu busuk ' Linyi terkejut.
" salam kenal aku Oscar, bisa di panggil Xiao ao. mau ke kantin akademi ? mari ke sana bersama " ucap Oscar.
Qinyi mengangguk.
Karena sudah hampir siang hari, Qinyi memilih untuk langsung pergi bersama Oscar bahkan tidak mandi dan tidak berganti pakaian.
Selama perjalanan ke kantin. Oscar menceritakan tentang Akademi Shrek mereka ini.
Dari fasilitas bahkan keadaan Akademi mereka yang cukup menyedihkan namun kagum dengan perjuangan guru & dekan mereka.
" selain aku dan kau, ada orang lain ? " Qinyi berpura pura.
" ya. aku murid tertua, lalu ada si gendut Ma hongjun dan Dai mubai. sekarang di tambah kalian ada delapan orang murid " jelas Oscar.
" bagaimana dengan aturan yang ada di a-
" Sialan Sarapan Sudah Kamu Habisi Semua ! Sekarang Bagaimana Kita Semua Akan Makan " kata kata Qinyi terpotong oleh teriakan seseorang.
Arah suara teriakan tersebut adalah suatu bangunan yang memang sedang di tuju oleh Qinyi dan Oscar.
Oscar sendiri sudah bisa menerka apa yang terjadi di sana, begitu juga Qinyi namun untuk Linyi yang cuma bisa sedikit memperhatikan tidak tahu apa apa.
Saat sampai.. Mereka masuk dan melihat pertengkaran yang terjadi di sana.
...___- Kantin Akademi Shrek -___...
" para gadis cantik tenang saja, mau makan apapun semua ada. tahu lembut yang cantik dan manis " Oscar masuk seraya tersenyum.
" narsis " gumam Qinyi.
Melihat Oscar masuk. Para gadis yang melihat penampilan Oscar tersipu malu.
Apa lagi penampilannya tanpa kumis tipis dan jenggot membuat dirinya sangat tampan lebih tampan dari pada kemarin, saat akademi mengadakan pendaftaran.
' Oscar ? dia cukup tampan ' Ning rong rong tak percaya dengan apa yang dirinya sendiri lihat.
" .... hmph ! tampangnya lumayan juga " Zhu zhuqing memalingkan wajahnya.
" kak.. aku merasa sedikit terpukul dengannya " Xiao Wu sedikit terpukul.
" benar benar tidak membuat ku tidak terbiasa " Tang san tidak peka.
Begitulah reaksi mereka.
Saat mereka tengah menikmati reaksi mereka sendiri kala melihat Oscar.
Oscar menawarkan tahunya.
Padahal keadaan di kantin sendiri tengah dalam keadaan sedikit parah karena makanan habis tak bersisa di makan oleh seekor ayam nakal.
" hahaha.. siapa yang mau ta-
' Bug ' belum sempat Oscar menyelesaikan kata katanya, didinya sudah di pukul oleh Dai mubai dan Ma hongjun.
Qinyi yang melihat cuma geleng geleng kepala, sedangkan Linyi berniat ikut memukul juga walau tentunya dia tidak di perbolehkan oleh Qinyi.
" Mati Saja Sana !! Dasar Penipu " Dai mubai berteriak.
" Ck.. Membuat Ku Tidak Nafsu Makan !! " Ma hongjun juga sama berteriak.
Ning rong rong yang melihat itu cuma terkekeh saja.
Menurutnya itu lucu untuk sebuah komedi di pagi hari yang indah pada hari pertama di akademi Shrek ini.
" Siapa Yang Menyuruh Mu Untuk Membuat Tahu Di Sini !! " Dai Mubai masih berteriak.
" bukannya tidak ada sarapan ? " Oscar berkata fakta.
" Si Gendut / Hongjun Yang Akan Buat Sarapan " balas Dai Mubai.
" akan lama jika memasak ulang. berikan tahu mu, mungkin beberapa saja bisa membuat ku kenyang " ucap Qinyi.
" !!!! " reaksi semua orang yang mendengar itu terkejut tak percaya. Kecuali Oscar yang terharu karena Qinyi berani memakan tahu dari essence skill dewa makanan miliknya.
' gila kau orang tua apakah kau tahu kalau tahu miliknya itu sangat berbau busuk. bahkan aku yang berada dalam alam bawah sadar mu saja tidak akan pernah mau memakan itu '
...___- Halaman / Lapangan Akademi Shrek -___...
Setelah selesai dari acara sarapan pagi mereka.
Semua murid baru termasuk Qinyi, mengikuti 3 murid senior menuju tempat di mana mereka akan belajar.
Sama halnya dengan Oscar. Dai mubai mulai menjelaskan setiap aturan yang berada di sekolah atau akademi kecil mereka.
" aturan / peraturan di akademi ini cukup sederhana. tidak di perbolehkan berzina dan merampas namun di perbolehkan untuk berjudi bertarung " jelas Dai mubai.
' Berjudi '
Reaksi dari Tang san, Xiao wu, Zhu zhuqing dan Ning rong rong sama sama terkejut.
Mereka tak menyangka ada akademi yang memperbolehkan siswa siswi atau murid mereka untuk berjudi.
Apa lagi alasan memperbolehkan untuk berjudi, sangat masuk di akal dan logika manusia.
" biar aku tebak. aturan itu di lakukan untuk mengasah kemampuan observasi dan pengambilan keputusan ? " Qinyi sedikit menebak.
" benar sekali. dekan ingin kita mengasah kemampuan kita dalam observasi dan pengambilan keputusan, akan tetapi harus tahu batas dan tidak boleh sampai membunuh " jelas Oscar.
Tang san tersenyum.
Entah mengapa akademi ini sangat menarik baginya, apa lagi baru kali ini ada akademi yang memperbolehkan murid murid sendiri untuk bermain judi pertarungan.
' Tang 3× ' bel berbunyi tiga kali ketukan. Dai mubai yang mengerti langsung memberitahu mereka.
" bel sudah berbunyi semuanya cepat "
" kak menurut mu apa pelajaran pertama ? " Xiao wu bertanya pada Tang san.
Ma hongjun menatap Xiao wu / gadis kelinci dan berkata.
" tak usah di tebak. kepala sekolah atau dekan sudah pasti akan meminta atau mengambil uang akademi " ucap Ma hongjun seraya memakan rotinya.
" penyakit kepala sekolah ada banyak.. pelit, pendendam, serakah —
" oh !! "
" ta- tapi dia memiliki kelebihan rela melindungi orang yang tidak bersalah "
Tubuh Oscar bergetar hebat.
Dia berbalik menatap dekan kepala sekolah mereka yang berpenampilan seperti pria tua biasanya.
Oscar menyapa " ha- halo.. Dekan "
" Oscar kamu memang mengerti aku " Flander menatap Oscar sedikit tajam.
" kak dia pedagang itu " bisik Xiao wu membuat dirinya dan Tang san mulai mengingat kejadian beberapa hari lalu.
' pendendam '
Karena sang dekan sudah sampai.
Mereka mulai berbaris rapi nan sejajar dengan menghadap ke arah kepala sekolah.
Tidak ada yang bicara dan tidak ada juga yang berbisik.
" selamat datang di akademi Shrek semuanya... " sapa Flander pada semua muridnya.
^^^To Be Continued^^^
Halo..~ bertemu lagi dengan author 👋😊
kuku kuku kaki nenek ku bye