NovelToon NovelToon
Nairi Ku Tersayang

Nairi Ku Tersayang

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:61.8k
Nilai: 5
Nama Author: Indah mala

Hai Teman-teman" Perkenalkan ini Novel baru Mala. Sebenarnya ini Novel pindahan dari akun lama Mala, Semoga suka.

"Halo namaku NAIRI, dan aku adalah gadis kampung biasa.
"hem...." Tidak terlalu cantik dan hidup sederhana.

Aku memiliki sahabat yang bernama Lina. Dia gadis yang baik, pengertian dan yang pastinya selalu ada disaat aku butuh dukungan.

Yuk langsung intip kisahku. 🤭🤭🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah mala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merelakan Kayla

🍒 Happy Reading 🍒

''Iya Ayah, Kayla yakin kok! izinin Kayla tinggal di desa ya Ayah. Nanti kalau pas liburan, Kay janji akan main ke kota. Kay ingin menemani nenek Ayah. Kayla juga ingin mencari suasana baru. boleh ya Ayah.'' Ucap Kayla, dengan bersungguh-sungguh.

''Apa kau yakin Nak?'' Tanya Aska, dan langsung diangguki oleh Kayla.

Aska tidak dapat berkata apa-apa lagi. Sebenarnya, hatinya tidak ingin melepaskan Kayla pergi jauh. Walau itu di tempat neneknya sendiri. Tapi Aska sepertinya memang tidak bisa jauh dari putrinya, tapi mau bagaimana lagi, ini sudah menjadi keputusan putrinya. Dan ia juga harus menghargai keinginan Kayla.

''Biar bagaimana pun, semoga saja saat Kayla berada di desa, Kayla bisa memulai hidup yang baru. Kayla bisa Bangkit dari keterpurukan dan menjadi gadis yang kuat.

Aska hanya bisa mengusap kepala putrinya dan memeluknya. Air matanya tak dapat lagi ia bendung, ini adalah keputusan yang sangat berat bagi Aska.

Karena, untuk pertama kalinya, ia harus berpisah dengan putrinya. Ia sudah kehilangan istri tercintanya, dan sekarang harus jauh dengan putrinya.

''Oh Tuhan, Cobaan apalagi ini.'' Batin Aska.

Setelah sampai di depan gerbang sekolah, Kayla pun berpamitan kepada Aska, lalu masuk ke sekolah. Aska masih setia memandangi tubuh mungil anaknya, yang berjalan masuk ke dalam sekolah.

Ia masih termenung di dalam mobil, memikirkan permintaan putrinya itu. Apakah ia sungguh sanggup jika harus berpisah dengan putrinya, mungkin perpisahan ini bukanlah perpisahan yang sebentar. Karena ia yakin, Kayla benar-benar butuh waktu untuk bisa bangkit dari keterpurukannya itu.

Kemudian Aska pun memutar kemudi mobilnya, untuk melajukan mobilnya ke arah kantor. Pikirannya hari ini benar-benar tidak bisa fokus. Bahkan banyak pekerjaan yang terbengkalai, gara-gara Aska sering melamun.

Dan itu, membuat Steve sedikit kewalahan. Namun Ia juga Maklumi keadaan Aska, Biar bagaimana pun, Tuannya saat ini sedang banyak pikiran. Putrinya sudah remaja dan pasti tidaklah mudah bagi Aska. Aska harus kuat demi putrinya, dan demi keluarga kecilnya.

''Tuan, hari ini ada meeting ke luar kota, apa Tuan akan mengajak Nona Kayla?'' Tanya Stev.

''Jam berapa kita berangkat?'' Tanya Aska.

''Sekitar jam 04:00 sore.'' Ucap Stev.

''Baiklah! Nanti aku akan menjemput Kayla dahulu, Kamu siapkan keperluan lainnya. 3 Hari kan kita di sana.'' Ucap Aska.

''Iya, benar Tuan 3 hari. Karena Kantor cabang kita mengalami sedikit masalah. Entah apa yang dilakukan orang-orang di sana.'' Ucap Stev.

Kemudian Stev pun meminta izin undur diri untuk mempersiapkan segala kebutuhan Aska dan Kayla selama mereka tinggal di sana.

Jam pulang sekolah telah tiba, Aska sudah bersiap-siap untuk menjemput putrinya dari sekolah.

Mobila yang ia kendarai pun sudah terparkir dengan cantik di depan pintu gerbang, Di sana Aska melihat putrinya berjalan menghampirinya.

Aska melihat teman-teman sekolah putrinya, mereka banyak bercada tawa, ada yang sedang saling mengejar, salin bersendau gurau bersama-sama. Namun Aska melihat putrinya hanya seorang diri, berjalan menghampirinya tanpa senyuman, bukan seperti teman sebayanya.

''Ayah,'' Panggil Kayla.

''Iya Sayang, Ayo masuk.'' Ucap Aska dengan tersenyum menyambut putrinya.

''Apa Ayah tidak sibuk? karena kan biasanya paman Stev yang menjemput Kayla.'' Ucap Kayla.

''Kebetulan Ayah sedang tidak sibuk, karena nanti sore Ayah ada meeting di luar kota. Makanya Ayah sendiri yang menjemputmu, sekalian nanti kita bersiap-siap berangkat.'' Ucap Aska.

''Apa Kayla akan ikut Ayah?'' Tanya Kayla.

''Tentu saja kamu ikut, Memangnya kamu ada acara lain apa?'' Tanya Aska, pada putrinya itu.

''Tidak ada acara lain sih Ayah, cuma Kayla nanti pasti bosen nungguin Ayah pas meeting.'' Ucap Kayla.

''Nanti Paman Stev akan membawamu jalan-jalan di sana, ada tante Maya juga.'' Ucap Aska.

''Terserah Ayah saja lah.'' Pasrah Kayla, karena ia tidak mungkin membantah perintah Ayahnya, lagi pula ia harus menikmati waktu-waktu yang tersisa sebelum ia tinggal di desa bersama neneknya.

Kini mobil Aska sudah memasuki pekarangan rumah Mamanya, Di pintu Mama Aska sudah berdiri menyambut kedatangan putra dan cucunya.

''Halo Oma, Kay pulang.'' Ucap Kayla sambil mencium tangan Omanya.

''Halo juga Sayangnya Oma, tidak ketemu 3 Hari saja, Rasanya seperti tidak bertemu setahun.'' Ucap Nyonya Renata sambil memeluk dan menciumi pipi Kayla.

''Aduh Oma, Kay sudah besar! Masih saja di cium-cium,'' Ucap Kayla.

Nyonya Renata benar-benar gemas dengan tingkah cucunya ini, Nyonya Renata sangat bahagia, melihat kembali cucunya pulang ke rumah. Meskipun hanya tiga hari tidak bertemu, namun rasa rindu itu seakan sudah 1 tahun tidak bertemu.

''Ayo masuk dulu Sayang, segeralah mandi! bersihkan diri. Oma sudah mempersiapkan makanan kesukaan kamu.'' Ucap Nyonya Renata, kepada cucunya itu.

''Aska, Mama ingin berbicara sebentar denganmu kalau sudah membersihkan diri, segera susul Mama ke kamar.'' Ucap Nyonya Renata.

Kemudian Nyonya Renata pun berlalu pergi meninggalkan Aska dan Kayla.

''Kay, Ayah ke atas dulu, Karena Oma ingin berbicara dengan Ayah sebentar. Setelah Mandi, segeralah makan dan istirahatlah dahulu ya! Nanti kalau sudah mau berangkat Ayah akan membangunkanmu.'' Ucap Aska.

''Baiklah Ayah, kalau begitu Kayla permisi dulu.'' Ucap Kayla, kemudian Ia pun berlalu pergi masuk kedalam kamarnya.

Setelah selesai mandi, Aska pun buru-buru menyusul Mamanya ke kamar, Karena ia juga penasaran dengan apa yang akan di bicarakan oleh Mamanya.

Namun saat sudah sampai di sana, Aska di buat terkejut, melihat Papanya yang terbaring lemah di kasur.

''Apa yang sudah terjadi dengan Papa Mah?'' Tanya Aska. Aska sudah mulai panik melihat keadaan Papanya.

''Kamu tenanglah dulu Nak, Mama juga tidak tahu. Tadi pagi, Mama sedang memasak bersama Bibi di dapur, namun tiba-tiba dari lantai atas terdengar suara sesuatu yang jatuh. Dan saat Mama pergi ke kamar, ternyata Papamu sudah tidak sadarkan diri, tergeletak di kamar mandi.'' Ucap Nyonya Renata.

''Apa! Ya Allah! bagaimana bisa ini terjadi, Apa lagi ini. Kenapa cobaan selalu datang pada kami.'' Ucap Aska.

''Apakah mama sudah memanggil dokter?'' Tanya Aska.

''Sudah Nak, kata dokter Papamu terkena serangan jantung, kita harus menunggu dulu sampai Papamu sadar. Mama juga sedih melihatnya, Mama benar-benar takut Aska, Bagaimana kalau sampai terjadi apa-apa dengan Papamu.'' Ucap Nyonya Renata.

Aska pun memeluk Mamanya yang sedang menangis, ia mencoba memberi kekuatan agar mamanya bisa menjadi Tegar dalam menghadapai cobaan ini.

.............

Terimakasih Untuk yang selalu setia membaca karya Mala. Mohon tinggalkan jejak ya Like, Rate, Vote, Dan komen ya. Itu akan menjadi penyangat Mala terimakasih

Salam Sayang Dari Kayla💝

1
Adinda
💕💕💕💕🖤🖤🖤🖤💚💚💚
Adinda
👍👍👍👍👍👍👍
Adinda
⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Adinda
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Adinda
👌👌👌👌👌👌
Adinda
👍👍👍👍👍👍
Adinda
♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Adinda
⭐⭐⭐⭐⭐
Dhina ♑
nasib tragis Nairi
Dhina ♑
berbagai berkas dan laptopnya
Dhina ♑
ulang lagi
Lina aza
sahabat nairi Samaan namanya denganku😇
𝑀𝒶𝓁𝒶: iya kah, wah bagus dong kak, soalnya sahabat nairi baik hati kaka pun sama. terimakasih sudah mampir di karya jelek Mala
total 1 replies
Nunuk Mulyati
lhooooo
Dhina ♑
thor pesan kopi sama pisang goreng nya
ngiler nih

Ya Allah baik banget mama nya Aska, apa begitu nanti sampai jadi menantu benar-benar?
Dhina ♑
kasihan Nairi, tahu ga???
Miss Dara
like thor
Dhina ♑
Nairi, semoga keputusan kali ini tidak salah
walaupun sebuah kesepakatan
semoga indah pada waktu nya
Aska
semoga kau serius
semoga bisa membuka hati Nairi
Dhina ♑
😥😥😥 Nairi, begitu tragis nasib kamu, punya suami, tapi tidak memberikan nafkah

kali ini Nai, semoga kamu tidaklah bernasib buruk lagi
Aska pasti baik
Flora
Like ku terbang untuk author tersayang
Ceritamu sangat sayang dilewatkan
Semoga kunjunganku tidak membuatmu bosan

Salam dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"
Asni J Kasim
Next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!