NovelToon NovelToon
MY KETOS VS SAHABAT MASA KECILKU

MY KETOS VS SAHABAT MASA KECILKU

Status: tamat
Genre:Teen / Ketos / Cintamanis / Tamat
Popularitas:269.8k
Nilai: 5
Nama Author: Haryani

Berada dalam lingkungan sekolah terfavorit dan populer tak membuat Ve berkecil hati. Meski bully-an masih terus terjadi tetapi Ve punya sejuta cara untuk menghadapinya. Belum lagi Salsa yang tak pernah berhenti menganggunya.

Sayangnya ia juga harus dipusingkan dengan cinta dua lelaki tampan dan kaya raya tetapi berbeda karakter. Al sikapnya dingin, sedang Dion sangat humble. Parahnya lagi mereka mencintainya, meski tau Ve gadis miskin.

Lalu bagaimanakah kisah cinta mereka di masa putih abu-abu itu, dan siapakah yang ahirnya memenangkan hati Ve? Apakah cinta bisa menembus batas perbedaan antara si kaya dan si miskin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KETEMU KANEBO KERING

Meski luka memar masih menghiasi wajah Ve, tetapi ia tetap nekad untuk masuk sekolah.

"Kamu nggak apa-apa, Raya? itu luka lebamnya masih kelihatan loh!"

"Nggak apa-apa, Nek, kalau kebanyakan bolos nanti Ve kena DO, lagian masalah kemarin masih dalam penyelidikan polisi 'kan?"

Nenek mengiyakan jawaban Ve barusan, tetapi ia masih khawatir pada kondisi cucunya itu. Sedangkan Ve masih cuek dan asyik menghabiskan sarapannya.

"Nek, Raya berangkat sekolah dulu, ya?"

"Ya, sudah, hati-hati, Sayang."

Nenek melihat kepergian Ve dengan mata sendu, seandainya anak dan menantunya masih hidup, pasti hal ini tidak akan pernah terjadi. Nenek mengusap sudut matanya yang berair dan berusaha menghapus jejak air mata yang masih tersisa di kedua pipinya.

Selama ini nenek masih bersikap tegar di depan Ve, tetapi di saat ia sendiri seperti saat ini, ia bisa meluapkan rasa dan emosi yang berada di dalam hatinya. Kekecewaan dan rasa tidak terima masih ia rasakan ketika mengingat moment dimana anak dan menantunya itu meninggal.

Semua aset yang seharusnya bisa dimiliki dan dinikmati Ve kini raib sudah. Tidak ada yang tersisa sedikitpun. Oleh karena itu ia tidak akan pernah memaafkan orang yang telah menorehkan luka di hatinya. Jika suatu saat Tuhan berbaik hati dan mempertemukan dirinya dengan pelaku dibalik kecelakan anak dan menantunya itu, sudah pasti ia tidak akan memaafkan orang tersebut.

.

.

Melihat pintu gerbang sudah mau di tutup, Ve berlari sekuat tenaga agar ia tak terkunci di luar gerbang sekolah. Karena terkunci di luar gerbang sama saja dengan terlambat masuk sekolah. Satu detik sebelum pintu gerbang di tutup, Ve berhasil masuk ke dalam area sekolah. Kini ia bisa bernafas lega.

"Yeay, berhasil," ucap Ve bangga.

Sayang, kini di depannya sudah berdiri si KETOS berwajah mirip kanebo kering itu. Siapa lagi kalau bukan Al. Senyum yang tadi merekah kini meredup sudah.

"Perasaan gue jadi nggak enak," batin Ve.

"Ikut saya!" instruksinya.

"Asem, pagi-pagi ketemu kanebo kering," umpat Ve dengan kesal sambil membuang muka.

Dari kejauhan Kenzo tersenyum akan tingkah Ve barusan, ia tau kalau Ve pasti tidak suka dengan Al. Tetapi peraturan harus ditegakkan, setiap hari ia dan Al akan bergantian menjaga pintu gerbang sekolah setiap pagi untuk mendisiplinkan murid-murid yang bandel.

Dengan langkah gontai, Ve mengikuti Al menuju ruang BK.

"Permisi, Bu," sapa Al di depan pintu masuk ruang BK.

Bu Diana membetulkan kacamatanya lalu memandang ke arah Al dan Ve.

"Masuk! Iya, ada apa, Al?"

Kedua siswa tadi segera masuk ke dalam.

"Ini saya membawa Ve kemari sebagai korban atas kasus kemarin," ucap Al sambil menunjukkan luka baru milik Ve.

"Silakan duduk!"

Ve dan Al segera mendudukkan diri di depan Bu Diana. Lalu setelah itu Al mulai menceritakan duduk perkaranya.

"Begini, Bu. Kemarin Dion kembali menyekap Ve di rooftop sekolah. Saat hendak kabur, Dion malah memukul wajah Ve, dan berakibat seperti ini. Saya harap ibu bisa memberikan skorsing padanya."

Bu Diana melihat luka di sudut bibir Ve. Ia sebenarnya kasihan dengan Ve tapi ia dibawah kendali keluarga Salsa.

"Bu, maaf bagaimana?"

"Apanya? Kasus Ve 'kan masih berjalan, kenapa kamu bawa Ve kemari lagi?"

Al menaikan sudut alisnya, "Maksudnya apa? kenapa ada yang aneh di sini? aku berkata A tapi Bu Diana malah nyambung ke B? Aneh!" batinnya.

"Ya sudah, biar saya selesaikan sendiri kasus ini, maaf sudah menganggu waktunya!"

Tak mau bertanya lebih jauh, Al segera melenggang pergi dan tak lupa menarik tangan Ve agar ikut dengannya. Sehingga hal itu justru membuat Ve tidak enak pada guru BK tersebut.

Agar tak mengurangi rasa hormatnya, sebelum pergi ia pun memberi hormat pada Bu Diana sebelum ia ke luar ruangan. Tetapi berbeda dengan Al yang mengacuhkan guru tersebut.

Lain halnya dengan Dion yang masih penasaran dengan Ve. Tetapi sayangnya Salsa mengambil tindakan tanpa persetujuan Dion. Demi menyelamatkan diri sendiri ia menumbalkan Dion.

Saat istirahat, Salsa melihat Ve berjalan ke arah perpustakaan seorang diri. Karena Salsa harus memuluskan rencananya kali ini, ia bersikap manis di depan Ve.

"Hai, Ve," sapa Salsa ramah.

"Hai, ada apa, Sal?"

"Aku ingin meminta maaf karena perbuatanku sebelum-sebelum ini."

"Tumben, dia salah minum obat 'kah?"

Belum sempat Ve membalas perkataan Salsa, Kenzo sudah merangkul bahu Ve.

"Eh, Kak Ken, hai ...."

Salsa menampilkan senyum palsunya pada Kenzo. Sayangnya Kenzo mengacuhkan Salsa lalu mengajak Ve pergi.

"Tunggu rencana gue selanjutnya Ve, pasti lo yang akan keluar dari sekolah ini, bukan gue!" ucap Salsa sambil menyeringai.

"Lom kapok juga lu!" batin Dion dari kejauhan.

"Kalau lu pakek jalan sendiri, gue juga bakal pakek jalan gue sendiri."

Setelah itu, Dion berbalik menuju ruang kelasnya. Saat ini pun hubungan Dion dan Salsa tak sedekat dulu, karena ia lebih memilih untuk mencari jati diri Ve ketimbang membantu Salsa yang semakin nggak jelas.

"Kak, kita mau kemana?"

"Kita ke kantin yuk, kamu 'kan nggak pernah ke kantin," ucap Kenzo sambil memainkan alisnya.

Ve berhenti mendadak, "Maaf uang Ve nggak cukup kalau buat jajan, Kak."

"Elah, gue yang traktir kok, santai aja."

Meski menolak, Ve mau tak mau tetap mengikuti Ve ke kantin. Sayangnya sorot mata para siswa sudah memandang rendah Ve. Tentu saja akibat trending di situs sekolah kapan hari.

"Kak, maaf aku pengen balik aja!"

Kenzo memegang lengan Ve agar tetap bersamanya. Sesaat kemudian para siswa seketika menjadi hening, dan semua bungkam karena kedatangan Al yang tiba-tiba.

1
Mhimiy Checil
mengambil kesempatan dalam kesempitan si babang al 😄😄
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
modus yang nyenengin Kak 😆
Lina Maulina Bintang Libra
modus dirimu al
Lina Maulina Bintang Libra
jeles si al
arfan
up
Ray Aza
ini si ve ikut kelas ekselerasi ato gmn sih? kok tmn seangkatan dipanggil kakak semua
Suzieqaisara Nazarudin
Setelah mengharungi onak dan duri dalam percintaan mereka,Akhirnya Alfarizi dan Veeya bersatu dalam merajut masa depan yang bahagia..

Akhirnya es baloknya Al yg mementing kan belajar dari berpacaran akhirnya runtuh dengan kehadiran nya Veeya..

terimakasih Outhor semoga sukses selalu..🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹✌️✌️✌️✌️✌️✌️
Suzieqaisara Nazarudin
Sabrina bodoh..kamu tidak tahu saja kamu berhadapan dengan siapa...
Suzieqaisara Nazarudin
Srmoga ada orang yg menjaga Ve 24 jam disisi..jangan ada yg lengah..
Sabrina itu lebih gila dari anaknya Salsa...
Suzieqaisara Nazarudin
Alhamdulillah Lisa benar benar sudah berubah..
sepertinya Lisa tau apa yg terjadi saat ini...
Suzieqaisara Nazarudin
Kasian Ve...tolong dong biarkan Ve dengan Al hidup bahagia..🙏🙏🙏
Suzieqaisara Nazarudin
Thor jangan sampai Al ataupun Ve Amnesia ya...🙏🙏
Suzieqaisara Nazarudin
Alfarizi dan Veeya dan rumah sakit berpisah tiada,dari awal pertemuan sampai ke detik ini rumah sakit bagai kan rumah kedua mereka..
Suzieqaisara Nazarudin
Tuh kan Ve..kamu itu loh terlalu baik,tidak semua orang itu hati nya kayak kamu...
Suzieqaisara Nazarudin
Duuhh tersentuh sekali dengan kata kata terakhir mu thor😩😩😭
Suzieqaisara Nazarudin
Beruntung nya seorang Veeya yg selalu dijaga 3 oarang bodyguard cogan seperti layak nya seorang puteri...😍😍😍
Suzieqaisara Nazarudin
Semoga Lisa benar benar sadar dan belajar atas apa yg telah berlaku sebelum ini dan juga yang terjadi terhadap Salsa...
Suzieqaisara Nazarudin
Untung darah Ve,Ken,sama dengan Aideen..Semoga Ve tidak apa apa...
Suzieqaisara Nazarudin
Semoga Ve cepat sadar dan sembuh..🤲🤲🤲😩😭
Suzieqaisara Nazarudin
Nah kan adem begitu..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!