NovelToon NovelToon
KUTINGGALKAN CINTAKU UNTUKMU

KUTINGGALKAN CINTAKU UNTUKMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:629
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Aku tidak pernah menyesal memilihmu untuk memiliki cintaku ,walaupun pada akhirnya kamu melupakan cintaku padamu",
Isvara.

Dexano menangis setelah melihat vidio yang ditinggalkan Isvara untuknya di hari pernikahan dexano .
"Maafkan aku Vara ,aku tidak pernah melupakan cintamu untukku ,cintamu selalu ada di dalam hatiku sampai jantungku berhenti berdetak ,aku hanya milikmu Vara,tunggu aku " .

Bagaimana kisah cinta Isvara dan dexano pada akhirnya........

HAPPY READING

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

     Pagi harinya.......

Asmita membuka matanya ,"Arghh badanku rasanya pegal pegal sekali" keluh Asmita.

   Asmita merasa tubuhnya sangat tidak nyaman ,lalu melihat tubuhnya sendiri yang ternyata polos tidak memakai apa apa.

   Mata Asmita membola ,Asmita melihat ke sekelilingnya dan terlihat ada banyak batang rokok berceceran ,dan bekas Kon*om . "Apa yang terjadi padaku" ucap Asmita . Asmita lantas melihat ke arah sampingnya dan tidak ada orang hanya ada sisa sobekan gaun milik Asmita.

   Asmita berpikir sebentar ,"Setahuku dexano tidak pernah merokok ,atau jangan jangan ,tidak tidak mungkin" ucap Asmita.

    Tiba tiba ada notifikasi di hp milik Asmita ,Asmita langsung mengambil handphonenya dan melihat ada nomor tak dikenal mengirim vidio pada Asmita.

   Asmita dengan ragu membuka pesan itu ,dan Asmita memutar vidio itu ,asmita membelalakan matanya ,"Arghhhhhhhhg,tidak mungkin ,tidak ,pasti ini hanya editan " ucap Asmita .

   Ada pesan masuk lagi ,Asmita melihat nya ,

✉️

Nomor tak dikenal :

  "Bagaimana apa malammu menyenangkan ,ini baru permulaan ,akan ada kejutan lainnya lagi ,inilah akibatnya karena kamu menyakiti orang yang aku sayangi "

Asmita mengepalkan tangannya ,"Dexano,aku akan membalas rasa sakit ini " ucap Asmita marah.

     Asmita lalu tersenyum kecil ,"Jangan salahkan aku jika aku melakukan rencanaku lebih awal ,aku akan membuatmu menyesal " ucap Asmita.

    Asmita ingin turun dari ranjang namun di panggal pahanya sangat sakit hingga Asmita terjatuh ,"Arghhhhh sial sial sial" teriak Asmita marah.

    Sedangkan di hotel ,dexano tersenyum mendapat laporan jika rencananya berjalan dengan mulus.

Handphone milik dexano berbunyi dan terlihat nama Rizki , dexano pun langsung menjawab telepon dari Rizki.

"Ada apa Riz ?" tanya dexano.

"Apa kamu sudah siap untuk berangkat ke perusahaan?" tanya Rizki.

"Hmm ,aku sudah siap " jawab dexano.

" Kita bisa berangkat bersama saja ,lagipula pagi ini kita akan rapat bersama kan " ucap Rizki

"Baiklah kalau tidak merepotkan ,aku akan tunggu dibawah " ucap dexano.

"5 menit lagi aku sampai " jawab Rizki dan langsung menutup teleponnya.

Dexano tersenyum sambil mengelengkan kepalanya ,"Rizki Rizki kamu tidak pernah berubah ,selalu baik padaku " ucap dexano sambil berjalan meninggalkan kamar hotelnya.

Di pintu keluar hotel ,dexano sedang menunggu Rizki ,tak lama kemudian sebuah mobil berwarna silver berhenti di depannya ,"Ayo masuk" teriak Rizki dari dalam mobil.

Dexano mengangguk lalu langsung masuk ke dalam mobil. Tak lama mobil itu melaju meninggalkan hotel.

Di dalam mobil Rizki tersenyum ,"Sepertinya kamu sangat senang pagi ini ,apakah rencanamu berjalan dengan lancar " tanya Rizki sambil menyenggol lengan dexano pelan.

Dexano tersenyum ,"Tentu ,putri kandungnya telah aku rusak tinggal menunggu tanggal mainnya untuk meruntuhkan Birendra " ucap dexano tersenyum misterius.

Rizki tersenyum ,"Aku selalu ada untukmu kawan ,jika kamu butuh bantuan ku aku akan langsung berangkat detik itu juga " ucap Rizki .

Dexano tersenyum "Baiklah ,aku sepertinya akan sedikit merepotkan mu lagi nanti" ucap dexano.

Rizki mengangguk ,Saat di perjalanan tiba tiba dari arah belakang ada beberapa mobil yang mengejar mobil Rizki.

Mobil di belakang mobil Rizki menghantam mobil Rizki ,Rizki dan dexano kaget ,namun Rizki bisa mengatur strategi hingga mobilnya tidak oleng , Rizki masih fokus menyetir ,sedangkan dexano melihat ke belakang .

"Ada 3 mobil yang mengejar kita ,apakah mereka musuhmu?" tanya dexano. Rizki mengelengkan kepalanya ,"Aku main bersih ,semua musuhku sudah aku musnahkan ,apa kamu punya orang yang tidak menyukaimu ?" tanya Rizki.

Dexano terdiam ,"Sama sekali tidak ,atau ,Birendra " tekan dexano.

Rizki melirik dexano ,"Apakah Birendra sudah tahu jika putrinya kamu rusak dan sekarang dia membalas dendam padamu?" tanya Rizki.

"Mungkin saja" jawab dexano.

Rizki mengeluarkan skillnya ,semua mobil yang di depannya ia salip Dengan lihai .

"Dexano ambil handphone ku dan panggil nomor yang ada di paling atas ,cepat " ucap Rizki

Dexano pun mengangguk dan mengambil handphone milik Rizki dan mulai mengotak Atik.

Rizki membelalakan matanya dari arah depan terlihat ada satu mobil yang mengarah pada mobilnya .

"Ohh tidak " ucap Rizki , Rizki lantas membanting stir ke kanan , Dexano terpental sedikit ke samping .

"Mereka akan segera sampai,bertahanlah riz" ucap dexano . Rizki mengangguk , Dexano ingin membantu Rizki ,"Apa kamu menyimpan pisto\* di mobil ini?" tanya dexano.

Rizki mengangguk ,"Di belakang " jawab Rizki .

Dexano lantas mengambil pistol milik Rizki ke kursi belakang . Setelah mendapatkan pistol itu ,dexano melirik ke arah belakang dan terlihat 3 mobil masih mengejar mereka.

Dexano menghembuskan nafasnya kasar ,"Aku akan coba menembak ban mobil mereka agar tidak bisa mengejar ,pertahankan posisi mobil " ucap dexano .

Rizki mengangguk , Dexano membuka kaca mobil itu lalu dexano mengarahkan pistolnya ke arah ban mobil di belakangnya.

Mobil pertama berhasil tumbang karena terkena tembakan dexano yang mengenai bannya.

Rizki tersenyum ,"Bagus dexano " teriak Rizki.

Namun naas mobil kedua juga mengeluarkan tembakan dan berusaha menembaki mobil Rizki.Dexano berlindung dan berusaha menumbangkan mobil itu ,sedangkan Rizki berusaha menghindar agar peluru tidak mengenai bagian mobilnya.

Dexano di belakang sedikit terombang ambing ,namun dexano bisa menyeimbangkan tubuhnya ,dexano kembali fokus .

Suara tembakan saling bersahut sahutan ,hingga ,dorrrrrrrr

"Arghhhh" teriak dexano.Rizki kaget ,"Dexano are you ok" tanya Rizki

Dexano terduduk di kursi belakang dengan memegang lengannya yang terkena peluru ,terlihat darah terus keluar .

"Kamu fokus menyetir mobilnya ,aku tidak apa apa " ucap dexano.

"Kamu terkena tembakan dexano " marah Rizki .

"Tidak apa apa aku masih bisa bertahan " ucap dexano. Dexano kembali menembaki mobil di belakangnya .

"Dexano jangan nekat " teriak Rizki .Namun dexano menghiraukan teriakan Rizki.

Mobil ke 2 tumbang , Rizki berdecak marah ,"Dexano sudah hentikan ,tinggal 1 mobil lagi aku bisa mengatasinya " ucap Rizki.

Dexano melihat ke arah belakang ,dan ternyata mobil itu tidak membawa senjata hanya masih mengejar mereka saja ,"Mereka tidak membawa senjata " teriak dexano.Dexano langsung terduduk di belakang ,namun dexano lupa tidak menutup jendela di sampingnya.

Rizki mengangguk ,Tiba tiba dari arah samping melesat satu mobil dan ingin membidik dexano menggunakan tembakannya ,Rizki yang melihatnya langsung menambah kecepatannya ,namun ,"Dorrrrrrr" suara tembakan menggema.

Terlambat ,peluru tadi menembus pintu samping dexano dan mengenai perut dexano."Arghhhhh" teriak dexano.

Rizki kaget ,"Oh tidak dexano " teriak Rizki

Rizki menoleh ke belakang dan melihat dexano yang sudah pucat karena banyak darah yang keluar dari luka tembaknya . "Dexano " panggil Rizki.

Dexano melihat ke arah Rizki ,dexano menunjuk ke depan ,"Awas" lirih dexano.

Rizki langsung menoleh ke depan dan sebuah mobil box besar melaju cepat ke arah mobilnya ,hingga ,brakkkkkkkkkkkk, terjadi begitu cepat hingga Rizki tidak bisa menghindar dan akhirnya mobil Rizki menghantam keras mobil box itu.

Prankkkkkk(Suara benda pecah) .

Isvara yang baru menyeduh susu hangat tiba tiba gelas di tangannya jatuh . "Astaga kenapa hatiku terasa tidak tenang seperti ini ,ada apa " ucap Isvara.

Eka yang mendengar suara benda jatuh dari ruangan Isvara pun langsung masuk . Mata eka membelalak kaget karena melihat kaki Isvara yang berdarah karena terkena serpihan beling ,"Astaga kakak ,kaki kakak kenapa bisa seperti ini" ucap eka khawatir.

Eka pun menuntun Isvara untuk duduk ,dan eka mengobati kaki Isvara.

Isvara yang merasa tidak nyaman di hatinya tidak menyadari kalau kakinya terluka parah .

"Hatiku merasa tidak nyaman eka ,entah tapi firasatku tidak baik ,aku kepikiran dengan dexano tiba tiba " ucap Isvara sambil menatap eka yang sedang mengobati kakinya .

Eka menatap Isvara ,"Kakak berdoa saja kepada tuhan ,agar tuhan melindungi pak dexano dimanapun pak dexano berada ,mungkin kakak hanya sedang kelelahan saja untuk persiapan fashion show bulan depan " ucap eka menenangkan Isvara.

Isvara mengangguk ,"Benar ,mungkin aku hanya kelelahan " ucap Isvara.

Tak lama Bastian masuk ke ruangan Isvara dengan membawa paper bag berisi entah apa . Bastian menatap ke arah eka yang sedang mengobati kaki Isvara.

"Astaga Isvara ada apa dengan kakimu " ucap Bastian sambil berjalan kecil ke arah Isvara .

Isvara menatap kakinya ,"Mungkin terkena pecahan gelas tadi " ucap Isvara .

"Sepertinya kakimu cukup parah ,ayo aku antar ke rumah sakit " ucap Bastian.

"Tidak usah ,jika sudah diobati nanti pasti akan segera sembuh " jawab Isvara .

Saat eka mencabut beling yang tertancap di kaki Isvara ,Isvara berteriak kecil ,"Arghhhhh" teriak Isvara.

Bastian yang tidak tega langsung membopong Isvara dan berlari kecil menuju mobilnya yang ada di depan butik.

Isvara yang tiba tiba digendong berteriak kecil ,"Bastian apa yang kamu lakukan , turunkan aku" teriak Isvara.

"Diam " tekan Bastian.Isvara yang melihat wajah Bastian yang terlihat sangat marah pun langsung terdiam.

1
halo saya author baru nara_sena, kita saling dukung yah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!