NovelToon NovelToon
Ketika Istri Yang Kau Hina Menjadi Kapten Pilot

Ketika Istri Yang Kau Hina Menjadi Kapten Pilot

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Wanita Karir / Penyesalan Suami
Popularitas:32.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Demi cinta, Kataleya rela meninggalkan kokpit dan menyerahkan mimpinya menjadi Kapten Pilot pada suaminya, Arkana. Ia memilih menjadi istri dan ibu, mengorbankan karier yang dulu hampir berada di puncak.

Enam tahun kemudian, pengorbanan itu justru dibalas dengan pengkhianatan. Arkana berselingkuh, menghina penampilan Kataleya, dan menyebutnya wanita yang sudah tak pantas berdiri di sisinya.

Akan tetapi Arkana lupa satu hal, langit itu dulunya milik Leya. Saat wanita itu menuntut cerai dan kembali mengenakan seragam pilotnya, seluruh dunia penerbangan mulai menyadari siapa dia sebenarnya.

Di akademi pilot, ia bertemu Kaisar... pria misterius yang selalu berada di sisinya. Arkana baru sadar terlalu terlambat, wanita yang dulu ia rendahkan kini kembali terbang lebih tinggi darinya. Leya menjadi Kapten Pilot, yang tak akan pernah bisa ia miliki lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 5.

Pagi berikutnya, suasana akademi penerbangan terasa jauh lebih ramai dari biasanya. Nama Leya sudah menjadi bahan pembicaraan di beberapa tempat di maskapai. Bahkan di ruang briefing, pembahasan Leya tetap ramai diperbincangkan.

“Dia benar-benar mengatasi dua kegagalan sistem sekaligus.“ Ucap seseorang.

“Aku dengar instruktur sengaja membuat simulasinya lebih sulit,“ timpal yang lain.

“Enam tahun vakum tapi masih bisa seperti itu? Mustahil!“

Sebagian trainee pilot mulai kagum, sebagian lagi masih tidak suka.

Sementara itu, Leya baru saja kembali dari Pengadilan Agama setelah mengurus berkas perceraian bersama pengacaranya. Mulai sekarang, ia memutuskan untuk fokus pada maskapai dan masa depannya. Urusan perceraian dengan Arkana, akan sepenuhnya ditangani oleh pengacaranya.

Hari itu, Leya berjalan menyusuri koridor panjang dengan langkah tenang. Ia mengenakan kemeja putih sederhana untuk latihan, dengan lencana trainee terpasang rapi di dadanya. Sejak pagi ini, ia juga mulai menjalani diet ketat agar tubuhnya kembali ideal sesuai standar untuk seorang pilot. Riasan tipis menghiasi wajahnya, membuat penampilannya terlihat segar dan profesional. Leya paham betul, di dunia penerbangan bukan hanya kemampuan yang diperhitungkan, tetapi juga penampilan yang rapi dan meyakinkan.

Beberapa orang yang tadi bergosip langsung terdiam ketika ia lewat, Leya tak peduli. Ia hanya menuju ruang briefing pagi. Begitu pintu dibuka, hampir semua kursi sudah terisi. Beberapa trainee menoleh, beberapa lagi berbisik. Namun Leya hanya berjalan lurus dan duduk di kursi yang masih kosong di baris tengah.

Tak berapa lama, instruktur masuk. “Selamat pagi.“

“Pagi, Pak!“ jawab para trainee pilot serempak.

Instruktur meletakkan tablet di meja depan. “Hari ini, kita mulai latihan tahap kedua.“

“Latihan apa, Pak?“ beberapa trainee terlihat antusias.

Instruktur menatap mereka satu persatu. “Latihan koordinasi kokpit.“

Beberapa orang langsung mengangguk paham, itu berarti mereka akan diuji dalam sebuah tim. Pilot dan co-pilot harus bekerjasama.

“Kalian akan dibagi menjadi beberapa pasangan.“ Instruktur melanjutkan.

Beberapa trainee langsung saling melirik, sebagian berharap mendapatkan pasangan yang hebat, tapi ada sebagian dari mereka justru terlihat gugup.

Instruktur mulai menyebutkan nama satu persatu.

“Randy dengan Olivia.“

“Sandra dengan Dimas.“

“Siap!“

Beberapa pasangan lagi sudah terbentuk, lalu instruktur itu melihat tablet lagi. “Berikutnya, Kataleya...“

Beberapa trainee menoleh ke arah Leya, instruktur lalu melanjutkan.

“Kau akan satu tim dengan... Kaisar.“

Ruangan seketika sunyi, beberapa terlihat kaget.

“Serius?“

“Dia dipasangkan dengan Kaisar?“

Leya sendiri tak menunjukkan reaksi berlebihan, ia hanya menoleh perlahan ke belakang. Di barisan kursi paling belakang, Kaisar duduk santai dengan satu tangan bertumpu di sandaran kursi. Usia Kaisar lima tahun lebih muda dari Leya, yaitu dua puluh sembilan tahun. Sementara Leya kini telah menginjak usia tiga puluh empat tahun.

Tatapan mereka berdua bertemu, Kaisar tersenyum tipis seraya mengangkat sebelah alisnya.

Aku putra pemilik maskapai ini, meskipun identitasku dirahasiakan... bukan berarti aku tak bisa ikut campur. Termasuk aku bisa mamastikan, wanita baru itu berada dalam satu tim denganku. Ucap Kaisar dalam hatinya.

“Kalian berdua akan menjadi tim pertama yang masuk simulator.“ Instruktur itu berkata tegas.

Beberapa trainee berbisik lagi.

“Langsung mereka?“

“Ini bakal seru!“

“Oke, kita mulai.“ Lanjut Instruktur.

Lalu Leya berdiri dari kursinya, diikuti oleh Kaisar. Keduanya berjalan menuju depan ruangan tanpa berkata-kata, begitu keluar dari ruangan, Kaisar berjalan di samping Leya.

Pria itu melirik Leya. “Kebetulan sekali ya, kita satu tim.“

Leya tidak menoleh sama sekali, tapi dia menjawab pria itu dengan nada tajam. “Kalau kau berani mengganggu pekerjaanku, aku akan langsung mengambil alih kokpit.“

Kaisar malah tertawa kecil, ia lalu menatap ke depan. “Tenang saja, aku juga tidak suka bekerja dengan orang yang lambat.“

Leya berhenti berjalan, ia menoleh dan menatap Kaisar. “Bagus, semoga kita bisa bekerjasama. Dan kita sepakat akan satu hal...“

“Apa itu?" kaisar mengangkat sebelah alisnya.

“Jangan saling menghalangi.“ ucap Leya dengan tajam.

Beberapa detik mereka hanya saling menatap dalam diam, lalu Kaisar tersenyum kembali. “Kesepakatan yang bagus.“

Mereka kembali berjalan menuju gedung simulator, tanpa keduanya sadari dari balkon dua seseorang sedang memperhatikan mereka. Seorang pria paruh baya dengan jas rapi, Direktur Akademi.

Ia berdiri di samping instruktur senior. “Kau sudah memasangkan mereka?“

“Ya, seperti instruksi dari Anda.“ Instruktur itu mengangguk.

Di dalam gedung simulator, Leya dan Kaisar sudah berdiri di depan kokpit latihan.

Kaisar membuka pintu simulator. “Ladies first.“

“Aku akan menjadi kapten.“ Ucap Leya dengan tegas.

Kaisar sekali lagi mengangkat alisnya, “Wow, langsung percaya diri?“

“Kalau kau merasa lebih baik dariku, buktikan.“ Leya menatap pria itu dengan penuh tantangan.

Kaisar justru tersenyum lebar, ia menunjuk kursi kapten. “Tidak perlu, kursi kapten itu milikmu.“

Leya sedikit menyipitkan mata, tapi ia tetap masuk ke dalam kokpit dan duduk di kursi pilot. Sementara Kaisar, duduk di co-pilot.

Instruktur menyalakan sistem simulator, dia bicara melalui interkom. “Baik, hari ini kita tidak akan main-main.“

Lampu indikator mulai menyala satu persatu.

“Simulasi darurat di ketinggian 30.000 kaki.“ Instruktur melanjutkan. “Dan kalian... kehilangan dua sistem navigasi.“

Saat mendengarnya, Kaisar bersandar sedikit di kursinya. Namun matanya tetap fokus pada panel.

“Hm, menarik.“

Leya sudah memegang kontrol. “Fokus!“

Instruktur menekan tombol terakhir, alarm mulai berbunyi. Layar kokpit berubah menjadi langit malam dengan badai besar, petir menyambar di kejauhan.

“Selamat datang di ujian sebenarnya.“ Ucap Instruktur itu.

Pesawat simulasi mulai berguncang keras, Leya dan Kaisar harus mampu mengendalikan satu pesawat bersama-sama.

Apakah mereka mampu bekerjasama dan berhasil?

1
sunaryati jarum
Laporin saja masih mengganngu
sunaryati jarum
Rafi kenapa kamu harus iri,kamu tidak berkaca dari pengalaman.Sifat irimu menjadi benci membuat kegagalan.
nayla tsaqif
Sepertinya rafi jatuh cinta,, 🤣
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Tiara Bella
jangan sampe Rafi bikin ulah ya Thor.....
Miss Typo
kok makin deg²an bacanya, semogaa apapun yg direncanakan Rafi gatot dan mlh berbalik padanya
Miss Typo
gak sabar mereka berdua bersatu 😁
Rere_Duta Wanita Kuat🌶️: entar di percepat masa Iddah nya 🤣
total 1 replies
Ariany Sudjana
waspada terus yah Leya Dan kaisar, jangan sampai Rafi menjalankan rencana busuk untuk menjebak Leya
Miss Typo
belum sadar sadar juga tuh nanas 🙄
ρυтяσ✨
Rafi memang menyebalkan, entah apa yang sedang dia rencanakan😏😏syukur" nanti'y jadi bumerang buat diri sendiri
ρυтяσ✨
bahagia'y memiliki keluarga yang hangat🥰🥰🥰Waah Kikan bisa saja ya kalo menggoda abang'y😁😁
ρυтяσ✨
sueee... Shanaz bener" belum belajar dari kemalangan yang menimpah hidup'y, masih bisa dia menyindir Leya, kau tau Shanaz apa yang qita tanam itu lah yang akan qita tuai... sooo u sedang memetik buah yang kau tanam kan??
Les Tary
mati kutu loe sendiri Shanaz
Tiara Bella
udh ky gitu ge msh aja pnya muka ngadepin Leya....
merry
laporinn ajj pelakorr gk tau drii krjaann hilng ank gk Ada tp msh salhinn orggg,,,, dia Kira leya gk sakit Dan terluka x ats perbuatann ya sm arkan selingkuh smpai hamil,,, skrg gr gr aku bisa dptin Cwok kaya Raya mksh ap ya,,, dh bkin org gk percya namay Pernikhnn
Ariany Sudjana
laporkan saja si pelacur murahan itu Leya, jangan kasih ampun
Miss Typo
terimakasih Ragi karna membongkar identitas Kaisar, kan semua orang jadi tau dan pasti pada menghormati nya hehe
tapi awas bikin gosip yg gak bener tentang Leya atau Kaisar, Bu wa bahaya untuk mu sendiri itu
Miss Typo: betul betul betul 😁
total 3 replies
Ariany Sudjana
dasar bodoh kamu Rafi, kamu gagal jadi pilot karena kamu bodoh dan terlalu percaya sama omongan jalang peliharaan kamu itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!