NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi SERUNI (Kembang Desa)

Terpaksa Menikahi SERUNI (Kembang Desa)

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Romansa pedesaan / Trauma masa lalu / Bertani / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:54.5k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Seruni (20 tahun) adalah kembang desa cantik, lugu dan polos yang tinggal di wilayah terpencil daerah Tapal Batas.

Pernah bertunangan dengan salah satu pemuda dari kampung sebelah. Berujung putus dan gagal menikah karena ditikung adik tirinya bernama Rasti.

Suatu hari, Seruni dijodohkan dengan seorang pria dari kota. Musibah datang menerpa, di mana rombongan bus calon pengantin laki-laki mengalami kecelakaan, lalu terbakar hebat. Semua penumpang tewas di TKP termasuk calon suami Seruni.

Kepercayaan masyarakat setempat, jika sampai seorang gadis gagal menikah dua kali maka dianggap pembawa sial. Pastinya tak ada pemuda yang akan sudi menikahi Seruni.

Pak Tono selaku Kades yang berstatus sebagai ayah kandung Seruni, terpaksa menerima laki-laki asing bernama Bastian Fernando Malik yang mendadak bersedia menjadi suami Seruni. Tanpa diketahui semua orang bahwa Bastian tengah lari dan bersembunyi dari kasus pembunuhan yang menjeratnya.

Bagian dari Novel : Maafkan Mama, Pa🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 - Pesta Rakyat

"Ssstt !! Jangan keras-keras kalau kamu bicara soal Bastian di sini!" tegur Mama Selvi seraya jari telunjuknya memberi kode pada bibir Tania agar tutup mulut dan tak sembarangan bicara.

"Ishh, Mama! Papa kan udah berangkat kerja. Santai aja kali !!" protes Tania.

"Dasar anak bodoh!" geram Selvi.

"Mama pergi dulu deh dari kamarku! Aku mau lanjut tidur masih ngantuk," usir Tania.

"Oke, mama pergi. Pokoknya besok segera selesaikan urusan kuliahmu kalau kamu mau kita gak jadi gem_bel!" titah Selvi dengan sedikit mengancam putrinya.

"Iya iya, Ma! Udah pergi sana! Berisik banget!" omel Tania dan tak lama kedua matanya pun memejam.

Selvi hanya mampu geleng-geleng kepala melihat tingkah Tania. Ia memilih melangkah keluar dan menutup pintu kamar putrinya itu secara rapat sempurna.

☘️☘️

Satu bulan berlalu.

"Wah, lumayan juga kerja keras kita Run." Ucap Bastian saat melihat bentangan sawah dan ladang milik mereka yang tumbuh subur.

"Iya, Bang."

"Gak lama lagi kita bisa panen jagung. Kalau padi masih harus nunggu setelahnya,"

"Alhamdulillah ya, Bang."

"Iya,"

"Oh ya, kerjaan abang di pabrik gimana? Lancar?" tanya Seruni.

"Lancar alhamdulilah. Pasti semua itu berkat doamu," jawab Bastian.

"Ading pasti selalu doain terbaik buat abang,"

"Aamiin..."

Ya, Bastian kini tak lagi pengangguran. Sudah dua minggu ini ia bekerja di sebuah pabrik yang berada di pulau seberang tempat pengasingan mereka.

Bastian menjadi buruh di sana dengan sistem upah mingguan. Libur kerja setiap hari minggu dan tanggal merah.

Hari ini kebetulan hari minggu dan Bastian sedang libur kerja. Saat libur seperti ini, Bastian membantu Seruni di ladang.

Ketika berangkat kerja, Bastian menempuh waktu dua jam lebih untuk sampai ke pabrik. Bahkan ia harus naik perahu menuju pelabuhan kecil yang ada di pulau seberang.

Semua Bastian jalani dengan bahagia. Walaupun awalnya terasa berat dengan gaji yang tak seberapa bila dibandingkan dengan gaji dirinya sebagai pengacara maupun wakil direktur di perusahan milik ayahnya.

Namun, Bastian terbiasa pekerja keras sejak muda. Jadi, ia tak mau bergantung hidup pada Seruni. Dia laki-laki dan suami dari Seruni maka kewajibannya adalah menafkahi, bukan dinafkahi.

Hingga detik ini keduanya masih belum melakukan adegan inti malam pertama. Hanya sebatas mampir dengan memberikan sentuhan pada titik-titik sensitif saja.

Walaupun terkadang tiap malam Bastian harus sering menahan hasratnya karena Seruni terus memeluknya erat jika tidur.

Tak berselang lama, Mamat dan Ningsih berjalan menuju pondok di mana ada Seruni dan Bastian yang tengah duduk.

"Loh, Ning tumben hari minggu ke sini?" tanya Seruni cukup heran.

Sebab, biasanya Mamat dan Ningsih akan datang ke tempat pengasingan setiap hari kecuali hari Minggu atau libur.

"Aku cuma mau ajak kamu nanti malam, Run."

"Hah, kemana?"

"Ada pesta rakyat dekat balai desa. Nanti malam aku bantu-bantu di sana terutama merias,"

"Terus, aku bantu kamu buat dandanin mereka juga begitu kah?"

"Bukan, Run. Aku cuma mau kasih kabar saja. Siapa tau kamu dan Bang Bul mau datang ke sana. Daripada bosan di sini terus tanpa hiburan. Secara aturan, kan kalian gak masalah datang ke desa kita atau pergi ke mana pun kalau cuma 1-2 hari selama menjalani masa pengasingan ini," jawab Ningsih.

"Boleh," sahut Bastian.

"Hore, asyik. Jadi nanti aku gak kesepian di sana," ucap Ningsih bersorak riang.

"Mamat juga pergi ke acara nanti malam di balai desa," sahut Mamat.

"Benar, abang mau ke sana?" tanya Seruni.

"Iya. Aku pengin tau aja acara pesta rakyat di sini seperti apa," jawab Bastian. Seruni ikut tersenyum mendengarnya.

☘️☘️

Acara pesta rakyat mengusung konsep cinta desa mulai berlangsung dengan meriah. Sebagian dari dana desa yang diberikan oleh pemerintah daerah dan sisanya adalah sumbangan warga.

Terdapat Mandau raksasa yang ditampilkan di acara desa. Para warga juga berpakaian tradisional adat Dayak dan adat daerah Nusantara, serta membawa alat musik seperti gong dan Sape (Gitar khas suku Dayak).

Mereka semua tersenyum riang ikut berpartisipasi dalam pesta rakyat tersebut sebagai wujud syukur pada leluhur alias nenek moyang, sekaligus ingin menjaga pelestarian budaya tradisional.

Beberapa hasil pertanian juga terpampang nyata di acara tersebut dengan bentuk dan hiasan unik serta cantik. Nanti di akhir acara para warga akan mendapat jatah masing-masing baik itu beras, jagung, cabai dan hasil pertanian yang lain.

Berharap keberkahan di masa depan agar Sang Pencipta tetap membuat lahan desa mereka subur dan makmur hingga anak cucu.

Di depan panggung tepatnya di kursi-kursi khusus yang telah disediakan panitia, tampak keluarga Seruni serta beberapa perangkat desa yang lain hingga Pak Lurah.

Seruni dan Bastian tidak diperbolehkan duduk di sana. Dikarenakan mereka berdua sedang masa hukuman di tempat pengasingan. Jika pun datang, derajatnya sama seperti warga desa lainnya yang hanya bisa berdiri guna menyaksikan acara.

Bu Dewi dan Rasti menatap sinis ke arah Seruni yang berani datang ke pesta rakyat dengan membawa Bastian.

"Lihat itu, Bu. Anak pembantu itu datang sama suami bule nya," bisik Rasti di telinga Bu Dewi.

"Dasar gak tau malu! Mereka masih berani menampakkan muka di sini!" geramnya dengan suara tertahan.

"Tenang saja, Bu. Nanti aku akan rebut segera Bastian dari tangan Seruni,"

"Ibu dukung kamu, Ras. Lumayan buat perbaikan keturunan keluarga kita nanti. Kalau dia memang kaya, artinya rezekimu. Hehe..."

"Aku pasti bisa mendapatkannya,"

"Apa kamu jadi putus sama Ardi?" tanya Bu Dewi.

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
Al Fatih
si ular beracun sudah mengeluarkan bisanya😡.
Bang Bastian....,, masak setelah sekian waktu dirimu bersama seruni,, dirimu belum bisa menilai seruni itu orangnya gimana....
Yuliana Tunru
mulut beracun kau percaya dasar bodoh tp ya mgkin krn.hal ini kau bisaw unboxing seruni ya bastian 🤭🤭
kaylla salsabella
lanjut
Shee_👚
astaga itu sem pak jadi barang bukti🤣🤣🤣🤣🤣
Shee_👚
dasar g tau diri si tono, dapet istri baik dan tulus malah masuk perangkap lakor yang hanya memanfaatkan dia doank😏
Patrick Khan
lanjut
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
semoga kita terlindungi dari perbuatan bejad ini ya 🥺
Sugiharti Rusli
gimana tuh perasaannya jadi penyebab kedua ortu dan istrinya meninggal karena ulahnya,,,
Sugiharti Rusli
entah memang si Tono yang dulu masuk perangkap si Dewi atau gimana yah, secara dia sepertinya pemuda masih polos sih
Sugiharti Rusli
ah sedih sekali lho baca tentang nasib ibu Seruni saat melahirkannya😪😪😪
lalah rodilah
sangat suka dengan cerita karya teh safira..semoga seruni mendapatkan kebahagiaan dengan bastian..
🌷Vnyjkb🌷
tgguin aja pembalasan yg kuasa,,,,
🌷Vnyjkb🌷
waduhhhh dasarrrr perempuan rendahan amatttt, spi kolor d umpetin
🌷Vnyjkb🌷
waahh parahhh tono,,, dosa besar amat,, ortu spi meninggal pula
🌷Vnyjkb🌷
dosa besar nih si tono sm siti,,, kang selingkuh pulaaaaa
Ruwi Yah
lanjut
Tuti Tyastuti
𝘴𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩 𝘵𝘦𝘨𝘢 𝘬𝘭𝘪 𝘱𝘢𝘬 𝘵𝘰𝘯𝘰 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘴𝘪𝘵𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘳𝘶𝘯𝘪
Nurminah
nauzubillah perselingkuhan membawa petaka
hei laki-laki inget baik baik ya wanita modal ngangkang merebut suami orang bukan wanita baik2 sehina hina nya wanita adalah modelan begitu semoga para pelaku perselingkuhan kalau tidak bertobat azab dunia dan akhirat menimpanya dengan sangat tragis Aamiin
Iccha Risa
ngeri banget yah sampe berujung maut, bpk seruni pasti nyesel sampe akhir hayatnya apalagi Seruni diperlakukan ga baek sama pelakorr plus anaknya
Zhee🍄
roman desa bagus banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!