NovelToon NovelToon
Zandra New Seasons (S8)

Zandra New Seasons (S8)

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Pembaca Pikiran / Cintapertama
Popularitas:223.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Perjalanan mendaki gunung sebuah rombongan, mengantarkan mereka untuk mengalami hal mistis. Niat ingin bersenang-senang, harus merasakan perasaan mencekam sepanjang perjalanan.

Namun, di akhir kisah mendaki. Salah satu dari rombongan, ternyata merupakan takdirnya salah satu anggota Zandra.

Penasaran?? yuk kita simak ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anggun

Makin ramai lah suasana di kafe, banyak komentar yang mengasihani owner kafe. Karena telah di tipu, oleh karyawannya sendiri.

Inaya dan Ilmi sangat menikmati perubahan wajah, pada pria yang bernama Wildan.

"Dan kak Virgin, kakak tidak akan menemukan koki pilihan kakak." ucap Ilmi, dengan wajahnya yang berubah sendu

"Kenapa nona?" tanya Virginia

"Karena dia, sudah menghabisi nyawa koki pilihan kakak." jawab Inaya

"HAH?!"

Brugh

Wildan langsung jatuh terduduk, tubuhnya terasa begitu lemas. Ia tak menyangka rahasia, yang sudah ia sembunyikan selama bertahun-tahun. Akan terungkap juga, tapi... Bagaimana bisa mereka tau?

"Apa yang nona katakan suatu kebenaran?" tanya Virginia shock

Ilmi dan Inaya mengangguk, tatapan mereka ke arah belakang Wildan. Di sana... Sosok koki yang seharusnya bekerja, tengah menatap benci pada Wildan.

Tanpa mereka sadari, ada satu pasang mata. Yang menatap Wildan sangat sangat membencinya, ia mengambil pisau di meja. Berjalan cepat mendekati Wildan, dan..

CRASH

AAAARRRGGGHHHTT

KYAAAAAA

Semua orang terkejut, situasi tak kondusif. Mau tak mau, Inaya memulangkan para pengunjung. Dia pun meminta untuk karyawan lain, untuk menutup kafe. Darah muncrat dan mengalir dari bahu Wildan, saat seseorang itu menusuk di bagian tersebut.

"KAMU APA-APAAN?" bentak Ilmi, seseorang itu menoleh dan menatap marah Ilmi. Ilmi yang memegang lengan seseorang itu, langsung terlepas. Bahkan ia memundurkan tubuhnya, beberapa langkah ke belakang.

"L-lo... k-kenapa lo lakuin ini?" tanya Ilmi, seseorang itu hanya tersenyum sini pada Ilmi. Ia kembali menatap Wildan, lalu menghembuskan nafas panjang.

"Tadinya gue pengen bunuh ni orang, tapi kematian bukan hukuman yang pantas buat dia. Selama dua tahun ini, gue bertahan di sini. Karena ingin cari kebenaran, tentang hilangnya bang Haris. Gara-gara dia, istri dan anak bang Haris harus hidup terlunta-lunta. Mereka tak memiliki keluarga lain, selain bang Haris. Bang Haris, merupakan tulang punggung keluarganya. Gue kira bang Haris kabur, tapi ternyata.... dia harus kehilangan nyawa, hanya karena persaingan pekerjaan. BAJINGAN, BANGSAT, BRENGSEK, BIADAB LU WILDAN!!!" tubuh seseorang itu, langsung di tahan oleh beberapa orang rekannya

'ANGGUN'

Ya, seseorang itu adalah Anggun. Ia tak terima dengan hilangnya Haris, sahabat hiking nya. Sahabat rasa abang baginya, namun ia tak menyangka. Bila akan kehilangan, orang yang paling dewasa di banding kan dua pria lainnya

"LEPASIN GUE, GUE HARUS BIKIN DIA CACAT. GUE GA TERIMA ABANG GUE MATI, MATI DI TANGAN ORANG BRENGSEK KAYA DIA. LEPAAAAASSS... GUE GA TERIMA... GUE GA TERIMA, Hiks... HUwaaaaaaaa.... bang Haris, maafin Anggun bang. Anggun terlambat mengetahui semuanya, maafin Anggun bang. hiks..." teriak Anggun, seraya berusaha untu melepaskan tangan rekan-rekannya. Namun, tak lama tubuhnya melemah. Menangis meraung, tak terima dengan fakta yang baru saja ia dengar.

Arwah Haris menangis, tatapan marahnya menghilang. Ia menatap penuh penyesalan, pada Anggun. Ilmi dan Inaya terdiam, mereka saling tatap.

'KENAN' panggil mereka

PLOP

"Ngapa lo bedua manggil gue? Ga tau orang lagi sibuk apa, liat ini pulpen aja masih nangkring di tangan gue." gerutu Kenan, namun Inaya dan Ilmi diam tak menjawab. Hanya kedua matanya, yang terus menatap Anggun. Kenan yang sadar, hanya terdengar suara tangisan menyakitkan. Membuatnya melihat ke sekitar, kedua matanya melihat arwah. Di belakang pria, yang sedang menahan sakit. Namun mata arwah itu pun, sama dengan kedua mata saudarinya.

Akhirnya Kenan berbalik, ia menatap lama seseorang yang sedang duduk menangis.

'Siapa?' tanya Kenan

'Jodoh yang lu tunggu' jawab Inaya

'Hah?'

'ANGGUN' jawab keduanya

DEG

Kenan kembali melihat ke arah arwah, benar... pantas saja ia merasa tak asing. Bukankah itu salah satu anggota, dari rombongan Anggun waktu itu. Benar.. itu memang dia, jadi gadis yang menangis itu memang...

"ANGGUN" gumamnya, tanpa sadar langkah kakinya mendekati gadis tersebut

Anggun yang di kuasai amarah, tak sadar siapa yang ada di depannya.

"Mau ngapain lo? Mau halangin gue, buat bales dendam ma tu orang." ucap Anggun, masih dengan wajah merah dan tubuh tegang. Amarahnya benar-benar belum reda, apalagi bila melihat wajah orang itu. Kenan menggelengkan kepalanya, ia memegang kedua bahu Anggun.

"Gue bakal kasih lo waktu, buat lepasin amarah lu nanti. Tapi jangan sampe bunuh dia.." jawab Kenan, Anggun terkekeh. Namun melihat itu, Kenan malah merasa sakit hati. Perempuan yang ia tunggu, selama bertahun-tahun ini terlihat sangat berantakan. Bahkan dengan emosi yang tak terkendali, ada rasa cemburu. Karena semua ini terjadi, bukan untuknya.

"Gue ga bakal biarin dia mati, itu terlalu ringan buatnya. Karena dia, seorang istri harus menjadi janda. Karena dia, seorang anak harus menjadi anak yatim. Kematian bukan balasan yang sempurna untuknya, dia harus merasakan cacat. Merasakan hidup segan, mati pun tak mau. Bagaimana susahnya hidup, tanpa penghasilan. Hidup hanya menunggu belas kasihan dari orang, karena tak bisa mencari kerja. Terkendala putrinya, yang saat itu baru lahir. Gara-gara dia, abang gue..." kedua tangan Anggun terkepal erat, menusuk bahunya masihlah kurang.

Beruntung dia menemukan Ambar 2 tahun yang lalu, ia melihat perempuan itu berada di pinggir jalan. Duduk dengan memangku putrinya, yang masih merah. Dia yang duduk di atas jok motornya, karena lampu merah. Air matanya mengalir, sakit hati dengan apa yang dia lihat. Ia pun membawa Ambar, untuk tinggal bersamanya. Anggun merupakan anak rantau, tentu Haris, Bara dan Doni adalah keluarga baginya.

Sudah dua bulan, Haris tak ada kabar saat itu. Anggun, Bara dan Doni mencari keberadaannya. Mereka juga cemas, dengan istri Haris yang saat itu tengah hamil besar. Takut terjadi apa-apa, sedangkan mereka tak tau apa-apa. Di tambah lagi, dengan Ambar yang tiba-tiba menghilang. Dan kembali di temukan oleh Anggun, tengah meminta-minta di pinggir jalan.

Anggun yang mendengar cerita Ambar, bila Haris menghilang setelah menjalani tes di sebuah kafe. Membuat Anggun bertekad mencari tau, atas kehilangan abangnya itu. Ia yang tadinya berburuk sangka, bila kafe ini melakukan sesuatu pada Haris. Memilih bertahan, untuk bekerja di kafe. Sampai ia mendengar fakta, bahwa abangnya telah tiada. Dan pelaku hilangnya nyawa Haris, adalah koki di kafe ini.

Itu sangat sangat mengejutkannya, dan ia yakin. Bila orang itu terdorong itu membunuh Haris, adalah karena pekerjaan. Setelah ia mendengar penjelasan dari managernya, VIRGINIA.

"Gue bisa jamin, lu bakal bales orang itu." Anggun pun tersadar, ia menatap lekat wajah Kenan. Tak lama ia mengerutkan dahi, rasanya ia familiar dengan wajah pria di depannya.

"Kita saling kenal, kita pernah ketemu sebelumnya." ucap Kenan, yang paham arti tatapan Anggun

'Iyakah? Kapan?' tanya nya dalam hati, namun dirinya masih di kuasai amarah. Sehingga, tak bisa mengingat Kenan dengan baik.

"Tutup kafe, pulangkan semua pegawai. Bawa kedua pelaku, ke tempat biasa." titah Kenan

Inaya dan Ilmi mengangguk, rekan Anggun pun melepaskan pegangan mereka. Dari sejak Kenan, menatap tajam mereka.

'Siapa mereka sebenarnya?'

...****************...

Jangan lupakan like, komen, gift sama vote nyaaa🥰

1
Dewi inaya
kesel bener roman ny si Doni ma bara 🤣🤣🤣
Dewi inaya
perasaan ada aja yg gak senang ya Mak,kalo gak suka tinggal gak usah dibaca gitu ja koq repot 🤦‍♀️
ule_keke (IG: ule_keke26): nah iya bener kak Dew
padahal skip aja ya, kenapa harus bikin huru hara di karya orang
total 1 replies
Puspa Dewi kusumaningrum
aduh aduh moga moga gk jantungan tu orang thooor🤣🤣🤣🤣🤣
Aghitsna Agis
thor langsung up kg dong ditunggu ya
Aghitsna Agis
itu itu yg ploo afwa afwi atau obu ya srmiga lena sm danuel ketolong dan usep juga
nisa
lanjuttt mak
lgi serius matelengin ini😊
votenya emak😘
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak
total 1 replies
rose🦋
wahh sp yg coba2 punya ilmu sesat, mpe buat tumbal segala,
muhammad ibnuarfan
Allah huakbar....bersmbung...😭😭....kan masih penasaran emak....😄
Mutiara Nisak
ya allah don....lg ngobrol sm hantu bs santuy begitu,itu kyk nya dtg barengan y,keluarganya bang kenan...moga aja jantung orang yg ada d rungan nya bu lena g pindah tempat....bener2 keren keluarga zandra dr dulu....
Zuhril Witanto
pada kaget semua.....
eh ternyata ada penguasa nya di rumah sakit
Sulfia Nuriawati
kuduna double jd macana puas🤭🤭🤭🤭
Sulfia Nuriawati
kuduna double jd macana puas🤭🤭🤭🤭
fifia
mendadak serangan jantung ringan ini mah😂😂😂
gasss kasus baru d mulai cussss beraksi
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
ceritanya serem di bumbuhi lelucon jd seru🤣
Queen adzilla👑
siapa yg datang pake plop 🤔
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
hahahahaha doni doni
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Eta saha nu datang mak? boa² sarombongan deuih🤣🤣
RiriChiew🌺
Saha eta NU datang, apa sa RT atau emang afwa afwi yaa . makkk kok aku linduuu istri na afwii yaa kembaran ku pisan kan itu sriii ekhem 🤭😅
RiriChiew🌺
ntahlah aku mau sedihh atau apa , yg jelass seserian wae gara² si doniii . heyyyy donoo kamu eddaaaann pisan ternyata /Joyful//Joyful/ hiburan pisan buat diriku
Aquarius26
ayoo datanglah kalian wahai maslaah,,,biar zandra's beraksi,,,ayo ayoo datang😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!