NovelToon NovelToon
Rencana Gagal Mati

Rencana Gagal Mati

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mantan / Komedi
Popularitas:449
Nilai: 5
Nama Author: saytama

Tokoh utama nya adalah pria bernama Reza (30 tahun) .Dia bukan Pahlawan, dia bukan orang kaya ,dia cuma pria yang merasa hidupnya sudah tamat karena hutang, patah hati, Dan Rasa bosan.

dia memutuskan untuk pergi secara terencana .dia sudah menjual semua barang nya , menulis surat perpisahan yang puitis, dan sudah memilih Gedung paling tinggi. tapi setiap kali ia mencoba selalu ada hal konyol yang menggagal kan nya , misalnya pas mau lompat tiba tiba ada kurir paket salah alamat yang maksa dia tanda tangan. Pas mau minum obat, eh ternyata obatnya kedaluwarsa dan cuma bikin dia mulas-mulas di toilet seharian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saytama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kembalinya bayangan masa lalu

Kabar tentang bebasnya Gery menyebar di kantor pusat K.KJ seperti hawa dingin yang masuk lewat celah pintu. Bagi Reza, Gery bukan sekadar mantan musuh; dia adalah personifikasi dari masa lalunya yang kelam saat uang dan ego mengalahkan segalanya.

Reza sedang duduk di kursi kerjanya ketika rasa nyeri yang tajam menyerang dadanya. Ia terengah-engah, keringat dingin membasahi dahinya. Ia mencoba meraih segelas air, tapi tangannya gemetar.

"Za ! Kamu kenapa?" Anya yang baru saja masuk dengan membawa makan siang langsung berlari ke arahnya.

"Hanya... kelelahan, Anya. Napas sedikit sesak," bisik Reza setelah nyeri itu perlahan mereda.

"Kita ke dokter sekarang. Tidak ada protes," tegas Anya.

Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa jantung Reza mengalami pembengkakan akibat stres berkepanjangan dan kelelahan fisik selama tiga tahun terakhir tanpa istirahat. "Tubuhmu meminta bayaran atas semua kerja keras yang kamu lakukan untuk orang lain, Pak Reza," kata dokter itu.

Berita kesehatan Reza sampai ke telinga Aris. Di saat yang sama, Aris mendapatkan informasi bahwa Gery sudah berada di sebuah vila mewah di pinggiran Jakarta, sedang mengumpulkan sisa-sisa pengikutnya.

"Mas Reza harus istirahat. Biar saya yang urus Gery," kata Aris di ruang perawatan rumah sakit.

"Tidak, Aris," Reza menggeleng lemah dari tempat tidurnya. "Gery tidak akan

Menyerang dengan parang lagi. Dia akan menyerang namaku. Aku tidak ingin kamu melakukan sesuatu yang ilegal lagi. Kita sudah berada di jalan yang benar."

Benar saja, serangan Gery dimulai bukan dengan kekerasan, melainkan dengan fitnah. Sebuah video dokumenter palsu muncul di internet, menuduh bahwa K.KJ didirikan dengan uang pencucian uang milik Gery yang disembunyikan oleh Reza. Fitnah ini sangat rapi, menyertakan dokumen-dokumen palsu yang terlihat autentik.

Kepercayaan masyarakat mulai goyah. Investor kementerian mulai menanyakan keabsahan modal awal K.KJ. Di saat fisiknya sedang di titik terendah, Reza harus menghadapi pembunuhan karakter yang sistematis.

"Dia ingin aku mati dua kali, Anya," kata Reza sambil menatap layar televisi di ruang rumah sakit. "Dulu dia ingin aku mati karena miskin, sekarang dia ingin aku mati karena malu."

Anya menggenggam tangan Reza erat. "Dulu kamu sendirian di atas kursi biru itu, Za . Sekarang, kamu punya aku, Fajar, Budi, Aris, dan ribuan kurir. Kamu tidak perlu berdiri untuk melawan. Biar kami yang menjadi kakimu."

Malam itu, atas inisiatif Budi dan Aris, sebuah kampanye digital besar-besaran dimulai secara spontan oleh para kurir dengan tagar #Saksi.Jujur. Ribuan kurir mengunggah testimoni tentang bagaimana Reza menyelamatkan hidup mereka, bagaimana koperasi ini dikelola dengan transparan, dan bagaimana mereka melihat sendiri Reza bekerja dari nol.

Puncaknya, seorang kurir ayam geprek yang dulu mengantar pesanan terakhir Reza muncul di sebuah podcast besar. Ia menceritakan kejadian malam itu malam di mana Reza tidak punya apa-apa selain tali jemuran dan keputusasaan.

"Pria yang mau mengakhiri hidupnya karena kehilangan segalanya tidak mungkin punya simpanan uang gelap jutaan dollar," kata si kurir itu dengan jujur.

Narasi Gery hancur seketika oleh kekuatan testimoni dari orang-orang kecil. Masyarakat justru semakin bersimpati pada Reza yang tetap berjuang meski sedang sakit.

Gery, yang duduk di vilanya dengan amarah yang meluap, menyadari bahwa ia tidak lagi melawan seorang individu, melainkan sebuah ekosistem kasih sayang yang telah Reza bangun.

1
oratakasinama
kek pernah baca di novel sebelah 🤣🤭
Kal Ktria: kak? mna , spil dong
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!