NovelToon NovelToon
WABAH

WABAH

Status: tamat
Genre:Penyelamat / Hari Kiamat / Horror Thriller-Horror / Sci-Fi / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Linda Pransiska Manalu

Ledakan pada sebuah laboratorium saat anak kelas XII IPA sedang praktek fisika, menjadi sebuah tragedi yang menagkibatkan menyebarnya wabah.

Zach dan Carol serta murid yang lain menjadi korban peristiwa tragis itu. Wabah penyakit yang menyebabkan manusia berubah wujud menjadi kera.
Virus merajalela,korban berjatuhan. Semua orang berputus asa, akankah dunia kiamat.
Apakah akan ditemukan obat untuk menangkal virus jahat itu.

Siapakah sebenarnya Pak Edward, orang yang menyebabkan virus itu.

Berhasilkah Zach dan Carol menyelamatkan diri?

Siapakah Jhon sebenarnya? pria paruh baya yang mencoba menyelamatkan Zach dan Carol dari daerah pandemi?
apakah pemerintah akan membumi hanguskan kota kecil tempat tinggal.Zach dan Carol.

Yuk simak cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Pransiska Manalu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Awal pelarian

Dibantu Carol, Zach mendorong meja yang terletak di sudut kamar. Setelah itu, Mereka bertiga juga mendorong lemari.

"Prang ....!"

Jendela kaca pecah berserakan. Carol menjerit karena kaget plus takut. Dua orang eh, itu bukan orang. John dan Zach juga kaget melihat kemunculan dua makhluk yang berusaha masuk. Tapi terhalang besi teralis.

"Om, bukankah itu Mang Karsa dan istrinya. Karena di tubuh keduanya masih melekat sisa pakaian yang mereka kenakan tadi.

"Iya," sahut John menelan salivanya yang terasa kering.

"Apa yang akan kita lakukan Om. Kenapa mereka berubah secepat itu. Apakah mereka kena gigit?" kedua makhluk itu berusaha untuk masuk. Keduanya terlihat marah sekali. Bahkan besi teralis sepertinya akan terlepas kalau ditarik terus.

"Lakukan sesuatu Om! Kita bisa mati berdiri disini!" teriak Zach.

"Trang ....!" teralis itu akhirnya terlepas juga. Kedua makhluk itu melompat ke dalam kamar. John menarik lemari dan meja dari pintu. Bergegas menarik lengan Carol begitu ada celah keluar dari kamar.

"Zach lari!" teriak John. Menyeret lengan Carol karena diam tak bergerak. Hampir saja tubuh Carol terhempas. Zach terlambat ! Dia dihadang oleh dua manusia kera. Mang Karsa dan istrinya.

Karena panik dan takut, Zach tanpa sadar menggeram. Menerjang kedua makhluk didepannya. Tubuhnya berubah wujud juga. Dengan mudah Zach mengalahkan kedua makhluk itu hingga tewas.

Zach shock melihat Mang Karsa dan istrinya. Yang kembali ke wujud semula setelah meninggal.

"Mang Karsa!" teriak Zach menyesali diri. Saat melihat tubuh penjaga villa mereka sudah tewas. Andai saja mereka tidak datang ke Villa, tentu pasangan suami istri itu tidak akan meninggal dengan cara mengenaskan. Sebenarnya apa yang membuat mereka berubah. Padahal Carol tidak menggigit Mang Karsa.

John dan Carol yang sudah sampai di dalam mobil terkejut, mendengar teriakan Zach.

"Om, itu teriakan Zach!" Carol hendak keluar dari mobil tapi dicegah oleh John.

"Tunggu sebentar. Mungkin Zach sudah sekarat."

"Om, Carol!" teriakan Zach terdengar lagi. Memanggil Carol dan John.

"Om, kita harus masuk lagi." tanpa menunggu jawaban John, Carol keluar dari mobil.

"Carol tunggu!" teriak John lalu mengejar Carol. Keduanya masuk kembali ke dalam rumah. John menahan lengan Carol supaya melangkah perlahan.

Keduanya terkejut saat melihat Zach yang menangisi mayat Mang Karsa dan istrinya.

"Om, aku telah membunuh mereka. Aku telah menjadi seorang pembunuh." Zach memandangi kedua tanganyanya yang berdarah.

"Astaga!" John menghampiri Zach. Menenangkan hatinya yang terpukul. Sedangkan Carol hanya berdiri gemetaran di ambang pintu.

"Tenang Zach. Kamu hanya membela diri. Yang kamu bunuh bukan Mang Karsa. Ayo, kita kuburkan mereka secara layak. Kita harus segera pergi dari sini. Sebelum yang lain datang."

"Maksud Om, bukan hanya kami yang berubah wujud!" seru Carol panik.

"Jika Mang Karsa telah berubah di tempat terpencil ini. Tentu saja yang dibawah sana mungkin juga telah berubah."

"Apakah kami yang menyebabkan Mang Karsa berubah? Carol tidak melukai mereka. Lantas dari mana mereka bisa terinfeksi?" bantah Zach.

"Mungkin angin yang membawa atau udara. Tubuh manusia berbeda-beda saat bereaksi dengan alam. Mungkin saja kita penyebabnya. Tanpa sengaja telah menjadi perantara."

"Lalu kenapa Om tidak berubah? Bahkan Om sudah digigit Carol."

"Apa? Aku menggigit Om John? Oh, tidak!" seru Carol tidak percaya.

"Itu luka di lengan beliau adalah bekas gigitanmu tadi."

"Sudah jangan membahas hal itu lagi. Ayo kita gali lubang. Mereka harus segera di kebumikan."

John dan Zach bergatian menggali lobang di halaman belakang. Lalu Mang Karsa dan istrinya dimakamkan secara darurat. John yang memimpin doa. Setelah penguburan selesai, mereka baru sadar belum sarapan sejak pagi. Mereka memeriksa isi lemari makan. Ternyata makanan telah siap terhidang di meja.

Lastri memang telah selesai memasak. Saat hendak memanggil Zach untuk sarapan. Tiba-tiba saja Bu Lastri bertingkah aneh. Lastri mendadak kejang. Seperti orang yang terserang epilepsi. Sepuluh menit berlalu, kondisinya membaik. Tapi dia bukan lagi Lastri yang sesungguhnya.

Mang Karsa setelah selesai melepas tali pengikat di kaki Carol, menyusul ke dapur.Tiba-tiba Lastri menyerang suaminya. Mang Karsa yang tidak menduga, tidak berdaya sama sekali. Saat istrinya menggigit lehernya. Dalam tempo lima menit saja, Mang Karsa ikut berubah seperti istrinya.

Keduanya merasakan sensasi panas dalam tubuh mereka. Seperti terbakar di dalam. Mereka kehausan! Tapi bukan air yang mereka inginkan hendak memuaskan dahaga itu. Melainkan darah!

Aroma darah segar tercium dari kamar utama. Dimana John, Zach dan Carol berada. Lastri dan Mang Karsa berlari saling mendahului, membuat suara gaduh. Dan menjadi akhir dari hidup mereka.

"Bibi maafkan Zach." ucap Zach lirih saat melihat makanan yang terhidang di meja. Mereka bertiga makan dalam diam. Hanya untuk mengganjal perut yang kosong. Tidak bisa menikmatinya, sepenuh hati karena masih terguncang.

"Kita harus bergerak siang ini. Sebisa mungkin pergi jauh sebelum warga sadar apa yang telah terjadi."

"Om, kami ingin pulang ke rumah orang tua kami. Memastikan keadaan mereka. Supaya mereka mengungsi buat sementara. Setelah itu, kami akan ikut Om kemana saja."

John merenung sebentar. "Apakah kalian yakin orang tua kalian tidak bernasib seperti Mang Karsa dan istrinya? Kita hanya akan membuang waktu saja."

"Tapi kami tidak memiliki pakaian dan uang, Om. Kami hanya ambil beberapa saja diam-diam." bujuk Carol. Akhirnya John setuju.

"Baik, Om beri waktu sepuluh menit berkemas."

John menyetir mobilnya dengan waspada. Karena jalan menurun. Belum lagi karena jalan berlobang. Setelah satu jam lebih mereka tiba di kompleks perumahan tempat tinggal Carol dan Zach.

Zach dan Carol menelusup ke rumah masing-masing. Suasana perumahan tampak sunyi. Sunyi yang aneh, seolah tidak ada lagi penghuninya.

Carol tidak menjumpai ibunya. Mungkin sedang arisan atau apalah itu. Buru-buru Carol menyusun pakaiannya dalam tas ransel. Mengambil buku tabungannya juga. Setelah itu dia segera kembali ke mobil John.

Berbeda dengan Zach. Ternyata di rumahnya tengah berkumpul keluarganya. Zach menyelinap lewat pintu samping. Dan langkahnya terhenti saat mendengar namanya disebut.

Itu bukan suara ayah dan ibunya. Zach tidak mengenalinya. Kedua orang tuanya sepertinya diintimidasi.

"Bapak dan Ibu harus bekerja sama. Cepat beritahu dimana anak Bapak!" gertak suara itu kasar.

"Kami tidak tau Pak. Anak saya ada di rumah sakit bersama temannya. Kami juga sedang mencari mereka."

"Cepat hubungi anak Ibu! Jangan menguji kesabaran kami!"

"Kami tidak bisa menghubungi mereka. Telepon mereka tidak aktif. Harusnya pihak rumah sakit yang Bapak tanya. Kenapa anak saya bisa menghilang dari sana!" bentak Bu Rachel. ***

1
vj'z tri
bisa Mak bukan bosa 🤭🤭
Linda pransiska manalu: parah, eror hp Màk. sudah diganti pun mau balik lagi.
total 1 replies
vj'z tri
nanti lagi cerita nya mas bro lagi gaswat ini gaswat 🤧🤧🤧
Linda pransiska manalu: apa mak?
total 1 replies
vj'z tri
cie cie baru ni yey cover nya 🎉🎉🎉🎉
Linda pransiska manalu: diganti Ntoon, hhh
total 1 replies
Erchapram
Mak judulnya typo
Linda pransiska manalu: bah! iya ya. udah dibetulin Mak. makasih ya.
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
cover barunya bagus
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: sama2
total 6 replies
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉 seru seru
Linda pransiska manalu
DNA kera itu, penyebab Zach berubah.
Tulisan_nic
Zack di suntik apa sama Pak Edu? kasian loh Zack🥲
vj'z tri
lanjut Mak sat set 🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
Mak tambah lah up nya 🤭🤭🤭🤭
Linda pransiska manalu: Amin, makasih doanya ya.
total 3 replies
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄
lanjut, Kak ...
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄
Lanjut, Kak ...👌🏻
vj'z tri
siapa sih malam minggu ketuk-ketuk pintu hatiku bertanya-tanya🤣🤣🤣🤣
Linda pransiska manalu: sungguh aneh tapi nyata memang dia dia. siang tadi jumpa di depan rumah. senyum senyum padaku, lanjut Mak. 🤭🤣🤣
total 1 replies
vj'z tri
goyang up nya Mak 🎉🎉🎉
vj'z tri
waduh 😅😅😅😅😅
Tulisan_nic
reader juga jadi penasaran nih
Tulisan_nic
jadi inget dulu pas SMA🤭
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
makin menegangkan
Tulisan_nic
Ha? Apa Pak Edu terinspirasi dari teori Carles Darwin
Tulisan_nic
Banyak tuh pejabat yang melendung perutnya, apa karna kualat juga? Entahlah🥲
Linda pransiska manalu: 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!