Novel baru lagi ....semoga pada suka ya
Mencintai wanita yang merupakan istri dari teman kerja ,membuat nya tidak pernah lagi berhasrat pada wanita mana pun sehingga dia memilih untuk tetap sendiri di usia nya yang sudah cukup matang untuk menikah
Di suatu kesempatan ,mereka bisa bersama tapi malah di halang oleh restu . Akan kah mereka bisa bersama selama nya ?
Yuk....langsung di simak cerita ku ,tinggalkan komentar nya ya. Makasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mendekatkan
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
"Kamu mandi dulu, biar mas ambilin pakaian mu " ucap Seto saat melepaskan pelukan nya dari Hanna
"Kita mandi bareng aja mas ,nanti ada supir papa yang anterin baju aku kesini " jawab Hanna dan Seto terkejut atas permintaan Hanna, tapi dia tau kalau Hanna selalu dominan untuk hal intim seperti ini . Dia tak pernah malu menggandeng bahkan memeluk seto didepan umum ,dia seolah tak perduli pada semua orang dan memilih untuk menunjukan perasaan nya begitu saja
"Kamar mandi nya sempit sayang ,kamu nanti ngak nyaman melakukan nya disana " ucap Seto, dia bukan ingin menolak Hanna tapi dia takut Hanna tak nyaman bercinta di kamar mandi seperti itu
"Itu tantangan sayang, aku suka " jawab Hanna dengan suara serak di telinga seto ,membuat seto bergairah
Tok....tok....tok...
Sedang sibuk berdiskusi mengenai mandi bersama ,kamar mereka di ketuk dari luar. Hanna tersenyum lembut ke arah seto karena yang datang ibu nya Seto, memberikan pakaian yang baru saja di antarkan supir mereka .
"Ayo sayang, keburu malam " ajak Hanna setelah mengambil pakaian nya dari tangan ibu nya Seto
Seto pun mengangguk sambil tersenyum saat Hanna menarik tangan nya, dia merasa senang karena memiliki istri yang tak tau malu didepan nya. Bahkan kini Hanna melepaskan semua pakaian nya tanpa perduli tatapan mata seto yang sudah sangat bergairah pada nya, dia berdiri di depan seto dan mulai menarik kaos yang di pakai oleh Seto satu persatu hingga terlepas semua nya
Hanna berjongkok di bawah nya ,mulai memainkan benda kesayangan nya seperti saat ini. Ya,batangan milik Seto sudah menjadi benda kesayangan nya . Hanna merasa puas dan bahagia bisa menikmatinya ,kini dia memasukan nya kedalam mulut nya sambil menatap ke arah seto yang sudah memejamkan mata nya
Senyuman mengembang di bibir Hanna karena bisa membuat seto merasa puas,dia pun bangkit dan membelakangi seto membuat seto tau apa yang harus dia lakukan . Kini seto pun mulai memasukan miliknya, dia melakukan nya pelan pelan hingga kedua nya menyatu.
"Ssshhh......nggghhh,enak banget sayang. Kamu benar benar nikmat " ucap Seto yang membuat gairah Hanna meningkat, dia semakin mengeratkan milik Seto didalam milik nya.
Gerakan pelan hingga kencang dilakukan kedua nya ,walaupun kamar mandi itu sempit tapi rasa nya tetap nikmat. Kedua nya mengerang bersama saat mencapai puncak bersama ,tubuh Hanna pun lemas membuat seto dengan sigap menahan nya .
Seto mengangkat tubuh Hanna dan mendudukan nya di atas bak mandi ,kemudian mulai memandikan Hanna lebih dulu . Setelah nya, seto mengangkat tubuh Hanna dan membawa nya ke kamar . Mengeringkan tubuh nya menggunakan handuk, kemudian memakaikan lotion yang sudah di bawa dengan pakaian tadi lalu memakaikan gaun tidur nya .
Membantu Hanna untuk merebahkan tubuh nya,seto kembali ke kamar dan mandi dengan cepat. Setelah selesai baru dia ikut tidur bersama dengan Hanna ,mereka tidur sambil berpelukan hingga pagi tiba.
Pagi nya, entah kenapa hanna bangun pagi sekali . Mungkin karena sudah terbiasa berangkat ke kantor pagi pagi ,kini dia menatap wajah seto yang masih damai dalam tidur nya
"Morning kiss sayang " ucap Hanna pelan sambil mengecup bibir seto, kemudian dia bangkit dari tidur nya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya dan mengganti pakaian nya.
Hanna pun keluar dari kamar nya dengan tubuh yang bersih dan pakaian yang rapi ,dia menuju dapur yang berada di bagian belakang. Hanna tersenyum saat melihat ibu nya Seto sudah berada disana dan menyiapkan semua bahan,dia suka melihat hal itu .
Biasanya Hanna akan melakukan hal itu bersama mama nya saat libur tiba, karena jika hari biasa maka Hanna akan bangun pas pas jam pergi kerja . Kini dia harus bisa melakukan nya sendiri jika sudah menikah dengan Seto ,walaupun nanti nya akan ada pelayan yang berada disana seperti ucapan Seto pada nya .
"Pagi bu " sapa Hanna, dia mendekati ibu nya Seto yang sibuk dengan dua kompor yang menyala didepan nya
"Eh ....pagi Hanna, kok cepat bangun nya? Ngak nyaman kasur nya ya ?" tanya ibu nya Seto, dia tau kalau Hanna berasal dari keluarga kaya dan pasti nya tempat tidur nya lebih empuk dari kasur nya Seto .
"Nyenyak banget bu ,aku memang sering bangun pagi " jawab Hanna dengan sopan dan ramah ,kini dia mulai mengambil beberapa sayuran yang ada di atas wastafel untuk di cuci .
"Eh....ngak usah Hanna,nanti kamu basah dan kotor " ucap ibu nya Seto, dia ngak ingin membuat Hanna tak nyaman di rumah nya
"Ngak apa apa bu ,cuma nyuci sayur saja kok . Ngak mungkin bisa basah dan kotor, aku bantu masak ya bu " jawab Hanna yang kini sudah memotong sayuran itu tanpa canggung,ibu seto sesekali memperhatikan nya diam diam dan tersenyum.
Ibu seto merasa kalau Hanna berbeda dengan orang kaya lainnya yang sombong dan angkuh, bahkan tidak bisa masak sama sekali dan selalu menamerkan kekayaan nya juga suka menyuruh orang lain dengan seenak nya.
"Kamu sepertinya sudah biasa memasak ya " ucap ibu seto yang berusaha mengajak Hanna berbicara agar mereka bisa lebih dekat lagi .
"Iya bu,kalau pas weekend sering masak sama mama " jawab Hanna dengan santai
"Hhmmm....mas seto suka makanan apa bu?" tanya Hanna ,dia ingin tau apa saja yang disukai oleh calon suami nya karena dia ingin menjadi istri yang baik nantinya
Ibu seto pun memberitahu semua yang disukai oleh Seto, mereka berbicara panjang lebar mengenai makanan,hobi dan kesukaan Hanna juga . Kedua nya juga saling bercerita mengenai kehidupan masing masing, sama sama mendekatkan diri hingga semua makanan sudah berada di meja makan yang kecil itu.
Hanna ingin memanggil seto tapi ternyata seto sudah bangun dan berjalan mendekati meja makan sambil tersenyum, begitu juga dengan ayah nya Seto yang keluar dari dalam kamar nya. Kedua pria beda usia itu saling tersenyum menatap wanita nya yang mereka sayangi, mereka pun duduk dan sarapan bersama.
"Hanna ,nanti kamu kerja ?" tanya ibu seto dan Hanna yang sedari tadi sibuk menikmati makanan nya lalu mengangkat kepala nya ,kemudian tersenyum ke arah ibu nya Seto
"Kenapa bu?" tanya Hanna balik ,dia bisa saja ngak kerja karena perusahaan itu milik keluarga nya . Dia bisa meminta asisten nya untuk menghandle semua pekerjaan nya, semua nya gampang untuk nya.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
thor