NovelToon NovelToon
Terjerat Boss Playboy

Terjerat Boss Playboy

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Playboy / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor
Popularitas:40.3k
Nilai: 5
Nama Author: Kim.nana

"Tuan, ayo tidur denganku?" Kalimat gila itu Dea ucapkan pada sang boss di bawah kendali alkohol.
Namun Dea pikir semuanya akan berakhir malam itu juga, namun siapa sangka satu sentuhan membuatnya dikejar selamanya oleh sang boss playboy.
"Dea, kamu harus tanggung jawab padaku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim.nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 - Ingat Baik-baik

Saat ini sebenarnya dada Dea sesak sekali, bagaimana tidak... Beberapa menit lalu dia dan Alex baru saja bercinta dan sekarang Dea harus merelakan Alex untuk bertemu dengan wanita lain.

Dan entah apa yang akan terjadi dipertemukan Alex Anita nanti, Dea bahkan tak sanggup hanya untuk membayangkannya saja.

Bohong dan sangat munafik rasanya jika Dea tidak cemburu, semua perasaan itu hanya dia tekan kuat-kuat agar tidak terlalu ketara.

Sekarang Alex adalah satu-satunya pria yang Dea cintai, bahkan lebih dia cintai dibanding Barry. Setelah mengetahui Barry berkhianat Dea bisa melepaskannya dengan mudah, tapi sekarang rasanya butuh waktu seumur hidup untuk melupakan Alex.

Alasannya mungkin sangat gampang, karena Alex bukan hanya telah berhasil menyentuh hatinya tapi juga terus menyentuh tubuhnya.

"Cepat ganti baju dan pergilah, jangan sampai nona Anita tiba lebih dulu di apartemen mu," ucap Dea kemudian, dia juga lebih dulu memutus tatapan diantara mereka berdua.

Apartemen Alex tersebut Dea juga mengetahuinya, tempat dimana beberapa kali dia pernah datang untuk mengantarkan dokumen.

Alex tak ingin berkata-kata lagi, karena jika dia membuka mulut Alex takut ketahuan jika dia mulai ingin Dea cemburu padanya.

Sementara Alex bukanlah pria yang mengejar, dia selalu ingin dikejar seperti biasanya.

Tak berselang lama kemudian Alex benar-benar pergi dari apartemen ini, meninggalkan Dea seorang diri dalam sepi dan perasaan sesak yang belum hilang.

"Huh!" Dea membuang nafasnya dengan kasar.

Tepat saat itu ponselnya berdering panggilan masuk dari nomor baru. "Siapa sih!" gerutu Dea kesal, dia mematikan telepon tersebut dan melempar ponselnya ke atas tempat tidur.

Tapi tak butuh waktu lama langsung ada notifikasi pesan masuk, dengan jengkel Dea kembali melihat ponselnya tersebut. Takut yang mengirim pesan adalah kedua orang tuanya. Tapi ternyata bukan, ternyata ini adalah pesan dari Barry.

Nomor baru yang menghubunginya tadi adalah Barry, sebab nomor lamanya memang sudah Dea blokir.

'De, aku benar-benar minta maaf padamu. Kumohon beri aku kesempatan untuk bertemu, satu kali saja,' tulis Barry dalam pesan singkat tersebut.

Setelah Dea mengakhiri hubungan mereka secara sepihak, Barry benar-benar merasa hancur. Bukan hanya soal kehilangan uang Dea, namun dia benar-benar kehilangan sosok kekasihnya tersebut.

Dea adalah wanita mahal dan memiliki pekerjaan yang baik, tak bisa dibandingkan dengan Gisel yang hanya untuk bersenang-senang.

Kini rasanya Barry akan melakukan apapun asalkan Dea bisa kembali padanya.

Tidak hanya satu pesan itu saja, setelahnya Barry masih mengirim pesan-pesan yang lain lagi, juga terus berusaha menghubungi Dea melalui sambungan telepon.

Sekarang apartemen sepi itu mendadak brisik dengan semua ulah Barry.

"Ya ampun! Menyebalkan sekali sih!" kesal Dea.

Karena benar-benar tak ingin terhubung dengan Barry akhirnya Dea kembali memblokir nomor baru tersebut, lalu setelahnya dia menghubungi Gisel.

Awalnya Dea tak ingin membahas tentang perselingkuhan Gisel dan Barry, karena ini menyangkut harga dirinya juga. Tapi sekarang Dea sepertinya tak punya cara lain.

Perselingkuhan menjijikkan itu memang harus diungkap untuk melindungi dirinya juga.

"Halo De, tumben sekali kamu telepon aku, ada apa?" tanya Gisel yang baru saja menuju meja makan hendak makan malam bersama kedua orang tua Dea.

"Heh, dengarkan aku baik-baik ya. Minta Barry untuk jangan menganggu hidupku lagi, jika tidak aku akan bongkar perselingkuhan kalian berdua. Video mesum kalian akan ku sabar ke perusahaan tempatmu dan Barry bekerja, ku tunjukkan pada Mama dan Papa agar kamu diusir dari rumah," ancam Dea blak-blakan tanpa ada sedikitpun basa basi.

Kali ini seperti tak ada lagi hubungan persaudaraan diantara mereka berdua, tapi bagi Dea hubungan baik mereka memang sudah hancur sejak hari pertama Gisel mengkhianatinya.

"Aku tidak main-main Sel, jadi jangan pernah meremehkan ucapanku sekarang!" kata Dea lagi dan segera memutuskan sambungan telepon tersebut. Detik itu juga Dea mengirimkan video mesum Gisel dan Barry di dalam mobil, video yang dia rekam sendiri dengan tangan gemetar. Di parkiran mall dengan cahaya temaram kaca mobil itu bening. Mobil yang pasti mereka sewa dengan uang milik Dea.

Dan mendengar semua ancaman Dea dan barang bukti yang ada Gisel mendadak mematung, tubuhnya gemetar ketakutan tiba-tiba.

Keberanian dan kesombongan yang selama ini dia punya seketika menghilang entah kemana, diganti oleh rasa takut yang tak mampu dikendalikan.

"Gisel, ada apa? Dea menelpon?" tanya mama Mia. Dia dan sang suami sudah duduk di meja makan, sementara Gisel masih berdiri dan menerima panggilan telepon. Tapi setelah panggilannya berakhir wajah Gisel malah terlihat tegang. Karena itulah mama Mia langsung mengajukan pertanyaan.

Tapi pertanyaan sederhana itu juga tak mampu Gisel jawab dengan mudah, lidahnya masih terasa begitu kelu.

"Gisel, kok diam saja? Semuanya baik-baik saja kan?" tanya mama Mia lagi.

Dan Gisel makin gelagapan."I-iya Tante, semuanya baik-baik saja. Aku, aku ke kamar dulu sebentar. Om dan Tante makan malam saja lebih dulu," jawab Gisel kemudian, dia juga tersenyum meski dipaksakan.

Mama Mia dan papa Bagas yang tak pernah berpikir macam-macam jadi tidak menaruh rasa curiga apapun. Dea yang menelpon Gisel bagi mereka juga adalah hal biasa, bukan sesuatu yang patut dipertanyakan.

Sementara itu Gisel berlari menuju kamarnya, membawa ketakutan yang sedang coba disembunyikan rapat-rapat. "Ya ampun, bagaimana bisa hal seperti ini terjadi!" gerutunya setelah berhasil masuk ke dalam kamar.

Sekarang Gisel benar-benar tak memiliki wajah lagi di hadapan Dea, karena ternyata Dea bisa Setega itu berniat menghancurkan hidupnya. Tidak, Gisel tidak ingin pergi dari rumah ini. Tidak ingin pula dianggap buruk oleh kedua orang tua Dea, karena jika sampai hal itu terjadi entah bagaimana kehidupannya di kota ini. Sementara Gisel tak ingin kembali ke kampung.

"Ah sialan!" kesal Gisel seraya coba menghubungi Barry melalui sambungan telepon.

Untungnya saat itu Barry langsung menjawab panggilannya.

"Sel, jangan telepon aku dulu. Aku sedang berusaha menghubungi Dea," ucap Barry yang kini suaranya lemah sekali, nampak jelas jika dia pun lelah.

"Stop! jangan ganggu Dea lagi Bar!"

Dahi Barry sampai berkerut mendengar hal tersebut. "Apa maksud mu?"

"Dea sudah tahu tentang perselingkuhan kita, dia bahkan punya bukti saat kita bercinta di mobil waktu itu! Jika kamu masih mengganggunya dia akan menyebar video itu dan mempermalukan kita! Aku tidak ingin nama baikku rusak di hadapan Tante Mia dan om Bagas!" kesal Gisel, kini hanya bisa meluapkan semua amarah ini pada Barry.

Dan mendengar semua hal itu Barry pun tergugu, dia pikir permasalahannya hanyalah karena Barry yang selalu meminta uang, tapi ternyata tidak. Ternyata Dea pun mengetahui tentang peselingkuhnya.

Masalah yang Barry pikir sepele kini membuatnya tak bisa berkutik lagi.

"Ingat baik-baik, jangan ganggu Dea lagi jika tidak ingin hidup kita berdua jadi hancur!"

1
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋💋💋💋💋💋
Sarinah Quinn
semoga Dea tidak bodoh dengan membunuh anaknya sendiri 😭 Thor tlong lindungi anak Dea 🙏🙏🙏
rizky tria
Dea & Alex saling jujur sama perasaan kalian, nanti myesel loh 😢
Yanti Gunawan
please lah Dea jgn Oon jd org dah punya duit banyak tgl besarin tuh anak kq mau d buang😫😫 ke dokter biar jelas itu anak siapa kn nnt ketauan brp bln umurnya...please thor jgn buat aku emosi dgn tingkah dea y 😫😫😫😫😫
Naviah
jangan gugurin kandungan kamu Dea, bayi dalam kandunganmu tidak bersalah
🌈Yulianti🌈
semoga Dea GK jd gugurin kandungan nya kasian anak GK bersalah jd korban ego orang tua nya yg tidak saling jujur padahal sudah jelas saling cinta tp saling menyakiti
Kim.nana: gak kak 🤣
total 2 replies
Margaretha Indrayani
tolong pikirkan lagi dea buat aborsi, janinmu juga ingin hidup. kalaumau pergi dari alex ya besarkan sendiri anakmu itu dea, kasihan
RaveENa
kayanya si alex sengaja lepas kb/Proud/
Kim.nana: benar 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Naviah
Dea lebih baik pergi dulu dari Alex
Naviah
tinggal saling jujur satu sama lainnya kalo begini pasti salah paham dengan perasaan masing-masing 😁
Mita Paramita
jadi rumit masalah nya 🤣 kalian berdua sama-sama gengsi dgn perasaan masing-masing
Rizka Susanto
klo itu anak Juan berarti ganti judul dong de 🤣😅
udh pergi lah sejauh mungkin de...
syaloom
dea mending kabur aja , ketempat yang Alex tidak tau.biar semakin tersiksa si alex
Salim ah
sama"suka tapi dalam diam ya akhirnya sama" terluka🙄
yg KB saja bisa kebobolan de , dan Alex juga begitu bisa jadi kbnya bocor dan menghasilkan Alex junior🫰
EviJm13
semoga si Alex peka
EviJm13
seru
EviJm13
lanjut thor
syaloom
sering² up dong kak
Sarinah Quinn
semoga masih selalu up ceritanya menarik sekali 🙏🥰
Naviah
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!