NovelToon NovelToon
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Pihak Ketiga / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Romansa / Cintapertama / Konflik etika
Popularitas:101.4k
Nilai: 5
Nama Author: Diana Putri Aritonang

Setelah 3 tahun berpisah, takdir kembali mempertemukan Rexi dengan cinta pertamanya, Rania, yang kini tengah dilanda ujian dalam prahara rumah tangganya bersama sang suami, Raffael Senzio.

Dari pertemuan itu, Rexi mulai menyelidiki kehidupan Rania, wanita yang masih bertahta kuat di dalam hatinya. Melihat ada kesempatan, akhirnya Rexi memutuskan untuk merebut kembali cinta pertamanya.

Sementara di sisi lain, ada Raffael yang berusaha keras memperbaiki hubungannya bersama Rania dan mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka.

Akankah cinta pertama mendapatkan kesempatan kedua? atau Rania akan memberikan kesempatan itu pada suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Putri Aritonang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Bertemu Opa Jon.

Selain meminta bantuan untuk membatalkan akta cerainya dengan Rania, Raffael juga melakukan usaha lain untuk memperbaiki hubungannya bersama sang istri atau lebih tepatnya mantan istrinya itu dengan cara terus menghubungi Rania.

Raffael menatap layar ponselnya dengan mata yang gelap. Dari tadi ia berulang kali menekan tombol panggil, berharap Rania akan mengangkatnya, tapi nada sibuk yang terus saja ia dengar. Raffael pun mencoba mengirimkan pesan singkat, tapi pesan itu hanya terbaca, tanpa balasan. Raffael semakin kesal dan mulai merasa panik, tampaknya Rania benar-benar telah melupakannya.

Raffael bangkit dari tempat duduknya, tangannya mengepal erat saat membayangkan bahwa saat ini istrinya itu pasti tengah menghabiskan waktu bersama Rexi.

"Sialan!" umpat Raffael frustasi. "Aku harus melakukan sesuatu."

Raffael mulai berpikir dengan mata yang menyipit. Otaknya bekerja keras mencari cara bagaimana ia bisa mendapatkan perhatian Rania kembali, membuat wanita itu kembali menjadi miliknya. Ia tidak bisa menerima kenyataan bahwa Rania begitu mudahnya meninggalkannya seperti ini.

Raffael berjalan mondar-mandir di dalam ruangan, pikirannya dipenuhi dengan berbagai rencana. Tapi tiba-tiba, sebuah ide muncul di benaknya. Senyum dingin terukir di wajahnya saat ia menyadari apa yang seharusnya ia lakukan.

"Kita lihat apakah kau masih akan mengabaikanku, Sayang?" bisiknya pada diri sendiri, mata yang semula kosong kini menyala dengan tekad yang membara.

Raffael segera menyambar kunci mobilnya. Pria itu beranjak pergi menuju suatu tempat yang diyakini akan bisa membuat ia bertemu dengan Rania, bahkan bisa membuat istrinya itu kembali menjadi wanita penurut untuknya. Setelah ini, Rania pasti tidak akan bisa menghindarinya lagi. Raffael begitu yakin dengan rencananya.

*

*

*

Pagi harinya, Hena ternyata benar-benar mengajak putrinya itu untuk melakukan pemeriksaan secara langsung ke rumah sakit. Rania tampak enggan, tapi karena tidak ingin membuat mommynya bersedih atau bisa-bisa malah merasa curiga padanya, akhirnya Rania mau melakukan pengecekkan.

"Mommy berharap hasilnya nanti negatif, Sayang. Tapi, kalau positif juga tidak apa-apa. Jangan bersedih, ada Mommy dan Daddy." Hena berkata seraya mengusap punggung putrinya demi memberi kekuatan kepada Rania.

Rania menanggapinya dengan tersenyum tipis, ia bingung harus berkata bagaimana pada ibunya. Namun, sesekali tangannya menyentuh ujung pakaiannya karena perkataan mommynya itu cukup membuatnya merasa tidak nyaman.

Saat Hena dan Rania ingin masuk ke dalam mobil, niat mereka terhenti karena melihat kedatangan Rexi di antalia.

Keluar dari mobilnya, Rexi langsung menghampiri Rania dan bertanya, "Kau ingin pergi dengan Mommy, Sayang? Mau ke mana?"

Rania mendengus dengan panggilan Rexi padanya. Pria itu benar-benar tidak bisa berubah. Apalagi ini di depan mommynya. Hena sampai dibuat mengulum senyum mendengar sikap romantis itu. Yang semakin membuat Rania tidak nyaman dan malu.

"Kami ingin pergi ke rumah sakit, Rexi." Hena yang menjawab dan membuat Rania seketika melotot. "Rania perlu melakukan pemeriksaan untuk..." Ucapan Hena langsung terhenti saat Rania memotong perkataan ibunya itu.

"Bukan ke rumah sakit. Aku dan Mommy ingin mengunjungi Opa," ujar Rania cepat dan ia sedikit melebarkan mata kepada ibunya.

Melihat kode itu, Hena pikir, Rania malu terhadap Rexi tentang hal sensitif itu, sehingga ia pun mengikuti alur yang putrinya inginkan.

"Kebetulan sekali, kalau begitu aku ikut kalian saja, Sayang," putus Rexi seenak jidatnya yang semakin membuat Rania terkejut. "Jadi aku tidak perlu pergi dengan ditemani Rakha si kutub utara," tambah Rexi menyebut calon kakak iparnya dengan sesuka hati.

Rania merasa terkejut saat mendengar niat Rexi. Ia sengaja mengatakan ingin mengunjungi Opa Jon agar Rexi tidak membuntutinya ke rumah sakit. Tapi, sepertinya rencananya tidak akan berhasil. Ternyata Rexi memang sedang ingin menemui Opa Jon, dan sebelum pergi ke sana, ia sengaja datang ke antalia lebih dulu agar bisa menjemput Rakha yang memang akan menemaninya pergi ke kediaman Opa Jon. Rexi ingin melakukan pembicaraan serius dengan kakek Rania itu.

Hena memperhatikan pertukaran pandang antara Rania dan Rexi, lalu berkata dengan nada lembut, nyaris berbisik pada putrinya, "Sayang, sebaiknya kau melakukan pemeriksaan dulu, baru setelah itu menjenguk kakekmu. Rexi bisa menemanimu."

Rania reflek langsung menggelengkan kepalanya. "Tidak usah, Mom. Aku ingin pergi ke rumah Opa sekarang." Rania lebih memilih mengunjungi Opa Jon bersama Rexi daripada melakukan pemeriksaan ke rumah sakit yang jelas-jelas tidak akan ada hasilnya, apalagi bersama Rexi yang menemaninya. Rania tidak bisa membayangkan hal itu, Rexi bisa saja bertanya dengan detail apa yang akan Rania periksa di rumah sakit. Dan Rania sangat tidak ingin menjelaskan rahasia rumah tangganya bersama Raffael itu.

Namun, Rania sama sekali tidak menyangka bahwa keputusannya ternyata malah membawa ia bertemu dengan orang yang tidak terduga di kediaman sang kakek.

1
Muft Smoker
nah kan ,, muter2 siih ,, pusing kn ,, 🤭🤣🤣🤣
awas tu baby T-Rex ny ikutan pusing ,, 🤭🤭
Muft Smoker
ahaaay ,, cinta di toko sebelah udh naik daun kak ,,
Ucio
Rania ngidam Rek Bayi Trex ongoing🤣🤣🤣
Tek deli
semabari nunggu bg cakra mampir dulu ah kesini,liat rexi abangnya emer😊
Muft Smoker
dtggu next episode ny yx kak ,,
tumben ni agak lama up ny kak ,,
sehat2 selalu kn ,,
semoga selalu sehat ,,
doa terbaik buat kak Diana ,,
Muft Smoker
wah babang Rafael dr jualan seblak bisa kasih hadiah Mobil mewah buat Rania dn rexi ,, mantaaaaap👍🤭🤣🤣
Aisyah Suyuti
menarik
〈⎳ FT. Zira
setelah sekian purnama.. akhirnya up juga🤧🤧
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: maafkanlah aku ini yang khayalannya buanyakkk bnget, tapi tak sanggup merealisasikannya 😭😭😭 jadilah ngap² gini upnya 😤😌😭
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
aaku sempet mikir, nasib Rett bakal sama kek si ikan asin yg sudah dikuburkan.. 🤣
Muft Smoker: kaya ny rakha kurang mainan kak waktu kecil ,,
maka ny skrang dy bgtu nyari mainan ny ekstrim ,, 🤭🤣🤣
total 2 replies
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
WHATEA SALA
Beneran gak up lagi thor,baiklah dan maaf.
WHATEA SALA
Semangat yak up nya 👍👍
WHATEA SALA
Hampir ke hapus di rak buku,habis lama banget up nya.
Nadira ST
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
WHATEA SALA
Menunggu dan menunggu,entah kapan up lagi...😩😩😩
Dew666
🍎🍎🍎🍎
Ucio
Bpknya Trex sama gilanya
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: kloningannya kan🤣🤭
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
Rex ini saigan ma si onoh apa gimna/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: sblmnya kan blm ngerasain /Smile//Grin//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Hammer//Facepalm/
total 3 replies
Eneng Risbayani
🤦🤦
〈⎳ FT. Zira
kenapa aku jadi ingat Hena ma ikan asin yak/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!