NovelToon NovelToon
The CEO'S Only Cure: Married To The Untouchable

The CEO'S Only Cure: Married To The Untouchable

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / CEO / Anak Yang Berpenyakit / Cinta setelah menikah / Nikah Kontrak
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Bagi Arkanza Malik, sentuhan wanita adalah racun yang mematikan. CEO dingin ini mengidap penyakit aneh yang membuatnya sesak napas dan kulitnya terbakar setiap kali kulitnya bersentuhan dengan lawan jenis. Namun, sebuah insiden di lorong hotel mengubah segalanya.
Aira, gadis miskin yang kabur dari kejaran rentenir setelah menghantam kepala pria yang ingin melecehkannya, tanpa sengaja jatuh ke pelukan Arkanza. Bibir mereka bertemu dalam kegelapan. Arkanza yang seharusnya mati karena alergi, justru merasakan napasnya kembali. Gadis kumal ini adalah satu-satunya penawar racunnya!
"Aku sudah melunasi hutang ayahmu. Sebagai gantinya, kau harus menjadi istriku dan biarkan aku menyentuhmu kapan pun aku membutuhkannya."
Aira terjebak. Menjadi "obat hidup" bagi CEO kejam yang tidak punya hati. Di antara kontrak miliaran rupiah dan intrik perebutan harta, mampukah Aira bertahan tanpa harus menyerahkan hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Altar Pengkhianatan

Lampu kristal di Grand Ballroom bersinar menyilaukan, namun hati Arkanza terasa sekelam malam. Ia berdiri di belakang panggung, terus menatap pintu masuk dengan napas yang mulai tidak stabil.

​"Reno! Kenapa Aira belum kembali?!" bentak Arkanza. Suaranya rendah namun penuh ancaman.

​"Ponselnya mati, Tuan. Sinyal GPS-nya hilang di area gudang tua pinggiran kota," jawab Reno dengan peluh dingin di dahi.

​Arkanza meninju dinding kayu di sampingnya. "Sialan! Aku tahu Ayah melakukan sesuatu padanya! Aku tidak bisa melanjutkan ini jika dia dalam bahaya!"

​"Arkanza, waktunya tiba," suara Syarif Malik menginterupsi dari arah pintu. Ia masuk dengan angkuh, sementara Siska tampil memukau dengan gaun pengantin mewah yang tampak seperti jerat bagi Arkanza.

​"Di mana Aira, Ayah? Jawab aku atau tidak akan ada pernikahan malam ini!" desis Arkanza, bintik merah mulai muncul tipis di lehernya akibat stres yang memuncak.

​Syarif menyeringai, ia merapikan dasi Arkanza dengan tangan dinginnya. "Dia sedang beristirahat di tempat yang sangat tenang. Jika kau ingin dia tetap tenang dan tetap bernapas, jadilah pengantin pria yang baik. Ayo, para pemegang saham sudah menunggu."

​Ballroom Utama – Menit-Menit Mencekam

​Musik pengiring pengantin mulai mengalun. Arkanza melangkah di atas red carpet dengan wajah sekaku es. Di sampingnya, Siska tersenyum lebar seolah dunia sudah berada di genggamannya. Di depan mereka, notaris dan ratusan tamu undangan sudah bersiap.

​Syarif naik ke atas panggung, memegang mikrofon. "Hadirin, hari ini bukan hanya tentang pernikahan, tapi tentang masa depan Malik Group. Putraku, Arkanza, akan mempersunting putri mendiang Riana, ahli waris sah yang akan menyatukan seluruh aset keluarga!"

​Notaris melangkah maju membawa dokumen pemindahan kekuasaan. "Tuan Arkanza, silakan tanda tangani dokumen ini sebelum pengucapan janji suci."

​Arkanza menatap pulpen di tangannya. Paru-parunya mulai menyempit. Ia menoleh ke arah pintu besar, berharap Aira muncul dan menghentikan kegilaan ini.

​"Tanda tangani, Arkanza," bisik Syarif tepat di telinganya. "Atau kau akan mendengar ledakan dari arah gudang tua itu melalui ponselku sekarang juga."

​Tangan Arkanza bergetar. Ujung pulpen sudah menyentuh kertas. Ia merasa hancur, dikhianati oleh takdir di saat ia baru saja merasakan kebahagiaan menjadi suami yang sesungguhnya bagi Aira semalam.

​Tiba-tiba, suara tawa yang sangat ia kenal terdengar melalui pengeras suara gedung, memutus musik klasik yang sedang bermain.

​"Syarif... kau masih saja haus akan harta yang bukan milikmu."

​Syarif memucat. "S-Santi?!"

​Layar besar di belakang altar yang seharusnya menampilkan foto Arkanza dan Siska, tiba-tiba berubah menjadi siaran langsung. Di sana, Aira berdiri tegak di sebuah ruangan putih—ruang ICU Singapore—dan di sampingnya, Santi (Ibu Arkanza) duduk di kursi roda, tampak segar dan berwibawa.

​"Ibu! Aira!" teriak Arkanza, melempar pulpennya ke lantai.

​"Hadirin sekalian," suara Santi menggema di seluruh aula. "Pernikahan ini adalah penipuan. Gadis di samping putraku itu bukan putri Riana. Dan suamiku... dia mencoba membunuhku lima belas tahun lalu, dan malam ini, dia mencoba menyandera menantuku!"

​Siska berteriak histeris, "Ini bohong! Paman Syarif, lakukan sesuatu!"

​Syarif yang sudah kehilangan akal sehatnya, tiba-tiba merampas pistol dari pinggang pengawalnya dan menodongkannya langsung ke arah Arkanza di atas altar.

​"DIAM SEMUA! Jika aku tidak bisa mendapatkan harta ini, maka Arkanza tidak boleh memilikinya juga!" teriak Syarif kalap.

​"JANGAN!" Aira berteriak melalui layar, wajahnya penuh ketakutan.

​Di tengah ketegangan itu, sebuah suara lain muncul dari arah pintu masuk aula yang terbuka lebar.

​"Letakkan senjatamu, Syarif! Permainanmu sudah berakhir!"

​Sesosok pria dengan luka parut di wajahnya melangkah masuk. Itu adalah Alan, ayah Aira yang dikira sudah mati. Ia memegang sebuah rekaman hitam di tangannya. "Aku punya bukti asli siapa yang menyabotase mobil Nyonya Santi!"

​Aula berubah menjadi medan kekacauan. Wartawan mulai memotret dengan kalap, sementara Syarif berdiri gemetar dengan pistol yang masih mengarah ke dada Arkanza.

...****************...

Syarif menarik pelatuknya tepat saat Arkanza mencoba menerjang maju. Suara tembakan menggelegar di seluruh aula. Aira di layar menjerit histeris memanggil nama Arkanza. Namun, sebelum peluru itu mengenai Arkanza, seseorang melompat melindungi tubuh Arkanza. Siapakah dia? Dan apakah rahasia yang dibawa Alan akan benar-benar menghancurkan Syarif atau justru menyeret Aira ke dalam masalah baru?

1
Ms. R
Ka ceritanya sangat menarik, saya suka. tapi nama2nya bikin gak mood baca, ini seperti cerita mafia Eropa tapi namanya indo banget, maaf ka gak enak dibaca nya
Ariska Kamisa: hehe maaf ya kak kalo kurang memuaskan🙏
latarnya emang di indo, tapi plot twist nya aira emang keturunan mafia, ibunya kabur ke indo.
total 1 replies
Suginah Ana
critanya bagus menegangkan q suka
Ariska Kamisa: terimakasih kak 🙏
total 1 replies
Ariska Kamisa
emang agak tsunder sih arkan 🤣
🍒⃞⃟🦅 ☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
ini dnamakan keluar mulut buaya masuk mulut harimau🤣 dua² ngeri
umie chaby_ba
seru nih ... penasaran akhirnya gimana ? apa penyakitnya Arkan akan sembuh atau selamanya akan bergantung pada Aira . /Whimper/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!