NovelToon NovelToon
Suamiku Kejam

Suamiku Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:15.7k
Nilai: 5
Nama Author: upilBTS

hai ini karya baruku guys. aku pemula

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon upilBTS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Obat perangsang

Mobil rolls-royce phantom hitam itu meluncur di jalan kota besar london dengan elegant. memperlihatkan suasana malam kota yang indah, tapi tidak dengan didalam mobil terasa mencekam dalam diam.

Maximilian duduk dengan tenang di kursi belakang, mengenakan setelan hitam yang membentuk tubuhnya dengan sempurna. dasi hitamnya terikat rapi menciptakan kontraks hitam dengan kemeja di balik jasnya yang membalut tubuhnya nan kekar. Ahzel di sampingnya mengenakan gaun merah tua yang begitu anggun dan memesona, dengan belahan tinggi yang mengintip di setiap kakinya bergerak

sopir pribadi mereka mengendarai mobil dengan prefesional, tidak sekalipun bertanya atau melirik ke belakang. di depan dan belakang terlihat mobil pengawal yang memastika keselamatan majikanya.

Di sebelahnya Ahzel menyandarkan kepalanya di sandaran mobil ia tetap diam, tapi maximilian tidak bodoh ia tahu gadisnya merencanakan sesuatu yang tak ia tahu

**********

Begitu mereka memasuki balroom mewah hotel semua perhatian tetuju pada mereka.

Ahzel bisa melihat dengan lirikan mata ada banyak wanita yang bergosip tentangnya tapi ia tak perduli akan hal itu karna dengan membicarakanya tak akan menjadi menguntungkan baginya.

pria-pria berjas mahal menghentikan percakapan mereka, dan melirik ke arah maximilian, beberapa dengan rasa hormat beberapa dengan kewaspadaan.

wanita-wanita dengan gaun elegant menatap ahzel sebagian dengan kekaguman sebagian dengan kecemburuan

"Maximilian".

seorang pria paruh baya dengan rambut yang sedikit memutih terlihat menghampiri, diikuti oleh beberapa pria lain di belakangnya, ia mengenakan setelan biru tua dengan kemeja emas pucat.

" jean"maximilian menyambut tangan pria itu dengan jabat tangan yang cukup kuat.

jean lantas menatap ahzel dengan ketertarikan yang jelas tak ia sembunyikan"dan ini!? ".

" istriku".

"menarik kau tak biasa tertarik dengan wanita. "

"aku tidak pernah bermain aku akan mengambil apa yang seharusnya menjadi miliku".ujar maximilian dengan wajah datarnya

Ahzel ingan muntah mendengar kalimat itu tapi ia tetap prefesional" senang bertemu denganmu tuan jean".

jean tersenyum kecil"sungguh wanita yang berani kau beruntung maximalian".

beberapa menit berlalu dengan perkenalan dengan orang berpengaruh ahzel terlihat sibuk merencanakan sesuatu.

lalu setelah semua orang telah duduk di meja yang sudah disiapkan, saat maximilian sibuk berbicara dengan rekan bisnisnya tentang investasi baru di eropa timur ahzel bertindak.

ia melihat ada seorang pelayan yang membawa minuman yang arah meja ia bersiap.

ia melirik ke belakang dan melihat maximilian yang masih sibuk lalu ia mengeluarkan sesuatu dari tasnya, dan menyelipkanya ke dalam minuman whiskey maximilian. cairan bening yang tak terlihat tetapi efeknya akan terasa.

obat perangsang level tertinggi, senyum tipisnya tersungging dibibirnya.

"darling whiskey mu" ia membisikan itu ke telinga maximilian dengan suara yang terdengar merdu.

satu menit berlalu.

dua menit.

tiga menit.

lalu ia melihatnya.

maximilian masih berbicara masih sama seperti sebelumnya, tapi ada yang aneh nafasnya terlihat lebih dalam, rahangnya mulai mengencang,tapi ahzel tak melihat maximilian seperti pria yang birahi.

tangan pria itu yang semula bersarang di meja kini terlihat terkepal, sementara matanya terlihat dingin berkilat bahaya dan terlihat menahan sesuatu.

Ahzel menyandarkan tubuhnya ke kursi dengan ekspresi puas. ia ingin melihat seberapa lama pria itu akan bertahan.

tapi ia lupa sekejam apa maximilian.

ia terkejut karena tangan maximilian yang mencengkram erat pahanya di bawah meja, jemari itu mulai menelusuri tubuhnya dengan sangat kasar, seolah menahan sesuatu yang menggrogoti tubuhnya dari dalam.

Ahzel menegang.

tangan pria itu mulai naik ke pinggangnya mencengkramnya dengan dominasi mutlak.

Ahzel menelan ludah tapi tetap terlibat percaya diri"apa ada sesuatu darling. "bisiknya menekan kata terakhir dengan sengaja.

" aku ingin ke toilet".

"don't make me wait to long darling".ujar maximalian.

Ahzel tersenyum kecil sebelum meninggalkan pria itu di meja.

ia melihat ke belakang memastikan maximilian tak melihatnya lalu ia mulai memasuki sebuah lobi kamar hotel VIP

seorang pria terlihat menunggunya.

"sudah siap?, bawa dia ke kamar yang sudah di sediakan dan buat dia bertemu dengan wanita itu ok. "

setelah selesai dengan urusanya ahzel terlihat menaiki taxi dan meluncur ke petenhous.

Maximilian terlihat mengusap pelipisnya, dadanya naik turun lebih cepat dari biasanya. efek obat itu mulai menusuk lebih dalam, menghangatkan darahnya dengan keinginan yang ia benci.

ketika seorang pria menghampirinya dan berbisik padanya bahwa ahzel menunggunya di ruangan VIP, ialangsung berdiri tanpa berpikir panjang. Ahzel tahu ia mungkin tak bisa menahan efek ini lebih lama. wanita itu mungkin sadar dan memberikan hak yang memang menjadi miliknya.

tanpa ragu max langsung menuju kamar yang dimaksud, setiap langkahnya berat, pikiranya dipenuhi dengan wanita yang selama ini ingin ia kuasai sepenuhnya.

namun ketika ia membuka pintu kamar wajahnya menegang.

Di atas ranjang seorang wanita dengan pakayan transparan tersenyum menggoda"tuan maximilian, aku disini untuk menghangatkan malam anda"ujarnya dengan suara manja.

bukan ahzel yang menunggunya maximilian geram. mata maximilian berubah menggelap ia terasa prustasi ingin menuntaskan hasratnya tapi amarah lebih mendominasi.

ia sudah dari tadi menyadari ahzel ingin menjebaknya, ia membiarkannya karna mungkin wanita itu ingin bermaim denganya tapi ia salah.

ia mengeluarkan pistol peradam dan mengarahkanya ke jalang sialan itu.

Bang!.

darah segar menyembur keluar dari kepala wanita itu dengan posisi yang mengenaskan.

Maximilian mencoba menghelan nafas panjang mencoba menahan efek sialan dalam tubuhnya, tanganya meraih benda pipih dari sakunya dan menelpon lukas.

"Bawa aku keluar dari tempat ini, dan bawa seseorang untuk membereskan sesuatu".suaranya rendah dan dingin tak sedikitpun terganggu dengan aksi yang baru saja ia lakukan.

*****

Di sisi lain ahzel sudah kembali ke petenhous mereka.

ia duduk dengan dantai di sofa mengenakan piyama longgar yang nyaman, sebuah selimut menyelimuti kakinya, sementara layar TV menampilkan MV bts yang sedang ia tonton.

"ah sayangku suamiku jimin naaa".ia berteriak histeris untungnya para maid telah pulang hanya tersisa penjaga di petenhous itu.

Matanya kembali ke layar, tetapi pikiranya membayangkan suaminya yang bersetubuh dengan wanita lain" iwww gelinya".

but ia pasti marah besar.

Ahzel tertawa mecik"palingan ia menikmatinya".

namun ia lupa satu hal.

maximilian bukan pria yang mudah dipermainkan tanpa konsekuensi.

dan ia akan segera menanggung akibatnya.

hi gyus apa kabar?💋sorry typo nya kelewatan.

1
Erma Marita
kok cepat.bangat habisnya .thor .enak.jln ceritanya.
jesvx: Nanti dilanjutin kok.
total 1 replies
Titah😍
baru nyimak
kasanoki💐
Baguss bagett
jesvx: Thank you💖
total 1 replies
Ari Friwitha
gemes banget
jesvx: Makasih💅
total 1 replies
Badpeople﹎Ψ
Gak disadari sampai pagi cuma baca cerita ini, wkwkwk.
jesvx: gak mungkin ih babnya aja dikit.
total 1 replies
Donny Chandra
Kapan update lagi?
jesvx: di usahain deh🙏🏿
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!