NovelToon NovelToon
Om Duda Yang Perjaka

Om Duda Yang Perjaka

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Tamat
Popularitas:11.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dilla_Nurpasya_Aryany

"Kau tidak bisa pergi dariku, mana mungkin aku melepasmu setelah aku bisa merasakan hasratku bangkit, kau tidak bisa hanya datang karena ingin merasakan kepuasan! Selena Agatha." Lirih Bentley Leister.

Selena Bianca Agatha seorang mahasiswi cantik berumur (22 tahun) ia terkejut tat kala orang yang begitu ia kenal dan sudah beristri menanyakan hal dewasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya baik dia maupun pria tersebut.

Di samping itu keanehan terjadi pada pria tampan berkuasa yaitu Bentley Max Leister (32 tahun) dimana hasrat bercintanya malah membara ketika bertemu dengan adik dari sahabatnya sendiri yang seharusnya ia rasakan bersama sang istri.

Lantas bagaimana hubungan Bentley dan Selena ke depannya? dan apakah Ben mampu menahan gejolak pada dirinya yang ia anggap bermasalah?

SIMAK KISAH LENGKAPNYA>>
.
Note: Cerita yang disajikan masih banyak kekurangan dan kesalahan, mohon dimaklumi. Ambil sisi positifnya, buang sisi negatifnya.^^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

Brak!

Pintu mobil ditutup setelah Selena masuk, wanita cantik itu menyenderkan tubuhnya dengan menutup wajah.

Berusaha menyangkal apa yang telah terjadi barusan diantara dirinya dengan Ben, sangat terasa jika wajahnya panas, Selena sendiri sekarang nampak begitu bimbang.

Rasa penasarannya memang terpenuhi tapi sepertinya ada masalah lain, dimana mungkin ke depannya Selena akan sering kurang terbuka karena duduk berhadapan dengan Ben saja sekarang ia canggung apalagi setelah ciuman tadi dengan posisi yang begitu intim.

"Aaahh ke depannya aku harus berinteraksi bagaimana? kok jadi begini? ditutup tutupi juga pastinya mengganjal." Pikir Selena.

Coba saja jika tadi Selena tak menahan tangan Ben yang akan menarik penutup dadanya, mungkin keduanya bisa melakukan lebih.

Selena menarik nafas panjang untuk tetap bisa tenang, di tatapnya perusahaan besar Max Corp dari bawah, tempat ini akan selalu ia ingat dimana ciuman pertamanya direnggut brutal oleh om duda m*sum itu.

"Semua tergantung perempuannya, cukup sampai di sini jangan penasaran lagi bisa-bisa kau seperti tadi malah keenakan!." Ujar Selena mengomeli dirinya sendiri. Pipinya merah merona.

"Ah sudahlah lupakan..." Setelah tenang Selena menancap gas mobilnya membelah jalanan raya untuk pulang.

Dari lantai atas Ben menyaksikan mobil Selena hingga hilang dari pandangan.

"Awasi dia sampai benar-benar selamat hingga rumahnya!." Ujar Ben pada Joshua.

"Iya." Joshua menghubungi kepercayaannya.

Saat Ben menoleh Joshua mengerutkan kening melihat bibir atas Bentley merah. "Sebenarnya apa yang terjadi? jangan bilang....

"Tak usah bertanya lagi kau sudah tahu jawabannya."

Joshua diam. "Oke."

Ben duduk di kursi kerja ia mengusap wajah gusar. "Sepertinya anak itu takut kepadaku."

"Sudah ku bilang tahan.... Pergaulan Selena sangat beda dengan perempuan jaman sekarang, bukan berarti dia tidak tahu dan tak gaul hanya saja dia punya prinsip sendiri dan didikan om Martin yang luar biasa tegasnya."

"Kau sudah menyukainya sedangkan dia hanya berjalan mengikuti kesepakatan, buat dia jatuh hati terlebih dahulu." Lanjut Joshua. "Dia sendiri baru terlepas dari hubungannya dengan Galang, pasti sangat susah."

"Ck! kau tidak akan tahu rasanya Jos aku begitu tersiksa dan disuguhkan dia yang menggoyahkan imanku." Resah Bentley. "Menjauhinya juga aku tak mampu."

Joshua menghela nafas berat ia mengerti apa yang dirasakan sahabatnya. "Untuk saat ini biarkan saja mengalir toh kalian tidak akan jauh karena terikat kesepakatan, dan ingat kataku kau tahan jangan buru-buru untuk memilikinya masih banyak fase yang harus dilalui."

"Jika dia ditakdirkan untukmu maka Selena tidak akan pernah menjadi milikku, tenang saja." Lanjut Joshua santai yang membuat mata tajam Ben menatapnya.

"Becanda kau ini.." Timpal Joshua masih sayang nyawa. "Iya itu saja saran dariku kawan, ingatlah."

"Hmm.." Balas singkat Ben.

.

.

Prangg!!!

"Aaaarrgh!!."

Melihat anaknya histeris tak karuan mengacak-acak seluruh isi kamar, tentunya kedua orang tua Tyla panik langsung menahannya.

"Sadar! kau ini kenapa? lupakan Ben sudahlah jangan seperti ini kasihani dirimu sendiri." Ucap Dirga pada anaknya agar tidak terlalu berlarut-larut.

"Iya sayang." Timpal mamanya.

"Tidak pah! aku tak terima, ternyata Ben selama ini selingkuh juga di belakangku!." Ucap Tyla.

"Selingkuh?."

"Ya! mau membuka hati padaku bagaimana? sedangkan ia sendiri sudah ada orang yang dicintai." Lanjutnya tak terima. "Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri."

Kedua orang tua itu terdiam.

"Aku baru bisa tenang asal papa membantuku menemukan siapa wanita itu!."

Dirga menghela nafas berat. "Tyla tidak ada harapan lagi buat kalian bersama, tetap saja bagi mereka kau yang salah papa mau kau buka mata jangan buang-buang waktu untuk ini.."

"Papa bela mereka daripada anak sendiri!?."

"Bukan!.."

"Sudahlah mas lakukan itu aku tak terima anakku seperti ini." Bela mamanya.

"Ah baiklah." Pasrah Dirga.

Barulah Tyla bisa tenang, ia akan mencari tahu identitasnya sebisa mungkin.

Di kediaman Martin..

Mama Bella yang sedang duduk santai di tepi kolam mengerutkan kening saat melihat anak perempuannya baru pulang.

"Dari mana?."

Selena mengecup tangan mamanya. "Maaf lupa pamit ma tadi buru-buru disuruh kakak anterin berkas penting ke Max Corp."

"Tak apa asal kau baik-baik saja sayang."

"Iya."

Bella menatap lekat putrinya dari ujung kaki hingga ujung kepala. "Kenapa kau tampak murung?."

"Dingin ma jalannya." Sengaja bohong Selena.

"Hmmm begitu."

Mama Bella tatapannya tertuju pada bibir ranum sang putri yang tampak membengkak tak seperti biasa. "Kenapa bibirmu? di filler? mama gak suka ya gitu-gitu kamu cantikan alami Sel."

Selena terkejut langsung menggelengkan kepala. "Bukan filler ma mana ada!."

"Terus??." Potong Bella dengan tatapan penuh intimidasi.

"Makan pedas." Bohong lagi Selena dengan berat hati, padahal bibir ranumnya itu habis di cium oleh Bentley dengan penuh gairah.

"Dasar kau ini, ya sudah ntar juga balik lagi sayang sekarang makan malam lah mama sudah siapkan setelah itu istirahat." Lanjut Bella.

Cup!

Selena mengecup pipi mamanya. "Oke baiklah."

Anak gadis itu pun masuk ke dalam, mama Bella menatap punggung putrinya hingga hilang dari pandangan. Terasa ada yang aneh pikirnya.

"Sejak kapan Selena menyukai parfum pria? apa penciumanku yang bermasalah?." Lirih mama Bella saat mencium aroma lain dari tubuh putrinya.

.

TBC

Ayo tinggalkan jejaknya sebagai dukungan jangan lupa ya!🤗😉

1
Aila Varisa
apa ini trik dri ben..biar selena yg gusar dan ngejar ben🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Weeehh sudah Tamat tah, Padahal belum puas Thor bacanya.🤣🤣🤣
tapi Aku suka ceritanya menarik dan konfliknya jiga ringan ga bikin Darting.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkgkgkk Calon Daddy idaman mau ngalah demi ngidam.. 🤣🤣🤣
Apa anaknya perempuan ya.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Syukurlah Fred anda bisa sadar.... Mending Cerai sih dari pada terap dengan Darah tapi hubungan Toxic dan mending sendiri kalau itu lebih baik.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
E R L A M B A T... Pak nyeselnya... emang sih kalau duluan namanya kan PENDAFTARAN.
Pake membual segala lagi, bilang ga hidup bahagia denga ulat bulu... terus kalau ga bahagia kenapa sampe bertahan puluhan tahun dan terus datang buat ganggu anakmu yang sudah bahagia tanpa Anda Pak... bahkan sampe anda selalu belain Istrimu dan nurutin semua keinginan Dia demi buat kenyamanan kalian.😤😤😤

Huusss jauh jauh sana, jangan ganggu kebahagiaan Ben lagi dengan ibu dan istrinya apa lagi kayaknya Junior sudah hadir.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ampuuunn deehhh, Frederick ga kasihan apa sama Monica masih saja ganggu... pengen Karungin terus buang ke danau bUaya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ya elah Pak kenapa baru sadar sekian menit setelah ribuan menit anda nyakitin dengan kedatangan anda pada Ben dan Monica dengan tujuan ga ngotak .. 😤😤😤
sekuat² dan setegar²nya Ben juga seorang Anak biarpun laki² tapi Dia juga rapuh dan berjuang karna keadaan yang dulu anda sebabkan... eehh sekarang giliran Dia sudah sukses anda minta bantuan dengan dalih Anak.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sarah Saraahh sudah murah ga tau malu lagi pake ngeledek mantan istri Sah suami mu... bener² ga ada harga dirinya sama sekali.. sekarang Anda dan Suami anda mau minta kenyaman lagi dengan kekuasaan Ben, Banguun Buk, Pak jangan mimpi tar jatuh Gedubraakkk jadinya sakiit plus maluunya ga ada Obat.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Berbakti E N D A muu... walaupun andah bapaknya Ben tapi anda sendiri yang sudah meninggalkan Isyri dan Anakmu dulu demi memilih Ulat bulu jadi salah besar kalau anda menuntut ini itu sekarang pak.😤😤😤
Pohon saja sebelum tumbuh berbuah perlu di urus, di pupuk dan di siram biar bisa panen... laaahh anda ga ada konstribusi apa² maen minta enak doang ma anak, dasar bapak Sutres.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hadeuuhhh Sel seakrab²nya dengan sahabat ga harus juga kali ngomongin urusan ranjang karna itu ranah pribadi yang seharusnya ga kamu umbar.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Eh pak Dirga nama papahnya Tyla, Aku sempet typo salah sebut nama jadi David karna lupa.... maaf ya Thor 🙏😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Maklum Sel sudah lama puasa jadinya Bablas tuh si Ben apa lagi sudah halal.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Diuihh siluman Sarah PEDE banget ya ngarep Ben tunduk pada kalian berdua.... yang ada anda dan Frederick yang akan kalah dan bangkrut... siap² saja anda masuk Rsj Sarah.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bisa² sebulan tuh Udah jadi baby tar.😁🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
BukPuasanya jangan brutal Ben, pelan² saja.🫣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Awas Lho Thor kalau sampe rencana Frederick berhasil, Aku bakal demo Kamu.🤣🤣🤣🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Duuhh Gemeesss banget sama si pak Tu Frederick dan antek²nya pengen di Bom tuh orang ngerasa paling bener padahal dia bapak durhana.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gercep tangani tuh si Frederock, Ben biar ga semakin jauh mengganggu mu dan Selena.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkgkkk kehalang Iklan Ben, harus sabar lagi.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Untung pak David baik kalau Ngga sudah di babat abis tuh kami sama Ben, Tyla.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!