NovelToon NovelToon
Sebenarnya Cinta Musim Kedua

Sebenarnya Cinta Musim Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: F.A queen

Musim telah berganti dengan begitu cepat. Denting waktu membawa kita pada detik ini. Musim pertama telah usai meninggalkan bait-bait kenangan yang begitu indah.

Mereka telah bersama setelah melewati rintik sendu. Kini saatnya berbahagia. Namun adakah waktu yang tidak terbatas untuk merasa bahagia?
Bagaimana cinta akan menjawabnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F.A queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21_Jangan Marah

Setelah memastikan Arai tertidur, ia keluar kamar dan masuk kekamarnya. Yuna tengah menyisir rambut saat ia masuk. Dia berjalan menghampirinya lalu memposisikan diri di belakang Yuna. Mengambil sisir dari tangan Yuna dan menggantikannya. Ia menyisir rambut Yuna dengan pelan hati- hati, ia tidak ingin satu helai rambut Yuna tertarik olehnya.

“Arai sudah tidur?” tanya Yuna. Ia memperhatikan wajah Leo yang menunduk dari cermin didepannya.

“Sudah,” jawabnya singkat. Yuna masih memperhatikannya dari cermin.

“Hai,” panggilnya.

“Hmm?” Leo mengangkat wajahnya dan langsung menemukan bibir Yuna mengerucut di dalam pantulan cermin.

“Muach,” Yuna memberikan ciuman dari sana.

“Kenapa tidak menoleh saja dan memberikan ciuman padaku.”

Yuna langsung menoleh dan membuat kecupan singkat di bibir Leo. Membuat tuan suami tersenyum. Setelah saling menggoda, mereka beranjak untuk tidur.

Leo memejamkan matanya tapi tidak tidur. Ucapan si kecil terngiang di telinganya. Ia membuka matanya kembali. Memikirkan tentang adiknya. Saat ini, Yuna sudah tidur. Leo mencium keningnya dengan kasih lalu ia beranjak.

Leo duduk dan mengaktif ponselnya kembali. Ia membuka chatnya pada Neva lalu mengiriminya pesan.

“Kau sudah tidur?” tanyanya dalam pesan. Tak butuh waktu lama untuk mendapatkan balasan dari sang adik. Neva baru saja sampai rumah setelah dari bukit bintang. Ia bersiap untuk tidur.

“Belum,” jawab Neva. Dan Leo langsung melakukan panggilan telfon.

“Besok makan siang bersama,” ajak Leo begitu panggilannya terhubung. Bukan. Ucapan Leo bukan ajakan tapi perintah.

“Baik,” jawab Neva. Dan klik. Panggilan berakhir. Neva mengerutkan keningnya dengan ini. Kakaknya menelfon hanya untuk bilang itu. “Dasar,” ujar Neva sedikit kesal. Dia pikir ada sesuatu yang penting. Ia memperhatikan ponselnya dan memencet tombol panggil.

“Apa?” jawab suara diseberang sana.

“Kak Lee menelfonku hanya untuk mengucapkan itu?” tanyanya.

“Ya.” Leo menjawab dengan singkat.

“Keterlaluan, apa tidak ada hal manis untuk mengakhiri panggilan?”

“Tidak ada,” Leo menjawab dengan singkat lagi.

Neva cemberut disana.

“Datanglah sendiri. Aku ingin bicara denganmu.”

“Apa ada sesuatu yang penting? Tentang perusahaan? Aku sudah menghadiri semua undangan. Minggu ini mungkin akan ada jamuan diluar kota. Aku akan kesana dan menyelesaikan tugasku dengan baik. Janji.”

Leo tersenyum kecil, “Tidurlah dengan baik, jangan terlalu memikirkannya,” ujarnya.

Membuat Neva tersenyum lebar.

“Iya,” jawab Neva. “Aku harus datang kekantor Kakak atau dimana besok?” tanyanya kemudian.

“Kita makan diluar. Aku akan menyuruh Dion untuk menyiapkannya.”

Neva mengangguk. Sepertinya memang hal yang penting. Pikir Neva.

“Baik,” jawab Neva.

“Selamat malam adik kecil,” ujar Leo lembut dan terdengar sangat manis.

Neva tersenyum lagi disana, “Selamat malam, selamat tidur, Kakak sayang,” jawabnya. Kemudian panggilan berakhir.

Neva meletakkan ponselnya di atas pangkuannya. Ia menatap Vano yang duduk di sofa. Laki-laki itu tengah menonton televisi. Mereka berdua masih saling diam setelah percakapan itu.

Neva merebahkan tubuhnya lalu memejamkan matanya. Besok adalah hari senin, hari yang harus disambut dengan semangat.

Disana, Vano menoleh kearah Neva, memperhatikan gadis itu dengan diam. Ia mengambil nafasnya panjang. Lalu kembali menyaksikan televisi. Tapi tak lama, ia mematikannya dan merebahkan dirinya di sofa lalu memejamkan matanya. Apakah seharusnya Neva tidak perlu bertemu dengan orang lain agar tidak mendapatkan pertanyaan itu? Entahlah, fikiran Vano tengah kacau saat ini.

Tengah malam Neva terbangun dari tidurnya dan tidak menemukan Vano ada disampingnya. Ia segera bangun dan melihat kearah sofa. Ada Vano disana, tengah tidur dengan menyilangkan kedua lengannya. Neva beranjak dan mengambil selimut baru, lalu dengan pelan dan hati-hati, ia memakaikan diatas tubuh Vano. Ia juga mengatur suhu ruangan agar tidak begitu dingin.

Neva memperhatikan wajah Vano yang terpejam. Ia ingat jawaban Vano siang tadi dan jawaban yang baru saja ia dengar tadi. Neva mengulurkan tangannya untuk mengusap lengan Vano. Ia dengan hati-hati mencium pipi Vano.

Neva tidak tidur setelah itu. Ia tidak bisa tidur.

Pagi harinya.

Setelah Vano keluar kamar mandi, sudah tersedia seperti biasa. Kemeja, baju, celana, jas dan dasi yang akan ia kenakan hari ini. Setelah menikah, dia tidak pernah lagi begitu bingung memadupadankan baju yang akan ia pakai. Setelah menikah semua tersedia untuknya, Neva yang memilih dan megurus semua yang ia butuhkan.

Vano tersenyum melihat itu, ia segera mengganti baju kemudian turun kebawah. Ada Neva di meja makan. Gadis itu sudah rapi dengan baju kantor dan tengah mengoles selai strawberry di atas lembaran roti.

Vano membawa langkahnya kesana. Ia duduk di samping Neva.

“Selamat pagi,” sapa Neva tanpa menoleh kearah Vano.

Vano menatapnya, menatap wajah yang menunduk tidak mau menatapnya. Ia tahu Neva sengaja menghindari kontak mata dengannya.

“Apa kau tahu, kenapa ini disebut roti tawar?” tanyanya.

“Tahu,” jawab Neva.

“Kenapa?”

Neva mengangkat wajahnya dan menatap Vano.

“Karena yang manis itu hanya senyumanmu,” jawabnya. Itu membuat Vano langsung tersenyum

lebar memperlihatkan barisan giginya.

“Ok, kau semakin pintar.” Puji Vano. Ia kemudian segera mencium pipi Neva. “Jangan marah,” ucapnya.

“Kebalik. Kau yang marah bukan aku.” Jawab Neva.

“Kau yang marah bukan aku.” Vano menirukan ucapan Neva. “Ok. Baikan.” Lanjutnya. Lalu segera mengambil roti miliknya dan segera mengigitnya.

________

Catatan Penulis

Hallo kesayangan 😘

Ku tunggu like dan komentarnya Yach. Umm ... 110 bonus meluncur.

"Kok nambah 10 Thor? Bukannya biasanya 100 ya?"

"Ini aku ngirim jam 00.47 lhooo 🤧. Pokonya kalau mau bonus, 110. Nggak mau ditawar🙄" komentar nyampe jam 4 sore, Up bonus meluncur ... mau?? Yukkk marii.

"Maksa amat Thor 🙄"

"Nggak maksa. Kan kalau mau bonus. Kalau nggak mau ya nggak apa-apa. Ya kan kan kan? Kurang baik apa aku ini coba 😅"

Makasih semuanya 🥰 Jangan lupa like koment jika suka silahkan Vote. Luv luv. Huaaahh mo merem dulu yess. Selamat membaca, semoga suka.

1
Nunuk Bunda Elma
eh Kiara apa kabar di perusahaan Leo
masih tetap di sana atau gimana ya?
taju gejrot
Daddy Leo,mom Yuna tidak akan kemana-mana.
Leo dan Yuna ditakdirkan selalu bersama,menua bersama oleh kakak author.
Jesica Samosir
jgn takut leo..klu yuna dibawa ayah msh ada aq😄
Istri Leo J
wkwkwkwk,Leo ketar ketir Yuna dibawa pulang sama ayahnya,yg sabar ya Leo,gak usah takut,ayah cuma ngomong doank kok😁😁
Syofi Syofiah
luar biasa keren
Syofi Syofiah
sebenarnya cinta leo yuna
Syofi Syofiah
terimakasih sudah update😍😍
Syofi Syofiah
akhirnya update😍😍😍
istri sahnya minho❤️"naylee"❤️
syukurlah tidak terjadi apa² , semoga selalu baik² ja tidak ada Kiara 234dan seterusnya bahagia selalu buat kalian,
JiDHan Bolu Bakar
netes lagi air mataku, aaàyaaaaaahhhĥ..../Sob//Sob//Sob/
JiDHan Bolu Bakar
kenapa membaca bab ini air mataku meleleh, langsung teringat bapakku yg telah berpulang menghadap yg kuasa /Sob/
Bunda'e Azzahra
kangen sama mereka lama nggk buka novel toon fokus ke dracin aja 🤭
Mmh dew
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Mmh dew
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Nunuk Bunda Elma
seorang ayah pasti akan memberi pesan seperti ini kepada suami putrinya
Nunuk Bunda Elma
jawab aja Yuna
kalo Kiara migrasi ke Mars 🤣🤣
taju gejrot
ayah ngomong apa sih,gak mungkin Leo tidak lagi mencintai Yuna,cinta Leo sudah habis di Yuna.
Istri Leo J
yakinkan ayah Leo,bahwa kamu benar benar mencintai putrinya sepenuh jiwa dan ragamu,biar ayah percaya padamu
Istri Leo J
mak juedaaarrr,,bagai disambar petir di pagi buta ya Leo ucapan ayah🤣🤣
soft saa
ayahhh 🥲
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!