NovelToon NovelToon
DEWA IBLIS : SHEN YU

DEWA IBLIS : SHEN YU

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Sad ending / Antagonis Jahat / Epik Petualangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Mengubah Takdir
Popularitas:37k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Shen Yu, seorang pemuda yang memikul takdir terlarang sebagai pewaris Raja Iblis Purba (Tangan Asura, Mata Iblis, dan Jantung Ketiadaan), memimpin sekelompok jenius buangan untuk melawan takdir mereka: Ye Qing sang Dewa Pedang Bintang, Su Ling pemilik Mata Iblis Surgawi, Feng Jiu sang Ratu Phoenix, dan Long Tu sang Jenderal Setengah Naga.

Setelah menghancurkan ambisi Sekte Mayat dan menolak menjadi wadah pengorbanan bagi Istana Langit Utara, Shen Yu melakukan langkah gila: ia meledakkan Jantung Iblis untuk merobek dinding realitas, membawa timnya melarikan diri ke dalam celah dimensi yang mematikan.

Tiga tahun berlalu dalam kehampaan. Kini, mereka muncul kembali di Benua Roh Abadi, sebuah dunia tingkat tinggi yang jauh lebih buas dan kuno. Dengan kekuatan yang telah berevolusi mencapai ranah Nascent Soul, Shen Yu tidak lagi berniat lari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 21

Langit di Atas Puncak Asura.

Dunia menjadi putih.

Suara ledakan sudah tidak terdengar lagi karena gendang telinga semua makhluk hidup di radius seratus li telah pecah atau tuli sementara.

Petir Kesengsaraan Kesembilan. Ini bukan petir biasa. Ini adalah Petir Pemusnah Dao (Dao Destroying Lightning). Warnanya hitam pekat dengan inti merah darah. Ia jatuh dengan satu tujuan: Menghapus keberadaan Shen Yu yang dianggap "Salah" oleh Alam Semesta.

Tapi di jalur jatuhnya petir itu, ada Su Lie (Leluhur Klan Su).

"LEPASKAN AKU! SHEN YU! AKU AKAN MEMBERIMU SEGALANYA! KITA BISA BICARA!!"

Su Lie menjerit seperti babi yang disembelih. Aura Transformasi Dewa-nya dikerahkan maksimal untuk membentuk perisai, tapi di hadapan Murka Langit, perisai itu setipis kertas.

Shen Yu, yang memeluk Su Lie dari belakang dengan lengan dan kaki terkunci (seperti rantai daging), tertawa di telinga leluhur tua itu. Wajah Shen Yu sudah setengah hancur, menampakkan tulang tengkorak putih yang menyeringai.

"Bicara?"

"Bicaralah pada Ketiadaan."

BLAAAAAAAAARRRRRRRRRR!!

Pilar cahaya hitam itu menelan mereka berdua.

Gunung berguncang. Puncak Asura retak. Pohon Dunia Bawah menjerit, daun-daunnya terbakar, akar-akarnya mencengkeram bumi agar tidak tercabut.

Gelombang kejutnya menyapu sisa-sisa pasukan Aliansi yang masih hidup di kaki gunung. Mereka terlempar seperti debu, baju zirah mereka hancur, organ dalam mereka terguncang.

Lalu... Hening.

Asap hitam pekat membumbung tinggi, menutupi matahari. Kawah raksasa sedalam lima ratus meter terbentuk di tempat Shen Yu dan Su Lie tadi berada. Batu-batu di sekitarnya meleleh menjadi magma.

Semua orang menahan napas. Su Ling, Ye Qing, Feng Jiu, Cang Wu... semuanya menatap kawah berasap itu dengan mata terbelalak.

Siapa yang selamat?

Detik berlalu menjadi menit.

Krak... Krak...

Suara langkah kaki terdengar dari dalam kabut asap. Langkah yang berat dan terseret.

Sesosok bayangan muncul.

Itu bukan manusia. Itu adalah kerangka berjalan yang dilapisi daging hangus. 90% tubuhnya hancur. Lengan kirinya hilang. Kaki kanannya hanya tinggal tulang paha yang retak. Kulitnya habis terbakar, memperlihatkan otot merah dan organ dalam yang berdenyut ngeri.

Tapi di dadanya... Jantung Iblis berdetak kuat, memancarkan cahaya ungu yang menjaga nyawanya tetap ada.

Dan di tangan kanannya (Tangan Asura yang masih utuh), dia menjambak rambut putih panjang.

Di bawah rambut itu, tergantung sebuah kepala.

Kepala dengan wajah yang membeku dalam ekspresi horor abadi. Kepala Leluhur Su Lie.

Sosok itu Shen Yu berjalan tertatih ke pinggir kawah. Dia mengangkat kepala itu tinggi-tinggi.

Aura di tubuhnya bukan lagi Nascent Soul. Tekanan spiritual yang dia pancarkan membuat ruang di sekitarnya melengkung.

Ranah Transformasi Dewa (Soul Transformation Realm) - Tingkat Awal.

Dia berhasil. Dia menipu kematian, meminjam tangan Langit untuk membunuh musuh yang mustahil dikalahkan, dan menggunakan energi kehancuran itu untuk menempa ulang jiwanya.

"Patriark..." bisik Cang Wu, air mata darah menetes dari matanya yang kosong.

Shen Yu membuka mulutnya yang tak berbibir. Suaranya serak, basah oleh darah, namun bergema ke seluruh pegunungan.

"Klan Su..."

Shen Yu melempar kepala Su Lie ke kaki gunung, tepat di depan sisa-sisa pasukan Aliansi yang gemetar.

"Dewa kalian sudah mati."

"Enyah. Atau temani dia."

Itu adalah kalimat terakhir.

"LARI! LARI!!"

"IBLIS! DIA IBLIS SEJATI!"

Pasukan Aliansi puluhan ribu kultivator dari sepuluh sekte kehilangan akal sehat mereka. Mereka membuang senjata, membuang harga diri, dan lari tunggang langgang. Mereka menginjak teman sendiri, berebut keluar dari "Neraka Asura" ini.

Klan Su tamat. Aliansi hancur. Wilayah Selatan kini memiliki Tuan Baru.

Puncak Asura - Pohon Dunia Bawah.

Begitu musuh lari, Shen Yu ambruk.

BRUK.

"SHEN YU!"

Su Ling adalah yang pertama sampai. Dia menangkap tubuh hancur Shen Yu sebelum menyentuh tanah.

"Jangan mati... Bodoh, jangan mati..." Su Ling menyalurkan seluruh Qi kehidupannya, tapi luka Shen Yu terlalu parah. Ini bukan luka fisik biasa, ini luka Dao. Hukum alam mencoba mengurai tubuhnya.

Ye Qing, Feng Jiu, dan Cang Wu berlari mendekat, wajah mereka pucat pasi melihat kondisi guru mereka.

"Bos..." suara Ye Qing bergetar.

Shen Yu membuka satu matanya yang masih tersisa (Mata Iblis Merah). Dia melihat Su Ling.

"Aku... menang..." bisiknya, darah buih keluar dari lehernya yang bolong.

"Ya, kau menang. Kau menang," isak Su Ling. "Sekarang diamlah."

Su Ling berteriak pada pohon raksasa di belakang mereka.

"POHON DUNIA BAWAH! DENGAR PERINTAHKU!"

Mata Su Ling (Ungu & Hitam) bersinar dengan otoritas Ratu.

"Dia adalah Tuanmu! Berikan energimu! Lindungi dia!"

Pohon Dunia Bawah itu bergetar. Dia mengenali otoritas Su Ling dan kondisi kritis Tuannya.

Akar-akar hitam raksasa keluar dari tanah dengan lembut. Akar-akar itu membelit tubuh Shen Yu, mengangkatnya dari pelukan Su Ling.

Mereka membawa Shen Yu masuk ke dalam batang pohon yang terbuka. Pohon itu membentuk Kepompong Kayu Hitam di jantungnya, menyegel Shen Yu di dalam genangan getah kehidupan murni yang dikumpulkan selama ribuan tahun.

Batang pohon menutup. Shen Yu kini tidur di dalam rahim pohon iblis itu untuk memulihkan tubuhnya yang hancur.

Su Ling berdiri, menyeka air mata dan darah di wajahnya. Dia berbalik menghadap Ye Qing, Feng Jiu, dan Cang Wu.

Kesedihan di wajahnya hilang, digantikan oleh ketegasan yang dingin.

"Patriark akan tidur untuk waktu yang lama. Mungkin setahun, mungkin sepuluh tahun," kata Su Ling.

"Sampai dia bangun... Aku yang memimpin."

"Ye Qing. Bersihkan medan perang. Kumpulkan semua Cincin Ruang dan Artefak musuh. Itu modal kita." "Feng Jiu. Bakar semua mayat. Jangan sisakan wabah." "Cang Wu. Duduk di depan pohon ini. Jaga Guru. Jangan biarkan seekor lalat pun mendekat."

"Sekte Asura sekarang menutup pintu. Kita berkultivasi. Kita bersiap."

"Saat Patriark bangun... kita tidak akan hanya menguasai Selatan. Kita akan membakar Langit."

Mereka bertiga berlutut serentak.

"BAIK, WAKIL PATRIARK!"

1
MyOne
Ⓜ️🔜⏩🔜Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️👿👿👿Ⓜ️
saniscara patriawuha.
gassdd manggg shennnn...
teguh andriyanto
🤣🤣🤣
Fatur Fatur
cepat bantai yama dengan cara paling kejam thor bantai keluarganya juga thor
Dzik Cam
baguss dangat bagus kekurangan nya hanya 1 bab perhari
Dzik Cam
hadehhh 1 bab sehari
10 bab sehari kek pelit bener
MyOne
Ⓜ️🤬😡🤬Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️👿😈👿Ⓜ️
saniscara patriawuha.
tunjukannn kesadisanmuuuu....
MyOne
Ⓜ️🤨🤨🤨Ⓜ️
saniscara patriawuha.
runtuhhhhhkannnnnn....
saniscara patriawuha.
nahhhh lohhhh....
MyOne
Ⓜ️😎😎😎Ⓜ️
Mamat Stone
⚒️⚔️⚒️
Mamat Stone
😈😈😈
Mamat Stone
/Hammer/
Mamat Stone
⚒️
saniscara patriawuha.
gasssd pollllll...
Mamat Stone
/Determined/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!