seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kebenaran yang di ketahui Raja
sementara di dalam kamar yang mulia putri mahkota,saat ini Suasana disana terasa tegang,Kasim sejak tadi menatap tabib yang sedang memeriksa keadaan putri mahkota dengan gelisah.
Mala ? Dia berdoa di dalam hatinya agar putri Amanda baik-baik saja,setelah beberapa kemudian tabib itu berdiri dan menghembuskan nafasnya dengan kasar.
" bagaimana keadaan yang mulia putri Amanda ? " tanya Kasim yang sudah berdiri dan berjalan mendekati tabib itu.
tabib menatapnya dengan lesu,dia melirik putri mahkota lalu kembali menatap Kasim.
" katakan saja yang sebenarnya, bagaimana keadaan nya ? Apa ada luka serius? " tanya Kasim itu lagi,dia menahan nafas saat tabib menggeleng dengan pasrah.
" tuan maafkan saya,, keadaan yang mulia putri mahkota sangat parah, terutama bagian kakinya,,karna pijakan kuda itu membuat tulang bagian kaki yang mulia putri retak,,dan seperti nya dia akan lumpuh selamanya,, maafkan saya karna saya benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa,," jujur tabib sembari menundukkan kepalanya.
Deggggggggggggggg
Kasim hampir terjatuh jika saja pengawal tidak menopang tubuh nya,dia menatap putri mahkota yang belum sadarkan diri, tangannya mengepal dia benar-benar gelisah saat ini.
" apa tidak ada cara lain agar kakinya kembali seperti semula ? kamu tenang saja Raja pasti akan membayar mu dengan mahal,dan apapun yang kamu inginkan raja pasti akan mengabulkan nya " Kasim itu masih sangat berharap Amanda tidak cacat.
" tuan saya benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa,,dan saya sangat yakin tidak akan ada yang bisa menyembuhkan kaki yang mulia putri,,karna itu sangat mustahil" ujarnya lagi.
Melihat keterdiaman Kasim,tabib mengangkat kotak obatnya dan menatap Kasim itu sekali lagi.
" kalau begitu saya pamit dulu,,semoga yang mulia bisa menerima kenyataan ini " setelah mengatakan itu dia pergi dari sana.
Mala yang sejak tadi terdiam kaku menangis tersedu-sedu,dia merasa bersalah karna tidak bisa melindungi Amanda.
" hikkkssssssssss...jika yang mulia putri mahkota sadar di pasti akan merasa terpukul saat mengetahui keadaan nya,,apa yang harus saya lakukan,, hikkkssssssssss" isaknya.
Kasim yang sejak tadi terdiam tersadar saat mendengar suara isakan nya,dia pergi dari sana tanpa mengucapkan sepatah katapun.
Melihat kepergian Kasim,Mala berjalan mendekati ranjang Amanda.
" yang mulia putri maafkan saya..saya benar-benar tidak becus menjaga keselamatan anda,,jika ibu anda tau,dia pasti akan merasa putus asa,, hikkkssssssssss,,," isaknya lagi,karna tidak ingin menganggu istirahat Amanda dia akhirnya memutuskan memasak bubur untuk putri mahkota.
Sedangkan kasim yang sudah keluar dari istana putri mahkota,dia menghela nafas dan menatap istana dengan wajah muram.
" bagaimana ini ? Sementara raja hanya memiliki beberapa putri dan itupun yang satunya sudah mati,,malah sekarang putri mahkota juga cacat,,siapa yang akan menjadi penerus tahta kerajaan ini ?? Aku benar-benar khawatir kerajaan ini bisa saja dalam bahaya,,jika kerajaan musuh mendengar nya,mereka pasti akan menyerang dan menggunakan cara licik mendapatkan negeri ini " gumamnya,dia terlihat lebih khawatir dibandingkan Raja yang selalu memikirkan istri dan putrinya.
Disaat dia melewati taman,dia melihat beberapa prajurit berlari menuju kamar Raja, jantung nya berdebar kencang dia berlari menuju kamar Raja dengan perasaan tidak karuan.
Setelah sampai disana,matanya terpaku saat melihat Raja sedang duduk dengan pandangan kosong,dia berjalan mendekati nya dan memberikan salam padanya.
" salam yang mulia bagaimana keadaan anda ? " tanya Kasim,tapi dia merasa heran saat Raja menatap nya dengan keputusasaan.
Kasim itu berfikir mungkin raja terlalu cemas dengan keadaan Amanda putrinya.
" yang mulia anda tenang saja, keadaan putri mahkota baik-baik saja,dan saya akan mencari tabib terbaik untuk menyembuhkan kakinya,,yang mulia saya tau mungkin anda sudah mendengar keadaan yang mulia putri,,tapi saya berjanji akan mencari tabib hebat untuk menyembuhkan kakinya " ucap Kasim dengan sungguh-sungguh.
Tiba-tiba Raja meneteskan airmata nya,dia mengingat putrinya Aurora dan selir nya,dan dia tersentak saat mengingat dia masih memiliki permaisuri.
" kenapa aku bisa melupakan permaisuri ku, bukankah dia sangat mencintai ku,dia pasti mau merawat ku,, sebaiknya aku memerintah Kasim ku untuk menyudahi hukuman nya,,tapi bagaimana caranya, sedangkan aku saja tidak bisa berbicara lagi " batin nya,dia hanya bisa menggerakkan matanya dan itu pun Kasim nya tidak mengerti sama sekali.
" aneh kenapa yang mulia hanya diam saja ? Dan kenapa tabib istana juga hanya menunduk sejak tadi,,apa sesuatu telah terjadi pada yang mulia " gumam Kasim,dia melirik tabib itu dengan tajam.
Tabib yang seolah mengerti berjalan mendekatinya,dan dia menceritakan segalanya saat salah satu pengawal mendengar suara dari dalam kamar raja,mereka masuk dan terkejut saat melihat Raja muntah darah,dan dengan cepat mereka memanggil istana.
tabib itu juga memberitahu nya keadaan raja sangat serius,dan dia tidak bisa berbicara ataupun menggerakkan tubuhnya lagi,dan tabib mengatakan itu karna Raja yang terlalu shock berat.
Duarrrrrrrrrrrrrrrrr
Kasim yang mendengar itu terbelalak,dia menatap raja dengan mata bergetar, tubuhnya kaku,sebelum dia bersuara tiba-tiba dia mendengar suara tangisan.
Sementara' Aluna yang sudah ada di depan kamar ayahnya melihat ada banyak orang disana,dia tersenyum dingin dan kemudian mengubah mimik wajahnya dengan raut wajah sedih.
" ayahandaaaaa..." teriak Aluna, suara nya terdengar lemah,kaki kecilnya berlari mendekati Raja,setelah sampai di hadapan raja dia langsung memeluk nya sembari terisak.
" ayahanda,,aku mendengar ayah sakit dan aku datang kesini ingin melihat keadaan ayah,, hikkkssssssssss meski ayah tidak menyukai ku ,aku tidak perduli karna bagi ku ayah adalah segalanya untuk ku,,ayah jangan khawatir aku akan merawat ayah dan menjadi putri yang berbakti pada ayahanda " isaknya, ucapannya membuat semua orang yang ada disana merasa terharu termasuk Kasim.
Dia tersenyum mengangguk dan hampir melupakan putri Raja yang di asingkan, tiba-tiba dia merasa masih memiliki harapan besar.
" meski dia hanya seorang anak selir,tapi dia adalah keturunan yang mulia,dan sekarang hanya dia yang tertinggal,,,, seperti nya tahta ini akan menjadi miliknya,dan melihat dia sangat menghawatirkan yang mulia dia anak yang berbakti,,,yaaa seperti nya,,tidak ada pilihan lain lagi " batin Kasim dengan perasaan tenang.
Sedangkan Raja yang di peluk merasa marah,badannya bergetar,dia berusaha mendorong Aluna dari pelukan nya tapi dia sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya.
" ayah ku tersayang,jika kamu sampai menunjukkan ketidaksukaan mu padaku di hadapan mereka,,aku akan membunuh permaisuri mu dan putri mahkota,,,dengan begitu kamu tidak akan memiliki siapapun lagi " bisik Aluna,setelah itu dia menguraikan pelukannya dan menghapus airmata nya.
Raja membeku,dia menatap Aluna dengan tatapan membunuh,tapi mengingat bisikan nya,dia merubah tatapannya menjadi biasa.
" Kasim ada apa dengan ayah ku ? Kenapa dia tiba-tiba menjadi seperti ini ? Dan bagaimana dengan keadaan kakak ku ? " tanya Aluna yang terlihat perhatian pada keluarga nya.
" haaa...yang mulia putri mahkota keadaan nya sangat memprihatikan,,,dan yang mulia seperti nya tidak bisa lagi menjadi pemimpin kerajaan ini,, kebetulan sekali aku ingin membicarakan hal yang penting dengan mu,,ayo ikut aku sebentar" Kasim mengajak Aluna masuk kedalam ruangan,Aluna hanya mengangguk dan menatap punggung Kasim itu dengan alis terangkat.
" seperti nya Kasim ini tidak seburuk yang aku bayangkan,tapi sayang sekali,sejak pertama kali kami bertemu dia sudah menunjukkan wajah jijik nya padaku,,bahkan terang-terangan dia menatap ku dengan hina " batinnya,dia tidak akan membiarkan orang angkuh dan sombong berdiri di samping nya.
Melihat kepergian mereka, Raja mengepalkan tangannya dia hanya bisa menatap kepergian keduanya.
" apa yang ingin Kasim bodoh itu bicarakan,,jangan sampai dia memberikan tahta ku pada anak sialan itu,,tidak..aku tidak akan setuju,,,jika anak sialan itu menjadi penguasa dia pasti tidak akan membiarkan aku hidup,,semoga saja kasim itu tidak melakukan hal bodoh" batin Raja,karna merasa lelah berfikir dia ketiduran sembari duduk.
Dan para pengawal nya yang melihat itu mengangkat Raja keatas rajang nya dengan hati-hati.
lanjut up lagi thor
Semangaat thoor💪💪💪❤