NovelToon NovelToon
DIHIANATI CALON SUAMI, DAPAT PRESDIR

DIHIANATI CALON SUAMI, DAPAT PRESDIR

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / One Night Stand / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Mafia / Romansa / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: uutami

Amalia tak pernah menyangka, penghianatan dari calon suami dan sahabatnya sendiri, justru membawanya pada takdir yang tak terduga.

"Kau sudah tidur denganku, kau tidak akan bisa lepas dariku!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uutami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 16

Di Cafe

Rama menatap kosong ke arah pintu toilet yang sudah puluhan menit tak menunjukkan tanda-tanda Lia akan keluar.

"Maaf, Mas," pelayan menghampiri, "temannya masih di dalam?"

Rama mengangguk ragu. "Dia tadi bilang cuma mau ke toilet... tapi udah hampir sejam."

"Mau saya bantu cek-kan?" tawar pelayan itu.

"Iya, Mbak. Boleh, makasih," ucap Rama. Pelayan itu masuk ke dalam toilet khusus wanita. Rama berharap-harap cemas. Tak lama pelayan itu keluar.

"Kosong, Mas. Tidak ada siapa-siapa."

"Iya, makasih, Mbak."

Rama kembali melirik ponselnya. Tidak ada balasan. Tidak ada jawaban dari lima panggilan terakhir. Raut wajahnya berubah pucat.

"Ada yang aneh..." gumamnya. "Kenapa dia meninggalkan aku seperti ini? Apa terjadi sesuatu padanya, atau..."

Ia berdiri tergesa, berjalan ke arah lobi.

"Permisi," sapanya pada seorang wanita yang duduk di kasir.

"Iya, ada yang bisa di bantu?"

"Begini, Mbak. Temanku tadi pamit ke toilet. Tapi, sekarang tidak ada. Aku khawatir terjadi sesuatu yang buruk padanya. Bisakah, aku mengecek cctv?"

"Saya hubungi manager kafe dulu, ya mas."

"Baik, mbak, kita lakukan sesuai prosedur saja."

Tak lama, Rama pun akhirnya berhasil menemui manager cafe.

"Maaf, mas, untuk area toilet memang tidak ada cctv," kata sang manager cafe. "Hanya ada di area bilyard, rooftop, dan pintu masuk."

Rama menghela napas, "Tidak apa-apa, bolehkah saya mengeceknya? Mungkin nanti saya bisa menemukan sesuatu."

Manager itu mengangguk dan membuka cctv di laptopnya. Tidak ada apapun yang menunjukkan sosok Lia meninggalkan kafe.

"Ini aneh, kenapa dia tidak terlihat keluar dari cafe? Apa mungkin dia masih di sini?" gumam Rama.

"Karyawan kami sudah mengecek di sekitar dan dalam kafe, tidak ada hal mencurigakan. Mungkin dia keluar lewat pintu samping yang biasa dilalui karyawan."

"Ada pintu lain?"

"Di sana tidak ada cctv, mungkin saja teman mas, keluar lewat sana."

Rama terdiam, memperhatikan cctv. Ada satu sosok yang dia cukup hapal.

"Mas Bara?" bisiknya. "Dia sudah kembali?"

Karena tak menemukan Lia, dan malah melihat Bara, ia lalu mengucapkan terima kasih sebelum akhirnya keluar dari cafe.

"Lia... kamu di mana sih?" bisiknya. Tepat saat itu, ponselnya berbunyi.

"Mama?" gumamnya pelan, lalu menekan tombol terima."Halo, ma?"

"Rama! Dia kembali. Apa kamu tau?"

"Aku pulang, Ma," jawab Rama dengan mata menerawang.

****

Di Dalam Mobil

Plak!

Lia menampar Bara dengan keras. Suara tamparannya menggema di ruang sempit mobil.

Plak!

"Apa-apaan kamu?!" seru Lia dengan napas terengah, wajahnya merah dan matanya mulai basah.

Bara mengusap pipinya yang memerah, tapi senyumnya tak luntur. "Kamu nggak bisa pura-pura nggak menikmati tadi, Lia."

Lia melotot. "Nikmat apanya?! Kamu paksa aku! Kamu perko-sa aku lagi!"

"Menikahlah denganku," kata Bara dengan nada rendah.

Mata Lia melebar tak percaya. "Apa?"

"Kau harus menikah denganku. Aku sudah tidak perjaka lagi. Dan itu semua karena mu. Aku gak bisa dengan yang lain. Udah cocok, seperti belati dengan sarungnya."

"Apa?" Lia semakin tak bisa percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Mulutnya bahkan sampai terbuka lebar. "Belati dengan sarungnya? Apa dia sangat gila?"

"Kau harus tanggung jawab." Bara mantap.

Lia mengusap wajahnya. "Aku yang diperko-sa, dan aku yang harus tanggung jawab? Lelucon macam apa ini?"

"Aku sudah membayarmu 2 milyar. Jika kau menolak, kau harus kembalikan 5 kali lipatnya."

"Gila! Ini pemerasan!"

"Menikahlah denganku. Kau akan dapat lebih dari 10 milyar."

Lia menatap wajah tampan pria di hadapannya. Bara memang terlihat serius.

"Kau harus mau menikah."

Lia terdiam dalam kekosongan, namun lekas ia menarik kesadaran dari kekosongan itu.

"Sinting!"

1
Santi Seminar
ealah
Santi Seminar
gak dimatiin aja tuh
Santi Seminar
konglomerat kok lelet
Melly Febriani
selesaikan aja basuki
Melly Febriani
tuh kan coba nadira dibuang seperti rika aman
Melly Febriani
pelakor ga tau diri
Melly Febriani
aneh, klo msh mencintai itu artinya pernah pacaran
Melly Febriani
keluarganya bara mana
Melly Febriani
hancur krn ulah kalian sendiri
Melly Febriani
baru ngaku saudara. hello kemana aja waktu menyeret lia
Melly Febriani
dihh bukannya hp nya dirusak, amnesia
Melly Febriani
anemia to🤣👍
Melly Febriani
🤣🤣🤣
Melly Febriani
kasian banget bebby
Melly Febriani
kalo orkay tu namanya bukan jono🤣
Serena Khanza
saudara macam apa lo 😡
Serena Khanza
di kata main rumah rumah an apa najisss deh
Serena Khanza
ya ampun boleh satu gaksih yang begini 🤩
Serena Khanza
lucu kocak 😭😭🤣🤣🤣
gegara nama sekretarisnya sih kan jadi salah paham 🤣🤣🤣
sumpah ngakak woyyy 😭😭😭
Serena Khanza
mangga campur duren kek mana lah ya rasanya 😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!