ini adalah kelanjutan cerita dari Dinda dan sistem,,dimana ini tentang kehidupan akhir bahagia wanita yang bernama Dinda Kirana,,setelah banyak rintangan dalam hidupnya,, akhirnya dia menemukan cinta yang benar-benar dia harapkan.
jangan lupa mampir ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
misi dan keong emas
Kembali di sisi lain. gara yang tertidur pulas dia tidak menyadari jika kakaknya sudah masuk kedalam apartemennya.
sedangkan didalam kamar dinda yang langsung pulang tanpa berpamitan pada nathan menaiki ranjang dengan menghela nafasnya.
" hhaaaaaa sistem apakah aku akan melakukan misi malam ini ? " tanya dinda sembari berbaring diatas ranjang.
( benar nona tapi sebelum anda menjalankan misi sebaiknya anda bangunkan dulu adik anda yang sedang tertidur di depan pintu apartemen anda nona )
dinda terkejut mendengar ucapan sistem dengan terburu-buru dia berjalan keluar dari apartemen nya dan membuka pintu dengan hati-hati.
disana dia melihat adiknya yang tertidur pulas sembari memeluk dirinya sendiri karna merasa kedinginan.
" ya ampun adikku ,malang sekali nasibmu,, hikkkssssssssss aku jadi sedih melihat nya seperti ini " isaknya memeluk gara dengan lembut,setelah menguraikan pelukannya dia melihat disekitar apartemen nya dengan tajam.
setelah melihat tidak ada orang dia memindahkan adiknya dengan sihir kedalam kamar tamu,dan menutup pintu apartemen nya dengan pelan kemudian dia memasuki kamarnya.
" sistem kirimkan jiwa ku sekarang " ucapnya setelah berbaring di atas ranjang, kemudian dia menutup matanya dan merasakan jiwanya melayang dan meninggalkan kamarnya.
*********
di dimensi lain
dirumah sederhana terlihat di dalam kamar seorang gadis sedang menangis di atas ranjang,dia melihat' disekelilingnya dengan perasaan miris.
" kenapa mereka tega mengasingkan ku disini ? apakah aku memang tidak pantas tinggal bersama dengan keluargaku ? kenapa ibunda harus menikah lagi,hanya karna orang lain ibunda tega membuang ku, putri kandungnya sendiri," isaknya memeluk dirinya sendiri.
dengan wajah putus asanya dia mengambil tongkat sihirnya dengan tatapan kosong.
" aku tau aku sama sekali tidak berbakat dalam sihir tapi kenapa ibu selalu mengacuhkan ku dan hanya menyayangi ayah dan kakak tiriku ? ayah hikkkssssssssss ...aku sangat merindukan mu, lebih baik aku mati saja ikut menyusul mu" isaknya lagi.dan dengan tangan bergetar dia mengarahkan tongkat sihirnya ke arahnya.
keluarlah cahaya dari tongkat itu dan dalam sekejap wanita itu menjadi keong emas yang terlihat cantik, tiba-tiba keong itu menghilang dari dalam rumah sederhana itu.
********
sedangkan ditempat lain. di rumah mewah seperti menara yang terlihat sangat indah, bunga-bunga mengelilingi menara itu tapi didalam menara itu terlihat seorang pemuda yang buruk rupa sedang menatap kearah jendela.
" kenapa mereka selalu menghina ku ? aku juga tidak mau seperti ini,,aku sangat membenci nasibku ini ! " ucapnya dengan sorot mata tajam.
pemuda buruk rupa itu bernama Dragon yang berusia 29 tahun,3 tahun yang lalu dia dikutuk seorang penyihir tua yang sedang mencari binatang kesayangan nya.
dan yang ternyata binatang kesayangan penyihir tua itu di bunuh oleh Dragon tanpa perasaan,,dengan tatapan marah penyihir itu mengeluarkan sumpah serapahnya.
" karna kamu telah membunuh binatang kesayangan ku ! aku mengutuk mu menjadi buruk rupa dan kutukan ku tidak akan pernah hilang jika kamu belum menemukan cinta sejatimu ! " ucap penyihir tua itu dengan lantang,dan setelah itu dia menghilang dari sana.
Dragon hanya tersenyum remeh mendengar kutukan penyihir tua itu ,dia merasa tidak mempercayai semua ucapan penyihir,tapi di saat tengah malam dragon merasakan tubuhnya panas dia berusaha mencakar wajah nya agar rasa panas itu menghilang.
tapi saat dia melihat kearah cermin dia terkejut dan juga merasa shock melihat wajahnya yang dulunya sangat tampan. sekarang wajahnya menjadi buruk rupa dan terlihat menakutkan.
" tidakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk " teriaknya ditengah malam itu,dan semua burung hantu menyahuti teriakannya.
Dragon yang mengingat itu merasa marah dia melihat bulu-bulu panjang yang tumbuh di bagian tangan dan yang lainnya.
" cinta sejati ? bagaimana mungkin ada wanita yang mau mencintai ku dengan keadaanku yang seperti ini ? aaaaakkkkkkk.. apa yang harus aku lakukan?? " teriaknya dengan marah.
dengan wajah garangnya dia melompat turun dari jendela. dengan sempurna mendarat di atas pohon dan kemudian dia melompat ke pohon lainnya.
" orang-orang yang melihat wujudku saja mereka sudah merasa jijik, jadi bagaimana mungkin salah satu dari wanita mau mencintai ku dengan tulus ? " kekehnya sembari melompat, tiba-tiba dia melihat cahaya keemasan di air sungai yang mengalir,dengan wajah penasaran dia turun dari pohon dan berjalan mencari asal cahaya itu.
Setelah sampai di sana,matanya menatap kearah keong emas yang terlihat indah. dengan hati-hati dia mengambil keong itu dan menelisik nya dengan tajam.
" keong emas ? aneh kenapa ada keong emas di sungai ini ? " gumamnya dan berjalan meninggalkan sungai sembari membawa keong emas itu.
dia berbalik pulang ke menara dengan melompat kearah jendela,setelah itu dia meletakkan keong emas itu diatas meja kaca.
" hey keong emas apakah kamu sedang tersesat? atau kamu juga bernasib sama seperti ku ? aaaakkkk... ada apa denganku kenapa aku malah mengajak keong berbicara,apakah aku sudah mulai tidak waras karna kutukan penyihir tua itu " ucapnya dengan frustasi,dia mengacak-acak rambut nya dan kemudian menaiki ranjang.
" sebaiknya aku tidur saja mungkin aku merasa kelelahan" gumamnya dan setelah itu dia memejamkan matanya.
sedangkan keong emas yang dia bawa tiba-tiba mengeluarkan cahaya yang tidak diketahui Dragon,dan keong itu bergerak gelisah.
" sialan aku ternyata jadi keong,sistem apakah aku keong sawah atau keong racun ? "tanyanya pada sistem dengan suara dingin.
( nona anda sekarang menjadi keong emas, dan tugas anda disini harus menemani pemuda yang sedang tertidur diatas ranjang, anda harus bisa membuatnya jatuh cinta pada anda )
tenyata jiwa dinda memasuki keong emas,dengan tawa membahana dinda melirik pemuda yang sedang tertidur pulas dengan sinis.
" aku harus membuat pemuda yang buruk rupa itu jatuh cinta padaku ?? apakah kamu waras sistem ? apakah tidak ada pemuda yang lain selain dia ? " ucapnya dengan geram.
( nona pemuda itu sebenarnya pemuda yang sangat tampan,keluarganya sangat berpengaruh di negri ini,,dia sengaja mengasingkan diri dari keluarga nya karna merasa malu, dan dia dikutuk oleh penyihir tua karna membunuh binatang kesayangan nya,,dan juga anda sebenarnya adalah manusia tapi raga yang anda tempati mengubah dirinya jadi keong emas karna perlakuan yang dia dapatkan dari ibu kandungnya )
dinda terdiam dan melihat bulu-bulu yang tumbuh diarea tangan dan bagian tubuh lainnya.
" sudahlah aku malas berbicara denganmu,kamu selalu saja membuatku merasa marah dan aku kecewa denganmu sistem " ucapnya dengan sinis.
setelah itu dinda mengubah dirinya menjadi manusia, didepan cermin dia melihat wanita yang begitu cantik dan tatapan matanya yang terlihat tajam.
" aku yang cantik ini harus membuat pemuda itu jatuh cinta padaku ? apakah sistem bermimpi mengatakan itu " dengusnya dan berjalan mendekati pemuda yang sedang tertidur pulas.
karna merasa marah dengan nasibnya. dinda mencabut bulu ketiak pemuda itu yang sedang mengangkat tangannya.
ctakkkkkkk
aaaakkkkkkhhhhhhhhh
pemuda itu berteriak kesakitan karna bulu nya yang tercabut karna ulah dinda,dengan mata tajam dia melihat kamarnya dan menatap bulu ketiaknya yang terjatuh di lantai.
" kurang ajar siapa yang sudah berani bermain-main dengan ku ! keluar kamu jangan membuat ku semakin marah sialan ! " teriaknya,tapi hanya kesunyian yang menjawab teriakannya.