NovelToon NovelToon
Gacha Sultan: Auto Kaya Sejagat Jakarta

Gacha Sultan: Auto Kaya Sejagat Jakarta

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi / Harem
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: DipsJr

Raka Adiyaksa adalah definisi nyata dari "Sobat Misqueen". Mahasiswa biasa yang rela makan mie instan diremas setiap akhir bulan demi menabung untuk gebetannya, Tiara. Namun, pengorbanannya dibalas dengan pengkhianatan. Di malam konser yang seharusnya menjadi momen pernyataan cintanya, Raka justru melihat Tiara turun dari mobil mewah milik Kevin, anak orang kaya yang sombong, sementara Raka ditinggalkan sendirian di trotoar GBK dengan dua tiket yang hangus.

Di titik terendah hidupnya, saat harga dirinya diinjak-injak, sebuah suara mekanis berbunyi di kepalanya.

[DING! Sistem Sultan Gacha Tanpa Batas Telah Diaktifkan!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DipsJr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Pesta Tas Mewah dan Tamparan 5 Miliar

|VIP Room - Butik Louis Vuitton\, Grand Indonesia|

Suasana di dalam ruangan VIP itu hening, namun penuh dengan ketegangan yang menyesakkan dada khususnya bagi Om Rudi dan Felis.

Manajer Butik yang baru saja datang, memegang kartu emas milik Raka dengan kedua tangan, seolah sedang memegang relik suci. Dia membungkuk hormat kepada Raka, lalu menoleh sekilas kepada staf junior dan pengunjung lain yang masih bengong.

"Mohon maaf atas ketidaktahuannya," ucap Manajer itu dengan suara yang cukup keras agar didengar oleh Om Rudi.

"Ini adalah kartu LV Titanium Access Gift Card. Kartu ini tidak dijual sembarangan. Ini hanya dikeluarkan khusus oleh kantor pusat Paris untuk klien yang memiliki deposit belanja minimal Rp 5.000.000.000,- (Lima Miliar Rupiah) di akun mereka."

JLEG.

Kalimat itu menghantam gendang telinga Om Rudi dan Felis seperti palu godam.

"Li... Lima Miliar?" cicit Felis, suaranya tercekat. Matanya melotot menatap kartu tipis di tangan Manajer itu.

Lima Miliar. Itu bukan angka sembarangan. Om Rudi, meskipun seorang manajer HRD yang korup dan punya bisnis sampingan, saldo rekeningnya tidak pernah menyentuh angka itu secara tunai. Aset mungkin ada, tapi uang nganggur di kartu belanja?

Kaki Om Rudi terasa lemas. Lututnya gemetar. Ternyata bocah yang dia hina "kere" dan "gadai ginjal" tadi adalah naga yang sedang menyamar.

"A-anjir..." batin Om Rudi panik. "Gue abis ngatain Sultan beneran? Kalau dia punya koneksi ke bos gue, kelar hidup gue."

Wajah sombong Felis runtuh seketika, digantikan oleh penyesalan yang amat sangat. Dia menatap Raka cowok ganteng, tinggi, dan ternyata super kaya yang baru saja dia hina. Kalau saja tadi dia bersikap manis... kalau saja tadi dia minta nomor WA-nya... mungkin tas 125 juta itu sudah jadi miliknya, bukan milik Sindy.

Sementara itu, Raka duduk santai di sofa kulit, menikmati ekspresi kehancuran mental lawan-lawannya.

[DING!] [Sistem Notifikasi] [Transaksi Berhasil: Rp 125.000.000 (Tas LV Capucines Mini)] [Skill "Cashback Sultan" Terpicu!] [Multiplier: 3x Lipat] [Cashback Masuk: Rp 375.000.000]

Raka menahan senyum. Dia baru saja "membuang" 125 juta, tapi sistem memberinya 375 juta. Profit bersih: 250 Juta Rupiah.

Belanja dibayar sistem. Nikmat mana lagi yang kau dustakan?

Staf butik menyerahkan paper bag oranye besar yang berisi tas pink itu kepada Raka.

Raka menerimanya, lalu tanpa menoleh, dia menyodorkannya ke arah Sindy yang duduk di sebelahnya dengan wajah pucat saking kagetnya.

"Nih, Sin. Buat kamu," kata Raka santai.

"E-eh? Kak Raka...?" Sindy tergagap, tangannya gemetar menerima tas itu. "I-ini beneran? Buat aku? Ini harganya 125 juta loh Kak..."

"Ambil aja. Anggap aja oleh-oleh makan siang," jawab Raka enteng.

Sindy memeluk tas itu erat-erat. Jantungnya berdegup kencang. Dia merasa seperti Cinderella yang baru saja diberi sepatu kaca. Di sudut ruangan, Felis menatap Sindy dengan tatapan iri dengki yang membakar retina.

Tapi Raka belum selesai. Dia berdiri, lalu menunjuk ke arah rak display di dinding seberang.

"Mbak," panggil Raka pada Manajer. "Temen-temen Sindy ada tiga orang lagi nih. Masa yang dapet cuma satu? Nanti berantem di kostan."

Jihan, Yola, dan Hani langsung menahan napas. Hah? Kita juga?

Raka menunjuk tas secara acak dengan gaya bos.

"Itu, yang model Dauphine warna coklat. Berapa harganya?"

"Itu Rp 50.000.000, Pak," jawab Manajer sigap.

"Bungkus. Buat Hani."

"Terus yang itu, OnTheGo Tote Bag yang gede. Berapa?"

"Itu Rp 80.000.000, Pak. Koleksi Giant Monogram."

"Bungkus. Buat Yola."

"Satu lagi... hmm... yang kecil itu, Petite Malle yang bentuk peti harta karun."

"Ah, pilihan yang sangat exquisite, Pak! Itu harganya Rp 90.000.000."

"Bungkus. Buat Jihan."

Raka menyerahkan kartunya lagi. "Gesek semua. Nggak pake lama."

Ruangan itu hening total. Hanya terdengar suara mesin EDC yang bekerja lembur.

Beep. Approved. Beep. Approved. Beep. Approved.

Di pandangan Raka, notifikasi sistem meledak-ledak seperti kembang api tahun baru.

[Transaksi 1: Rp 50.000.000 -> Cashback 2x: Rp 100.000.000] [Transaksi 2: Rp 80.000.000 -> Cashback 3x: Rp 240.000.000] [Transaksi 3: Rp 90.000.000 -> Cashback 2x: Rp 180.000.000]

Total pengeluaran: 220 Juta. Total pemasukan Cashback: 520 Juta. Profit sesi ini: 300 Juta Rupiah.

Raka nyaris tertawa lepas. Semakin dia boros, semakin saldo rekeningnya membengkak. Saldo tunainya sekarang sudah tembus 1,5 Miliar Rupiah lebih.

Para staf butik dengan cekatan membungkus tas-tas itu dan menyerahkannya kepada Hani, Yola, dan Jihan.

Ketiga gadis itu memegang paper bag oranye itu dengan tangan gemetar. Wajah mereka pucat, seperti orang yang baru melihat hantu.

"K-Kak Raka..." suara Jihan bergetar. "K-kita nggak bisa terima ini. Ini mahal banget... Sumpah, ini gaji bapak gue dua tahun..."

Yola, yang biasanya dewasa dan tegas, kini juga kehilangan kata-kata. "Iya, Kak. Ini berlebihan. Kita baru kenal sejam yang lalu. Kita takut..."

"Takut apa? Takut disuruh bayar?" Raka tertawa. "Tenang aja, ini hadiah. Gratis. Tis."

"T-tapi Kak..." Hani memeluk tas 50 jutanya dengan takut-takut. "Kalau kita bawa pulang ke kostan, terus dibegal gimana? Atau dikira barang curian?"

Raka menatap mereka berempat Sindy, Hani, Jihan, Yola yang terlihat bingung antara senang dan takut. Wajar saja. Bagi mahasiswi biasa, memegang barang seharga puluhan hingga ratusan juta itu beban mental tersendiri.

Raka menoleh ke arah Om Rudi dan Felis yang masih berdiri mematung di dekat pintu, menyaksikan "pembantaian" finansial itu dengan wajah yang sudah tidak berbentuk.

Raka tersenyum miring.

"Kalian bilang ini mahal?" tanya Raka pada gadis-gadis itu, suaranya cukup keras untuk didengar Om Rudi.

"I-iya lah Kak! Ratusan juta!" seru Sindy.

Raka mengedikkan bahu, memasukkan kembali kartu saktinya ke saku celana.

"Mahal?" Raka terkekeh pelan, tatapannya tajam menusuk harga diri Om Rudi.

"Emangnya segitu mahal ya? Bagi saya, ini cuma uang jajan sore."

K.O.

Om Rudi merasa dadanya sesak. Felis merasa ingin menangis darah. Kalimat itu adalah tamparan terakhir yang paling menyakitkan.

Raka lalu menggiring keempat gadis yang masih shock itu keluar dari butik LV, meninggalkan Om Rudi dan Felis yang kini dipandang sinis oleh para pelayan toko karena cuma bacot doang tapi nggak beli apa-apa.

Setelah sesi pembagian "oleh-oleh" tas mewah yang membuat jantung mau copot, Jihan menggigit bibir bawahnya, menatap paper bag di tangannya dengan tatapan memuja.

"Makasih banget, Kak Raka... Sumpah, Kakak ganteng banget hari ini. Boleh minta WA-nya nggak?" tembak Jihan langsung, tanpa basa-basi.

Yola yang berdiri di sampingnya langsung menjitak kepala Jihan pelan. Tak.

"Dasar mata duitan! Liat tas dikit langsung lupa daratan!" omel Yola. "Udah, simpen dulu noraknya. Malu sama Kak Raka."

Raka hanya tertawa melihat interaksi mereka. "Udah, santai aja. Tasnya dipake ya, jangan dijual lagi di shopee."

1
:)
harus banget ya king scuma sungkem
Jujun Adnin
ngopi dulu mas raka
ABIMANYU CHANNEL
kasih yg banyak....
DipsJr: siap kak. paling nanti pindah ke max kalo nda lolos.
total 5 replies
Gege
kereen...ditunggu adegan kulit ketemu kulit dan bulu ketemu bulunya...kan udah gede..🤣🤭
Gege
kereen alurnya.. meski banyak mainkan durasi...lanjuuttt thoor..
DipsJr: wkwk. tau aja kak. 🤭
total 1 replies
Arya Rizki Sukirman
mana ini Thor updatenya
DipsJr: besok lagi kak, sehari 3 bab.
makasih sudah baca.
total 1 replies
DipsJr
besok lagi kak. saya updatenya jam 00.00 😁
ellyna munfasya
lanjut Thor 😤
ellyna munfasya
up lagi Thor nanti siang pokoknya 😤
Monchery
kalau ini menurut ku terlalu berlebihan
DipsJr: apanya yg berlebihan kak?. 🤭
total 1 replies
ellyna munfasya
alur nya seru
ellyna munfasya
gak mau tau nanti pagi harus up Thor 😤😤😤
DipsJr: siap kak, sebntar saya upload. 👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!