NovelToon NovelToon
Santet 2

Santet 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Horror Thriller-Horror / Mata Batin / Dendam Kesumat
Popularitas:62.4k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Nando menatap tubuh sang istri yang terbaring dengan tubuh penuh nanah dan tidak pernah berhenti merintih, sudah dua bulan ini Yuli terus aja menderita dengan rasa sakit begitu panjang dan ini semua tidak tahu datang dari mana.

Yuli adalah wanita yang tipe tidak pernah keluar rumah untuk urusan jalan-jalan atau yang membuang waktu, dia hanya diam di rumah dengan penampilan sederhana serta tidak banyak bertingkah namun mendadak saja sekarang jadi sakit seperti itu dan kabar beredar bahwa dia sedang di santet.

Siapa kah yang sudah menyantet Yuli?
Benarkah bahwa Yuli memang terkena santet?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Muntah rambut dan silet

"Yuli ayo minum." Tina usaha memberikan air minum lewat sedotan saja.

"Kak, Yudith mana?" yang pertama di tanyakan oleh Yuli adalah keberadaan sang anak.

"Dia lagi pergi makan bersama dengan Mas Niko, kamu tenang dulu ya." Tina merasa begitu terenyuh ketika melihat wajah Yuli yang sudah sangat pucat.

"Terima kasih karena sudah menjaga anak ku ya, Kak." Yuli berkata dan mendadak saja dia menangis.

"Loh kok kamu ngomong begitu sih, kan dia adalah keponakan ku jadi sama saja seperti anak ku sendiri." jawab Tina.

"Kalau nanti aku sampai tiada maka tolong dan jaga rawat dia sepenuh hati ya, Kak." pinta Yuli lagi.

Tina rasanya saat ini dia ingin menjerit karena tidak sanggup mendengar apa yang dikatakan oleh Yuli barusan, setiap orang yang sedang sakit keras dan pasti akan berpesan agar seseorang mau menjaga buah hati tercinta seperti Yuli barusan ini dan pikiran Tina tentu saja sudah mengarah ke kematian saja.

Sudah pasti rasa cemas itu timbul begitu saja karena keadaan Yuli juga semakin memburuk, mana ini bukan penyakit medis biasa yang tidak bisa mereka sembuhkan lewat perantara dokter, orang yang mau membantu masih memberi waktu karena dia juga butuh beberapa pelajaran singkat agar nanti tidak terjadi kesalahan saat sedang menolong.

Iblis kiriman santet seperti ini tidak bisa dianggap biasa karena walau cepat di tolong namun salah langkah maka yang ada Yuli bisa mati juga, jadi langkah Sadewa sudah benar bahwa dia harus mempelajari terlebih dahulu tentang iblis yang dikirim oleh seseorang untuk menyakiti Yuli di kehidupan dia yang sebelum nya tentram saja.

Tina merasa takut bahwa bisa saja ini adalah sebuah pertanda dari Yuli karena dia merasakan ajal sudah semakin dekat di tubuh dia sendiri, memang keadaan dia semakin parah dan orang yang ada di bagian lengan juga semakin banyak mengeluarkan nanah sehingga bau itu tidak bisa di kendalikan lagi.

Ini karena Tina sudah terbiasa saja sehingga dia tetap berusaha menahan diri untuk mencium bau nanah tersebut, padahal jarak sekitar dua meter saja sudah bisa tercium aroma yang tidak sedap keluar dari tubuh Yuli ini sehingga sekarang Nando memang sudah merasa muak dan tidak ingin berdekatan dengan sang istri sendiri.

Andai saja Tina tahu bahwa saat ini sang adik tengah bercinta dengan wanita lain karena dia tidak puas dengan kinerja sang istri yang sudah lama tidak bisa memberikan nafkah batin, entah karena memang Nando adalah pria hidung belang atau karena dia juga tidak bisa mendapatkan kekuatan batin dari sang istri.

"Aku tidak sanggup kalau terus menahan sakit seperti ini, bahkan mungkin saja memang benar apa yang di katakan oleh orang lain bahwa aku terkena santet." Yuli berkata lirih.

"Yul, walau kamu terkenal santet tapi kamu tidak boleh putus asa karena aku akan mencarikan obat." janji Yuli.

"Harus nya Bang Nando yang membantu aku di saat seperti ini, tapi ini dia bahkan tidak ada di sini sekarang." isak Yuli.

"Tidak usah kau pikirkan dia karena sekarang kau harus fokus untuk tetap sehat." Tina terus berusaha memberikan semangat.

"Aku tidak mungkin bisa sehat bila terus berobat ke dokter seperti ini, Kak." Yuli ingin bertemu dengan dukun.

"Iya, aku udah Niko sudah berusaha untuk mencari dukun yang bagus agar kau nanti bisa terbebas dari gangguan iblis." jelas Tina lembut.

"Tapi bukankah bila berobat dengan Dukun itu adalah hal yang musyrik, Kak?" Yuli masih ingat bahwa dia tidak mungkin boleh melakukan hal seperti itu.

Tina menggeleng Karena Niko juga sudah menjelaskan bahwa Sadewa bukan seorang dukun, selama ini dia terus membantu orang dan tidak pernah mendapat gelar dukun atau bahkan dia tidak pernah membuka praktek seperti para dukun lain yang memang membutuhkan uang dari para pasien karena Sadewa memang hanya membantu teman dekat atau bahkan orang yang begitu membutuhkan.

Tanpa membuka praktek dia sudah menghasilkan uang banyak sehingga tidak mungkin membutuhkan uang dari hasil seperti itu, mereka juga sama sekali tidak tahu bahwa Purnama yang ada di kampung sering membantu orang lain dan tidak pernah mengharapkan imbalan dari orang yang sudah dia bantu selama ini.

"Hueeeeeek."

"Mau muntah ya? di sini saja tidak apa apa, nanti aku yang akan membuang." Tina tidak ada rasa jijik sama sekali dan memberikan kain untuk Yuli.

"Hueeeeek, ada sesuatu di dalam tenggorokan ku Kak!" Yuli panik karena dia memang merasakan sesuatu.

"Ya ayo muntahkan saja kalau begitu, biar dia keluar sekarang." suruh Tina agak takut juga.

"Hueeeek, Hueeeeek."

"Keluar lah, ayo keluar penyakit ini." Tina mengusap tengkuk Yuli agar adik ipar dia ini bisa segera muntah.

"Ya Allah kenapa tidak jadi, rasa nya hilang lagi." keluh Yuli sambil menahan rasa mual yang begitu hebat sekali di tenggorokan dia.

Rasa mual itu terus saja muncul namun sampai saat ini Yuli masih belum bisa muntah juga, kali ini memang jauh lebih parah sehingga dia memutuskan untuk berusaha sekuat tenaga agar sesuatu yang bergerak di dalam tenggorokan bisa segera keluar tanpa ada tersisa sama sekali karena ini terasa sangat tidak nyaman di tenggorokan dia.

"Hueeeeeek."

"Kenapa kau masukan tangan mu, Yul?!" Tina panik karena Yuli merogoh mulut dia sendiri.

"Hueeeeek." Yuli masih tidak bisa menjawab karena dia memang tengah merogoh.

"Aku akan memanggil dokter kalau begitu!" Tina yang panik segera memencet tombol agar dokter segera mendatangi mereka di sini.

"Aaaaaaahhhh!" Tina menjerit sampai jatuh terjengkang melihat muntah Yuli.

Yuli berhasil menarik paksa sesuatu yang bergerak di dalam mulut dia dan ternyata itu adalah rambut yang bercampur dengan silet tajam, bahkan sekarang mulut Yuli penuh dengan darah sehingga siapa saja yang melihat akan ketakutan dan juga merasa kasihan dengan penderitaan wanita satu ini.

"Ada apa, Tina?!" Niko kebetulan juga datang dan dia langsung kaget melihat Yuli penuh dengan darah.

"Sakit sekali tenggorokan ku, Kak!" rintih Yuli yang memegang gumpalan rambut bercampur dengan silet.

"Allahu Akbar, Allahu Akbar!" Tina menutup mata karena dia begitu syok dan ketakutan sekali.

"Mama kenapa, Ma? kenapa Mama penuh dengan darah!" Yudith yang sedang memegang ice cream saja jadi menangis.

Siapa saja yang melihat kejadian ini maka sudah pasti mereka begitu syok dan tertekan sekali, menyaksikan langsung di depan mata bagaimana gumpalan rambut itu ditarik keluar secara paksa oleh Yuli dan ternyata gumpalan tersebut bercampur dengan silet sehingga sudah pasti merusak bagian tenggorokan hingga berdarah banyak seperti itu.

Selamat siang menjelang sore besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Betri Betmawati
gara2 satu laki2 yg tak jelas tak setia bagitu Ica mau berbuat hal seperti ini , pantas aja dia tega SMA Yuli, saudara kandungnya aja dia tega
Betri Betmawati
kenapa si Nando ngk di ikutkan biar dia tau gmn nasib istri nya,
klu kyk gini dia ngk tau jg
Betri Betmawati
mang sinando ini biang dari semua Maslah nya, KNPA ngk sinando tu aja yg di santet
Ayu Putri
rasakan km Nando,sukurin digampar SM sadewa
Safitra
lanjut kak
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
tse
sayang banget si sendal jepit g ikut masuk, biar dia bisa liat dengan matanya sendiri bahwa apa yang di katakan kakaknya dan anaknya ga bohong, bukan halusinasi doank...
kenapa sendal jepit ga di ajak masuk aja sih mak... biar dia kapok...
Wanita Aries
hadeh saudara kandung gk beres perkara rebutan laki2 sampe bgtu
Nurr Tika
lanjut thor
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
Nureliya Yajid
lanjut
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
yanti ikhsan
Nabila di bayar lunas,,gak sabar nunggu Nando kena karma juga
cuplis
nabila kalau mati pasti arwahny akan gentayangan
NoviTa jungkook: pergi masuk club kalau hantu kota🤣
total 1 replies
Jeje kwok 12🌹
masuk menunggu purnama and the genk masuk dalam alur cerita ini/Grievance/
Zuhril Witanto
Ica udah bertindak...seenak saja bikin orang sakit...
moerni🍉🍉
😓😓😓cacamarica ...bakal jdi calon teh celup d lembah
moerni🍉🍉: wkkwkkw....
mellehhh
total 3 replies
Sofiana Rosita
siang juga thor,,,💪
NoviTa jungkook: 🥰 🥰 🥰
total 1 replies
Eli Rahma
greget bgt sama ica marica hehe itu..
neni nuraeni
semoga aja dewa bisa menglhkn setanya
Dyana
blm ktmu purnama dan Arya... hbis ini s nando... nuggu nando kena banting cantik mba pur... 😍😍😍
Safitra
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!