NovelToon NovelToon
MIDNIGHT DEAL: ANTARA HATI DAN KONSPIRASI

MIDNIGHT DEAL: ANTARA HATI DAN KONSPIRASI

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Wanita perkasa / Romansa
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: nhatvyo24

Ryuga Soobin Dewangga adalah CEO dingin yang terjebak dalam trauma masa lalu dan konspirasi bisnis yang mengancam nyawanya. Hidupnya yang kaku berubah total saat ia bertemu Kiara Adiningrat, asisten pribadi tangguh yang lebih ahli memegang senjata dan memperbaiki jam antik dari pada menyeduh kopi.

​Di tengah ancaman pembunuhan dan pengkhianatan orang terdekat, keduanya terpaksa menjalin kesepakatan tengah malam yang berbahaya. Antara tuntutan profesional, hobi yang saling bersinggungan, dan ego yang setinggi langit, mereka harus menghadapi musuh yang mengintai di balik bayang-bayang.

​Mampukah cinta tumbuh di antara peluru dan rahasia, ataukah kesepakatan ini justru menjadi awal kehancuran mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nhatvyo24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33: Masa Lalu yang Mencair

​Pagi menyapa Lauterbrunnen dengan sisa-sisa badai yang masih menggantung di puncak gunung. Langit biru mulai mengintip di balik awan kelabu, memberikan pencahayaan alami yang dramatis pada vila tua itu. Tim penyelamat helikopter akhirnya bisa mendarat setelah jembatan yang hancur dilaporkan.

​Namun, suasana di dalam vila justru lebih dingin daripada salju di luar. Ryuga masih menggenggam surat dari ibunya, matanya menatap tajam pada baris terakhir tentang "komponen terakhir" di Jakarta.

​"Pak Bos, Anda perlu melihat cermin sebelum kita naik ke helikopter," Kiara menahan tawa sambil menyerahkan sebuah cermin kecil dari tasnya.

​Ryuga, sang simbol kesempurnaan, melihat pantulannya. Akibat semalam tidur meringkuk di depan perapian dengan satu selimut bersama Kiara, rambutnya yang biasanya tertata rapi kini berdiri ke segala arah akibat listrik statis dan keringat dingin.

​"Astaga... apa yang terjadi dengan rambutku?" gumam Ryuga, mencoba merapikannya dengan jari namun malah membuatnya semakin berantakan.

​"Itu gaya rambut baru, Bos! Namanya Surviving the Ghost Style," sahut Dino sambil mengunyah roti lapis sisa semalam. "Tenang, aku tidak memotretnya... kecuali yang tadi pas Bos mengigau panggil nama Kiara."

​"DINO!" bentak Ryuga, wajahnya memerah seketika. Kiara hanya bisa memalingkan wajah, menyembunyikan senyum malunya.

​Setibanya di Bandara Privat Zurich, suasana sangat sibuk. Di tengah kerumunan, seorang wanita mengenakan jaket bomber hitam dan kacamata hitam besar berjalan berlawanan arah dengan Dino.

​Wanita itu sengaja menabrak bahu Dino hingga kamera kesayangan Dino hampir jatuh.

​"Woi! Hati-hati dong, Mbak! Ini lensa harganya lebih mahal dari harga diri saya!" protes Dino ketus.

​Wanita itu berhenti, menurunkan kacamatanya sedikit. Matanya tajam, namun ada kilat jenaka di sana. "Lensa bagus, tapi kemampuan peretasan mu... payah. Masih butuh bantuan asisten mekanik untuk melawanku?"

​Dino mematung. Suara itu. "Gia?"

​Wanita itu Gia tersenyum simpul, memperlihatkan lesung pipi yang manis namun berbahaya. Ia menjatuhkan sebuah gantungan kunci berbentuk kucing hitam ke dalam saku jaket Dino. "Simpan itu, Fotografer. Itu tiket masuk mu ke duniaku. Sampai jumpa di Jakarta."

​Gia menghilang di balik kerumunan bahkan sebelum Dino sempat membalas. Dino berdiri terpaku, wajahnya mendadak panas. "Galak... tapi kok harum stroberi ya?" gumamnya bodoh.

​Di dalam jet pribadi menuju Jakarta, Ryuga duduk di sofa panjang bersama Kiara. Suasana kabin sangat tenang. Satria, ayah Kiara, tampak tertidur pulas di kursi depan, akhirnya merasa aman setelah sepuluh tahun dalam pelarian.

​Ryuga meraih tangan Kiara, mengaitkan jemari mereka. "Kiara, tentang surat itu... ibuku menulis bahwa komponen terakhir ada di pondasi Menara Dewangga. Itu jantung dari seluruh sistem kota."

​Kiara menatap Ryuga dengan serius. "Jika Seline tahu, maka anggota Konsorsium yang lain juga pasti tahu. Kita kembali ke sarang singa, Ryuga."

​Ryuga menarik Kiara ke dalam pelukannya, mencium puncak kepalanya dengan lembut. "Dulu aku merasa sendirian melindungi Dewangga. Sekarang, aku punya kamu. Wanita tangguh yang bisa memperbaiki jam rusak... dan memperbaiki hidupku."

​Kiara menyandarkan kepalanya di dada Ryuga. "Saya tidak akan membiarkan 'detik' kita berhenti di sini, Pak Bos."

​Saat pesawat mereka memasuki wilayah udara Indonesia, tablet Ryuga berdenting. Sebuah notifikasi berita internasional muncul di layar utama:

​BREAKING NEWS: Saham Dewangga Group Anjlok 20% akibat Rumor Kematian CEO Ryuga Dewangga. Munculnya Sosok "Ahli Waris Kedua" yang Tak Terduga Mengambil Alih Manajemen.

​Ryuga menyipitkan mata. "Ahli waris kedua? Aku anak tunggal."

​Maya masuk ke kabin dengan wajah pucat. "Ryuga, kita punya masalah besar. Seorang pria bernama Alvin Seongmin Dewangga baru saja muncul di kantor pusat. Dia membawa akta kelahiran yang menyatakan dia adalah adik tiri-mu dari pernikahan rahasia ayahmu."

​Kiara memandang Ryuga. "Orang baru lagi?"

​Ryuga mengepalkan tangannya hingga buku jarinya memutih. "Sepertinya Konsorsium sudah menyiapkan 'bidak catur' baru untuk menggantikanku. Selamat datang di babak baru, Kiara.”

Ryuga masih terdiam menatap layar tabletnya. Nama Alvin Seongmin Dewangga seolah menjadi duri yang mendadak muncul di tengah mawar kemenangan mereka. Ia mematikan layar tersebut, namun bayangan wajah "adik tirinya" yang dingin yang baru saja ia lihat sekilas di berita terus membekas.

​"Alvin..." Ryuga menggumamkan nama itu dengan nada yang mengandung kebencian sekaligus kepahitan. "Ayah tidak pernah mengatakan apapun tentang ini. Bahkan Ibu... apakah Ibu tahu?"

​Kiara mendekat, meletakkan tangannya di atas tangan Ryuga yang mengepal kuat. "Ryuga, konsentrasi. Jika dia muncul sekarang, artinya dia adalah kartu as terakhir milik Konsorsium. Mereka tahu Seline gagal, dan mereka mengirim seseorang yang memiliki 'darah' yang sama denganmu untuk merebut legitimasi Dewangga."

​Di dalam jet pribadi yang sedang dipersiapkan untuk lepas landas dari Zurich, suasana terasa sangat intim namun tegang. Satria, ayah Kiara, duduk di baris depan sambil menatap ke luar jendela, memandangi puncak Alpen yang mulai menjauh. Ada rasa lega di wajah tuanya, namun juga kecemasan bagi masa depan putrinya.

​Ryuga menarik Kiara untuk duduk lebih dekat di sofa kabin yang empuk. Ia menyandarkan punggungnya, membiarkan Kiara bersandar di dadanya. Tangan Ryuga memainkan helaian rambut Kiara yang masih sedikit berantakan karena angin salju.

​"Kau tahu, Kiara," suara Ryuga rendah, hanya bisa didengar oleh mereka berdua. "Saat di villa tadi, saat aku hampir jatuh bersama Seline... hal pertama yang muncul di pikiranku bukan tentang harta atau Dewangga. Tapi tentang bengkel kecilmu. Aku berpikir, apakah aku sudah sempat mengatakan padamu kalau aku menyukai caramu memandang roda gigi jam?"

​Kiara mendongak, matanya bertemu dengan mata kelabu Ryuga yang kini tampak sangat lembut. "Hanya itu, Pak Bos? Anda hampir mati dan yang Anda pikirkan hanya hobi saya?"

​Ryuga tersenyum tipis, sebuah senyum yang sanggup meruntuhkan pertahanan Kiara. "Aku berpikir, hidupku selama ini seperti jam yang indah tapi tidak memiliki baterai. Kau adalah energi yang membuatnya berdetak kembali. Jadi, aku bersumpah tidak akan mati sebelum melihatmu memakai gaun pengantin yang utuh, bukan yang robek-robek seperti kemarin."

​Wajah Kiara merona merah. Ia menyembunyikan wajahnya di dada Ryuga, menghirup aroma maskulin bercampur wangi salju yang masih tertinggal. "Janji adalah hutang, Ryuga. Dan Anda baru saja menambah daftar hutang Anda."

​Di kursi seberang, Dino sedang sibuk dengan zoom kameranya. "Bos, sori banget nih ganggu momen puitisnya. Tapi bisa tolong geser sedikit? Cahaya dari jendela lagi bagus banget buat nangkep ekspresi 'bucin' Pak CEO. Ini buat koleksi pribadi, suer ✌️!"

​Ryuga melempar bantal kursi ke arah Dino tanpa melihat. "Dino, satu jepretan lagi, dan aku akan memastikan kau pulang ke Jakarta naik kargo bersama domba-domba Swiss."

​"Ampun, Bos! Galak banget sih, padahal baru aja romantis-romantisan," gerutu Dino. Ia kemudian menunduk, menatap gantungan kunci kucing pemberian Gia tadi. Ia memutar-mutar benda itu. "Kucing galak... Gia... kenapa namanya mirip merek deterjen ya? Tapi kok mukanya mirip dewi perang."

​Maya, yang sedang mengecek dokumen penerbangan, menggelengkan kepala. "Dino, fokus. Wanita itu baru saja menjebol pertahanan kita. Dia bukan dewi, dia predator. Dan kau hanyalah seekor hamster di matanya."

​"Eh, hamster itu imut ya, Maya! Jangan meremehkan pesona fotografer!" balas Dino tak mau kalah.

​Tiba-tiba, pilot jet pribadi itu keluar dari kokpit dengan wajah pucat. "Tuan Dewangga, maaf mengganggu. Kami baru saja menerima peringatan dari otoritas udara. Ada dua jet tempur tak dikenal yang baru saja lepas landas dari pangkalan swasta di dekat perbatasan. Mereka mengunci koordinat kita."

​Ryuga langsung berdiri, mode dingin tempurnya kembali aktif. "Mereka tidak akan membiarkan kita keluar dari wilayah udara Swiss."

​"Maya, aktifkan protokol Ghost Flight," perintah Ryuga tegas. "Kita tidak akan pulang dengan pesawat ini. Kita akan mendarat darurat di bandara kecil di pegunungan, lalu pindah ke jalur darat. Kiara, siapkan alatmu. Kita mungkin harus melakukan sabotase pada sistem radar bandara agar kita tidak terlacak."

​Kiara berdiri, merapikan jaketnya dan mengambil tas peralatannya. "Siap, Pak Bos. Mari kita tunjukkan pada mereka bagaimana asisten bengkel bekerja."

​Pesawat itu menukik tajam, menghindari kejaran radar, memulai perjalanan panjang yang penuh darah dan rintangan menuju Jakarta.

🌸 Alvin Seongmin Dewangga ( adik Tiri Ryuga)

1
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Datang dan dukung karyaku yang berjudul "TRUST ME", yuk!

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
Inonk_ordinary
recomended untuk orh2 yg udah jenuh dg cerita yg ngambang. alur nya gak jelas dan yokoh yang itu2 aja
Inonk_ordinary
ya ampuuunnn bagus bangeettt,,pengambaran tokoh nya tu jelas bgt,,kaya ada didepan mata aku...wooooww daebaakkkk
nhatvyo24: terima kasih banyak ka ☺️ semoga suka ceritanya 🙏
total 1 replies
🔵✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᴅ'ғᵗⁱᵃʳᵃ🌹🎀👥
hemmm.. bilang aja kamu terpesona Ryu🤭 dan seiring waktu hubungan itu akn berkembang.. hadech mantan datang, hempaskan aj.
ini juga teman kocak si Dino gangguin aja, 🤣🤣
tp seru dan tegang.. penasaran kode apa itu ya?
🔵✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᴅ'ғᵗⁱᵃʳᵃ🌹🎀👥
wah sejauh ini ceritanya menarik, penulisannya juga bagus jadi enak bacanya. lanjutlah ..
nhatvyo24: terima kasih ka 🙏
total 1 replies
Inonk_ordinary
okee,,sebelom baca aku follow yaaa
nhatvyo24: 😄🤭 terimakasih ka🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!