NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Berondong
Popularitas:695
Nilai: 5
Nama Author: nunna namjoon

seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

Setelah mereka pulang dari restoran suga membawa Gea ke apartemen nya. Mereka sudah terbiasa seperti itu untuk melepas rindu. Walaupun Hanya sekedar memasak bersama atau menonton film berdua.

Suga membawa beberapa tas berisi bahan makanan untuk mengisi kulkasnya, dengan telaten Gea menyusun sayur dan kawan-kawan nya di kulkas denga rapi, belum juga Gea menyelesaikan pekerjaan nya.

Tiba-tiba saja ada lengan kekar yang melingkar memeluknya dari belakang.

"Kau lama sekali sayang" Ucap suga dengan menci*um leher belakang milik Gea.

Gea yang merasa geli seketika menggeliat dan membalikkan badannya ke arah suga.

"Kau nakal sekali suga, sebentar lagi aku akan selesai, mandilah dulu, aku akan memasakkan sesuatu untukmu" Sahut gea.

"Mandilah bersamaku Gea" Ucap manja suga yang masih memeluk gea.

"Kau buka  anak kecil lagi sayang, pergi mandi setelahnya kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan" Goda gea dengan meraba dada bidang suga.

Suga pun bergegas berlari menuju kamarnya dan segera membersihkan diri.

Sementara itu gea mempersiapkan bahan - bahan untuk ia masak.

Hanya membuat cemilan sederhana untuk ia makan saat menonton film nanti.

Setengah jam berlalu suga keluar kamar dengan pakaian santai kaos oversize dan celana pendek , dengan tampilan rambutnya yang ia biarkan berponi.

Segera ia mendudukkan b*kongnya di sebelah gea yang tengah asik menonton film.

"Serius sekali kau menontonnya? " Tanya suga sambil mengambil cemilan yang gea pegang.

"Filmnya bagus" Jawabnya.

1 jam berlalu mereka tengah asik menonton film berdua hingga ada scene film yang mana aktris dan aktornya berc*iuman.

Suga yang bersusah payah menelan salivanya melirik gea yang masih fokus ke arah televisi hingga akhirnya ia menggendong gea menuju kamarnya ala bridal style.

"Yakk suga turunkan aku, kau akan membawaku kemana" Berontak gea dengan memukul mukul dada bidang suga.

Suga menaruh gea dengan lembut di atas kasur king sizenya, seger aja mengukung gea sebelum gea memberontak lagi.

Tatap sayu suga membuat gea terbuai, entah siapa yang memulai bibir mereka sudah saling menempel, suga memberikan lumayan lembut di bibir gea, gea yang terhanyut kan oleh ciuman suga pun mengalungkan tangannya ke leher suga.

Suga pun tak tinggal diam ia menarik tengkuk leher gea untuk memperdalam ci*uman mereka.

Setelah suga puas melumat bibir gea dan menjelajah setiap inci dari mulut gea, ia berpindah ke ceruk leher gea dan meninggal kan bekas ki*ssmark di situ.

"Eemmm sayangg" Racau gea.

"Apa kau menyukainya sayang" Tanya suga namun belum di jawab gea ia melanjutkan untuk melumat bibir gea kembali.

Tangan suga pun tak tinggal diam, ia menelusup di balik kemeja yang gea gunakan, di telusuri nya perut rata gea hingga berakhir di dua gundakan kenyal yang lumayan cukup besar.

Suga meremasnya lembut gundukan itu yang masih terbungkus dengan bra. Terdengaar lenguhan gea yang membuat suga tak sabar ingin membuat kepuasan untuk mereka berdua.

Kaitan bra gea berhasil di buka oleh suga dan melepaskan nya, kini kedua gundukan itu hanya berbalu kemeja tipis yang gea kenakan.

Dari bibir gea, suga memposisikan gea untuk duduk di pangkuannya menghadap dirinya.

Iapun langsung memainkan dan menj*lat salah satu p*ting dan tangan satunya sibuk meremas gunung yang satunya.

"Eemmm aahh seperti sayang, aku menyukainya" Ucao gea dengan terbata bata dan meremas rambut suga untuk memperdalam hisapan suga ke p*utingnya.

"Ini sangat lah besar gea, kau merawatkan dengan baik, aku menyukainya" Ucap suga di sela-selas kesibukannya.

Setelah puas mempermainkan kedua gunung kembar gea, suga melanjutkan ke inti gea namun sebelumnya ia membuka kemeja dan celana gea dan langsung ia lempar entah kemana.

"Tak adil jika hanya aku yang bertel*njang seperti ini suga" Ucap gea yang sambil mengelus lembut junior milik suga dari luar celananya.

"Eemm kau membuatku gila geaa" Racau suga yang langsung membuka baju dan celananya.

Suga menyecap biji intim milik gea dengan lembut. Bagian itulah yang membuat suga menjadi candu untuk terus bertemu gea.

Gea terus mendes*ah tak henti- henti dan itu mengait suga semakin bersemangat untuk memuaskan Gea.

"Aahh sayang aku tak tahan lagi" Racau Gea.

"Keluarkan sayang jangan di tahan" Jawab suga yang masih menikmati pusat i*tim Gea.

Hingga akhirnya Gea mengeluarkan pelepasnya pertamanya.

"Sekarang gantian, manjakan juniorku sayang" Ucap suga.

Gea yang masih terkulai lemas langsung  melihat junior suga yang semakin menegang besar dan berurat langsung memegang dan mengulumnya.

"Yesss baby, good girl, yahh seperti itu lebih dalam aahhhh ahhh" Suga sangat menikmati permainan lidah Gea yang memainkan juniornya.

Cukup lama Gea mengulum dan akhirnya suga mengeluarkan cairan kental di kedua gunung kembar milik gea, dan suga bergegas mengambil tissu untuk membersihkan nya.

"Kau nikmat sekali sayang,eemm" Ucap suga yang melumat kembali bibir gea sebelum melanjutkan ke ronde berikut nya.

Setelahnya suga mengarahkan junior nya ke arah lubang i*tim gea. Ia masukkan secara perlahan lahan agar tak menyakiti gea.

"Aahhh juniormu memenuhi milikku sayang emmm " Racau gea dengan meremas spray kasur.

Pelan - pelan suga menggoyangkan pinggulnya sambil menikmati sensasi junior yang di jempit oleh kepemilikan gea.

"Punyamu sempit sekali sayang, aku sangat menyukainya ahhh" Racau suga yang semakin mempercepat temponya.

Beberapa ronde selanjutnya gea sudah sangat kelelahan karena berkali-kali suga membuat nya org*asme.

"Aaaaaahhhhhhh" Lenguhan panjang suga mengakhiri pertempuran mereka malam ini.

Suga segera membersihkan juniornya begitupun dengan gea.

Saat suga melihat jam ternyata sudah menunjukkan pukul 10 malam.

Tanpa di sadari 4 jam mereka berdua bertempur di atas ranjang.

Gea langsung memejamkan matanya tanpa memperdulikan ia masih tel*jangn atau tidak. Suga hanya tersenyum dan mengecup kening gea dengan lembut dan menyelimuti tubuh gea dengan selimut tebal.

Setelah memastikan gea tertidur pulas, suga segera mengambil laptop dan handphone nya.

Nampak ia mengirim pesan kepada seseorang, dan ia melanjutkan pekerjaannya dengan membuka laptopnya.

Pukul 01.00 malam gea terbangun dan melihat suga masih sibuk dengan laptopnya.

"Kenapa kau belum tidur sayang" Ucap Gea sambil mendusel di perut sixpack suga.

"Masih ada beberapa pekerjaan yang harus aku kerjakan, lanjutkan tidurmu kau pasti sangat lelah" Ucap suga dengan mengelus pucuk kepala Gea dengan lembut.

"Ini sudah jam berapa, aku harus pulang" Tanya Gea yang masih mengantuk berat.

"Jam 1 malam, tenang saja aku sudah memberi tahu orang tuamu jika kau menginap di rumah ku untuk menemani yoona" Jelas suga.

"Huff syukur lah, tapi semenjak kau mempunyai apartemen sendiri apa kau tak kesepian tanpa yoona? " Tanya gea.

"Aku kesini bila bersama mu saja sayang, jika tidak aku akan tidur di rumah yoona"

"Aku sengaja membelinya tanpa bibi dan yoona ketahui"

"Wahh kau nakal sekali ternyataa" Sahut gea dengan mencubit perut suga.

"Aaawwww sakit sayang, kita tidur ya sudah larut besok kau harus pergi kuliah" Ucap suga sambil menaruh laptopnya di atas nakas dan segera memeluk gea untuk tidur di dalam dekapan nya.

.

.

.

.

.

. Bersambung.... 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!