NovelToon NovelToon
Elianezha

Elianezha

Status: tamat
Genre:Ketos / Bad Boy / Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:341.5k
Nilai: 5
Nama Author: Riria Raffasya Alfharizqi

Dipisahkan karena sebuah kesalahan membuat dua remaja mengakhiri hubungan mereka tanpa kejelasan.


Hilangnya Anezha Shepira setelah malam tak terlupakan di antara mereka menyisakan luka bagi Elian. Namun siapa sangka gadis yang ia cari selama ini tiba-tiba muncul disaat ia pasrah dengan keadaan dan mencoba move on dari hubungan masa lalu mereka, lantas akan seperti apa kisah yang sebenarnya belum usai itu?

"Gue udah lupain semuanya, dan anggap kita nggak pernah saling kenal"


"Setelah malam itu? hebat banget." Elian terkekeh sinis, lalu mendekat dan berbisik sinis.


"Dimana dia?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riria Raffasya Alfharizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gerimis Membuat Dekat

Nezha duduk di kursi dekat jendela perpustakaan. Siang ini sedang gerimis, sudah beberapa hari ini memang hujan turun, mungkin karena mendekati musim penghujan. Tangannya menutup buku yang baru dibaca olehnya, lalu indra penglihatnya beralih ke luar sana, gerimis yang tak kunjung reda membuat kegiatan di sekolah terasa sepi, murid yang biasanya berlalu lalang lebih banyak berdiam di kelas atau di depan kelas bersama dengan teman-temannya, tidak sedikit juga yang memilih pergi ke kantin, menghangatkan tubuh dengan memesan makanan atau minuman panas, salah satunya kedua sahabat Nezha. Vio dan Dara sedang berada di kantin, sementara Nezha memilih untuk ke perpustakaan.

Setelah 3 hari lalu kejadian dimana Nezha berangkat bersama dengan Elian. Hampir semua murid di sekolah langsung mengenalnya sebagai murid baru yang dekat dengan Elian. Tidak jarang di antara mereka terutama adik kelas mereka membicarakan Nezha menyangkut pautkan dengan ucapan Vio seminggu yang lalu, dimana Vio mengatakan jika Elian melihat ke arah temannya.

Kedekatannya dengan Elian masih belum ada kemajuan, sebenarnya Elian sangat gencar mendekatinya, tetapi Nezha selalu bisa menghindar, atau paling tidak Nezha sengaja mengurung diri lebih lama di kamar mandi setelah selesai makan di kantin. Terdengar konyol memang, tetapi Nezha masih belum sepenuhnya siap menerima Elian masuk ke dalam hidupnya. Menurutnya cukup dengan Elian tahu, jika di antara mereka ada seorang Galenino Shankara. Masalah hubungan atau status mereka ke depannya, Nezha belum terlalu memikirkan.

"Biar nggak dingin."

Nezha mendongak, menatap cowok yang berdiri di depannya dengan menatapnya datar.

"Gue nggak dingin," sanggah Nezha seketika membuat cowok itu menaikan sudut bibirnya.

"Bulu halus lo berdiri btw."

Sial, Nezha melirik tangannya yang terdapat bulu halus kecil, Elain sedetail itu memperhatikannya, apa dia juga tau kalau di dalam sana jantung Nezha kembali berdegup kencang mendapat tatapanya seperti itu sekarang.

"Thanks," ujar Nezha singkat.

Elian mengangguk, lalu duduk di depannya, membuat Nezha semakin tidak nyaman, percuma saja 3 hari ini ia menghindar kalau pada akhirnya Elian tetap bisa menemukannya, bahkan dengan suasana seperti sekarang ini, hanya berdua tanpa adanya bala-bala mereka di sekitar.

Nezha pikir setelah memberinya kopi panas itu Elian akan langsung pergi, tetapi itu jelas tidak mungkin, Elian tidak mungkin melepasnya begitu saja. Lihat saja kini Elian malah menatap Nezha dengan tangan bertopang pada dagunya. Membuat Nezha merasa semakin tidak nyama saja.

"Diminum Zha, keburu dingin," ujarnya masih dengan tatapan tidak lepas dari Nezha.

Nezha tidak mengangguk, tidak juga menjawab, tetapi tangannya meraih paper cup berisi kopi panas tersebut.

Sebelum meneguknya, Nezha melirik Elian yang masih dengan tingkah yang sama, mengamati pergerakannya.

"Lo masih di sini?" tanya Nezha hanya dibalas anggukan kepala oleh Elian.

Nezha menghala napas kesal, lalu segera menyeruput kopi panas tersebut. Cukup membuat Nezha merasa sedikit lebih baik, dingin yang tadi sempat dirasanya kian berkurang.

"Zha, nanti pulang bareng ya? gue tunggu di parkiran." Elian beranjak dari duduknya tanpa menunggu jawaban Nezha yang bisa saja menolaknya, Elian sengaja agar tidak mendengarnya.

"Gue pulang bareng Vio."

"Kalau nolak gue jemput langsung ke kelas lo."

Tentu saja Nezha keberatan, akhirnya ia mengangguk kecil, mengalah saja dari pada Elian nekat ke kelasnya, bisa saja itu akan kembali membuat mereka membicarakan tentang hubungannya dengan Elian.

Siang menjelang sore ini masih sama, dalam keadaan gerimis yang sepertinya akan berlangsung sampai malam nanti, sangat awet sekali membuat beberapa murid yang menggunakan kendaraan roda w harus menyiapkan jas hujannya. Nezha masih diam di kelas, menunggu kedua sahabatnya untuk pulang lebih dulu.

"Zha ayo, lo nggak bawa payung kan? Bareng gue ke mobil Vio," ajak Dara mulai sibuk dengan payung berwarna merah muda motif bunga sakura.

"Gue nggak jadi pulang bareng kalian, sorry."

"Kenapa? Om Davi jemput lo?" tanya Vio dibalas anggukan kepala Nezha.

Nggak apa-apa kan bohong untuk kebaikan? Nezha nggak punya pilihan soalnya.

"Ya udah nggak papa, lo mau nunggu di kelas Zha?" tanya Vio lagi.

"Nggak papa, aman kok," balasnya menyunggingkan senyum.

Kedua sahabatnya mengangguk, lalu segera bergegas keluar kelas. Setelah kedua sahabatnya pergi, Nezha masih diam di bangkunya, menimang apakah ia harus pergi ke parkiran dan pulang bersama dengan Elian, atau memesan ojek online dan menghindar Elian.

Suasana di kelas semakin sepi, kini tertinggal dirinya saja, dan keadaan di luar masih sama, gerimis yang sedari pagi belum juga mereda. Disaat ia mulai gundah, samar-samar terdengar langkah dari luar kelasnya. Nezha menatap ke sekeliling yang sangat sepi sekali, namun masih terdengar beberapa obrolan murid yang berada di kelas lain, mungkin murid yang sepertinya, memilih tetap berada di kelas dengan berharap gerimis segera reda.

Nezha terdiam saat Elian dengan payung di tangannya, juga jaket hitam yang Nezha yakini milik cowok itu.

"Lo lama, jadi gue ke sini," ujarnya mendekat, lalu memberikan jaket yang sengaja Elian bawa untuk Nezha.

"Nggak usah El, gue nggak papa kok."

Elian menghela napas, tangannya bertumpu pada bangku Nezha di depannya, sedikit mencondongkan tubuhnya dengan menatap Nezha intesn.

"Lo masih aja batu Zha, udah tau dingin gini, bibir lo lucat btw."

Nezha menatap Elian tidak percaya, tanpa diminta tangannya meraba bagian bibirnya yang biasanya kenyal terasa sangat dingin dan lebih kaku, sepertinya Elian benar.

"Pakai atau gue pakaikan?" ujar Elian terdengar seperti ancaman.

Tidak ada pilihan, akhirnya Nezha menerima jaket hitam tersebut. Lalu ia kenakan yang terlihat kebesaran di tubuh mungil Nezha.

Elian sedikit menyunggingkan senyumnya saat jaket miliknya menutup seragam rok Nezha, menurut Elian, Nezha terlihat sangat menggemaskan. Elian jadi berpikir bagaimana bisa gadis semungil Nezha pernah melahirkan seorang bayi, apa lagi tanpa dukungan dari seorang laki-laki yang seharusnya bertanggung jawab saat itu.

"Sorry Zha," lirih Elian seketika membuat Nezha menatapnya aneh.

"Di parkiran udah nggak ada anak-anak kan?" tanya Nezha memastikan.

Ia tidak ingin menjadi pusat perhatian lagi seperti waktu itu.

"Takut banget ketahuan anak-anak, padahal emang udah ketahuan kan?"

Nezha tidak menjawab, ia lalu mengambil tas miliknya dan bersiap untuk keluar, berduaan dengan Elian saja dengan kondisi seperti ini cukup membuat Nezha merasa tidak nyaman.

"Zha, gue cuma bawa payung 1, kita barengan ke sana," ujar Elian menghentikan langkah Nezha.

Gadis itu menoleh, lalu terdengar hembusan napas berat.

"Gue nggak usah pakai payung nggak papa kok."

Elain berdecak, lalu segera menyusul langkah Nezha dan merangkulnya.

"Jangan ngeyel," ujar Elian tenang.

Padahal Nezha yang berada di sebelahnya kini sedang menormalkan detak jantungnya, ekor matanya melirik ke arah tangan Elian yang berada di bahunya. Gila, ini gila. Nezha tidak bisa berbuat apa-apa selain membiarkannya.

1
FR
best pkknya 🔥
Murti Ningsih
lemah banget jadi Nesya, enggak banget dech
mimief
ya elaaah, kasian bet😜
mimief
set..gegara laki doank orang bisa Ampe gila ya
wake up girls,dunia ga selebar daun kelor.
masih banyak ikan dilautan,mati satu tumbuh seribu...
ga layak kita ributin satu cowok 🙄
mimief
inilah dibilangan kebodohan hakiki
empati boleh
ga enakan boleh
tapi ketika kau sudah menikah, tetep ada garis batas yg ga boleh langgar
mimief
ya elah..
baik juga ada batas nya pak
yg begini nih malah bikin pelakor betah
mimief
eh..damkar tu solusinya semua masalah
yg kali Lian Ama zha bisa langgeng 🫣🤣🤣
mimief
semoga ga berubah sampai maut memisahkan.karena nikah terlalu muda suka rentan🥹
mimief
sebenarnya cerita nya ga salah si,tapi timeline nya. SMP drooo... terlalu kecil
coba dia ambil pas kelulusan SMA kyknya pas deh.
kebayang ga si baru 15 San udah hamil dan melahirkan, bahayanya banget🙄.
Woro Wardani
😍😍
Masliah Masliah
oon
urllovergirl✨☘️
💪💪
urllovergirl✨☘️
👍👍
Netty Netty
luar biasa thorr
༺⬙⃟⛅Jemiiima__ѕ⍣⃝✰🏡⃟ªʸ: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
zahira
selalu suka dengan cerita kak Riri
mommy min
kaka aku boom like yah jangan lupa mampir
Lies Atikah
emang keutangan budi apa apa dapai segitu perhtian nya si
elian sama si nabil harus ada batasan lah elian jangan mau di peluk2 udah tau si nabil ada hati eh malah di beri kesempatan kamu nya juga suka yah dasar keuyeup apu
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
ELIAN NEZHA😍
Lies Atikah
kenapa dlm bayangan ku si Nezha tuh orang lembek dan oon walau pun cantik abis digimana 2in kaya nurut aja gak pernah ngelawan terlalu lemah jadi bayangan nya seperti itu laen dengan vio dan dara
Lies Atikah
laki2 lemah gak tegas jadi mudah untuk di bohongi peka dikit ke
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!