jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.
hingga sebuah perjodohan membuat keduanya tinggal serumah.
akankah jungkook bisa mengungkapkan perasaannya?? atau justru dia akan memilih diam?
bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Insiden
Taehyung memarkir mobilnya di garasi dan mengajak jungkook keluar.
Setelah sampai di mansion jungkook disambut oleh mama kim yang sudah menunggunya.
“Sayang akhirnya kamu datang, kamu pasti capek kan? Ganti baju setelah itu makan siang ya", kata nyonya kim lembut dan diangguki oleh jungkook.
Di kamar taehyung.
"Sebentar ya aku ambilkan pakaian gantimu dulu”, kata taehyung.
"Tidak perlu biar aku yang ambil sendiri”, kata jungkook lalu melangkah ke walk in closet.
Disaat jungkook melangkah tiba-tiba tangannya ditarik oleh taehyung ke arah tempat tidur.
"Yaaaak apa yang kamu lakukan” kaget jungkook.
“Ssstt jangan teriak nanti mama kemari” kata taehyung lirih.
"Tae menyingkir dariku”, kata jungkook gugup karena taehyung berada di atas tubuhnya.
Taehyung sama sekali tidak bergeming dari atas tubuhnya.
"Awas taehyung menyingkirlah” kata jungkook kesal dengan tangan yang berusaha mendorong tubuh taehyung untuk menjauh tapi taehyung justru menahan tangannya.
Tanpa aba-aba taehyung mencium bibir ranum jungkook sedangkan jungkook terkejut mendapatkan serangan mendadak tersebut.
Ciuman yang awalnya hanya kecupan berubah menjadi semakin intens, ciuman taehyung turun ke leher jenjang jungkook
"Taehyuunggghhh mmmhhh” desah jungkook.
"Stoopphh taeee” jungkook berusaha menghentikan aksi taehyung.
Tak beberapa lama taehyung menghentikan aksinya dan menatap wajah tunangannya yang terlihat sayu di bawahnya.
"Maaf, aku hampir kelepasan" kata taehyung lirih dengan kening yang saling menempel.
Jungkook tidak menjawab karena nafasnya masih terengah karena ulah taehyung.
“Aku mencintaimu kookie" kata taehyung dengan menatap wajah gadis di bawahnya.
Jungkook yang mendengarnya terkejut dengan apa yang dikatakan oleh taehyung.
“Maaf jika aku terlambat memahamimu, maaf untuk semua rasa sakit yang kamu rasakan selama ini" kata taehyung lirih.
“Tae" panggil jungkook lirih.
“Aku sudah mengetahui semuanya" kata taehyung.
“Kenapa kamu tidak mengatakannya, apakah kamu akan terus bungkam denganku", kata taehyung lagi.
“Aku hanya tidak ingin menyakiti siapapun tae" kata jungkook lirih.
Taehyung berbaring disamping jungkook
“Lalu bagaimana denganmu sendiri? Bagaimana dengan perasaanmu sendiri”, kata taehyung.
Jungkook diam dan menatap taehyung lekat.
"Mulai sekarang pikirkanlah perasaanmu sendiri, kamu juga berhak bahagia” kata taehyung.
"Tae apakah benar kamu memutuskan irene”, kata jungkook dan taehyung pun mengangguk.
"Aku hanya mengikuti kata hatiku, dan hatiku mengatakan jika aku mencintaimu”, kata taehyung.
"Bukankah sebaiknya kita memikirkan lagi perjodohan ini tae” kata jungkook lirih.
"Tidak ada yang perlu dipikirkan ulang”, kata taehyung tanpa keraguan lalu memeluk tubuh mungil itu erat.
"Aku mengantuk temani aku tidur sebentar”, kata taehyung lirih sambil menyembunyikan wajahnya di ceruk leher jungkook.
Tak beberapa lama keduanya terlelap dengan taehyung yang memeluk jungkook erat.
Sementara itu di bawah tepatnya di ruang makan.
"Kenapa mereka berdua lama sekali”, monolog nyonya kim lalu setelahnya berjalan menuju kamar taehyung.
"Taehyung kenapa…," ucapan nyonya kim terhenti saat melihat dua orang yang terlelap dengan berpelukan
Sebuah senyuman terbit dari bibirnya dan tiba-tiba dirinya mengambil beberapa gambar dan dikirimkan kepada nyonya jeon.
Setelah itu nyonya kim kembali menutup pintu dan membiarkan keduanya tidur.
“Aku sudah tidak sabar menggendong cucu" gumam nyonya kim sambil tersenyum.
*****
Keesokan paginya saat jungkook berjalan sepanjang koridor beberapa siswa memandangnya dengan tatapan sinis tapi jungkook sama sekali tidak peduli.
“Kookie" panggil lisa dan jungkook pun menoleh.
“Ada apa?" Tany jungkook cuek.
“Kamu tahu di forum sekolah semua siswa membicarakanmu, sebagian besar mengatakan kamu orang ketiga di hubungan taehyung dan irene", kata lisa.
“Biarkan saja", kata jungkook cuek
“Ngomong-ngomong dimana taehyung? Kalian tidak berangkat bersama?" Tanya lisa.
“Dia ke ruang guru ada urusan", kata jungkook.
Disaat jungkook dan lisa berjalan tiba-tiba tangan jungkook ditarik paksa dan
Plaaaaakk
Sebuah tamparan menggema di lorong pagi itu.
Jungkook yang menerima tamparan tentu saja terkejut dengan kejadian yang baru saja menimpanya
"Heh apa yang kamu lakukan”, kata lisa emosi saat melihut sahabatnya ditampar tiba-tiba.
"Dasar jalang bukankah aku sudah bilang jauhi taehyung tapi kenapa kamu terus mendekatinya bahkan kamu memaksa taehyung untuk bertunangan denganmu hah”, teriak irene emosi.
"Aku tidak tahu soal perjodohan ini dan aku sudah menolaknya, tapi taehyung yang tidak ingin membatalkannya”, kata jungkook pelan.
"Pembohong!!!! Karena kamu taehyung memutuskan hubungannya denganku, kenapa kamu selalu menjadi bayang-bayang dalam kehidupan taehyung hah!!!” Teriak irene emosi.
Pertengkaran itu menjadi tontonan semua siswa yang kebetulan baru saja tiba.
"Lihatlah kalian semua gadis polos ini dia merusak hubunganku dengan taehyung, karena dia taehyung meninggalkanku" teriak irene sambil menunjuk jungkook.
“Bukan kookie yang membuat taehyung meninggalkanmu tapi karena kamu sendiri irene ssi", kata lisa tajam.
“Kamu tidak usah ikut campur" teriak irene kepada lisa.
Tiba-tiba tanpa peringatan irene menarik rambut panjang jungkook dan menampar pipinya.
“Aku membencimu jeon jungkook" kata irene emosi dengan tangan yang tidak berhenti menjambak dan memberi pukulan di tubuh mungil itu.
Sedangkan jungkook hanya diam meringkuk tanpa membalas semua pukulan yang diberikan irene.
Lisa dengan susah payah memisahkan irene dari jungkook.
“Lepaskan jungkook wanita jalang" kata lisa.
Tiba-tiba jennie, rose dan jisoo yang baru tiba segera menolong jungkook yang sudah berantakan.
Lisa dengan sekuat tenaga menahan irene supaya tidak lagi memukuli jungkook dibantu oleh jennie.
Hingga sebuah suara menghentikan keributan yang terjadi.
“Ada apa ini?" Tanya sebuah suara yang perlahan mendekat dari kerumunan dan berjalan maju kedepan.
“Apa yang ter…” ucapan taehyung terhenti saat melihat kondisi jungkook yang sudah berantakan dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya
Dengan langkah lebar taehyung mendekati jungkook dan menangkup wajah jungkook lembut.
“Siapa yang melakukannya?" Tanya taehyung lembut tapi terdengar tegas.
Jungkook hanya menggeleng pelan.
“Taehyung pulang" kata jungkook lirih hampir tidak terdengar.
"Siapa yang melakukannya?” Kata taehyung lagi sambil melihat sekelilingnya tapi tidak ada jawaban sama sekali.
"SIAPA YANG MELAKUKANNYA???!!”, teriak taehyung dengan emosi.
Tiba-tiba lisa maju sambil menarik irene kedepan
“Dia yang melakukannya, dia dendam karena kamu memutuskannya. Jalang ini berpikir jungkook merebutmu darinya" kata lisa dingin.
Taehyung menatap tajam irene lalu tanpa aba-aba
Plaaaaakkk sebuah tamparan menggema di lorong sekolah pagi itu, irene yang mendapatkan tamparan dari taehyung jatuh tersungkur ke lantai yang dingin.
Semua siswa yang melihatnya tentu saja terkejut dengan apa yang dilakukan oleh taehyung.
Dengan langkah pelan taehyung berjalan mendekat ke arah irene dan berjongkok di depan irene.
"Kamu tahu irene ssi aku tidak pernah memukul perempuan atau menyiksanya tapi jika kamu menyentuh jungkook maka aku yang akan membalasnya” kata taehyung dingin.
"Kenapa kamu membelanya tae?", kata irene tidak terima.
Taehyung berdiri dan memandang tajam ke arah irene.
“Kamu tanya kenapa aku membelanya? Aku beritahu kamu irene ssi", kata taehyung tajam dan berjalan ke arah jungkook yang sudah menangis di pelukan jisoo
Dengan pelan taehyung menarik tubuh jungkook dan menangkup kedua pipinya.
“Kenapa aku membelanya? Itu karena aku sangat mencintai gadis di hadapanku ini” ,kata taehyung lantang tanpa keraguan.
Semua siswa yang mendengarnya tentu saja terkejut dengan apa yang diucapkan oleh taehyung terutama irene yang tentu saja tidak terima.
“Bohoong!!!! Kamu hanya ingin membuatku cemburu kan taehyung", teriak irene histeris.
“Memangnya kamu siapa irene ssi? Menurutmu kamu itu penting? Tidak sama sekali" kata taehyung tajam dan dingin.
“Ayo kita pulang" ajak taehyung lembut lalu berjalanan meninggalkan kerumunan.
Tiba-tiba tanpa semua menyadari irene menarik rambut jungkook kuat kebelakang dan langsung memukuli tubuh mungil itu secara brutal.
“Dasar brengsek, mati kamu jalang!!!!" Kata irene dengan emosi yang memuncak.
Taehyung yang terkejut segera menarik rambut irene dan membanting tubuh gadis itu ke lantai tanpa ampun.
“Aaakkkhhh" teriak irene kesakitan saat taehyung melempar tubuhnya ke lantai yang dingin.
“Jangan pernah menyentuhnya brengsek", kata taehyung dengan emosi yang memuncak dan tatapan membunuh yang terlihat jelas di matanya.
Dengan langkah lebar taehyung berjalan mendekat ke arah irene dan mencekik leher gadis itu kuat
"Sekali lagi kamu menyentuhnya akan aku pastikan kamu akan kehilangan tanganmu irene ssi” kata taehyung dingin.
Setelah mengatakan hal itu taehyung menghempaskan irene begitu saja dan berjalan menghampiri jungkook yang sudah meringkuk dalam pelukan jisoo
Taehyung menarik jungkook ke dalam pelukannya.
"Pulang taehyung”, kata jungkook lagi dengan suara lirihnya.
"Iya kita pulang”, kata taehyung lirih sambil mengelus punggung sempit jungkook pelan.
Jungkook terus menangis tanpa henti dipelukan taehyung bukan hanya hatinya tapi fisiknya juga sakit karena serangan dari irene.
Terlihat taehyung yang mengetik pesan di ponselnya dan kemudian memasukkan kembali ke dalam saku kemejanya.
Tanpa banyak bicara taehyung menggendong jungkook ala bridal dan berjalan meninggalkan keramaian itu.
Sementara pihak sekolah tidak bisa berbuat apapun mengingat yang membuat kekacauan adalah tuan muda kim putra dari pemilik sekolahan tersebut.
Semua siswa memandang irene yang masih terduduk di lantai dengan pandangan yang sulit diartikan.
Bahkan seorang siswa mendekat ke arah irene.
“Kamu mencari lawan yang salah irene ssi" kata siswa itu dingin yang ternyata jaehyun.