NovelToon NovelToon
Istri Pengganti

Istri Pengganti

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.6
Nama Author: elaretaa

TYPO BERTEBARAN DIMANA-MANA

BAB 1-103

Alin tidak menyangka bahwa hari dimana ia menjadi tamu saat pernikahan anak majikannya justru hari itu pula menjadi hari pernikahannya. Alin harus menggantikan mempelai wanita lantaran sang mempelai wanita kabur entah kemana, untuk menjaga nama baik keluarganya majikannya, mereka menikahkan Alin dengan pria yang sama sekali tidak Alin kenal sebelumnya.

Bagaimana kisah Alin? Apakah Alin akan bahagia?
Atau justru Alin akan menderita?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tertabrak

Setelah ikatan tali tersebut terlepas, Alin pun segera menghampiri Anggun dan mencoba membangunkan Anggun.

"Nona, bangun Nona," ucap Alin.

Beberapa saat kemudian, Anggun pun membuka matanya. "Lo," ucap Anggun lirih.

"Ayo Nona kita pergi dari sini," ucap Alin dan berusaha untuk membuka ikatan tali Anggun.

"Berhenti, kita gak bakal bisa keluar dari sini, tempat ini lumayan jauh dari kota," ucap Anggun.

"Apa Nona ingin terperangkap di sini selamanya? Kita harus berusaha untuk keluar dari sini," ucap Alin.

"Cepat buka ini, ini sakit banget tau," ucap Anggun dan Alin pun segera melepaskan ikatan tali tersebut.

Setelah itu, mereka berdua pun secara perlahan mengendap-endap untuk keluar dari ruangan berbau anyir tersebut.

"Di luar banyak pengawal, kita gak akan bisa keluar," ucap Anggun.

"Nona percayakan saja sama saya, yang terpenting Nona dan bayi Nona selamat," ucap Alin.

"Caranya?" tanya Anggun.

"Saya akan menarik perhatian dari para pengawal dan selama itu Nona Anggun bisa keluar dan mencari bantuan," ucap Alin.

"Apa rencana itu akan berhasil?" tanya Anggun yang tidak yakin dengan rencana Alin.

"Saya juga tidak tau, tapi saya akan mencobanya," ucap Alin dan diangguki Anggun.

Alin pun mulai menjalankan rencananya, ia berusaha untuk mengalihkan para pengawal dengan menjatuhkan beberapa barang di dalam dan hal itu berhasil membuat para pengawal menghampirinya.

Namun, dengan cepat Alin. Kembali pada posisi awal yaitu tangan terikat, "Keluarkan saya," ucap Alin.

"Dasar tidak berguna," ucap para pengawal.

saya melihat Anggun keluar dari ruangan tersebut, Alin pun merasa lega dan dengan cepat ia berdiri lalu memukul para pengawal dengan besi yang ada di dekatnya.

Untung saja semua pengawal masuk sehingga Alin tidak perlu repot-repot untuk menghadapi jika ada pengawal di luar ruangan.

Setelah memastikan semua pengawal tidak sadarkan diri, dengan cepat Alin mengikuti Anggun hingga ia berhasil berlari disamping Anggun. "Kamu baik-baik aja?" tanya Alin yang masih berlari.

"Hem, kita harus cepat pergi dari sini," ucap Anggun diangguki Alin.

Namun, terdengar suara teriakan yang cukup menggelegar dari gudang tempat Alin dan Anggun di sekap.

"Anggun!" teriak Fino yang marah saat melihat Anggun tidak ada disana bahkan para pengawalnya sudah tidak sadarkan diri.

'Awas aja kalian gak akan bisa kabur dari tempat ini,' ucap Fino dengan tersenyum licik.

Disisi lain, Alin dan Anggun sudah berada di jalan raya. Namun, jalan raya tersebut sangat sepi bahkan tidak nampak tanda-tanda kehidupan disana.

"Apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Alin.

"Mana gue tau, udah lo pergi sana gak usah ngikutin gue terus," ucap Anggun sinis pada Alin bahkan Anggun mendorong Alin.

"Tapi, kamu lagi hamil," ucap Alin.

"Terus?" tanya Anggun.

"Aku gak mau kamu dan bayi kamu kenapa-kenapa, kita harus cari jalan keluarnya sama-sama," lanjut Alin.

"Ogah, sana pergi," ucap Anggun dan lagi-lagi ia mendorong Alin hingga terjatuh dan membuat kakinya terkilir bahkan perutnya terasa sakit.

Sedangkan, Anggun langsung pergi meninggalkan Alin. Saat Anggun berjalan tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan cukup kencang menuju ke arah Anggun.

Alin yang melihat hal itu pun langsung berlari menghampiri Anggun dan hendak mendorong Anggun, tapi ternyata laju mobil tersebut terlalu kencang sehingga Alin tidak sempat mendorong Anggun dan memutuskan untuk melindungi Anggun dengan memeluknya.

Alin dan Anggun pun pun tertabrak, tepat saat Alin dan Anggun tertabrak Axel, Steve, Boy, Papa Abraham baru saja tiba dan menyaksikan kejadian tersebut.

"Alin!" teriak Axel dan berlari menghampiri sang istri yang sudah terluka parah.

"Sayang bangun," ucap Axel.

"Ma-mas Axel," lirih Alin lalu tak sadarkan diri.

Disisi lain, Anggun yang tak jauh dari Alin pun mulai tak sadarkan diri ketika Papa Abraham menghampirinya.

Setelah itu, Alin dan Anggun di bawa menuju rumah sakit untuk menyelamatkan nyawa mereka.

Beberapa saat kemudian, Axel sudah berada di depan ruang rawat Alin, ia begitu cemas dengan keadaan sang istri.

"Sorry," ucap Boy yang duduk di samping Axel.

"Semua udah terjadi, gak perlu merasa bersalah soal apapun," ucap Axel.

Boy yang melihat Axel pun cukup terkejut lantaran ia pikir Axel akan marah dan memukulnya habis-habisan, tapi Axel justru mengatakan hal yang membuat Boy kagum pada sosok Axel.

"Gue tau semuanya udah terjadi, tapi tetep aja gue harus minta maaf karena kelalaian gue buat jagain Anggun bahkan sampai Alin juga kena," ucap Boy.

"Mau bagaimana lagian anak buah lo juga udah berusaha, tapi nyatanya emang mereka udah tau sama rencana kita," ucap Axel dan diangguki Boy.

Ya, Fino memang tau jika Axel meminta Boy untuk menjaga Anggun. Fino pun tau karena Anggun pernah cerita jika Axel sering meminta bantuan pada sahabatnya yaitu Boy untuk menjaga anggota keluarganya dan karena itu Fino sudah menyiapkan segalanya.

Saat anak buah Boy ingin menghentikan aksi Fino, mereka dihalangi oleh anak buah Fino dengan memukul anak buah Boy hingga mereka tak sadarkan diri dan kritis sampai sekarang.

"Gue bakal balas dendam ke cowok itu karena dia berani hajar anak buah gue," ucap Boy.

"Lo udah bawa dia ke tempat lo kan," ucap Axel.

"Udah, gue gak bakal apa-apain dia sebelum tau keadaan Alin dan Anggun," ucap Boy dan diangguki Axel.

Tak lama setelah itu, Anggun dengan Papa Abraham datang menghampiri Axel. "Kak Axel," panggil Anggun lirih.

Ya, keadaan Anggun memang lebih baik dari Alin, Anggun hanya mengalami luka kecil.

Axel hanya melirik Anggun dan kembali menatap pintu ruang rawat Alin, "Maafin Anggun," ucap Anggun.

"Kakak gak tau kenapa kamu begitu gak suka sama Alin," ucap Axel.

Sebelum Anggun bersuara tiba-tiba Dokter keluar, "Dok, gimana kepada istri saya?" tanya Axel.

"Pasien sudah melewati masa kritisnya, namun untuk saat ini pasien belum sadar dan kita harus menunggunya," ucap Dokter.

"Apa luka menantu saya cukup serius Dok?" tanya Papa Abraham.

"Luka yang di alami pasien cukup serius Tuan, tapi untung saja pasien bisa melewati masa kritisnya. Tapi, sebagai Dokter saya juga berharap pasien segera sadar agar kita bisa memeriksa lebih lanjut keadaan pasien," ucap Dokter dan diangguki lainnya.

"Oh iya, saya tidak yakin akan hal ini. Namun, saya melihat sepertinya pasien saat ini tengah mengandung sehingga beberapa tindakan tidak dapat kami berikan pada pasien," ucap Dokter.

"Maksud Dokter?" tanya Axel yang cukup terkejut dengan perkataan Dokter tersebut.

"Sepertinya saat ini pasien tengah hamil, tapi saya tidak tau, sebab itu kita harus memastikannya terlebih dahulu, kalau begitu saya permisi," ucap Dokter lalu pergi.

Axel hanya mampu terdiam mendengar apa yang dikatakan Dokter, "Pa, Alin hamil," ucap Axel.

.

.

.

Tbc.

1
🌹khasanah⚘
kebanyakan bicara dalam hati alin
🌹khasanah⚘
alam hati terus yg satu begini yg satu begitu selalu merendah bngt dan pengin tau juga urusan
Anonymous
alin....kenapa dibikin bloon binti beleguk ama author? ..kasihan bgt...
Cheu Ay
jangan terlalu di buat bodoh si Alin itu thor
Kukun Sabarno
bakal jodoh itu aldo sama Jeslyn
Kukun Sabarno
obsesi ara bisa menghalalkan segala cara. hati hati
Kukun Sabarno
apalagi kalau alin mau kuliah lagi👍
Indi_Dedy77
ini sekeluarga g ada yg nyaranin buat alin sekolah lg apa biar setara scr pendidikan dan wawasan.. ah geram jdnya. biar g katrok" banget gt
Uthie
coba mampir 👍
Titien Prawiro
Jangan lembek dong Alien, kamu harus bangkit melawan diri, atau bersolek pergi k salon pakai baju yg elegan, belajar mengemudi mobil biar bisa dibanggakan keluarga. ikuti mode gitu lho.
Titien Prawiro
Alin nora dan bodoh banget
etihajar
yg goblok di alin wajar orang nahan di suruh ngbl malah enggak
Alana kalista
hmmm
Wisnu Mahendra
kok ada alkohol gratis?
Febby fadila
knp nggak di mutilasi aja si Nadia bikin rusuh emang😠
Febby fadila
aduuu siapa yg krm bunga semoga Axel jangan sampai salah faham lagi
Febby fadila
cari art yg wanita paruh baya aja jangan masih muda entar ribet lagi karna suka godain suami majikan
Febby fadila
typo bertebaran dimana. maaf Thor Mohan cek lagi
elaretaa: Terima kasih Kak, author mintaa maaf jika masih banyak typo, author sadar jika masih banyak kekurangan dalam penulisannya, sekali author minta maaf atas kurang nyamannya🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Febby fadila
cemburu yg buat sengsara
༺⬙⃟⛅Jemiiima__: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
Febby fadila
awas kamu Tante Ani klw sampai kamu tau suami Alin sultan dan tiba² datang minta uang karna sdah mengasuh Alin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!