NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta : Maduku Saudara Tiriku

Berbagi Cinta : Maduku Saudara Tiriku

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Katrina jaeyadi

Aira Maharani seorang gadis yang baru saja lulus sekolah SMU itu, terpaksa menikah dengan seseorang atas perintah ayahnya dengan pengaruh ibu tirinya. Namun dalam pernikahannya dia tak pernah mendapat perlakuan yang baik dari suaminya, dan dalam pernikahannya yang sudah berjalan 3 tahun lamanya tak dapat keturunan seperti yang diinginkan suaminya Aira kerap mendapat hinaan dari suaminya. Dan pada hari ulang tahun pernikahannya yang ke 3 tahun dia mendapat kabar bahwa suaminya telah menduakannya. Dan madu yang dibawah masuk oleh suaminya ke dalam rumahnya adalah saudara tirinya sendiri. Akankah Aira bisa bebas dari hinaan dan siksaan dari suaminya. Dan akankah Aira akan hidup bahagia bersama suamindan madunya, atau suaminya akan berubah menyayangi dan menghormatinya.








Halo... saya pendatang baru, butuh dukungan dari kalian semua. Dan . . Dan jangan lupa untuk meninggalkan Like 👍kalian, terus comment ✍️ kalian juga ya.... Biar saya lebih semangat lagi, hadiah 🎁 dan vote ✌️dari kalia juga ku tunggu 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Katrina jaeyadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengabdikan diri di perusahaan

Selama bekerja di perusahaan bu prapti aira merasa sangat bahagia, karna dia telah dapat mewujudkan cita - cita yang selama ini dia inginkan. Aira bekerja dengan hati yang selalu senang, apa lagi semua teman - teman kerjanya yang lain juga sangat baik pada dirinya.

"Yun, aku berangkat kerja dulu ya..! Kayla masih tidur, aku sudah telat." teriak aira pada sahabatnya yang dari pagi sudah sibuk di toko.

"Iya, hati - hati Ra.!" balas yunita juga ikut teriak.

Aira berangkat ke kantornya dengan naik bus, sesampainya di kantornya aira langsung menyibukkan diri dengan semua gambar - gambar yang menumpuk di meja kerjanya, serta surat - surat yang dikirimkan oleh para pihak kontruktor.

"Aira anu ada yang mau bertemu katanya dia adalah wakil dari perusahaan yang meminta pada kita untuk menangani pembangunan gedung kantor mereka." pemberitahuan dari teman kerjanya aira.

"Baiklah mbak nanti aku akan kesana menemui dia, tolong suruh dia menunggu di ruang tunggu dulu." jawab aira yang kelihatan masih sibuk dengan semua gambar di depannya.

Orang yang melaporkan pada aira tadi langsung menyuruh tamunya untuk menunggu di ruang tunggu. Dan tak lama kemudian aira datang menemui orang itu untuk mengkonfirmasi keinginan mereka pada bangunan dan bentuk yang mereka inginkan.

Setelah sekitar 1 jam lamanya mereka berunding dan menentukan pola - pola yang diinginkan aira mencatat semuanya sesuai dengan apa yang disampaikan oleh wakil dari perusahaan itu secara mendetail.

"Baiklah bu Aira kalo begitu saya mohon pamit, dan untuk selanjutnya saya akan menyerahkan semuanya pada bu aira." ucap orang dari perwakilan perusahaan yang ingin menggunakan jasa aira untuk pembangunan.

"Baiklah pak, saya juga berterima kasih karna perusahaan bapak mempercayakan semuanya pada perusahaan kami." ucap aira dengan menjabat tangan orang itu dan mengantarkannya keluar perusahaan.

Aira selalu melakukan yang terbaik untuk perusahaan tempatnya bekerja, dan dia selalu membawah nama baik perusahaan dimanapun dia melakukan pekerjaannya. Dan semua pekerjaan diusahakan oleh aira dengan hasil yang terbaik.

Semua yang aira lakukan adalah untuk kebaikan dari perusahaan, dan aira mengabdikan dirinya sepenuhnya untuk perusahaan. Hingga dalam 3 tahun ini perusahaan mendapatkan pesanan dan tawaran yang sangat bagus, bahkan perusahaan ternama di kota besar pun melirik dan meminta agar arsitek dari perusahaan merto yang menangani pembangunan di perusahaannya.

Ya selama tiga tahun aira bekerja di bawah pimpinan bu prapti aira selalu berusaha membangun citra perusahaan dengan baik dan kerja kerasnya. Semua tenaga aira kerahkan untuk memajukan perusahaan. Sehingga banyak orang mengira aira adalah cucu dari pimpinan perusahaan tempatnya bekerja.

Tok tok

"Masuklah" suara dari balik pintu memerintahkan aira.

Ceklek

"Selamat siang bu, apa ibu mencari saya?" salam aira dengan sopan pada orang itu.

"Tidak ada orang, panggil saja seperti biasanya." perintah orang itu dan duduk di sofa sama aira.

"Aira dengarkan nenek, kamu jangan terlalu bekerja keras. Nenek senang kamu sangat membawah perusahaan ini menjadi jauh lebih baik dari sebelum kamu datang, tapi kamu juga harus punya waktu untuk keluargamu, jangan terlalu memfokuskan dirimu pada perusahaan." nasehat bu prapti pada aira yang terlihat lebih mementingkan perusahaan dari pada kepentingannya sendiri.

"Maaafkan aira nek. Aira hanya ingin mengabdikan diri pada perusahaan, karna berkat nenek aira bisa bangkit dari keterpurukan dan jadi seperti sakarang ini." jawab aira sambil menunduk.

Bu prapti bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati aira lalu duduk disebelah aira "Dengar nak, nenek melakukan semuanya tidak mengharapkan apa pun dari kamu, nenek hanya menyayangkan bakat yang ada pada dirimu yang luar biasa itu." ucap bu prapti dengan mengusap bahu aira dengan penuh perhatian.

Mendengar ucapan bu prapti aira menagis karna selama ini tak ada orang yang pemperhatikan dia seperti itu, bahkan ayahnya sendiri saja juga tak peduli dengan keinginan dan cita - citanya, yang langsung menikahkan dia tanpa tanyak pendapatnya. Sedangkan suami yang dianggapnya sebagai cinta pertamanya juga tak pernah peduli dan selalu melampiaskan semua kekesalannya pada dirinya yang tak tau apa pun.

"Sudah jangan menangis nanti si kecil yang cerewet itu akan memarahi aku karna menyiksamu." goda bu prapti pada aira yang sedang menangis sesegunkan.

"Ah iya, terima kasih nek karna nenek begitu baik pada aira dan juga putri aira serta sahabat aira. Aira benar - benar berterima kasih." ucap aira sambil menghapus air matanya.

"Iya, sudah jangan menangis lagi. Sekarang ayo kita bicara soal pekerjaan karna ada yang ingin nenek sampaikan sama kamu." ucap bu prapti mulai serius.

"Baiklah nek, apa yang ingin nenek katakan pada aira?" ucapa aira dan menatap bu prapti dengan seksama.

"Nenek ingin memindahkan kamu ke perusahaan pusat, karna mereka yang disana menginginkan kamu bekerja langsung di sana." ucap bu prapti memberi tau pada aira, dan itu membuat aira terkejud.

Perusahaan pusat itu artinya dia harus kembali lagi ke kota yang dulu ditinggalkan oleh aira, kota tempat tinggal keluarganya dan juga suaminya. Aira tak langsung menjawab perkataan dari bu prapti, karna ada rasa takut yang menghantuinya tentang kota itu.

"Nenek tau apa yang kamu cemaskan, karna nenek sudah mendengar ceritanya dari yunita. Tapi ini kesempatan kamu untuk lebih mengembangkan bakat dan ide - ide kamu jadi lebih baik lagi, karna di sana kamu akan banyak tawaran dan juga pengalaman yang baru dari pada di sini yang lingkupnya kecil." jelas bu prapti pada aira yang terlihat cemas.

"Aira, jangan takut kamu ada didalam perlindunganku. Orang - orang yang dulu menyakitimu tak akan bisa menyakitimu lagi, aku akan turun tangan jika itu terjadi. Dan jangan lagi jadi orang yang lemah, kamu harus bisa melawan sekarang." ucap bu prapti lagi untuk menenangkan airan. Dan setelah diam sekian lama akhirnya aira menganggukkan kepalanya.

****************************************

****************************************

Sesampainyai di rumah aira masih merenung dan tenggelam dalam pikirannya sendiri, sampai dia tak sadar kalo sahabatnya yunita dan putri kecilnya sudah sampai dan duduk di depannya dan menatapnya dengan penuh tanda tanya.

"Mama kenapa dengan ibu? Dari tadi dia bengong, bahkan tak melihat dan membantu kita di toko roti tadi, hanya duduk bengong di meja makan dari tadi." ucap Kayla yang kini sudah berusia 6 tahun dan sangat pandai bicara.

"Entalah mama juga tak tau." jawab yunita sambil menggerakkan bahunya.

"Ibu, apa ibu sakit? Yang mana yang terasa sakit, biar kayla obatin, supaya sakitnya cepat pergi." ucap Kayla putrinya dengan penuh sayang dan menatap aira sambil mendongak.

"Sayang, putri ibu yang cantik." aira mengangkat dan meletakkan putrinya dipangkuannyan.

"Kenapa Ra? Apa ada masalah? Oh ya aku juga ingin mengatakan sesuatu, tapi kamu ceritakan dulu masalahmu." pinta yunita pada aira dan akhirnya aira menceritakan semua pembicaraannya dengan bu prapti waktu di kantor tadi, dan rasa cemasnya dalam hati soal kota yang sudah lama dia tinggalkan.

"Ya nenek prapti juga sudah cerita sama aku dan aku telah menceritakan semuanya tentang kamu Ra, maafkan aku Ra, karna aku gak mau kamu menderita lagi." ucap yunita.

"Tapi aku gak mau mencegah kesuksesan kamu, kalo emang itu yang terbaik maka aku akan selalu mendukungmu dan aku juga akan selalu ada untukmu Ra." sambung yunita lagi.

"Apa ibu takut pada ayah? Aku akan melindungi ibu dari ayah, aku akan memukul ayah jika ayah berani memukul ibu." ucap Kayla dengan raut wajah yang lucu dan menggemaskan.

"Sayang? Darimana kamu belajar berkata begitu?" tanya aira pada putrinya dengan heran.

"Kayla tau waktu ibu bicara sama mama kalo ibu takut pada ayah yang suka menghukum ibu." jawab Kayla polos.

Sebulan sebelumnya.

Aira dan yunita lagi duduk di toko roti mereka saat selesai tutup toko dan aira menceritakan tentang dirinya yang masih merasa takut dengan suaminya, dan gak mau ketemu sama suaminya lagi, setelah dia melihat berita yang menyiarkan tentang suaminya.

"Ra, tapi ini kan sudah lama sekali sudah 7 tahun dan tak ada kabar berita yang menceritakan tentang dirimu, pasti mereka dari awal tak mencarimu. Jadi tak mungkin kalo sekarang tiba - tiba mereka mencarimu." ucap yunita menenangkan hati aira.

"Iya semoga saja benar katamu Yun, dan mereka tak pernah mencariku. Karna aku gak mau mereka menemukan kayla dan mengambilnya dariku." kata aira takut akan kehilangan putrinya.

"Aku juga takut kalo nanti ayah Kayla merebutnya dari aku dan akan menghukum aku jika aku tak mau menyerahkan Kayla. Aku takut Yun, dan aku gak mau itu terjadi lagi padaku. Sudah cukup dia menghukumku selama ini." sambung aira lagi sambil menangis.

"Ra tenanglah, semua pasti baik - baik saja dan gak mungkin mereka melakukan pencarian setelah 7 tahun tak mencarimu. Karna jika memang mereka mencari pasti akan dengan mudah kita ditemukan. Buktinya sampai sekarang kita baik - baik saja, bahkan kamu juga bisa mencapai cita - citamu dan telah jadi wanita yang hebat." kata yunita menghibur aira sambil memeluk sahabatnya itu.

Setelah sebulan sekarang.

"Sayang? Jadi Kayla tau ya nak, maafkan ibu ya karna ibu gak mau kamu ketemu sama ayah." aira berkata sambil memeluk erat putrinya.

"Kayla sayang ibu, dan Kayla gak mau sama ayah." kayla membalas pelukan aira.

"Entah siapa yang ditiru putriku ini, dia lebih pandai menghadapi sutuasi dan menangkap omongan orang walo usianya masih 6 tahun. Mungkin sifat mas Daniel yang menurun padanya." gumam aira dalam hatinya dengan mencium putri semata wayangnya.

Setelah melalui perundingan dan keputusan yang sangat rumit, akhirnya aira dan yunita mencari rumah di kota besar itu untuk mereka tempati saat aira pindah ke kantor pusat. Dan mereka mencari di kawasan perumahan yang memiliki sistem keamanan yang sangat ketat dan terjamin, hingga orang luar tak akan bisa masuk jika tak ada Id cart khusus dari kawasan perumahan itu.

1
Nenie Chusniyah
luar biasa
septii..
Kecewa
배도은
Biasa
Iyas Masriyah
Luar biasa
💓 KJ: trm kasih dukungannya kak
total 1 replies
Henny Aprilaz
lumayan ok
💓 KJ: makasih kak
total 1 replies
Henny Aprilaz
ending nya begini thor...bikin nyesek 😭😭😭
💓 KJ: oh Uda baca sampai selesai ya. baca karyaku yg lain juga ka
total 1 replies
Henny Aprilaz
Nangis aqu thor 😭😭😭
💓 KJ: maaf kak, makasih dukungannya
total 1 replies
Henny Aprilaz
kenapa aira berkata² seakan mo mati yaaaa...
Henny Aprilaz
hadeuh kelamaan kau aira....kemaren2 lembek lemah lebih tepatnya bodoh
Henny Aprilaz
BODOH KAU AIRA
Henny Aprilaz
si goblok aira
Henny Aprilaz
danieeeeellll😡😡😡😡
💓 KJ: kenapa ka?
merasa kesal ya
total 1 replies
fares Faresya
terlalu gaul bahasanya hhhh gelay bet sih
Rus Meri
iya kelamaan koma nya KL setahun apa 6 bln wajar ini 15 th nggak masuk akal Thor hhh
Syifana Nurrahma Kusumasticha
keren
Dini Else
sangat berkesan ceritanya sbg pelajaran di kehidupan nyata.
Yayah Karuniati
EGOIS 😠😠😠
Yayah Karuniati
Benci sama Daniel dari dulu tidak pernah berubah yang di pikirin cuma nafsunya saja tidak mau mengerti Aira
ainunika2011
💕💕💖
Kiki Ade Lina
ck dasar enak ajaa setelah perlakuan kejammu Masi dengan tidak tau malunyaa mau kembali lagi , cih dasar magadir kau Daniel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!