NovelToon NovelToon
Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Keluarga / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Harem / Cintapertama
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

" jadi aku harus menikah dengan nya "!! gumam seorang gadis yang sedang ber si tatap dengan laki laki tampan di hadapnya saat ini.
"aku tidak bisa membayangkan jika punya istri seperti dia"! gumam laki laki tersebut di dalam hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 3

Masih di hari yang sama.

Sebuah mobil mewah baru saja memasuki halaman mansion .

Asisten Dika segera keluar mobi dan membukakan pintu untuk tuan mudanya.

"Kemarikan martabak itu dan pulanglah"! Kata saka kepada asisten nya.

"Baik, boss '!! Sahut asisten Dika sambil menyerahkan plastik bag berisi dua kotak martabak.

Saka melangkah memasuki mansion dengan langkah panjangnya.

"Sudah satu tahun terakhir aku menjabat sebagai asisten tuan boss, tapi aku belum pernah melihat boss saka pergi atau pun bertamu dengan wanita, jangan jangan'!  Ucapan asisten Dika pun tergantung di udara seperti jemuran, tanganya kini sudah sibuk meraba tengkuknya yang mendadak meremang hebat.

"Dari pada otak ku mumet ,lebih baik aku pulang saja "! Gumam asisten Dika akhirnya masuk kembali kedalam mobil dan meninggalkan mansion kediaman Aditama.

"ini pesanan mama"! Kata saka sambil meletakan martabak telur di hadapan Mama Zahra.

"Terimakasih sayang". Sahut mama Zahra dengan senyum manisnya.

"Emmm"!! Saka langsung saja melangkah menaiki anak tangga dan masuk kedalam kamarnya.

"Haaah"!! Helaan nafas berat keluar dari mulut laki laki tampan tersebut, saka duduk di sofa dengan mata yang terpejam, hari ini sungguh hari yang sangat melelahkan.

"Jangan sampai dua telurmu yang aku pecahkan".

Glek"!

Saka membuka matanya seketika dengan ludah yang sudah terasa pahit, kata kata gadis sore tadi tiba tiba terlintas di benak nya, dengan cepat saka mendekap telur nya masih utuh di dalam celananya.

" Gadis sialan, cantik cantik tidak punya etika"! Gumam saka , lalu beranjak dari duduknya dan langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.

**

Malam pun tiba.

Malam itu di sebuah rumah sederhana Alea sedang duduk di ruang makan bersama Bu Nanik yang sedang menikmati makan malam.

" Bu bagaimana dengan usaha kue ibu, sebenarnya kalau boleh Alea ingin sekali berkerja biar bisa bantu ibu"! Kata Alea ragu tapi tidak ada pilihan lain, usaha kue ibunya saja hanya pas Pasan untuk makan sehari hari, meskipun dirinya sekolah tidak butuh biaya banyak ,namun tetap saja Alea ingin rasanya mempunyai uang jajan sendiri tanpa harus meminta kepada ibunya.

"Alea ,kamu mau kerja apa, sudah tidak usah ibu masih bisa memberi mu uang jajan"! Sahut Bu Nanik .

Alea diam, memikirkan pekerjaan apa yang santai dan tidak menggangu nya yang masih sekolah ,juga tidak membuat sang ibu khawatir.

"Sudah cepat habiskan makan mu"! Kata Bu Nanik akhinya, Alea menganggu lalu kembali menyuapkan makanan kedalam mulutnya.

Setelah makan Alea duduk di kursi raung tamu sambil memainkan ponselnya ,mencari pekerjaan yang mungkin bisa memberikannya uang walaupun hanya sekedar uang jajan saja.

Hampir 1 jam dirinya menatap benda pipih di tanganya tapi tidak ada satu ide pun yang muncul di otaknya.

"CK, mbuh lah, mumet aku"! Kata Alea sambil mengacak rambutnya dan masuk begitu saja kedalam kamarnya.

Disisih lain.tepatnya di mansion Aditama ,diruang tengah tuan bhara dan mama Zahra sedang duduk di sofa ,menunggu anak nya keluar dari ruang kerjanya.

Tak berselang lama benar saja saka terlihat keluar dari ruang kerjanya.

."saka, kemarilah"! Kata mama Zahra menepuk sofa kosong disampingnya.

Tanpa menjawab apapun saka langsung berjalan dan mendudukan bokongnya di sofa sebelah mama Zahra.

"Besok malam mama minta kamu mau menemui Vallen di caffe x"! Celetuk mama Zahra berniat mencarikan kekasih untuk anak nya ,bukan masalah apa mama Zahra takut jika anak nya yang tampanya Paripurna itu belok dan tidak suka wanita. Mengingat jika selama 26 tahun saka tidak pernah dekat dengan gadis maupun wanita, lain hal nya dengan papanya dulu bahkan sudah menduda di usianya yang 28 tahun.

"Apa mama bermaksud memintaku kencan buta dengan wanita itu ,bahkan aku tidak tahu Vallen itu yang mana"! Jawab saka dengah wajah yang berubah kesal dengan permintaan sang mama.

"Saka, apa salahnya mencoba ,apa kamu tidak takut itu burung mu teyeng nantinya kalau kamu tidak punya kekasih dan menikah"!

Glek"!!

Saka dengah cepat mendekap erat burung cucak Rowo nya yang ada di dalam celana .

"Maaa"!! Pekik saka semakin kesal,sedangkan tuan bhara hanya terkekeh mendengar anak dan mama yang sering kali berantem tidak jelas.

"Haaah, Zahra Zahra kamu itu ya tidak muda tidak tua masih juga sama ,mulut bar bar mu itu buatku semakin gemes saja"! Gumam tuan bhara dalam hati sambil menggelengkan kepalanya mendengar kerandoman istrinya.

"Kenapa jadi burungku yang jadi sasaran"! Sahut bhara menimpali.

" Lalu kalau bukan burung mu yang jadi sasaran lalu kamu mau menunggu ubanan rambut atas bawah mu begitu"! Kembali ucapan mama Zahra membuat saka tidak bisa berkata apa apa.

"Mama sama halnya dengan gadis ingusan itu. Tadi dia mau memecahkan telurku dan ini mama malah menyumpahi burungku teyengen, apasih mau nya para wanita ini "! Geruntu saka dalam hati ,kini tingkat kekesalannya sudah di ujung ubun ubun.

"Ma, lebih baik stop menyuruhku kencan buta, aku sudah punya kekasih"! Sahut saka sambil beranjak dari duduknya .

" Heleh, paling juga bohong". Celetuk mama Zahra sambil menatap langkah saka yang sudah menaiki anak tangga sambil komat Kamit merutuki mamanya.

"Sayang dari pada kamu bingung ngurusi burung saka, lebih baik urus saja ini burungmu yang sudah dua tiga hari tidak kau sentuh"! Celetuk tuan bhara.

Blush"!!

Mendengar itu pipi mama Zahra mendadak merona.

"Ayo kalau  begitu "! Sahut mama Zahra sambil bangkit dari duduknya dan di ikuti tuan bhara.

" Plak"!!"

Pak Herry ,hanya bisa menepuk jidatnya mendengar percakapan random keluarga Aditama.

Ya pak Herry laki laki 30 tahun yang sudah 5 tahun terakhir menjadi kepala pelayan menggantikan bik Sri ,karena usia bik Sri yang sudah cukup tua, bik Sri pun memutuskan untuk berhenti bekerja dan Kembali ke kampung halamannya, dan saat ini di gantikan pak Herry yang tak lain adalah anak bik Sri sendiri.

1
Reni Anjarwani
seru deh lanjut semanggat doubel up
Siti Khoyimah
🤭🤭 saka aq ikut traveling lo
Reni Anjarwani
ya ampun seru , otaknya pada ngeres semua
Siti Khoyimah
semngat thor ,aq suka saka mode CB
Reni Anjarwani
seru bgt thor ceritanya doubel up thor
Siti Khoyimah
lnjut
Reni Anjarwani
lanjut thor seruu bgt
Siti Khoyimah
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!